Sandiaga akan Kaji Kebijakan Cantrang

Jakarta – Sejumlah nelayan dan petani mengeluhkan kebijakan pemerintah saat ini terkait perizinan yang sulit kepada cawapres Sandiaga Uno. Sandi pun menjanjikan kepada mereka akan mempermudah perizinan apapun jika memenangi Pilpres.

“Pengurusan perizinan susah, di bawah Prabowo-Sandi kami akan permudah perizinan birokrasi, untuk para nelayan yang hasil tangkap rendah akan ada mekanisme industri dan usaha agar bisa hidup yang berkelanjutan. Pokoknya kita ingin fokus, agar nelayan bisa dapat harga yang baik kalau dibangun UMKM dan industrinya,” kata Sandi menjawab beberapa pertanyaan nelayan di Tanggerang, Banten, Kamis (21/3/2019).

Sandi mengaku setiap bertemu dengan nelayan di beberapa titik lokasi kampanye, selalu mengeluhkan kebijakan cantrang. Dia juga berencana meninjau ulang (review) kebijakan ini.
Menurutnya larangan penggunaan cantrang mempengaruhi hasil tangkapan ikan oleh nelayan.

Sandiaga bertemu nelayan di Tanggerang, BantenSandiaga bertemu nelayan di Tanggerang, Banten (Foto: Zunita Amalia Putri/detikcom)

“Jadi Prabowo-Sandi sudah menyampaikan bahwa kami akan melakukan review terhadap kebijakan tersebut, dan siapa akan kita bela tentunya kita akan bela kepentingan para nelayan,” katanya.

Sandi juga berjanji membangun infrastruktur di pertanian yang mempunyai pengaruh untuk masyarakat. Dia juga berjanji akan memperlancar produksi bibit super kepada para petani.

“kita mau menggalakkan kebijakan-kebijakan seperti menyetok impor saat panen, memperlancar distribusi pupuk, menjaga harga ongkos produksi petani seperti pupuk, bibitan, maupun obat-obatan benih harga stabil. Itu untuk maritim maupun pertanian, karena fokus kita swasembada pangan,” jelasnya.
(zap/jbr)
<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Cadangan Migas RI Disebut akan Habis 20 Tahun Lagi, Kok Bisa?

Jakarta – Peneliti ekonomi Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Berly Martawardaya mengatakan bahwa cadangan minyak dan gas (migas) milik Indonesia akan habis dalam 20 tahun lagi. Kok bisa?

Menurut Berly hal itu dikarenakan tren konsumsi yang di setiap tahunnya mengalami peningkatan. Hal itu berbanding lurus dengan penambahan jumlah kendaraan di setiap tahunnya.

“Dengan cadangan yang ada dan tren konsumsi di masa mendatang itu juga kurang dari 20 tahun akan habis,” kata dia dalam diskusi media di Tjikini Lima, Kamis (21/3/2019).

Lebih lanjut, ia mengungkapkan langkah mencegah habisnya produksi migas dalam negeri, yakni dengan meningkatkan produksi energi baru terbarukan (EBT), hingga impor. Dengan begitu, kebutuhan dalam negeri terus terjaga.
“Opsinya itu meningkatkan produksi, produksi EBT-nya atau punya duit banyak dari sektor lain untuk impor. Sebab konsumsi sulit ditekan,” terang dia.

Selain itu, ia juga menyinggung soal RUU Migas agar segera diselesaikan. Dengan begitu harapannya investasi di sektor migas bisa meningkat dan mendorong produksi dalam negeri.

“Nggak ada cara lain, migas digenjot, sistem diperkuat untuk investasi baik dari UU migas dan dorong EBT migas nggak cukup,” tutup dia.

(fdl/fdl)

Wacana MUI Akan Haramkan PUBG Tuai Reaksi Gamer

Liputan6.com, Jakarta – Baru-baru ini, mencuat kabar panas tentang wacana Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Barat untuk mengharamkan gim online, khususnya PlayerUnknown’s Battlegrounds (PUBG).

Judul gim PUBG sendiri mencuat saat Ketua Umum MUI Jabar, KH Rahmat Syafi’i, dimintai tanggapannya soal hubungan antara gim PUBG dengan tindakan terorisme di Selandia Baru.

Menanggapi pertanyaan awak media terkait hal itu, ia pun mengatakan pihaknya tidak bisa langsung mengeluarkan fatwa tanpa adanya kajian mendalam.

“Pertama, harus meneliti peristiwanya seperti apa. Sebab gim itu asalnya boleh. Bisa terlarang apabila memiliki akibat atau dampak langsung yang sangat mengganggu ketenangan masyarakat,” kata Rahmat, Bandung, Kamis (21/3/2019).

Walau masih hanya sebatas wacana, sejumlah gamer pun langsung beraksi keras tentang kabar tersebut. Kami pun bertanya ke sejumlah gamer dan pelaku di industri gim Indonesia.

“Enggak masuk akal, kan itu cuma gim. Alasannya memberikan fatwa haram juga tidak jelas,” ucap Arthur salah satu gamer setia PUBG.

Hal serupa juga dikatakan oleh Michael, Editor in Chief Esports.id. “Kalo menurut saya sih bukan masalah dari gimnya, tapi ke pribadinya sih,” ujar pria yang akrab dipanggil Mike kepada Tekno Liputan6.com.

“Saya main gim sudah dari tahun 2000-an, apakah ada niat untuk melakukan aksi kriminal? Eggak, karena justru bagi saya gim itu cara positif untuk menyalurkan hobi,” sambungnya. 

Jika Terpilih, Prabowo-Sandi Akan Realisasikan Buyback Indosat

Liputan6.com, Jakarta – Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Salahuddin Uno akan merealisasikan wacana membeli kembali atau buyback saham Indosat jika terpilih bersama Prabowo Subianto dalam Pilpres 2019. Sandiaga bakal bicara dengan pihak Qatar Telecom, pemilik grup Ooredoo.

“Sebetulnya, ide Pak Jokowi untuk mem-buyback Indosat itu bagus. Dan di bawah Prabowo-Sandi akan kita usahakan. Kita bicara dengan Qatar,” kata Sandiaga di kawasan Jakarta Timur, Rabu (20/3/2019).

Sandiaga menjelaskan, tujuannya buyback saham Indosat untuk mengintegrasikan data masyarakat Indonesia lewat KTP elektronik (e-KTP). Menurut dia, supaya sistem integrasi e-KTP tercapai, membutuhkan data-data yang dikuasai Indosat.

“Nah, salah satu yang mau kita dorong adalah dengan KTP elektronik, tapi kita juga harus menguasai data bagaimana kita kolaborasi Indonesia bisa punya kedaulatan datanya,” ucap Sandiaga.

Sehingga, kata Sandi, sistem integrasi Single Indentification Number (SIN) yang gagasnya lewat penggunaan ‘big data’ bisa dikawal dan dikontrol oleh perusahaan perusahaan seperti Telkomsel maupun Indosat. Nantinya, pusat data tersebut berada di Indonesia jika buyback Indosat berhasil.

“Data itu bukan hanya pemerintah saja, dari para pemegang seperti Telkomsel gabung sama Indosat itu bisa 80 persen. data masyarakat dipegang oleh kita. Akan kita ajak bergabung, Telkomsel kan mayoritasnya Indonesia kalau Indosat kan mayoritasnya masih pihak Qatar,” tutur Sandiaga.

“Kita mau buy back, sesuai rencanya Pak Jokowi namun tak kunjung terlaksana. Kita akan dateng ke pihak qatar, kita akan kembangkan, tapi kita yang mesti mayoritas, seperti telkomsel kan bagus dikelolanya oleh kita,” tambah dia.

Hati-Hati Bersihkan Telinga dengan Cotton Bud, Atau Ini yang Akan Terjadi…

Liputan6.com, Jakarta – Seorang pria berusia 31 tahun dilarikan ke Unit Gawat Darurat (UGD) setelah tiba-tiba pingsan. Sesaat ketika tiba di rumah sakit, ia mengalami kejang. Pemeriksaan fisik menunjukkan ia setengah tertidur, linglung, dan kondisi kesadarannya berubah-ubah.

Kemudian usai benar-benar sadar, dia mengungkapkan bahwa dia merasakan sakit di kepala dan mual selama beberapa hari. Selama itu pula, dia berjuang untuk mengingat nama-nama orang.

Fakta mengejutkan lainnya ialah, dia mengaku menderita nyeri di telinga kiri dan kehilangan pendengaran selama lima tahun terakhir.

Ketika para dokter ahli melakukan CT scan pada tengkorak laki-laki itu, mereka menemukan abses (radang jaringan tubuh) berisi nanah di jaringan di sekitar otaknya. Infeksi ini rupanya disebabkan oleh bakteri Pseudomonas aeruginosa, parasit yang mampu menimbulkan penyakit serius pada inangnya.

Kondisi yang dialami oleh pasien tersebut dinamakan Necrotising otitis externa (NOE, alias eksterna otitis ganas), yang memengaruhi jaringan di External Auditory Canal (EAC atau liang telinga).

Tapi bagaimana bakteri jahat ini masuk ke dalam tengkorak pria itu?

Pemeriksaan fisik yang diterapkan pada saluran telinga pria itu mengisyaratkan jawaban yang paling masuk akal: fragmen dari korek kuping yang telah ‘menyelip’ ke dalam kepala pasien selama bertahun-tahun.

Sementara itu, risiko infeksi berkembang dari benda asing yang bersarang di dalam EAC, kata para peneliti dalam laporan mereka, dikutip dari Science Alert, Rabu (20/3/2019).

Beruntung bagi laki-laki tersebut, pengangkatan sisa-sisa kapas dari korek kuping dan pemberian antibiotik dalam jumlah besar selama delapan minggu, mampu mengobati infeksi dan memperbaiki masalah neurologis serius yang ia alami.

“Antibiotiknya harus dihabiskan agar ia tetap sehat secara sistemik, tanpa defisit neurologis dan tidak ada gejala residual (telinga berdenging),” tulis para penulis. “Yang terpenting, dia tidak lagi menggunakan korek kuping untuk membersihkan telinganya!”

Para peneliti menegaskan, pengalaman tersebut hanyalah segelintir bukti terbaru bahwa orang-orang tidak boleh memasukkan sesuatu ke dalam telinga mereka, bahkan jika mereka bermaksud untuk membersihkannya –yang sebenarnya tidak diperlukan.

“Penggunaan korek kuping sudah umum dilakukan di tengah masyarakat saat ini. Benda tersebut juga telah lama diketahui menyebabkan beberapa komplikasi, termasuk trauma, perforasi membran timpani (pecahnya gendang telinga), impaksi serumen (sumbatan kotoran telinga), infeksi, dan retensi (tertinggalnya) residu kapas korek kuping,” kata laporan itu.

Temuan ini dilaporkan dalam BMJ Case Reports.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Nantinya telinga itu akan ditransplantasikan ke kepala Ji. Dengan begitu, kondisi fisik Ji bisa kembali seperti semula.

Sandiaga akan Tunaikan Janji Jokowi Buyback Saham Indosat

Jakarta – Cawapres Sandiaga Uno berjanji akan meneruskan janji capres petahana Joko Widodo untuk pembelian kembali (buyback) saham Indosat yang telah dijual ke investor Qatar. Upaya itu dilakukan untuk menyempurnakan Sistem Integrasi Nasional (SIN).

“Sebetulnya ide Pak Jokowi untuk mem-buyback Indosat itu bagus. Dan di bawah Prabowo-Sandi akan kita usahakan,” kata Sandiaga di Klender, Durem Sawit, Jakarta Timur, Rabu (20/3/2019).

Jika terpilih jadi cawapres, Sandiaga mengaku akan melakukan komunikasi dengan Qatar soal rencana buyback Indosat. Upaya ini juga bagian strateginya yang diberi nama big push.


“Saya kan tadi bicara soal penciptaan lapangan kerja dan dua strategi kita satu membangun ekosistem wirausaha dengan OK OCE dan membuka lapangan kerja melalui rumah siap kerja. Ada juga proses yang harus didorong oleh usaha-usaha besar kita, yang kita sebut sebagai strategi big push. Bagaimana industrialisasi lapangan kerja, nah salah satu yang mau kita dorong adalah dengan KTP elektronik, tapi kita juga harus menguasai data,” paparnya.

Menurutnya integrasi ini perlu pusat kontrol data yang besar. Maka dari itu dia berencana buyback Indosat untuk memperkuat integrasi data.

“Kita bicara dengan Qatar, bagaimana kita kolaborasi Indonesia bisa punya kedaulatan datanya sehingga nanti sistem integrasi SIN dengan penggunaan big data itu bisa dikawal dengan perusahaan dan dikontrol oleh perusahaan-perusahaan seperti Telkomsel, Indosat, di situ kan mereka bisa mengawal sehingga data kita kuat didorong bukan hanya oleh pemerintah tapi dunia usaha juga yang dikelola oleh pemerintah,” terangnya.

Janji buyback Indosat ini dicetuskan Jokowi saat Pilpres 2014. Namun hal ini belum terealisasi di masa kepimpinannya bersama Jusuf Kalla. Sandiaga menyebut salah satu hambatannya yakni kurang keseriusan Jokowi untuk membeli saham Indosat dari Qatar.

“Menurut saya belum diseriusin aja. Kalau diseriusin saya rasa bisa dan Prabowo-Sandi melihat dari berbagai janji Pak Jokowi yang belum ditunaikan itu salah satu yang akan kita seriusin dan insyaallah kita akan teruskan,” kata Sandiaga.

Dari catatan detikcom, Jokowi pernah mengungkapkan rencana membeli kembali saham Indosat yang dulu sempat dijual karena krisis ekonomi. Namun, saat itu Jokowi punya syarat untuk membeli Indosat kembali.

“Kan kita sampaikan ada klausul buyback. Buyback itu tentu saja kalau harganya wajar dan sesuai, biasanya kalau pas, sahamnya itu pas lagi bagus-bagusnya pasti harga sweetener, minta yang paling manis, itu,” kata Jokowi di sela kampanyenya di Pontianak, Kalimantan Barat, Senin (23/6/2014).

Jokowi juga menyebutkan untuk membeli Indosat lagi, syarat pertumbuhan ekonomi di atas 7 persen sangat penting. “Makanya saya sampaikan kalau bisa pertumbuhan bisa di atas 7 persen, membeli Indosat itu bukan sesuatu yang sulit,” ucapnya.
(idn/jbr)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Bentuk Solidaritas, Geng Motor di Selandia Baru Akan Amankan Salat Jumat

Liputan6.com, Waikato – Setelah serangan teroris yang melanda dua masjid di Christchurch, anggota geng di Selandia Baru menawarkan dukungan mereka kepada komunitas Muslim di Negeri Kiwi.

Perwakilan dari geng motor Selandia Baru bernama Mongrel Mob dan Black Power mengatakan, mereka bersedia membela masjid di komunitas masing-masing untuk mencegah serangan teroris lainnya, demikian seperti dikutip dari TVNZ, Rabu (20/3/2019).

Sonny Fatu, Presiden Mongrel Mob di Waikato –cabang terbesar negara itu– menyebut bahwa mereka ingin menunjukkan solidaritas dan dukungan mereka untuk komunitas Muslim.

“Kami memiliki saudara dan saudari Muslim di dalam organisasi kami, kami memiliki anggota keluarga yang beragama Islam. Kami prihatin dengan kesejahteraan mereka,” ujarnya.

Ia menambahkan, “Tapi itu bukan hanya tentang itu. Itu juga, tentang apa semua ini? Apakah ini tentang kulit coklat? Siapa tahu? Kita semua rentan, itu adalah bagian yang menakutkan dari itu semua. Pada saat-saat seperti ini kita perlu bersatu.”

Fatu mengatakan bahwa The Mongrel Mob berencana untuk berjaga di Masjid Jami Hamilton pada hari Jumat, selama ibadah solat di sana.

Presiden Asosiasi Muslim Waikato, Selandia Baru membuka tangan selebar-lebarnya dan ingin agar anggota geng datang ke masjid dan bergabung dengan mereka, tidak hanya berdiri di luar.

Anggota seumur hidup Black Power, Dennis O’Reilly mengatakan, berbagai geng di seluruh negeri menawarkan dukungan mereka kepada komunitas muslim lokal.

“Kami sangat tertarik bahwa di mana orang telah menawarkan diri (untuk mendukung),” kata O’Reilly.

“Terlebih, karena mereka tidak ada yang suka melihat wanita dan anak-anak ditembak dan terluka, terutama ketika mereka sedang berdoa. Sehingga, semua itu membat orang-orang mulai menyatu, orang-orang merasa empati, dan timbul keinginan untuk melindungi dan mendukung.”

Simak video pilihan berikut:

Suku Maori Selandia Baru menampilkan tarian Haka untuk menghormati korban penembakan masjid di Christchurch, Selandia Baru.

Keamanan di Nduga Papua Akan Dapat Perhatian Khusus Saat Pemilu

Tiga anggota Brimob Polda Papua terkena tembak di Lapangan terbang Mugi, Distrik Mugi, Kabupaten Nduga, saat baku tembak dengan Kelompok Kriminal Bersenjata(KKB), pada Rabu, (20/3/2019) pagi sekitar pukul 07.30 WIT.

Saat itu, ketiga anggota Brimob tersebut sedang mengamankan bandara saat helikopter sedang mendistribusikan logistik.

Ketiga anggota Brimob tersebut adalah Bharada A yang tekena tembakan pada bahu kanan dan lengannya, lalu Bharada RFK yang tertembak pada dada kanan dan ketiak bagian bawah, dan yang terakhir adalah Ipda AR yang tertembak di bahu kiri hingga peluru menembus punggungnya. 

Informasi yang diterima Liputan6.com, salah satu dari tiga anggota Brimob yang adu tembak dengan KKB itu meninggal dunia, dia adalah Bharada A yang terluka di bahu kanannya. 

“Benar, salah satu di antaranya gugur,” kata Kapolda Papua, Irjen Pol Martuani Sormin, Rabu (20/3/2019).

Bharada A yang gugur usai baku tembak dengan KKB itu kini disemayamkan di Markas Komando Brimob Detasemen B Mimika. Jenazah Bharada A rencananya akan segera diterbangkan ke Jakarta.

Courtois Akan Ditukar dengan De Gea?

Madrid – Belum genap semusim membela Real Madrid, masa depan Thibaut Courtois dipertanyakan. Madrid dikabarkan ingin menukar Courtois dengan David de Gea.

Kiper Belgia itu bergabung Madrid di musim panas lalu setelah meninggalkan Chelsea. Namun, Courtois menjalani musim perdana yang berat seiring laju buruk Los Blancos yang berujung dua kali berganti pelatih.

Di sepanjang 2018/19, Courtois sudah membuat 32 penampilan untuk Madrid di seluruh kompetisi. Akan tetapi, statistik Courtois tidak bisa dibilang bagus karena sudah kebobolan 42 gol dan cuma 10 kali clean sheet.


Keraguan akan masa depan Courtois muncul setelah kedatangan Zinedine Zidane pada awal pekan silam. Zidane lebih memilih kiper lama Madrid, Keylor Navas, untuk diturunkan di laga debut keduanya dalam kemenangan atas Celta Vigo 2-0 pada akhir pekan lalu.
Sementara itu, Madrid dilaporkan menginginkan De Gea di musim depan, setelah gagal menggaet si pemain pada empat tahun silam. Lagi pula, kontrak kiper nomor satu Spanyol itu akan habis pada musim panas mendatang dan belum ada tanda-tanda segera tercapainya kesepakatan kontrak baru dengan Manchester United.

Madrid disebut-sebut membuka kembali pembahasan untuk transfer De Gea, dengan menawarkan Courtois ke MU. Namun, tawaran tersebut ditolak Courtois. Demikian dikutip Mirror.

Courtois diklaim lebih memilih bergabung Paris St. Germain daripada bergabung dengan MU, andai Madrid memang sungguh-sungguh ingin melego dia. (rin/yna)


Sandiaga: Jika Jadi Cawapres, Gaji Akan Saya Berikan ke Fakir Miskin

Liputan6.com, Jakarta – Calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno berjanji, bila terpilih akan memberikan semua pendapatannya kepada kaum fakir dan dhuafa. Janji ini diutarakan langsung di depan para pemuka agama saat berkampanye di Tulungagung, Jawa Timur.

“Semua gaji saya akan saya berikan kepada fakir miskin dan kaum dhuafa. Allah sudah baik dengan saya, begitu juga Indonesia, sudah memberikan begitu banyak rezeki kepada kami dan keluarga,“ kata Sandiagadalam keterangannya, Senin (18/3/2019).

Hal ini telah dilakukannya saat dia menjabat sebagai Wagub DKI. Kala dirinya terpilih, ia memberikan gajinya kepada yang membutuhkan. Hal itu dibuktikan dengan menyerahkannya kepada Badan Amil dan Zakat (Bazis) DKI untuk dikelola.

“Gaji pertama dan lima tahun ke depan tidak akan ada yang diambil. Insyaallah untuk memakmurkan anak-anak yatim, fakir miskin, dan dhuafa,” ujar Sandiaga saat ditemui di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis 12 Oktober 2017.

Berbagai fasilitas termasuk gaji dan tunjangan sebagai sebagai wakil gubernur tentunya otomatis akan melekat kepadanya. Namun Sandiaga mengaku siap menunaikan janjinya saat masa kampanye bahwa ia tidak akan mengambil gaji jika terpilih sebagai wakil gubernur.

“Sudah semuanya akan dikelola Badan Amil Zakat, infaq, sadaqoh yatim dan dhuafa,” ucap Sandiaga.

Saat kampanye masa Pilkada DKI Jakarta, Sandiaga juga pernah berkomitmen tidak akan menerima gaji jika menjabat di Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Gaji itu nantinya akan disumbangkan kepada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS).

“Seluruh gaji saya untuk kaum yatim dhuafa dan fakir miskin. Bahkan saat saya berkeliling di Jakarta, masih terdapat warga yang tidak sejahtera,” ucap Sandiaga di Tebet, Jakarta Selatan, Minggu 23 April 2017.