Susui Anaknya 7 Tahun, Ibu di Australia Dilabeli Pedofil oleh Netizen

Jakarta

Seorang ibu di Adelaide, Australia, yang muak dilabeli ‘pedofil’ oleh netizen akhirnya buka suara membela keputusannya untuk menyusui kedua putranya di luar usia yang lazim.

Poin Utama Menyusui

Poin utama:

Lisa Bridger telah mengalami perundungan daring karena pandangannya tentang menyusui. Ibu di Adelaide ini telah menyusui lima anaknya hingga usia tujuh tahun

Seorang psikolog anak mengatakan dibutuhkan lebih banyak penelitian tentang dampak pemberian ASI dalam waktu lama.

Lisa Bridger, 46, mengatakan bahwa menyusui adalah pilihan yang sehat, secara fisik dan psikologis, untuk anak laki-lakinya Chase dan Phoenix yang keduanya didiagnosa mengidap autisme. Tetapi sikapnya itu membuatnya menjadi sasaran pelecehan yang ‘menjijikkan’ dari orang-orang yang menuduhnya ‘sakit’ dan membutuhkan bantuan.

“Pesan daring (internet) dan pribadi yang saya terima menyebut saya pedofil, anak-anak saya harus diambil dari pengasuhan saya dan diberikan kepada keluarga yang akan menghormati mereka dan mencintai mereka dengan benar,” katanya.

“Saya dijuluki ‘nenek tua’, bahwa saya melakukannya hanya untuk saya, segala macam komentar buruk. Orang-orang melihatnya dan berkomentar ‘kamu pasti mengambil keuntungan dari hal itu’.”

“Ini benar-benar berbeda dari ketika mereka masih bayi dan itulah yang tampaknya tidak dilihat oleh banyak orang.”

Bridger, yang baru-baru ini mengunggah surat terbuka tentang masalah ini di situs parenting (pengasuhan), mengatakan ia telah menjadi obyek perundungan secara terus-menerus.

Ia memiliki lima anak – tiga di antaranya sudah dewasa – dan menyusui mereka masing-masing hingga di atas usia empat tahun.

Bridger mengatakan Chase yang berusia tujuh tahun saat ini sedang disapih, tetapi Phoenix yang berusia lima tahun terus disusui.

“Saya sedang mengalami menopause dan saya masih memproduksi ASI,” katanya.

“Ini tak bisa menjadi pelecehan karena bukan tindakan seksual.”

“Itu menawarkan mereka kenyamanan, itu menawarkan keamanan, memberi mereka cara untuk menenangkan diri.”

Anak laki-laki Bridger, Phoenix dan Chase, keduanya masih ingin disusui.
Anak laki-laki Bridger, Phoenix dan Chase, keduanya masih ingin disusui.

Bridger mengatakan meskipun ada stigma seputar menyusui, dan usia anak-anaknya, ia hanya melakukan sesuatu yang alami.

“Ada kalanya satu atau dua-duanya muncul dan bilang ‘kami mau susu’ (dan) saya jawab ‘Ibu sedang melakukan sesuatu, kalian harus menunggu’,” ujarnya.

“Ketika mereka mengalami kesedihan atau mereka sangat lelah … Saya mengizinkan mereka untuk mendapatkan susu yang mereka minta. Saya tak memberinya ke wajah mereka, Anda tak bisa memaksa mereka menyusu.”

“Mereka membutuhkannya, mereka menginginkannya, mereka memerlukannya, mereka memintanya. Karena saya mengikuti kemauan mereka, karena itu normal.”

Apa kata pakar?

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menawarkan pedoman luas tentang menyusui tetapi tak memberikan batas atas pada usia berapa anak harus disapih.

“Bayi harus menerima makanan pendamping ASI yang berkelanjutan hingga usia dua tahun atau lebih,” tulis WHO di situs resminya.

Penelitian dalam beberapa tahun terakhir telah berfokus pada manfaat nutrisi dari menyusui yang “diperpanjang”, dengan penelitian yang menunjukkan bahwa semakin lama seorang ibu menyusui semakin rendah kemungkinan ia mengalami kanker payudara.

Pakar perkembangan anak, Dr John Irvine, yang keberatan dengan praktik itu, mengatakan ada sedikit penelitian tentang dampak psikologis jangka panjang.

“Tak ada topik yang pernah saya bicarakan yang menimbulkan lebih banyak kemarahan daripada topik menyusui,” katanya.

“Ada kebutuhan untuk melihatnya secara lebih rinci karena itu semua persepsi dan prasangka.”

Menurut konsultan laktasi Pinky McKay, keberatan untuk memperpanjang periode menyusui di atas usia dua tahun tidak didasarkan pada temuan ilmiah atau penelitian medis.

Dr John Irvine mengatakan, ada kebutuhan akan penelitian lebih lanjut tentang periode menyusui yang diperpanjang.

Dr John Irvine mengatakan, ada kebutuhan akan penelitian lebih lanjut tentang periode menyusui yang diperpanjang. (Worry Woos)

“Bukannya tidak wajar untuk menyusui anak seusia ini … tetapi itu ‘tidak biasa’,” katanya.

“Usia rata-rata penyapihan di dunia adalah antara empat dan tujuh tahun.”

“Orang-orang tak melihat ini dan mereka tak mengalaminya dan mereka berpikir tentang anak 7 tahun yang mereka tahu, bukan anak Lisa (Bridger) yang berusia tujuh tahun yang telah tumbuh dengannya dan bagian dari pengasuhannya.”

McKay mengatakan ASI penuh dengan “enzim baik” dan “sangat baik untuk perkembangan otak”.

“Orang-orang melihat payudara sebagai hal seksual dan mereka tak bisa memisah-misahkan – ini adalah ibu dan anak, ini bukan tentang seks, dan ini mungkin mengapa mereka merasa sedikit tidak nyaman,” katanya.

Bisakah periode menyusui yang diperpanjang lebih umum?

Periode menyusui yang diperpanjang adalah subjek yang menghasilkan pendapat berlawanan.

Masalah ini disorot pada tahun 2012, ketika majalah TIME memicu kontroversi dengan menerbitkan gambar seorang ibu bernama Jamie Grumet yang sedang menyusui anaknya yang berusia tiga tahun.

Dr Irvine mengatakan ia khawatir bahwa pemberian ASI yang lama dapat menyebabkan anak-anak yang mendekati remaja menjadi terlalu bergantung pada orang tua mereka.

“Persepsi saya sendiri melalui bekerja di sebuah klinik selama lebih dari 30 tahun adalah bahwa kadang-kadang anak-anak mengembangkan keterikatan, ketergantungan,” katanya.

“Pertanyaan lain adalah siapa yang benar-benar mendapat manfaat dari kelanjutan ini?.”

Periode menyusui yang diperpanjang menjadi sampul majalah Time edisi tahun 2012.

Periode menyusui yang diperpanjang menjadi sampul majalah Time edisi tahun 2012. (www.time.com)

“Jika ibu mendapat manfaat karena rasanya enak untuknya, saya akan mengajukan pertanyaan kepada ibu: ‘apakah kita hadir untuk memenuhi kebutuhan anak-anak atau apakah itu tentang memenuhi kebutuhan kita sendiri dan mendahulukan itu di atas kepentingan anak yang sedang tumbuh?’.”

“Itulah persepsi pribadi saya yang sama biasnya dengan orang lain, jadi semua alasan untuk area ini agar diperhatikan.”

Bridger mengatakan keputusannya adalah tentang anak-anaknya, bukan dia pribadi.

Ia mengatakan tidak ada efek merugikan pada perkembangan anak-anaknya, dan keputusan itu bukannya dilakukan tanpa pengorbanan, karena ia harus ekstra hati-hati dengan pola makannya.

“Saya akan berharap bahwa sikap terhadap menyusui itu, berhenti sepenuhnya, berubah,” katanya.

“Laki-laki bisa melenggang dengan payudara yang lebih besar dari yang dimiliki perempuan dan tak memakai atasan, tetapi perempuan tak bisa – mereka tak bisa menunjukkan payudara untuk memberi makan seorang anak.”

“Para ibu masih dilecehkan ketika anak-anak mereka masih bayi, apalagi yang lebih tua.”

“Semakin banyak terlihat, semakin normal jadinya.”

Simak berita ini dalam bahasa Inggris di sini.

Ikuti berita-berita lain di situs ABC Indonesia.


(zak/zak) <!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Keraton Kartasura, Riwayatmu Kini

Solo – Rabu Pahing 17 Muharam 1670 (1745 M) menjadi hari yang bersejarah bagi Kerajaan Mataram Islam. Itulah hari berpindahnya kerajaan tersebut dari Kartasura ke Keraton Surakarta.

Saat itu, rombongan besar mengular, dua ratus prajurit berkuda dan prajurit lima batalion menjadi saksi atas perpindahan itu. Dipimpin raja mereka, Sri Susuhunan Paku Buwana II, beserta keluarga raja dan pejabat Kerajaan Mataram Kartasura.

Seluruh harta kerajaan diboyong. Sepasang pohon beringin yang masih muda, singgasana, bangsal pengrawit, gajah dan burung kesayangan Sri Baginda, arca-arca emas untuk upacara, pusaka Kyai Ppangarab-arab dan pusaka Kyai Butamancak, kitab-kitab pusaka, dan tak ketinggalan pula pusaka Nyai Setomi.

Bedol negara. Tidak hanya keluarga raja dan petinggi kerajaan, tetapi juga tukang patri emas, tukang besi, penjahit, tukang kayu, tukang batu, abdi dalam keraton, peniup terompet, abdi dalem dapur dengan segala perkakasnya, semuanya ikut boyong.

“Ini jalan yang dilalui mereka dua ratus lima puluh tahun yang lalu,” kata Sarosa Suyowiyoto, menunjuk Jalan Slamet Riyadi, Kartasura.

Jalan kabupaten itu membujur Barat ke Timur di sisi utara situs Keraton Kartasura, tidak jauh dari jalan Deandles (Jalan Raya Solo-Semarang). Jika ditarik lurus ke timur, jalan beraspal itu akan tembus sampai di Keraton Surakarta.

Enam puluh enam tahun sebelum peristiwa perpindahan tersebut, Keraton Kartasura secara resmi pertama kali didiami oleh Sunan Amangkurat II (1677-1702) meski pembangunannya belum selesai benar. Pada 11 September 1680, Raja Mataram yang semula bernama Pangeran Adipati Anom menempati Kartasura. Kartasura adalah keraton sekaligus ibu kota baru Kerajaan Mataram pengganti keraton yang lama di Plered, Yogyakarta.

Pemilihan lokasi keraton dan ibukota Kerajaan Mataram yang baru diserahkan kepada tokoh-tokoh kerajaan. Setelah melakukan survei, mereka berembuk dan akhirnya menetapkan tiga lokasi yang dianggap tepat untuk membangun keraton.

Lokasi yang diusulkan adalah Wanakerta, Logender, dan Tingkir. Ketiga lokasi ini semuanya layak dijadikan lokasi baru kerajaan. Logender, misalnya, daerahnya terbuka dan cukup air. Sedangkan Tingkir, selain cukup air wilayahnya juga sejuk. Kondisi yang sama juga ada di Wanakerta. Daerah itu bahkan dekat dengan bekas wilayah Pajang dan Mataram.

Tujuh bulan lamanya keraton dibangun dan mendekati selesai. Bentengnya yang luas dan tebal baru dibuat dari gundukan tanah berkeliling dan disangga dengan papan di luar dan di dalamnya, agar tidak runtuh. Semak berduri mengelilingi bagian depan benteng, dan parit berair mengelilingi seluruh kedhaton. Di luar tembok benteng baluwarti bagian selatan terdapat alun-alun.

Loji Kumpeni terletak agak jauh di bagian utara dari alun-alun utara. Semua bangunan hampir belum ada yang berdinding bata, masih berbilik bambu dan beratapkan rumbia. Keraton Kartasura baru kelihatan megah dan sempurna pada tahun 1682.

Saat Sunan Amangkurat II untuk pertama kali memasuki istananya yang baru, nama Wanekerta diganti menjadi Kartasura Hadiningrat. Dua puluh tiga tahun pemerintahannya penuh dengan pemberontakan demi pemberontakan.

“Semua barang peninggalan keraton Kartasura sekarang berada di Keraton Surakarta. Sebagian disimpan di Museum Radyapustaka (Solo),” ujar Sarosa.

Tebeng atau hiasan pintu Keraton Kartasura, misalnya, sekarang dipasang di bagian atas pintu depan Museum Radyapustaka. Di museum itu juga tersimpan lonceng perunggu besar, kursi meja, perlengkapan kuda, dan wayang kulit. Rongsokan mesin jam yang besar teronggok di salah satu ruang museum. Benda itu pernah diletakkan di alun-alun Keraton Kartasura.

Baca berita menarik lainnya di titiktemu.id.

2 dari 3 halaman

Riwayatmu Kini

Kini, menyaksikan bekas Keraton Kartasura (1680-1745) sungguh menyedihkan. Tembok batu-bata di luar keraton atau baluwarti telah hancur dan rata dengan tanah, hanya menyisakan beberapa bagian di beberapa tempat. Padahal, dulu ukuran tembok luar mencapai lebih 1 km x 1 km. Tinggi benteng itu lebih dari lima meter dengan ketebalan 2,5 meter.  Di atas tembok itulah pada zamannya prajurit keraton melakukan patroli dengan kuda.

Di dalam tembok baluwarti kini dipenuhi dengan perumahan permanen, ladang, dan makam. Selain alun-alun, tempat tinggal puteri keraton (keputren) dan petamanan keraton berubah menjadi permukiman padat. Sitihinggil, tempat yang ditinggikan di depan alun-alun, sebagian telah pula menjadi permukiman. Puing-puing bangunan kuno yang tersisa adalah gedung obat (mesiu), bangunan pos jaga tentara Belanda.

Tak ada kolam penuh air di Balekambang di sisi tenggara keraton. Sebagai gantinya adalah rumah-rumah dan lapangan sepakbola, dan gundukan tanah setinggi lebih dari 20 meter.

Masyarakat sekitar menyebutnya Gunungkunci. Di puncak “gunung” itu terdapat makam keramat. Pada masa kejayaan Keraton Kartasura, Gunung Kunci adalah Segoroyoso atau tempat rekreasi keluarga keraton yang dibangun pada masa Paku Buwana I (1704-1709).

Buku Babad Tanah Jawi menggambarkan kompleks ini sangat kokoh. Bentengnya saja dibuat dua lapis, yakni Baluwarti di bagian terluar dan Sri Manganti pada bagian dalam. Di sekeliling Benteng Baluwarti terdapat parit lebar berair dan tanaman semak berduri sebagai alat pertahanan.

Namun, kini benteng Baluwarti sudah hancur, hanya sekitar 100 meter yang masih berdiri, selebihnya telah menjelma jadi permukiman warga. Di dalam benteng Sri Manganti terdapat bangunan utama keraton, masjid agung, gedong obat tempat menyimpan mesiu, dan sejumlah bangunan pendukung lain.

Keraton Kartasura memang tinggal puing. Tidak ada lagi yang tersisa kecuali nama-nama toponim. Di dalam tembok Baluwarti misalnya, terdapat tempat-tempat dengan nama Keputren, Sitinggil, alun-alun, Kandangmacan, Sayuran, Bale Kambang, Sanggrahan, Gedung Obat, Pasar, Pelembatok, Sri Penganti, Manggisan, Krapyak, dan Bakalan.

Sementara, bangunan utama keraton atau tempat kediaman raja seluruhnya menjadi area makam kerabat Keraton Surakarta dan penduduk setempat. Salah satunya adalah Kanjeng Raden Ayu Adipati Sedahmirah, pujangga cantik kesayangan Paku Buwana X.

3 dari 3 halaman

Sumbangan Sukarela

Menurut juru kunci, makam-makam penduduk setempat juga banyak yang berasal dari kalangan keraton. Dulu mereka ditugaskan oleh pihak keraton untuk mengurusi keraton Kartasura yang telah ditinggalkan.

Menurut kepercayaan Jawa, bila keraton pusat kejayaan dan kebesaran sebuah kerajaan telah dirusak oleh tangan- tangan kotor, tempat itu sudah tidak boleh didirikan pusat pemerintahan lagi. Dan bekas keraton Kartasura pun kini dijadikan makam.

“Sejak Paku Buwono X wafat, tidak ada lagi yang memperhatikan tempat ini,” kata Haris, abdi dalem Keraton Kasunanan Surakarta yang dipercaya menjadi juru kunci benteng. Haris mengaku telah berupaya sekuat mungkin untuk merawatnya. Namun, karena keterbatasan dana, ia tidak bisa berbuat banyak.

“Selama ini biaya perawatan hanya mengandalkan sumbangan dari pengunjung dan peziarah. Ada juga bantuan dari Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3) Jawa Tengah, Rp 200 ribu setiap bulan,” kata Haris.

Pemasukan tersebut, menurut Haris, hanya cukup untuk membiayai perawatan ringan. Terlebih sejak 2005 pihak Keraton Surakarta tidak lagi mengizinkan ada aktivitas ziarah malam Jumat ke tempat ini. Praktis, pemasukan yang didapatkan menurun tajam.

“Pendopo yang dibangun Paku Buwono X itu, kondisinya sudah sangat parah. Namun, apa boleh buat, tidak ada dana untuk memperbaikinya,” kata Haris sembari menunjuk sebuah bangunan pendopo kecil di tengah benteng.

Kondisi bangunan yang berjarak sekitar 15 meter dari rumah tinggal Haris itu memang sudah parah. Lantainya yang terbuat dari semen dan batu bata sudah pecah di sana-sini. Kerangka kayu penyangga atapnya sudah mulai miring, sebagian Sudah dimakan rayap.

Untuk membiayai semua pekerjaan perawatan mereka hanya mengandalkan dari sumbangan sukarela para pengunjung. Kalau pun tidak cukup, terpaksa Haris harus merogoh kocek sendiri. Untuk jerih payah yang dilakukannya itu, pihak Keraton Solo memang memberikan gaji kepada Haris, meski sangat minim.

“Gaji saya dari keraton hanya Rp 100 ribu per bulan, kemudian bantuan dari Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3) Jawa Tengah Rp 200 ribu setiapbulan,” ujar Haris.

Kondisi di bekas keraton itu kini sepi, kalau pun ada pengunjung biasanya tidak lama. Ada juga beberapa wisatawan asing yang datang, sementara untuk domestik biasanya berasal dari pelajar.

“Para pelajar biasanya datang bulan April dan Mei, untuk mengetahui sejarah petilasan ini,” ujarnya.


Simak video pilihan berikut ini:

Ribuan Tabloid ‘Indonesia Barokah’ Beredar di Masjid Tasik dan Ciamis

Tasikmalaya – Bawaslu menemukan ribuan eksemplar tabloid politik ‘Indonesia Barokah’ di sejumlah masjid di Ciamis dan Tasikmalaya. Tabloid itu berisi tulisan yang diduga menyudutkan salahsatu pasangan capres.

Di Tasikmalaya, Bawaslu menemukan 3.482 eksemplar tabloid di 27 kecamatan. Ketua Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya Dodi Djuanda menuturkan, pihaknya menerima laporan dari Panwascam terkait maraknya pengiriman tabloid Indonesia Berkah yang dikirim ke masjid dan pondok pesantren.

“Hasil inventarisir kita ada 3.482 eksemplar yang beredar di Kabupaten Tasikmalaya. Kita melihat masyarakat khawatir karena tidak memesan tabloid itu,” kata Dodi yang ditemui di kantornya, Senin (21/1/19) siang.

Hasil investigasi itu, kata Dodi, langsung dilaporkan ke Bawaslu Provinsi Jawa Barat untuk ditindak lanjuti. Dengan adanya tabloid itu, Dodi mengimbau masyarakat untuk pintar, jeli dan bijaksana menyikapi konten tabloid itu.

“Kita hanya bisa mengimbau kepada masyarakar untuk jeli dan bijaksana menyikapi setiap berita yang beredar saat ini,” kata Dodi.

Sepintas, detikcom membaca judul dalam tabloid menguntungkan salah satu pasangan calon serta merugikan calon lain.

“Kita tidak berwenang memeriksa isi dari berita itu. Namun, keberadaan tabloid ini menjadi pusat perhatian bawaslu jawa barat” pungkas dodi.

Sementara itu di Ciamis, jumlahnya tidak sebanyak Tasikmalaya. Bawaslu 210 eksemplar di masjid yang berada di 12 kecamatan. Tabloid tersebut tidak disita tapi disimpan oleh pihak DKM Masjid.

“Benar ada, kami temukan tabloid Indonesia Barokah tersebut, saat ini kami sedang data penyebarannya karena berdasarkan instruksi dari Bawaslu Provinsi Jawa Barat hanya sebatas mendata yang dilakukan oleh Panwas Kecamatan,” ujar Ketua Bawaslu Ciamis Uce Kurniawan saat ditemui di Kantornya Selasa (22/1/2019).

Komisioner Bawaslu Ciamis Divisi Pencegahan dan Hubungan antar Lembanga Syamsul Maarif berdasarkan informasi yang diperoleh tabloid itu dikirim ke DKM masjid-masjid melalui jasa kantor POS.

Sebarannya meliputi Pamarican, Cidolog, Ciamis, Panjalu, Baregbeg, Jatinegara, Cisaga, Panawangan, Sadananya dan Sukadana.

“Ada yang hanya sampai ke kecamatan belum sampai ke masjid-masjid, belum disebar inisiatif dari Kecamatan, khawatir isinya mengandung hoax. Dikirim via pos tapi tidak ada alamat pengirim,” jelas Syamsul.

Syamsul menegaskan, pihaknya saat ini hanya melakukan pendataan sesuai instruksi dari Bawaslu Provinsi. Tidak melakukan penarikan atau penyitaan tabloid tersebut. Saat ini tabloid masih berada di pihak masjid.

“Kami belum mendapat fisiknya, jadi belum tahu isinya seperti apa, alasan pendataan itu menurut informasi itu karena isi berita menyudutkan salah satu pasangan calon, tapi itu baru dugaan,” ungkapnya.

Ia mengimbau bagi yang menemukan tabloid itu agar segera melaporkan ke Bawaslu. “Kemungkinan penyebarannya masih terus dilakukan. Kemarin selama pendataan tiga hari itu berangsur-angsur bertambah,” pungkasnya.
(ern/ern)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

AHY: Gresik-Tuban Miliki Potensi Suara untuk Caleg Demokrat

Surabaya – Komdanan Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhono (AHY) akan melanjutkan safari politik di Kawasan Pantura, Jawa Timur. AHY akan mengawali kunjungannya ke Kabupaten Gresik, Lamongan, Tuban dan Bojonegoro.

“Selama saya datang ke Jawa Timur wilayah itu belum saya datangi. Tapi bukan karena itu, tetapi berdasarkan hasil survei internal kami bahwa kabupaten-kabupaten tersebut memiliki potensi yang baik untuk caleg-caleg kami yang berjuang di sana.” kata AHY kepada wartawan di Surabaya, Selasa (22/1/2019).

AHY akan terjun langsung ke kawasan pantura untuk mengawasi dan memberikan motivasi kepada caleg-Caleg Demokrat. AHY yakin para caleg Demokrat akan sukses dalam Pileg nanti.

“Saya akan datang untuk memberikan motivasi secara langsung dan menyakinkan agar mereka sukses untuk mendapatkan kursi DPR RI maupun DPRD,” ujar AHY.

Menurut AHY, kabupaten-kabupaten yang akan dikunjungi memiliki nilai-nilai demografis yang dinamis. Sebab, daerah yang tergabung dalam Dapil XII dan XIII itu merupakan kantong-kantong suara pada era Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

“Itulah alasan kenapa saya kunjungi kawasan tersebut. Tetapi kunjungan di Jawa Timur bukan kali ini saja. Sebelumnya sudah sering, tetapi ke depan terus saya lakukan kembali sampai dengan April 2019 ini,” ungkap AHY.

AHY juga menyampaikan, jika dalam Pemilu 2019 nanti, akan sedikit berbeda dengan pemilu-pemilu sebelumnya. Sebab tahun ini akan berbarengan dengan pemilihan presiden.

“Sistem pemilu tahun 2019 ini, sangat berbeda dibandingkan pemilu-pemilu sebelumnya. Ketika pemilihan presiden dilakukan serentak dengan pemilihan anggota legislatif, maka bisa dibayangkan konsekuensinya bagi parpol-parpol yang tidak punya kader intinya sebagai capres atau cawapres,” ungkap AHY.

AHY menyebut wajar jika Pemilu 2019 ini mayoritas survei menyatakan hanya ada dua partai yang mendapatkan dampak positif secara elektoral. Dua parpol dimaksud yakni Gerindra dan PDIP.

“Dampak positif secara elektoral dari dampak efek ekor jas dari pilpres hanya ada dua partai politik yaitu PDIP yang punya Pak Jokowi sebagai capres dan Partai Gerindra yang punya Pak Prabowo sebagai capres. Partai Demokrat dan partai-partai lain di dalam koalisi harus berjuang,” tandasnya.
(zak/zak)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Misteri Titah Jarum Maut yang Tewaskan Bocah Alfa di Aceh

Liputan6.com, Aceh – Dugaan malapraktik berujung kematian pasien di RSU Cut Nyak Dien Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, Oktober, tahun lalu masih menyimpan misteri. Terlebih soal siapa sebenarnya yang bertanggungjawab dalam kasus tersebut.

Kasus ini mencuat ketika keluarga pasien atas nama Alfa Reza (11) protes lantaran pasien meninggal dunia setelah disuntik petugas medis. Sebelumnya, korban sempat menjalani perawatan usai dioperasi di Ruang Anak.

Menurut paman korban, Syahril, keponakannya dibawa ke rumah sakit untuk menjalani perawatan setelah mengalami luka akibat tertancap dahan kayu di punggung. Korban dilarikan ke IGD pada Jumat, 19 Oktober 2018.

Korban dibawa pukul 14.00 WIB, dan ditangani dokter bedah pada pukul 17.00 WIB. Setelah dioperasi kondisi pasien membaik, namun, tak lama setelah disuntik saat berada di ruang anak pasien langsung meninggal.

“Saat itu anak kami disuntik sebanyak tiga kali. Nggak ada dicoba obat dulu, tapi langsung disuntik sebanyak 4 kali dalam rentang waktu sangat singkat,” ujar Syahril kepada media, saat itu.

Usai kejadian, Kasi Pelayanan Medis, Muhammad Asmirudin, berjanji, pihak rumah akan investigasi mengenai kasus ini. Di saat yang sama, kasus dugaan malapraktik tersebut mulai ditangani pihak kepolisian.

Pada Kamis, 17 Januari 2019, polisi resmi menahan dua tenaga honorer rumah sakit. Keduanya, EW (29) dan DA (24), perawat piket yang bertugas di malam kejadian.

Kapolres Aceh Barat, AKBP Raden Bobby Aria Prakasa, melalui Kasat Reskrim, Iptu M. Isral mengatakan, keduanya ditahan setelah menjalani pemeriksaan sebagai tersangka. Mereka ditahan selama 20 hari di sel Mapolres Aceh Barat.

Kedua perawat memiliki peran yang berbeda. Yang berperan menyuruh adalah EW. Sedangkan yang menyuntik adalah DA.

Namun, menurut Koordinator Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Banda Aceh Pos Meulaboh, Fela Anggraeni, fakta bahwa EW dan DA berperan sebagai yang menyuruh dan menyuntik, agak ganjil. mengingat posisi keduanya berstatus honorer.

“Siapa sebenarnya yang menyuruh menyuntik dan yang bertanggungjawab terhadap pasien pada malam kejadian. Petugas medis honorer tidak mungkin punya tanggungjawab penuh penanganan pasien,” kata Fela kepada Liputan6.com, Selasa 22 Januari 2019, sore.

Menurut Fela, yang bertanggungjawab penuh menangani pasien pada malam kejadian harusnya setingkat dokter, kepala ruang anak atau pihak manajemen rumah sakit. Bukan pegawai honorer yang sifatnya perbantuan, dan kini telah ditahan setelah menjadi tersangka kasus dugaan malapraktik.

2 dari 2 halaman

Usut Tuntas

Manajemen rumah sakit diminta bertanggung jawab secara hukum atas semua kerugian yang ditimbulkan karena kelalaian tenaga kesehatan di rumah sakit. Ini ditegaskan dalam Pasal 46 Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit.

“Kejadian ini terjadi merupakan bentuk kelalaian dari pihak rumah sakit yang bertanggungjawab dalam hal melakukan pengawasan terhadap pelayanan medis yang diberikan kepada pasien,” ketus Fela.

Selain itu, pihaknya mendesak polisi melakukan pengembangan penyidikan untuk mengusut tuntas kemungkinan adanya pihak lain yang bertanggungjawab. Karena kasus Alfa Reza merupakan pidana murni atau delik biasa, bukan delik aduan.

“Sehingga, walaupun adanya perdamaian diantara kedua belah pihak, tidak dapat menghentikan proses hukum, penegakan hukum tetap harus dilanjutkan. Selain itu, kami juga meminta Pemerintah Aceh Barat mengevaluasi dan mengawasi rumah sakit agar ke depan tidak terjadi lagi peristiwa ini,” dia memungkasi.

Kedua perawat yang ditahan dalam kasus ini mendapat dukungan moril dari sejawat mereka. Puluhan tenaga medis menggelar unjuk rasa di halaman rumah sakit dan meminta EW dan DA dibebaskan, Senin, 21 Januari 2019, siang.

Mereka mengancam akan melakukan aksi mogok kerja, apabila dua rekan mereka masih ditahan polisi. Di hadapan peserta aksi, Kuasa hukum rumah sakit, Agus Herliza berjanji akan mendampingi kedua perawat dalam kasus ini.

“Teman-teman harus bersabar,” kata Agus.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Protes BBM di Zimbabwe, Warga Antre Berjam-jam di SPBU

HarareWarga Zimbabwe
Warga Zimbabwe mengantre untuk membeli gas dan BBM, tetapi belum tentu dapat. (Reuters)

Antrean panjang di berbagai stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di ibu kotaZimbabwe,Harare, masih terjadi menyusul keputusan pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) lebih dari dua kali lipat awal bulan ini.

Mereka terpaksa mengantre berjam-jam, bahkan ada yang harus bermalam, untuk membeli BBM, namun persediaan belum tentu ada.

Itulah pandangan mata yang disaksikan oleh Kepala Kanselerai KBRI dan Pelaksana Fungsi Ekonomi KBRI di Harare, Hutomo Bayu Listyaghi.

“Rata-rata waktu yang dibutuhkan untuk mengantre tiga sampai empat jam. Pada waktu puncaknya kemarin di beberapa titik, antreannya bisa mencapai 10 kilometer. Tapi kebanyakan perlu tiga sampai empat jam untuk mengantre,” paparnya kepada wartawan BBC News Indonesia, Rohmatin Bonasir, Selasa (22/02).

Meskipun telah mengantre selama berjama-jam, warga belum tentu bisa mendapatkan bahan bakar minyak.

“Beberapa mobil sampai ada yang menginap satu hari, dua hari untuk menunggu truk bensin atau diesel datang ke pom bensin. Kalau sudah datang, antrean bisa jalan, tapi kalau stok sudah habis lagi maka mereka akan menginap,” tambah Hutomo Bayu Listyaghi.

HargaBBM termahal di dunia

Kondisi ini terjadi setelah pemerintah Zimbabwe menaikkan harga bahan minyak lebih dari dua kali lipat pada awal bulan ini sebagai salah satu upaya untuk mengatasi kelangkaan BBM di negara yang terletak di Afrika bagian selatan.

Kelangkaan terjadi, menurut Presiden Emmerson Mnangagwa, karena peningkatan konsumsi dan karena perdagangan gelap yang “marak”.

Protes di HarareReuters Protes yang diwarnai kerusuhan pecah setelah pemerintah menaikkan harga bahan bakar di tengah kesulitan ekonomi warga.

Dengan kenaikan tersebut, harga BBM di Zimbabwe kini yang termahal di dunia, di atas Hong Kong, berdasarkan peringkat yang dikeluarkan oleh GlobalPetrolPrices.com, US$ 3.31 atau setara dengan Rp47.000 per liter.

Kenaikan harga BBM ini sangat memukul rakyat Zimbabwe yang telah terhimpit oleh krisis ekonomi selama bertahun-tahun terakhir. Kenaikan BBM ini sontak mendongkrak harga barang-barang keperluan sehari-hari, dan tentu saja ongkos transportasi.

“Kebanyakan masyarakat yang bekerja di ibu kota Harare ini tinggal di daerah-daerah luar kota. Mereka mengandalkan angkutan umum yang disebut kombi di sini.

“Dampaknya harga kombi naik 100%, yang semula satu bond note, sekarang jadi dua bond note. Tentunya itu menjadi beban tersendiri bagi masyarakat,” Kepala Kanselerai KBRI dan Pelaksana Fungsi Ekonomi KBRI di Harare, Hutomo Bayu Listyaghi.

Yang dimaksud bond note adalah surat hutang pengganti mata uang yang diterbitkan pihak berwenang Zimbabwe setelah nilai mata uang negara terus merosot ke titik yang tidak berharga di pasar keuangan. Satu bank note dipatok setara dengan US$1.

Sekolah tutup

Dengan digunakannya surat hutang sejak 2009-2010 sebagai pengganti mata uang maka rakyat Zimbabwe sekarang tidak perlu membawa uang kertas sampai bertas-tas untuk membeli barang-barang kebutuhan.

Keputusan pemerintah menaikkan harga BBM pekan lalu menyulut aksi protes yang diwarnai kekerasan di Harare dan beberapa kota lain, seperti kota terbesar kedua, Bulawayo.

NasabahReuters Nasabah juga harus mengantre untuk menarik uang dari bank.

Presiden Emmerson Mnangagwa mempersingkat lawatannya ke Eropa dan tiba kembali di Harare pada Senin malam (21/01). Semula ia dijadwalkan menghadiri pertemuan ekonomi di Davos untuk menarik investasi ke Zimbabwe.

Kelompok-kelompok HAM mengatakan setidaknya 12 orang terbunuh dalam aksi unjuk rasa selama satu minggu. Aparat keamanan dituduh bertindak sewenang-wenang ketika berusaha menghentikan gelombang unjuk rasa. Presiden Emmerson Mnangagwa berjanji segala penyimpangan akan diusut.

Gelombang protes yang dipicu oleh kenaikan harga BMM, kata Adi, seorang warga Indonesia yang tinggal di Bulawayo, sempat mengganggu aktivitas warga di kota terbesar kedua Zimbabwe itu.

Dikatakan oleh Adi, putranya baru masuk sekolah lagi Senin kemarin, setelah sekolah tutup.

“Minggu lalu shut down tapi anak saya mencoba masuk sekolah Kamis. Ternyata yang datang hanya sekitar 25%, kebanyakan bule karena membawa mobil atau diantar mobil, yang biasa pakai angkot tidak hadir karena tidak ada angkot. Akhirnya sekolah memutuskan agar Jumat esoknya diliburkan saja,” jelasnya.

Selain sekolah, bank dan kantor-kantor juga memilih tutup. Mulai Senin kemarin (21/01) kondisi mulai pulih, walaupun aparat keamanan masih berjaga-jaga.

“Kita masih melihat polisi, tentara masih berjaga di beberapa titik seperti di pom bensin, swalayan atau di depan gedung-gedung pemerintah. Tapi kami melihat kehadiran tentara maupun polisi sepertinya justru memberikan rasa aman,” papar Kepala Kanselerai KBRI dan Pelaksana Fungsi Ekonomi KBRI di Harare, Hutomo Bayu Listyaghi.


(zak/zak) <!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Ma’ruf soal Ekonomi Syariah: Ibarat Bus Banyak Tapi Penumpang Sedikit

Nganjuk – Cawapres nomor urut 01 Ma’ruf Amin bicara tentang ekonomi syariah di hadapan para santri dan kiai di Nganjuk, Jawa Timur. Ma’ruf menyebut ada pelaku usaha yang tidak mengerti ekonomi syariah.

“Orang mengatakan ekonomi syariah, ibarat bus banyak tapi penumpang sedikit, lembaga banyak tapi pelaku usaha sedikit karena yang ngerti sedikit. Supaya penumpangnya banyak, perlu ditumbuhkan kewirausahaan salah satunya membangun Gus Iwan (Santri Bagus Rupawan, Seneng Ngaji, dan Wirausahawan) di mana-di mana,” ucap Ma’ruf dalam acara bertema ‘Arus Baru Ekonomi Umat, Masa Depan UMKM dan Koperasi Syariah’ di Wisma Koperasi, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Selasa (22/1/2019).

Ma’ruf Amin lalu menawarkan sejumlah program untuk memberdayakan dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi umat. Dia menawarkan tiga program yang ingin dijalankan jika terpilih menjadi wakil presiden.

“Yang paling fundamental adalah mendorong kemauan masyarakat untuk terjun dalam wirausahawan. Kedua, pemerintah akan mengeluarkan regulasi yang bisa mendorong pertumbuhan ekonomi umat,” kata Ma’ruf.

Ketiga, lanjut Ma’ruf, pihaknya juga akan mendorong para konglemerat agar mau berkolaborasi dengan masyarakat ekonomi bawah. Khusus untuk program ketiga, Ma’ruf menegaskan bukan untuk membenturkan pihak ekonomi kuat dengan yang lemah.

“Perlu ada perubahan pembangunan ekonomi nasional, tidak dari atas tapi dari bawah. Pembangunan ekonomi umat, pemberdayaan ekonomi umat. Kalau ingin bangsa ini kuat, umat harus kuat. Kalau umat lemah, bangsa lemah,” ucap dia.

Ketua Dewan Bank Syariah ini mengklaim bisa menumbuhkan ekonomi syariah yang menurutnya selama ini rendah di Indonesia. Padahal, banyak masyarakat yang membutuhkan ruang ekonomi syariah namun tidak memiliki akses yang banyak.

“Maka perlu dibangunkan usahawan yang bersyariah. Santri yang membakar ekonomi syariah supaya pangsa pasarnya menjadi luas,” tandas Ma’ruf.

Dalam acara dialog ini, sejumlah kelompok masyarakat dan ormas agama mendeklarasikan dukungan untuk Jokowi-Ma’ruf. Adapun yang mendeklarasikan dukungan yakni Forum Kiai dan Santri Kabupaten Nganjuk.
(fai/zak)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

HEADLINE: Maju Mundur Pembebasan Abu Bakar Baasyir

Liputan6.com, Jakarta – Ketua Tim Pengacara Muslim, Achmad Michdan tak bisa menyembunyikan kekecewaannya. Ia mengeluhkan sikap pemerintah yang tak satu kata dalam hal pembebasan narapidana terorisme Abu Bakar Baasyir.

“Ini bagaimana sih, urusan presiden (bilang) begini, terus bapak (Menkopolhukam) begini, enggak bertentangan apa dengan Presiden?” katanya ketika dihubungi Liputan6.com, Selasa (22/1/2019).

Kabar pembebasan itu mulanya dibawa Kuasa Hukum Timses Jokowi-Ma’ruf Amin, Yusril Ihza Mahendra. Jumat (18/1/2019) lalu, pengacara kawakan ini berkunjung ke Lapas Gunung Sindur, tempat Baasyir dipenjara.

Pesan yang disampaikannya: Jokowi menyetujui pembebasan Baasyir. Di hari yang sama dengan kedatangan Yusril ke Lapas Gunung Sindur, Presiden mengamini kabar itu dalam sebuah kesempatan di Garut.

Belakangan, Kementerian Polhukam meralat. Pemerintah masih mengkaji permintaan pembebasaan Abu Bakar Baasyir.

Menurut Amidan–sapaan akrab Achmad Michdan, pengacara pada posisi pasif. Tawaran pembebasan justru datang dari Jokowi, yang diwakili Yusril. Pembela Abu Bakar Baasyir memang pernah mengajukan permohonan pembebasan.

Abu Bakar Baasyir, sesuai aturan, sudah bisa bebas bersyarat setelah menjalani 2/3 masa tahanan pada 13 Desember 2018 lalu. Dalam sidang Kamis (16 Juni 2011), di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, ia divonis hakim 15 tahun bersalah terlibat dalam pelatihan militer di Aceh.

“Hak pembebasan itu dari dulu, dan sudah kita urus, tapi terhambat syarat,” kata Amidan. Ini merujuk penolakan Abu Bakar Baasyir menyatakan ikrar setia kepada NKRI dan Pancasila.

Dalam Peraturan Menteri Hukum dan HAM nomor 3 tahun 2018 dijabarkan syarat bebas bersyarat bagi narapidana terorisme. Pasal 84 huruf d ayat (1) berbunyi, “Kesetiaan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia secara tertulis bagi narapidana warga negara Indonesia.”

Satu syarat lagi adalah berjanji tak akan melakukan tindak pidana lagi. Abu Bakar Baasyir menolaknya lantaran selama ini tak mengakui terlibat latihan militer di Aceh.

Amidan mendapat kabar dari Yusril, Jokowi ingin menyampingkan syarat itu dengan pertimbangan kemanusiaan. Hal ini yang belakangan ditarik kembali oleh pemerintah melalui Menkopolhukam Wiranto.

Setelah tarik ulur ini, pengacara menunggu bagaimana tindak lanjut dari pemerintah. “Ini sebenernya bukan urusan kita, yang bebasin ini pemerintah,” Amidan berujar. “Kita cuma nunggu.”

Infografis Fakta-Fakta Pembebasan Abu Bakar Baasyir. (Liputan6.com/Triyasni)

Pakar Hukum Abdul Fickar Hajar menilai, Jokowi memang tak bisa gegabah memberi pembebasan kepada Abu Bakar Baasyir. Dasar hukum yang melandasi keputusan itu harus dibuat.

Bentuknya, kata Fickar, bisa berupa Perppu, Perpres atau Peraturan Menkum HAM. “Agar tidak menimbulkan kesan semaunya demi tujuan tertentu atau politik,” katanya kepada Liputan6.com, Selasa (22/1/2019).

Keputusan pembebasan Abu bakar Baasyir tanpa landasan kuat akan mengacaukan sistem hukum. “Meski dengan pertimbangan kemanusiaan, tetap harus ada landasannya, jika tidak Presiden dapat dianggap mengangkangi konstitusi,” papar Fickar.

Ia mengingatkan, aturan umum pembebasan bersyarat merujuk KUHP Pasal 15, 16 dan 17. Jokowi tak bisa memberi pembebasan bersyarat dengan menabrak aturan tersebut.

Fickar menggarisbawahi beberapa pasal penting, seperti Pasal 15a ayat (1) KUHP, yang menyatakan syarat umum bebas bersyarat bahwa terpidana menyatakan tidak akan melakukan tindak pidana dan perbuatan yang tidak baik di kemudian hari. Baasyir sendiri menolak meneken pernyataan tersebut. 

Ia justru mempertanyakan pernyataan Yusril soal “bebas tanpa syarat”. Praktik semacam itu cuma lazim di negara kerajaan, sebagai bentuk pengampunan dari raja.

Dalam konteks Indonesia, mekanisme yang paling mendekati skema bebas tanpa syarat, adalah amnesti. Lembaga amnesti, menurut Fickar, bisa digunakan, tanpa permintaan narapidana.

“Presiden bisa mengampuni dengan amnesti membatalkan putusan yang telah ada, dan akibat hukumnya Abu Bakar Baasyir dianggap tidak bersalah,” kata Fickar.

2 dari 3 halaman

Berubah Setelah Ratas

Jokowi mengundang Menkopolhukam Wiranto dan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly ke Istana Bogor, Senin (21/1/2019). Rapat terbatas itu kabarnya membahas soal pembebasan Abu Bakar Baasyir.

Memang belum ada konfirmasi resmi soal hal itu. Yang jelas, sepulang dari Bogor, Wiranto menggelar konfrensi pers terkait sikap pemerintah dalam pembebasan Abu Bakar Baasyir. Isinya justru bertentangan dengan apa yang disampaikan Yusril.

“Presiden kan tidak boleh grusa-grusu. Tidak serta merta ya membuat keputusan. Tapi perlu pertimbangan dari aspek-aspek lainnya,” ucap Wiranto di kantornya, Jakarta, Senin (19/1/2019).

Ia tak ingin muncul spekulasi soal Abu Bakar Baasyir. Mantan Panglima ABRI ini menegaskan pernyataannya resmi mewakili pemerintah. Sikap tersebut, katanya, diambil setelah melakukan koordinasi dengan pejabat terkait.

Jokowi pun akhirnya bicara. Ia memastikan, pembebasan Abu Bakar Baasyir, akan ikut sistem dan mekanisme hukum.

“Ada mekanisme hukum yang harus kita lalui. Ini namanya pembebasan bersyarat. Bukan pembebasan murni, pembebasan bersyarat,” ujar Jokowi di Istana Merdeka Jakarta, Selasa (22/1/2019).

Artinya, Baasyir tetap harus memenuhi persyaratan bebas bersyarat dengan meneken ikrar setia pada NKRI dan Pancasila. Jokowi menegaskan tak mau menabrak undang-undang.

“Ada mekanisme hukum yang harus kita tempuh, saya justru nabrak kan enggak bisa. Apalagi ini situasi yang basic. Setia pada NKRI, setia pada Pancasila,” katanya.

Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan, aturan pembebasan bersyarat berlaku umum untuk semua narapidana. Abu Bakar Baasyir tak bisa mendapat perlakukan istimewa.

“Tentu tidak mungkin 1 orang dibikinkan peraturan untuk satu orang. Harus bersifat umum peraturan itu,” ucap Kalla.

Bila aturan formal tak terpenuhi, ia khawatir akan ada masalah yang mungkin muncul di kemudian hari.

“Kalau tak memenuhi aspek hukum ya minimal itu agak sulit juga (dibebaskan). Nanti di belakang hari orang gugat,” kata JK di kantornya, Selasa (22/1/2019).

Sebelumnya, kabar pembebasan Abu Bakar Baasyir memantik reaksi dunia. Adalah Perdana Menteri Australia Scott Morrison yang mengungkapkan kekecewaanya.

“Pemerintah Indonesia seharusnya menunjukan respek besar kepada Australia dalam persoalan ini,” katanya seperti dilansir BBC, Selasa (22/1/2019).

Pernyataan itu tak lepas dari insiden Bom Bali pada Oktober 2002. 202 orang tewas, 88 di antaranya merupakan warga negara Australia.

Pemerintah negeri Kangguru meyakini Abu Bakar Baasyir merupakan dalang di balik peristiwa tersebut. Padahal, Mahkamah Agung memutuskan Baasyir tak terlibat, setelah ia menghabiskan 26 bulan di penjara.

Rencana pembebasan mendapat pembelaan dari pasangan Jokowi di Pilpres 2019, Ma’ruf Amin. Australia dinilai tak punya kewenangan mencapuri urusan dalam negeri Indonesia.

“Itu urusan dalam negeri kita. Saya kira pemerintah punya kebijakan-kebijakan. Ada yang sifatnya penegakkan hukum dan ada sifatnya kemanusiaan dan Pak Jokowi sudah mengambil langkah itu,” ujar Ma’ruf di Bandung, Minggu (20/1/2019).

Dia meyakini, persoalan pembebasan Ba’asyir juga tak akan mempengaruhi hubungan diplomasi antara kedua negara. Masing-masing, menurutnya, punya kedaulatan.

“Tidak, kita masing-masing punya kedaulatan,” ungkap Ma’ruf.

Ketua Majelis Ulama Indonesia nonaktif ini pernah mengajukan permohonan grasi bagi Abu Bakar Baasyir. Namun, pihak keluarga tak setuju. Upaya itu mentok. 

Pasalnya, grasi mempersyaratkan pengakuan bersalah atas tindak pidana yang dikenakan. Abu Bakar Baasyir sendiri selama ini menolak disebut terlibat pelatihan militer di Aceh.

3 dari 3 halaman

Dukungan di Dalam Negeri

Di dalam negeri, dukungan sempat mengalir tatkala Jokowi dikabarkan memberikan pembebasan keapda Abu Bakar Baasyir. Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto menyebut, kebijakan Jokowi sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.

“Presiden sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan tentu memiliki sebuah kebijakan-kebijakan yang didasarkan pada konstitusi yang didasarkan pada nilai Pancasila,” kata Hasto di kawasan Rawamangun, Jakarta Timur, Sabtu (19/1/2019).

Menurut dia, delapan partai koalisi pendukung Jokowi lainnya pun mendukung keputusan Jokowi membebaskan Abu Bakar Baasyir. Tak cuma dari partai pendukungnya, keputusan Jokowi juga menuai apresiasi dari kubu oposisi.

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera, misalnya, mendukung langkah itu. Tapi, dia berpesan agar tak ada bumbu politisasi dalam proses pembebasan. Setiap narapidana memiliki hak untuk bebas setelah menjalani hukuman.

“Saya apresiasi keputusan pemerintah dan berharap ini tidak dipolitisasi karena seluruh narapidana berhak dapat haknya,” ujar Mardani di Gedung DPR, Jakarta Pusat, Selasa (22/1/2019).

Menurutnya, wajar Abu Bakar Baasyir dibebaskan. Sehingga, Jokowi juga berhak memberi kesempatan untuk bebas bersyarat.

“Ustaz Abu Bakar Baasyir dari sudut lama waktunya sudah mendekati dua per tiga masa tahanan sehingga pemerintah punya hak untuk memberikan masukan termasuk ketika memang baik dia punya kesempatan bebas bersyarat,” kata Mardani.

Komentar lebih tajam terlontar dari Juru bicara badan pemenangan nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak. Ia menegarai pembebasan terpidana kasus terorisme Abu Bakar Baasyir berbau politis.

Pemilihan waktu yang dekat pelaksanaan pemilu menjadi alasannya. “Publik pasti bisa menilai pasti ada kaitan dengan politik,” katanya di kawasan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Sabtu (19/1/2019).

Menurut Dahnil, umat Islam Indonesia pasti paham maksud pembebasan Baasyir itu. “Bagi umat Islam pasti paham bahwasanya selama ini stigma teroris itu Islam. Tiba-tiba jelang pemilu berbaik-baik,” ujarnya.

Meski demikian ia bersyukur Abu Bakar Baasyir dibebaskan dengan alasan kemanusiaan. “Pertama kami bersyukur ustaz Baasyir bebas, kedua memang sudah waktunya bebas, tahun lalu Desember menolak bebas karena bersyarat. Kalau orang Jawa bilang wis wayahnya,” katanya.

Bosan dengan Dildo, Wanita Jerman Pilih Berhubungan Seks Pakai Balon

Liputan6.com, Jakarta Seorang perempuan berusia 31 tahun di Jerman memiliki “mainan” yang tidak biasa untuk digunakan saat berhubungan seks. Wanita yang dijuluki Maggy Berloon (bukan nama sebenarnya), itu menggunakan balon.

Maggy mengatakan, dia mulai bereksperimen dengan balon lebih dari satu dekade lalu. Bahkan sebelum bertemu dengan suaminya, Jan. Dilkutip dari Mirror pada Selasa (22/1/2019), bercinta dengan balon adalah pengalaman yang sangat menyenangkan.

Maggy mengatakan, dirinya bisa “menikmati” balon dengan berbagai ukuran. Baik yang normal, besar, hingga bentuk lainnya. Dia mengungkapkan ada sensasi yang muncul dari keberadaan balon-balon tersebut.

“Balon entah bagaimana membuat orang terangsang, tetapi bagaimana ini bisa sepenuhnya beragam,” ujar Maggy.

Maggy sendiri mengaku bahwa dirinya adalah seorang “Looners” atau pencari kepuasan dengan balon.

“Sebagian besar Looners terangsang dengan memainkan balon. Duduk di atasnya atau menggosoknya dan berhubungan seks dengannya, sendirian atau dengan satu atau lebih banyak orang,” ungkap wanita asal Solingen itu.

Saksikan juga video menarik berikut ini:

2 dari 2 halaman

Bisa meledak kapan saja

Maggy mengatakan bahwa aspek terpenting untuk bercinta dengan balon adalah kekuatan untuk menggoda dan mendorong batas.

“Kamu mungkin berpikir kamu berada dalam kendali penuh, tetapi itu tidak benar. Balon bisa meledak kapan saja, tidak diinginkan atau diprovokasi.”

Kecintaannya dengan balon membuatnya membuka sebuah usaha bernama Balloons United. Sebuah toko untuk para Looners dan penggemar balon.

Dia mengatakan, dirinya ingin agar para pecinta balon tidak lagi merasakan kesepian. Selain itu, dia juga ingin agar orang lain menerima fetish ini sebagai sesuatu yang biasa.

“Kebanyakan orang secara alami terkejut dan memiliki banyak pertanyaan, karena mereka tidak pernah mendengar sebelumnya atau tidak pernah memiliki kesempatan untuk bicara dengan seseorang tentang hal ini,” ujarnya.

Najwa Shihab Calon Moderator Debat, Sandi: Mereka Jurnalis Independen

Karawang – Nama jurnalis Najwa Shihab dan Tommy Tjokro menjadi calon moderator untuk debat kedua Pilpres 2019 yang diadakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Cawapres Sandiaga Uno menilai Nana, sapaan akrab Najwa, merupakan jurnalis independen.

“Nana sama Tommy kenal dengan baik. Mereka jurnalis yang independen,” kata Sandiaga di Desa Gintung Kerta, Klari, Karawang, Jawa Barat, Selasa (22/1/2019).

Meski demikian, Sandiaga mengatakan tim Badan Pemenangan Nasional (BPN)-lah yang bisa melihat rekam jejak keduanya sebagai moderator debat. Pihaknya akan mengikuti keputusan final KPU.
“Tapi mungkin tim BPN yang lebih kompeten melihat rekam jejaknya. Saya ikut saja keputusan KPU seperti apa,” kata Sandi.

Ketua KPU Arief Budiman membenarkan Najwa Shihab dan Tommy Tjokro jadi alternatif moderator di debat capres-cawapres putaran kedua. Nama keduanya diusulkan oleh televisi penyelenggara.

Terkait jumlah moderator, Arief mengatakan masih membahas bersama jajarannya. Namun, secara pribadi, Arief mengusulkan hanya ada satu moderator dalam debat kedua agar waktu debat lebih efisien.

“Ya bisa satu, bisa dua ya. Tapi saya pribadi, kemarin kan berpasangan, maka moderator dua. Moderator dua kan mengambil waktu agak lama, kalau saya sendiri mengusulkan bisa satu, jadi lebih cepat gitu, silakan… silakan tanya-jawab,” kata Arief di kantor KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Senin (21/1).

Munculnya nama Najwa menuai penolakan dari kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Timses pasangan nomor urut 02 itu menilai Najwa tidak netral dan meminta KPU mencari figur presenter lainnya.

“Mengenai rencana KPU untuk menunjuk moderator dalam debat, kami mengingatkan KPU agar jangan menunjuk moderator yang terindikasi berpihak. Rekam jejak moderator selama ini kan menunjukkan nama-nama yang beredar seperti Najwa terindikasi tidak netral di 2014,” sebut juru bicara BPN, Andre Rosiade.

Debat kedua akan dilaksanakan pada 17 Februari 2019. Tema yang diangkat adalah energi, pangan, sumber daya alam, lingkungan hidup dan kehutanan, serta infrastruktur. Debat akan berlangsung di Hotel Fairmont, Jakarta.
(idn/jbr)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>