Ada Macet Tol Japek karena Proyek Elevated, Rekayasa Diterapkan

Jakarta – PT Jasa Marga mengantisipasi kepadatan lalu lintas di Tol Jakarta-Cikampek (Japek) akibat adanya pengerjaan proyek Jalan Tol Elevated di Km 10 arah Jakarta. Jasa Marga mengintensifkan koordinasi dengan pengerjaan proyek.

Untuk meminimalisir kepadatan di Tol Japek Jakarta, Jasa Marga tengah mengulas koordinasi pelaksanaan pekerjaan dengan PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JJC) selaku pengelola Jalan Tol Japek Elevated, Waskita dan Acset selaku kontraktor Jalan Tol Japek Elevated.

Dalam siaran pers PT Jasa Marga yang diterima detikcom, Minggu (4/11/2018), berikut upaya-upaya yang dilakukan untuk mengantisipasi kemacetan di Tol Japek;

1. Membuat sodetan pengalihan lalu lintas menuju Gerbang Tol (GT) Cikunir 2
2. Mengupayakan tidak ada pekerjaan yang mengurangi lajur
3. Penempatan petugas pengatur lalu lintas di lokasi kepadatan lalu lintas
4. Observasi petugas PJR, layanan jalan tol untuk mempercepat penemuan gangguan lalu lintas, misal kendaraan mogok.
5. Informasi kondisi lalu lintas melalui berbagai kanal informasi resmi Perusahaan seperti Variable Message Sign (VMS) dan media sosial korporasi.
6. Pemasangan rambu pengaturan lalu lintas.
7. Mengembalikan lajur arah ke GT Cikunir yang tinggal 1 lajur kembali menjadi 2 lajur.

Sebelumnya, kemacetan parah terjadi di Tol Japek arah Jakarta pada Jumat (4/11) akibat adanya pengerjaan proyek Jalan Tol Japek Elevated di Km 10. Saat itu tengah dilakukan pekerjaan konstruksi pada Zona 2 Cikunir-Bekasi Barat.

“Sehingga lajur yang dapat digunakan menuju GT Cikunir 2 berkurang. Pengerjaan proyek Jalan Tol Japek _Elevated_ tengah dikejar untuk memastikan dapat dibuka fungsional saat arus mudik balik lebaran tahun 2019,” jelas Jasa Marga.
(nvl/dnu)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *