Beri Kejutan, Elek Yo Band Tampil di Acara Sarasehan LPDP

Liputan6.com, Jakarta – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) kembali mengundang ratusan penerima beasiswa (awardee) Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) di Gedung Dhanapala, Kementerian Keuangan. Acara yang mengusung tema “Kembali Untuk Negeri’ ini merupakan wadah temu alumni dan awardee LPDP lintas angkatan.

Dalam acara ini, sebuah kejutan hadir dari grup musik yang berisikan Menteri Kabinet Kerja atau yang biasa disebut Elek Yo Band. Di tengah-tengah acara Sarasehan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) 2019 mereka tampil menghibur Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) serta seluruh penerima beasiswa LPDP.

Dalam aksi panggung tersebut Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi tampil sebagai vokalis. Begitu pula dengan Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Triawan Munaf dan Koordinator Staf Khusus Presiden Teten Masduki.

Adapun Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi berperan rangkap sebagai gitaris dan vokalis. Sementara, Agus Marsudi, suami dari Menlu Retno berperan mengisi posisi bass.

“Kami akan menyanyikan lagu, tapi sebenarnya ini masih acara penghargaan. Tapi tidak apa Pak Wapres bisa tonton penampilan kami dulu, belum pernah Pak JK tonton kita,” kelakar Sri Mulyani saat membuka penampilan, Jumat (15//3/2019). 

Kompak mengenakan baju berwarna putih dan bawahan hitam Elek Yo Band pun bernyanyi membawakan 5 buah lagu. Diantaran lagu kebangsaan Rayuan Pulau Kelapa dan Indonesia Pusaka. Kemudian dilanjutkan dengan lagu dangdut berjudul Sekuntum Mawar Merah, lalu dengan meriah berlanjut ke lagu berjudul Bendera, hingga akhirnya ditutup dengan lagu We Are The Champion.

Lantas aksi panggung mereka tersebut disambut antusias oleh seluruh peserta di ruangan. Sejak lagu pertama dilantunkan, peserta turut bernyanyi bersama dengan personil Elek Yo Band.

Tentu tak lepas dengan seruan ‘lagi-lagi’ oleh para penonton setiap sebuah lagu selesai dinyanyikan. Pada akhirnya, tepukan meriah dari seluruh ruangan pun mengakhiri penampilan mereka.

Reporter: Dwi Aditya Putra

Sumber: Merdeka.com

Apple Gelar Acara pada 25 Maret, Akan Rilis Apa?

Jakarta – Melalui situs resminya, Apple mengumumkan bakal menggelar acara khusus pada 25 Maret. Bertempat di Steve Jobs Theater, Cupertino, California, Amerika Serikat, hajat tersebut akan dimulai pada pukul 10.00 waktu setempat, atau 26 Maret dini hari di Indonesia.

Ada kalimat “It’s show time” yang menjadi tajuk dari acara tersebut. Lantas, apa makna dari tiga kata itu? John Paczkowski, Editor BuzzFeed, menjelaskan dugaannya.

“Apple menggunakan tagline yang sama seperti untuk acara pada 2006 yang memberikan preview terhadap apa yang akan menjadi Apple TV,” tulisnya melalui akun Twitter pribadinya, lengkap dengan logo acara 13 tahun silam itu.

Ya, pada 2006 silam, Apple memang menggunakan tagline tersebut untuk memperkenalkan iTV sekaligus mengumumkan bahwa pihaknya mulai menyediakan film di iTunes. Setahun kemudian, iTV diubah namanya menjadi Apple TV pada saat diluncurkan.

Lalu, apa yang bakal diluncurkan perusahaan pimpinan Tim Cook kali ini? Mereka disebut-sebut akan mengumumkan layanan streaming televisi terbaru miliknya yang diluncurkan April atau Mei mendatang.

Nantinya, Apple akan memberikan penawaran berupa akses gratis bagi pengguna iPhone dan iPad terhadap acara-acara original di dalam layanan tersebut. Tak ketinggalan adalah pilihan untuk masuk ke layanan streaming lainnya seperti Starz dan Showtime, namun tidak dengan Netflix dan Hulu.

Selain itu, perusahaan besutan Steve Jobs tersebut juga disebut bakal memberikan pembaruan terhadap Apple News. Rencananya, layanan tersebut akan menawarkan paket berlangganan bulanan untuk majalah dan surat kabar.

Apple News sendiri akan berbasis Texture, aplikasi yang dijuluki ‘Netflix untuk majalah’. Apple membeli platform tersebut pada 2018 lalu, sebagaimana detikINET kutip dari CNBC, Selasa (12/3/2019).

(mon/krs)

Peduli Kesenian Indonesia, Ageng Kiwi Gelar Acara Kebudayaan

Liputan6.com, Jakarta – Ageng Kiwi merupakan salah satu penyanyi yang memiliki kepedulian besar terhadap budaya Indonesia yang melimpah. Di matanya, budaya merupakan modal, identitas, sekaligus benteng bagi bangsa kita.

“Budaya menjadi identitas kita dalam berelasi dan berinteraksi dengan bangsa lain. Dalam konteks ini, budaya lokal dapat menjadi sumber nilai-nilai dan karakter kebangsaan kita,” ujar Ageng Kiwi kepada para wartawan di acara Gelar Budaya Banyumasan di Desa Adiraja Wetan, Cilacap, Jawa Tengah, Kamis (07/03/2019).

Selain itu, Ageng Kiwi juga meyakinkan bahwa Indonesia sebenarnya sudah setara dengan bangsa-bangsa lain secara kultural. Hal itu ia perkuat dengan adanya pengakuan dari bangsa-bangsa lain yang sangat tinggi terhadap nilai-nilai budaya kita.

“Bahkan multikulturalisme (penerimaan terhadap realitas keragaman) yang berhasil kita rawat, menjadikan budaya kita melebihi keunggulan budaya bangsa lain,” kata pencipta lagu dan pelantun lagu “Goyang Satu Jari” ini.

Dukung Kesetaraan, 5 Acara Ini Ikut Rayakan Hari Perempuan Internasional

Global Woman Club merupakan badan yang bergerak di bidang pemberdayaan perempuan. Telah banyak acara perempuan dunia yang diadakan lembaga ini seperti konferensi, penghargaan, forum dan juga klub. Seperti Enterpreneurship Forum di London, Global Woman Summit, dan Phenomenal Global Woman Conference di Hollywood.

Dalam merayakan Hari Perempuan Sedunia, Global Woman Club mengadakan acara-acara talkshow inspiratif di berbagai belahan dunia, seperti Roma, Austria, Kanada, Belgia, Inggris, dan masih banyak wilayah lainnya.

Tema yang diangkat dalam talkshow inspiratif mengenai pemberdayaan perempuan lokal menjadi global dan mempersatukan seluruh perempuan di dunia dari berbagai latar belakang. Para peserta acara akan mendapatkan kesempatan untuk menceritakan kisah inspiratif yang dimilikinya, visi-misi dalam hidup, atau dapat membicarakan tentang pekerjaan atau bisnis yang sedang dijalani.

Kekayaan Reino Barack Bikin Heboh Acara TV Jepang

Liputan6.com, Jakarta – Nama Reino Barack seolah belum lepas dari pembicaraan publik sejak ia menikah dengan Syahrini di Jepang pada 27 Februari 2019 lalu. Tak hanya di Indonesia, di Jepang pun Reino Barack pernah menjadi bahan perbincangan masyarakat Negeri Sakura itu.

Pasalnya, Reino Barack sempat menjadi narasumber dalam reality show Jepang berjudul Great Connection yang ditayangkan Nippon TV pada Oktober tahun lalu. Rekaman acara tersebut sempat diunggah salah satu akun di YouTube.

Dalam acara inspiratif ini, sang reporter dan krunya rela terbang ke Jakarta demi bisa menemui Reino Barack di apartemen mewah di jantung ibukota. Rekaman Reino Barack selama didatangi di kediamannya, ditonton oleh beberapa selebriti Jepang di studio acara tersebut. Reaksi para selebriti terhadap pernyataan narasumber memang menjadi bagian dari tayangan ini.

Mengetahui Reino Barack tinggal di sebuah gedung nan megah, para selebriti Jepang pun dibuat kaget, bahkan sampai ada yang secara spontan membelalakkan matanya.

2 dari 3 halaman

Ruangan Besar

Setelah memasuki kediaman Reino Barack, pemirsa dibuat kaget lagi dengan besarnya ruangan tempat Reino Barack tinggal. Bahkan, Reino Barack juga memamerkan pemandangan Jakarta dari ketinggian melebihi gedung-gedung lainnya.

Dalam perbincangannya, salah satu hal yang disampaikan Reino Barack adalah asal usul nama depannya, Reino. “Ayah saya Rosano, ibu saya Reiko. Jadi nama saya Reino. Sesimpel itu,” jelas Reino Barack yang berdarah Jepang-Indonesia ini.

3 dari 3 halaman

Dijuluki Raja Media

Selain membahas namanya, Reino Barack juga menyampaikan bahwa ia adalah manajer dari empat stasiun televisi.

Mengaku seperti itu, tentu saja para selebriti dan penonton yang menyaksikan rekaman Reino itu lagi-lagi dibuat kaget. Sampai-sampai, dalam acara itu Reino Barack mendapat julukan “Raja Media”.

Reino Barack memang bukan sosok asing di Jepang, pasalnya sang ibu memang asli keturunan Negeri Sakura. Selain itu, Reino Barack juga beberapa kali terlibat bisnis di Jepang.

Live! Acara Peluncuran Vivo V15

Pengunjung Mulai Memadati Area

Peluncuran Vivo V15 di Purwakarta akan dimeriahkan pertunjukan atraksi air mancur dan penampilan artis ternama seperti Ari Lasso, Wizzy, Young Lex, RAN, Afgan, dan Maudy Ayunda.

Live! Acara Peluncuran Vivo V15Foto: detikINET/Robi Setiawan

Meski peluncuran baru akan digelar pukul 20.00 WIB, warga sudah mulai memadati gerbang masuk utama area Taman Air Mancur Sri Baduga sejak pukul 17.00 WIB.

Live! Acara Peluncuran Vivo V15Foto: detikINET/Robi Setiawan

Pengunjung tampak tak sabar, sehingga saat pintu dibuka, pengunjung langsung berebutan masuk demi menempati posisi terbaiknya. Suasana terpantau kondusif, karena ada polisi dan TNI berjaga di gerbang.

Live! Acara Peluncuran Vivo V15Foto: detikINET/Robi Setiawan

Pengunjung yang hadir, berasal dari berbagai kalangan, ada kaum milenial, ibu-ibu, bapak-bapak, dan keluarga dengan anaknya.

Jika dilihat, pengunjung yang datang didominasi anak muda, tak sedikit dari mereka menggunakan pakaian bertuliskan artis idolanya.

Fahri di Acara Relawan Prabowo: Calon Sebelah Seperti Kucing Dikelilingi Serigala

Jakarta – Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menyebut capres Prabowo Subianto tahu karakter orang-orang yang ada di lingkungannya. Fahri menilai kondisi itu sangat berbeda dengan lawan Prabowo di pilpres.

“Rasanya, apalagi saya lihat pergerakan di sebelah sana dan di sebelah sini, rasanya ini adalah tentang yang asli dan yang palsu. Karena pak Prabowo ini masalahnya terlalu tahu siapa-siapa, dan mohon maaf calon di sebelah sana tidak tahu siapa-siapa,” di Al Jazzeerah Polonia, Jalan Cipinang Cempedak, Jakarta Timur, Minggu (3/3/2019).

Pernyataan itu disampaikan Fahri saat menghadiri pembentukan relawan Relawan Kawal TPS Indonesia (Rekat Indonesia). Cawapres Sandiaga Uno, Fadli Zon dan Neno Warisman juga hadir dalam kegiatan itu.

Fahri mengibaratkan calon yang jadi lawan Prabowo tersebut seperti kucing yang dikelilingi serigala. Meski begitu, Fahri tak menyebut nama orang-orang yang dia maksud.

“Jadi ini kucing, seperti kucing yang dikelilingi serigala. Saya melihat sehari-hari ini dia sering nggak kenal itu. Siapa yg dateng mendukung dia, orang orang dari masa lalu ditutuplah kisah dan riwayatnya. Dan mereka itu orang orang yang mengelilingi atau serigala-serigala yang mengelilingi kucing itu sepertinya punya agenda sendiri. Dan kucing ini tidak tahu sebenarnya, apakah dia yang memimpin atau bukan dia yang memimpin,” ucapnya.

Fahri melanjutkan, banyak kepentingan yang berada di sekitar kelompok ‘serigala’ itu. Sedangkan orang-orang di lingkungan Prabowo, kata Fahri, makin hari makin terungkap keasliannya.

“Jelas kelompok kepentingan itu banyak sekali, macam-macam kita sebut, hari demi hari kan begitu. Sementara alhamdullilah di sekitar pak Prabowo makin hari makin terungkap siapa dia sebenarnya, keasliannya, niatnya, kebersihan hatinya tentang bagaimana dia dikhinati dan disingkarkan dari waktu ke waktu,” ujar Fahri.

Dia lalu bercerita tentang kedekatannya dengan Prabowo secara pribadi. Fahri mengaku sering ditanyai Prabowo tentang perubahan yang dialami mantan Danjen Kopassus itu.

“Saya, Fadli, ini mengenal Prabowo sejak kuliah makanya ketemu pak Prabowo sering bertanya ke saya pribadi ‘Fahri kamu lihat saya ini ada perubahan nggak sejak kamu kuliah dulu?’ Saya bilang ‘Nggak ada dari dulu gayanya begitu dan dari dulu pendiriannya sama,” ungkap Fahri.

Menurut Fahri, sikap Prabowo itu membuatnya sering disingkirkan. Salah satunya di era kepemimpinan presiden Soeharto.

“Itu sebabnya bahkan di lingkungan Pak Harto sendiri beliau coba disingkirkan. Di zaman Pak Habibie beliau diadu domba dengan Pak Habibie, saya kirim pesan yang sangat keras kepada Pak Habibie. Pak Habibie tolong pulang rekonstruksi apa yang terjadi ketika masa bapak jadi presiden, beliau diadu-adu dan seterusnya,” tutur Fahri.
(abw/haf)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Hujan-hujanan, Ma’ruf Amin Buka Acara Jalan Sehat di BSD

Tangerang – Cawapres nomor urut 01, Ma’ruf Amin, menghadiri acara jalan sehat damai di Tangerang Selatan, Banten. Meski kondisi hujan, Ma’ruf tetap memberikan sambutan kepada pendukungnya.

Pantauan detikcom, acara jalan sehat damai diselenggarakan di Taman Kesehatan BSD, Jalan Boulevard BSD, Lengkong Gudang, Serpong, Kota Tangerang Selatan, Minggu (3/1/2019). Masyarakat telah berkumpul di lokasi sejak pukul 05.50 WIB.

Ribuan peserta menghadiri acara jalan sehat. Mereka serempak menggenakan kaos bewarna putih bergambar Jokowi dan Ma’ruf Amin.

Hujan-hujanan, Ma'ruf Amin Buka Acara Jalan Sehat di BSDFoto: Cawapres nomor urut 01, Ma’ruf Amin, menghadiri acara jalan sehat damai di Tangerang Selatan, Banten (Isal-detikcom).

Hujan mulai turun pukul 06.30 WIB. Warga mulai mencari tempat berteduh. Sebagian warga berteduh di bawah pohon dan SPBU. Sejumlah warga tampak berteduh di atas panggung.

Ma’ruf tiba di lokasi pukul 07.00 WIB. Ia tampak mengenakan peci, jas bewarna abu-abu dan sarung.

Begitu turun dari mobilnya, Ma’ruf dikelilingi puluhan orang. Warga sekitar terlihat bersalaman dan mendokumentasikan Ma’ruf dengan ponsel masing-masing.

Hujan-hujanan, Ma'ruf Amin Buka Acara Jalan Sehat di BSDFoto: Cawapres nomor urut 01, Ma’ruf Amin, menghadiri acara jalan sehat damai di Tangerang Selatan, Banten (Isal-detikcom).

Bersama ajudannya, Ma’ruf menerobos hujan untuk naik keatas panggung. Jalanan yang basah tetap dilewati Ma’ruf.

“Hari ini (warga) Tangsel kumpul di BSD untuk jalan sehat, supaya Indonesia menjadi Indonesia sehat. Supaya Indonesia cerdas, supaya Indonesia produktif dan berakhlak. Kita contohkan dengan jalan sehat, bahwa pendukung Jokowi dan Ma’ruf kompak,” ujar Ma’ruf.

Hujan bukan halangan bagi Ma’ruf untuk menghadiri acara jalan sehat. “Tidak peduli hujan atau tidak. Kita akan arungi, kita akan lewati untuk menunjukan kekompakan. Indonesia optomis maju dan kuat. Indonesia tidak akan bubar. Indonesia tidak akan punah. Pasti hebat, pasti jaya,” ujar Ma’ruf.

Puluhan polisi tampak berjaga disekitar lokasi. Arus lalu lintas di sekitar lokasi tampak lancar.
(nvl/nvl)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Di Acara Relawan, Adhyaksa Dault Samakan Prabowo dengan Tokoh Pengkritik Raja

Bogor – Politikus Gerindra Adhyaksa Dault bicara tentang sosok Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di hadapan Jaringan Alumni SMA dan SMK seluruh Indonesia (Jasma). Dia memberikan alasan mengapa Jasma harus memenangkan pasangan nomor urut 02 itu.

Hal ini disampaikan Adhyaksa di acara ‘Pentas Seni Budaya dan Kuliner’ yang digagas oleh Jasma di Sentul International Circuit, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (2/3/2019). Dalam sambutannya, dia menyamakan sosok Prabowo dengan Guru Bahasa, Abdullah bin Abdul Kadir.

“Saya mau cerita ke Ibu-ibu, Bapak-bapak, kenapa harus Prabowo-Sandi? Karena ada dulu Abdullah bin Abdul Kadir, Munsi, Munsi itu Guru Bahasa. Dia mengkritik raja-raja di nusantara, dari mulai Sumatera hingga Jawa. Kenapa dia kritik ‘kok raja kita di nusantara pada keenakan dengan kekayaan, disambut dengan tarian’, dia katakan kalau begini terus takutnya nusantara dikuasai asing oleh Eropa,” kata Adhyaksa.


“Maka dia buat buku ‘Taman raja-raja dan mahkota raja-raja’ dia kritik marah semua raja. Wah ini fiksi dibilangnya, sehingga dia diusir dan 2 kapalnya tenggelam di Selat Malaka dan meninggal di Malaysia,” lanjutnya.

Dia menilai sosok Abdullah itu sama dengan Prabowo yang sempat meramalkan tahun 2030 Indonesia bubar. Menurut Adhyaksa, ramalan Abdullah yang mengkritik nusantara akan dikuasai asing saat ini terjadi.

Di Acara Relawan, Adhyaksa Dault Samakan Prabowo dengan Tokoh Pengkritik RajaFoto: Relawan Prabowo-Sandiaga. (Zunita Amalia Putri/detikcom).

“Ketika Prabowo katakan tahun 2030 Indonesia bakal bubar, dibilang fiktif, nggak nyampe otaknya, padahal kalau dibiarkan terus menerus bisa saja terjadi (bubar). Sekarang aja luar biasa, nah makanya mudah-mudahan kita hadir di sini ada perubahan Insya Allah 17 April 2019 nanti sudah ada Presiden dan Wapres baru,” katanya.

Acara pentas seni ini juga menampilkan beberapa tarian daerah, hiburan dari beberapa band, dan ada juga flashmob para relawan Prabowo-Sandi. Selain itu, ada juga parade busana tradisional.

Beberapa tokoh politik juga akan hadir dalam acara ini seperti Ketua DPP PKS Mardani Alisera, Waketum Partai Gerindra Fadli Zon, Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Neno Warisman. Prabowo Subianto juga dijadwalkan akan menyapa relawan Jasma sore nanti.

Ikuti Perkembangan Pemilu 2019 hanya di sini.
(zap/elz)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Kantong Plastik Berbayar Tingkatkan Kesadaran Akan Bahaya Limbah

Liputan6.com, Jakarta – Direktur Jenderal (Dirjen) Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Danis H Sumadilaga menyampaikan dukungannya terhadap penerapan Kantong Plastik Tidak Gratis (KPTG).

Dibanding dibiarkan tercecer menjadi limbah, dia mengatakan, Kementerian PUPR sudah berinisiatif mengolah kantong plastik sebagai bahan campuran aspal.

“Kami sangat mendukung. Kalau dulu saya di Balitbang (Kementerian PUPR) sudah proses kantong plastik dicacah bisa dicampur aspal dan perkuat campuran aspal. Istilahnya aspal plastik,” jelas dia di Jakarta, Jumat (1/3/2019).

Untuk diketahui, beberapa toko ritel modern yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Ritel (Aprindo) menyatakan akan menerapkan kebijakan kantong plastik berbayar mulai Jumat 1 Maret 2019 ini.

Danis melanjutkan, kantong plastik tetap tergolong sebagai benda yang tak aman bagi lingkungan. “Kalau secara klasifikasi barang tak aman bagi lingkungan seperti ember dan botol mineral, plastik kresek ini nomor 7,” sebutnya.

Oleh karenanya, ia mengimbau masyarakat agar lebih memilih membawa tentengan sendiri seperti goodybag saat berbelanja daripada membeli kantong plastik.

“Masalahnya bukan berbayar atau tidak, utamanya adalah meningkatkan kesadaran masyarakat bagaiman kurangi sampah plastik. Dengan bayar kan jadi mikir, lain kali saya bawa goodybag atau apa lah,” pungkas dia.

2 dari 3 halaman

Mulai 1 Maret, Konsumen Bayar Kantong Plastik Minimal Rp 200 di Toko Ritel

Semua toko ritel modern akan menerapkan Kantong Plastik Tidak Gratis (KPTG) mulai Jumat 1 Maret 2019.

Beberapa toko ritel tersebut di antaranya adalah Alfamart, Ramayana, SuperIndo, LotteMart, Informa, Electronic City, Matahari, AlfaMidi, Papaya, Yogya, Borma dan retail lainnya yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Ritel (Aprindo).

Ketua Umum Aprindo, Roy Mande menyebutkan, pihaknya sebagai asosiasi resmi yang menaungi usaha ritel di Indonesia mengambil langkah tersebut sebagai salah satu upaya mendukung visi pemerintah pada 2025  yakni bisa mengurangi 30 persen sampah dan menangani sampah sebesar 70 persen termasuk sampah plastik. 

“Dalam rangka peringatan Hari Peduli Sampah Nasional 2019, Aprindo menyatakan komitmen bersama untuk mengurangi kantong belanja plastik sekali pakai (kresek) di semua gerai-gerainya. Salah satu caranya adalah dengan kembali menerapkan kebijakan Kantong Plastik Tidak Gratis (KPTG) secara bertahap mulai 1 Maret 2019,” kata Roy dalam acara konferensi pers di Kuningan, Jakarta, Kamis (28/2/2019). 


Dia menegaskan, membuat kantong plastik menjadi barang dagangan adalah langkah nyata dari peritel modern untuk mengajak masyarakat agar menjadi lebih bijak dalam menggunakan kantong belanja plastik sekaligus menanggulangi dampak negatif lingkungan akibat sampah plastik di Indonesia.

Konsumen yang ingin menggunakan kantong plastik sekali pakai atau kresek akan dikenakan biaya tambahan sebesar minimal Rp 200 per lembarnya.

“Konsumen akan kita sarankan untuk menggunakan tas belanja pakai ulang yang juga disediakan di tiap gerai ritel modern,” tambahnya.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: