Kubu Jokowi Tak Khawatir Ustaz Abdul Somad Dukung Prabowo

Liputan6.com, Jakarta – Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf, Arsul Sani, mengatakan pihaknya menghormati dukungan sejumlah tokoh, seperti mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo hingga ulama kondang Ustaz Abdul Somad, kepada Prabowo-Sandiaga.

“Itu hak mereka sebagai warga negara. Siapa pun dia, mau ulama, mantan TNI/Polri boleh mengekspresikan hak politik, kami hormati saja,” kata Arsul Sani di Jakarta, Sabtu (13/4/2019).

TKN mengaku tidak mengkhawatirkan dukungan itu.

Menurut Arsul, berdasarkan survei, sejak September 2018, tidak banyak pergeseran elektabilitas yang dialami Jokowi.

“Alat ukur yang ada saat ini kan survei. Kalau kita lihat dari September 2018, tidak banyak pergeseran (elektabilitas). Pergeseran itu bahkan hanya di bawah 3 persen,” ujar Arsul seperti dikutip dari Antara.

Akun Twitter Said Didu Diretas, Isinya Sudutkan Ustaz Abdul Somad

Liputan6.com, Jakarta – Akun twitter Said Didu diretas sesaat setelah debat calon presiden dan wakil presiden, Sabtu (14/4/2019). Dari pantauan Liputan6.com, akun tersebut mulai mengunggah konten yang menyudutkan Ustaz Abdul Somad sekitar pukul 11.26 WIB.

“Diretasnya saat debat. Di sana kan sinyal dijam, jadi tidak ada komunikasi. Pas keluar saya buka twitter saya udah ga bisa masuk,” kata Said Didu kepada Liputan6.com di Jakarta, Sabtu (14/4/2019).

Kemudian, kata Said, setelah dicek ternyata muncul konten yang menyudutkan Ustaz Abdul Somad. “Ini masalah besar, kemarin Dahlan Iskan setelah mendukung Prabowo juga dihack,” kata dia.

Meski begitu, mantan staff khusus menteri ESDM itu mengatakan akan memproses secara hukum atas masalah ini. Sebab, tak hanya dirinya saja yang diretas, tapi hampir semua tokoh yang mendukung Prabowo-Sandiaga ikut diretas.

“Melaporkan, ke polisi tidak ada yang berhasil jadi percuma. Sebagian besar pasangan 02 kena hack, kemungkinan akan proses ada apa, kok 02 semua,” tandas Said Didu.

Hingga saat ini, sudah ada 7 unggahan yang menyudutkan UAS di akun twitter Said Didu.

Ustaz Abdul Somad Mengaku Kecewa Selalu Dikaitkan Mendukung Prabowo-Sandiaga

Liputan6.com, Jakarta – Ustaz Abdul Somad (UAS) mengaku kecewa karena dirinya selalu dikaitkan dengan pasangan calon presiden-wakil presiden 02, Prabowo-Sandiaga dalam Pilpres 2019.

Dalam siaran pers yang diterima Liputan6.com dari tim media UAS, Sinta Agustin, kekecewaan Ustaz Abdul Somad ini muncul karena tim kampanye Prabowo-Sandi yang selalu membuntuti ceramahnya. Serta mempengaruhi para jamaah untuk meneriakkan slogan-slogan kampanye Prabowo-Sandi.

“Beberapa hari ini banyak sekali sahabat-sahabat jamaah yang mempertanyakan meme dan tulisan yang menyatakan bahwa saya mendukung salah satu capres. Saya nyatakan bahwa semuanya hoaks. Mudah-mudahan kita diselamatkan dari penyebaran berita bohong,” tegas UAS dalam video yang diunggah di youtube.

Video berdurasi 33 detik itu dibuat oleh UAS dengan kamera handphone pribadinya dan kini telah viral di berbagai media sosial seperti instagram, twitter, hingga whatsapp. Menurut Sinta, upaya terencana parpol untuk mengarahkan UAS seakan-akan mendukung Prabowo-Sandi dalam pemilu sangat terlihat.

Selain itu, kata Sinta, Ustaz Abdul Somad juga kecewa lantaran Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan dalam kampanye akbar Prabowo-Sandi di Gelora Bung Karno pada Minggu, 7 April 2019 mengatakan terima kasihnya pada Ustaz Abdul Somad karena telah mengatakan bahwa PAN adalah partai yang sangat layak dipilih umat. Aksi sepihak Zulkifli juga dilanjutkan dengan postingan meme akun instagram dan twitter PAN.

UAS dianggap mengapresiasi PAN yang menolak legalisasi peredaran minuman keras dan legalisasi LGBT. “Terkait ini, Tenaga Ahli Fraksi PKB DPR, Badrul Munir menilai UAS mendapat informasi sepihak dan tidak utuh terkait pembahasan RUU Minol di DPR. Selain itu, emang ada upaya melegalisasi LGBT?,” kata Sinta dalam siaran persnya.

Sinta mengatakan, Ustaz Abdul Somad juga kerap kali menghentikan ceramahnya jika tiba-tiba dipotong oleh para peserta ceramah yang meneriakkan pilih paslon 02. Hal ini tampak dalam ceramah UAS di Bagan Batu, Rokan Hilir Riau, pada 21 Februari 2019 lalu.

Saat ceramah di Rokan Hilir, UAS pun menegaskan, meski dirinya berbeda pilihan dengan umat yang hadir, tetapi ia berharap mereka tetap jaga persatuan.

“Masalah beda pilihan dan partai, persatuan nomor satu,” kata UAS saat itu. Lalu tiba-tiba ada jemaah berteriak “coblos 02”. Dengan kecewa, UAS menghentikan ceramahnya sejenak.

Menurut Sinta, keberadaan UAS yang telah menyatakan netral dalam Pemilu 2019 terus menerus menjadi komoditas oleh Prabowo-Sandi. Kemudian, pada Rabu, 11 April 2019, salah satu stasiun TV swasta menayangkan siaran langsung dialog UAS dengan capres 02 Prabowo Subianto.

Pemerintah Selandia Baru Sampaikan Dukacita Untuk Keluarga Lilik Abdul Hamid

Jakarta

Wakil Perdana Menteri Selandia Baru Winston Peters menyampaikan ucapan terima kasih kepada masyarakat Indonesia atas dukungannya selama negara itu menghadapi Teror Christchurch. Pekan depan, akan digelar peringatan massal untul korban tragedi itu.

Bertemu dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla di Jakarta hari Rabu (20/3/2019), Peters memuji dukungan Indonesia terhadap negaranya.

Ia juga menyampaikan duka-cita Pemerintah Selandia Baru kepada korban teror Christchurch asal Indonesia.

“Kami di sini untuk menyampaikan bela sungkawa kepada keluarga Pak Lilik (Lilik Abdul Hamid) dan dua korban luka serius lainnya yang masih dirawat di rumah sakit,” ujar Peters dalam konferensi pers bersama JK di sela-sela Pertemuan Tingkat Tinggi Kerjasama Indo-Pasifik (HLD IPC).

“Kami juga menyampaikan penghargaan kepada Indonesia atas dukungan yang diberikan kepada kami di masa sulit ini dengan penyerangan di dua masjid oleh bukan warga Selandia Baru, orang luar, pada 15 Maret siang hari,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama Peters mengumumkan rencana penyelenggaraan peringatan massal untuk para korban Teror Christchurch.

“Akan ada peringatan pekan depan segera setelah kami mendapatkan waktu di mana kami bisa memastikan semua jenazah telah dipulangkan ke keluarga mereka untuk dikebumikan. Baru kemudian kita akan mengadakan peringatan nasional dengan mengundang pihak internasional,” jelasnya.

Segera ubah UU Senjata

Ketika ditanya mengenai rencana perombakan Undang-Undang Senjata di negaranya, Wakil PM Selandia Baru mengatakan pembahasannya akan segera dilakukan.

Perubahan itu, katanya, sangatlah mendesak. Namun prioritas utama Pemerintah saat ini adalah menangani para korban.

“Pada Jumat 15 Maret siang negara kami berubah untuk selamanya. Begitu pula UU Senjata kami,” ujarnya kepada pers di HLD IPC Jakarta.

“Tapi kami akan memastikan jenazah dan korban luka dirawat dengan layak terlebih dahulu baru mengurusi hal lainnya,” tambahnya.

“Setelah itu UU Senjata akan dibahas segera.”

Dia menegaskan kembali pihaknya tidak akan memberi panggung kepada pelaku penembakan, bahkan untuk menyebut namanya dalam pidato resmi.

“Dia tidak pantas mendapatkan popularitas,” ujar Wakil PM Peters.

Ikuti berita lainnya dari ABC Indonesia


(ita/ita)
<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Jenazah Ibunda Ustaz Abdul Somad Dibawa ke Medan untuk Dimakamkan

Jakarta – Ibunda Ustaz Abdul Somad, Hj Rohana meninggal dunia pagi ini. Teman-teman artis pun banyak yang turut berduka mendengar kabar duka tersebut.

Arie Untung menuliskan dalam laman Instagramnya, Rohana meninggal dunia di Rumah Sakit Sansani, Pekanbaru. Kini, jenazah pun sudah diurus untuk segera dimakamkan.

“Innalillahi Wainnalillahi Raji’un .. telah berpulang ke rahmatullah ibu hj. rohana .. ibunda ustadz Abdul Somad pagi tadi di RS.Sansani pku,” tulis Arie Untung dilihat detikHOT, Senin (18/3/2019).

“Jenazah langsung dibawa ke Medan utk dikebumikan di kampung halamannya Semoga Husnul Khatimah .. Aamiin Yarabb,” sambungnya.

[Gambas:Instagram]

Sebelumnya Teuku Wisnu juga sudah mengungkapkan bela sungkawanya. Lebih dari lima ribu netizen berkomentar dan turut berduka dengan kepergian ibunda sang ustaz.
(pus/kmb)

Photo Gallery

1 1 2 3 4 5 6

Ibunda Ustaz Abdul Somad Tutup Usia

Liputan6.com, Pekanbaru – Ustaz Abdul Somad (UAS) dirundung duka. Ibunda ustaz kebanggaan Riau itu, Rohana, meninggal dunia di rumah sakit Sansani Kota Pekanbaru, Senin (18/3/2019) pukul 05.30 WIB.

Kabar meninggalnya ibunda UAS tersebar dengan cepat di media sosial seperti Facebook dan Instagram serta pesan berantai di WhatsApp Messenger. Ucapan duka mengalir dari warga net dari Senin pagi.

“Telah meninggal dunia ibu Rohana ibunda dari tuan guru kita Ustad Abdul Somad, Lc,MA pagi ini” demikian pesan di WhatsApp Messenger.

Kabar meninggalnya ibunda UAS juga beredar di Group Alumni Al-Azhar. “Jenazah Mak UAS sekarang di RS Sansani dan jam 8 ini di bawa ke kampung halaman di silau laut kab.asahan..Mohon do’a dari asatiz sekalian.”

Kabar meninggalnya ibu UAS juga diunggah oleh akun Facebook Tengku Muhammad Alfan Al-Munadzri. Dalam statusnya dia menulis,

Innalilahi wainna ilaihi Roji’un.

Saat Team Laskar KUPAZ (Kumpulan Pemuda Akhir Zaman) Sampai Menuju Ke Kediaman UAS (Ustadz Abdul Somad) DIPEKAN BARU. Telah Dapat Kabar Ibunda Dari Ulama BESAR KITA Telah Meninggal Dunia Hari ini ( Sebelum Sholat Subuh )

Di rumah Sakit Pekan Baru dan Insya Allah Jenazah Akan diberangkatkan Ke Kisaran / Batubara (Kampung Halaman Ibunda)

Maka dalam hal ini mari kita mendoakan semoga kiranya Arwah Ibunda / Orang tua Kita tersebut Allah Terima Disisi Allah Subhana Wataa’la dan Diampuni Seluruh Dosa2 nya Serta Allah jadikan Hamba Allah Penghuni Syurga.

Aaamiiiinnnnn Allahumma Aamiiinnn

#Ulama Kita Berduka

Namun hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari UAS ataupun pihak keluarganya. UAS dikabarkan sudah berangkat ke daerah Silau Laut, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, yang merupakan kampung halaman ibunya.

Sementara itu, kediaman UAS di Perumahan Amiraya Residence, Kelurahan Sialang Munggu, Jalan Cipta Karya, Kecamatan Tampan, Kota Pekanbaru, terlihat kosong. Warga sekitar menyebut penghuni rumah sudah berangkat semuanya ke Sumatera Utara.

Kabar meninggalnya ibu UAS ini juga disampaikan melalui pengeras suara di masjid perumahan tersebut. Hanya saja warga yang ingin melayat tidak bisa lagi karena dari rumah sakit jenazah langsung dibawa ke kampung halamannya.

“Tadi ada diumumkan, warga langsung ke sini, tali rumahnya sudah kosong,” kata Ipul, warga sekitar.

“Warga berdoa agar keluarga yang ditinggalkan dan Ustaz Abdul Somad diberi kesabaran dan ketabahan. Juga semoga almarhumah diberikan tempat terbaik di sisi Allah SWT,” tambahnya.

Sosok Abdul Aziz yang Bikin Pelaku Teror New Zealand Tunggang Langgang

Minggu 17 Maret 2019, 16:33 WIB

Foto News

Dok. Reuters – detikNews

Christchurch detikNews – Abdul Aziz dianggap pahlawan usai dengan gagah berani melawan pelaku teror di New Zealand dan membuatnya tunggang langgang. Seperti apa sosoknya?

Abdul Aziz merupakan jemaah di Masjid Linwood saat penyerangan keji terjadi di masjid tersebut serta menewaskan 7 jemaahnya (Foto: Dok. Reuters/Edgar Su)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com

Heroik! Abdul Azis Berani Lawan Pelaku Serangan Teror di New Zealand

Christchurch – Dua masjid menjadi sasaran pelaku teror di Christchurch, New Zealand (Selandia Baru). Setelah Masjid Al Noor, Masjid Linwood menjadi sasaran kedua pelaku.

Sedikitnya 7 jemaah tewas di Masjid Linwood dari 50 orang secara keseluruhan di dua masjid tersebut. Bicara mengenai penyerangan di Masjid Linwood, muncul kisah patriotik yang dilakukan salah seorang jemaah salat Jumat di masjid tersebut saat kejadian.

Orang tersebut bernama Abdul Aziz (48). Seorang jemaah laki-laki yang merelakan dirinya untuk jadi sasaran demi mengalihkan perhatian pelaku dan tak jatuh lebih banyak korban.


Dilansir dari The Telegraph, Minggu (17/3/2019), saat ada penyerangan Abdul Aziz tak melarikan diri, dia mengambil benda apapun di dekatnya untuk menarik perhatian pelaku. Sebuah mesin kartu kredit diraihnya.

“Sini!” ujar Abdul Aziz kala kejadian sembari berlari ke luar masjid.

Aziz sempat saling kejar dan kucing-kucingan dengan pelaku. Sementara empat putranya dan sejumlah jemaah lain masih berada dalam masjid dan memberi kesempatan mereka melarikan diri.

Pelaku kemudian masuk ke dalam mobilnya dan tak berapa lama mulai melarikan diri. Masjid Linwood berlokasi sekitar 5 kilometer dari Masjid Al Noor.

Aziz diagung-agungkan sebagai pahlawan karena dianggap berjasa mengurangi korban tewas dalam penyerangan di Masjid Linwood pada Jumat (15/7) lalu.

Imam Masjid Linwood, Latef Alabi, memuji apa yang dilakukan Aziz. Menurutnya tanpa Aziz, korban tewas di Masjid Linwood akan sangat tinggi.

Alabi menuturkan, mendengar sebuah suara sekitar pukul 13.55 waktu setempat yang membuat aktivitas salat Jumat seketika berhenti.

Dia melihat seorang pria dengan pakaian bergaya militer dan helm menenteng senjata. Dia awalnya berasumsi pria itu adalah petugas kepolisian.

“Saya menyadari ini sesuatu yang lain, ini adalah pembunuh,” ujarnya.

Alabi menyebut sempat berteriak untuk meminta sekitar 80 jemaah untuk bertiarap. Teriakan panik jemaah di mana-mana, badan korban juga tergeletak di lantai masjid.

“Kemudian saudara ini datang (Aziz). Dia mengejarnya, dan dia berhasil mengalahkannya, dan itulah bagaimana kita diselamatkan,” kata Alabi.

“Kalau tidak, jika dia berhasil masuk ke masjid, maka kita semua mungkin akan pergi,” imbuhnya.

(rna/imk)
<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>