Deretan Fakta Terbakarnya Blok C Pasar Tanah Abang

Setelah puluhan unit damkar dan petugas berjibaku dengan panasnya api, kebakaran dapat dipadamkan setelah 1 jam kemudian.

“Kondisi udah aman tinggal pendinginan aja, karena ini di sini ada kain-kain, jadi masih ada asap kita untuk penuntasan ini,” Kasi Ops Damkar Jakarta Pusat Syarifudin di Tanah Abang, Senin, (22/4/2019).

Petugas pemadam, lanjut Syarifudin sempat kesulitan memadamkan api. Sebab, asap sangat pekat. Sehingga, kata dia, membutuhkan blower untuk menyedot asap tersebut terlebih dahulu.

“Itu pun anggota harus menggunakan breathing apparatus. Kalau nggak menggunakan breathing apparatus nggak bisa langsung masuk ke dalem itu anggota kita,” ujar dia.

Rukonya Terbakar, Pedagang Tanah Abang: Dengkul Saya Lemas

Jakarta – Dua pekan menjelang Ramadan ini, ruko di Lantai 4 Blok C, Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat dilanda kebakaran. Pemilik ruko yang terbakar syok melihat tempat berdagangannya hangus.

“Dengkul saya masih lemas,” kata salah seorang pedagang di dekat lokasi kebakaran, Senin (22/4/2019).

Pria yang syok ini berdiri di samping eskalator mengenakan baju putih lusuh. Selain dia, ada pedagang perempuan yang raut wajahnya sedih, bahkan berkali-kali mengusap air matanya.

Rukonya Terbakar, Pedagang Tanah Abang: Dengkul Saya LemasFoto: Para pedagang Tanah Abang yang rukonya terbakar kini sedih. (Rolan/detikcom)

Sejumlah perempuan nampak duduk tertunduk di pojokan. Di antara mereka ada yang mencoba berkomunikasi lewat ponsel.

Mendekat ke lokasi kebakaran, petugas pemadam kebakaran dibantu personel TNI senantiasa menjauhkan orang-orang dari titik ini. Soalnya, proses pendinginan masih berlangsung.

Rukonya Terbakar, Pedagang Tanah Abang: Dengkul Saya LemasKerumunan dekat titik kebakaran di ruko Blok C Tanah Abang, lantai 4. (Rolan/detikcom)

“Yang tidak berkepentingan, keluar dulu deh!” kata salah seorang pemadam kebakaran.

(dnu/aan)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Penampakan Hiruk Pikuk Kebakaran Blok C Tanah Abang

Senin 22 April 2019, 09:04 WIB

Foto News:

Rolando/detikcom – detikNews

Jakarta detikNews – Si Jago Merah mengamuk di ruko di Blok C Tanah Abang, Jakpus. 14 Unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan memadamkan api yang berkobar di lantai 4 gedung itu.

Kebakaran yang melanda sebuah ruko itu awalnya terjadi pada Senin (22/4/2019) sekira pukul 07.10 WIB.  “Iya benar terbakar. Terima laporan pukul 07.10 WIB,” kata petugas piket Sudin Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Pusat Lutfi kepada wartawan. Foto:  (Rolan/detikcom)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com

Dari Jembatan Tanah Abang, Pedagang Melihat Ruko Blok C Terbakar

Jakarta – Para pedagang di Tanah Abang melihat Ruko di Blok C yang terbakar. Para petugas pemadam kebakaran masih berusaha memadamkan api.

“Mas, turun dulu, mas! Jangan ke atas!” kata seorang petugas pemadam kebakaran menghalangi pedagang naik ke kawasan ruko yang terbakar, lantai 4, Blok C, Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, Senin (22/4/2019).

Pedagang dan warga berbaur, berkerumun di bawah jembatan, juga di atas jembatan. Petugas pemadam kebakaran dan personel TNI berbaju loreng menghalangi mereka untuk mendekat ke lokasi kebakaran.


Di Blok C, seluruh lampu padam. Kebakaran terjadi sejak pukul 07.10 WIB tadi.

Lalu lintas ditutup sementara, sebagaimana disampaikan TMC Polda Metro Jaya via akun Twitter resminya.

“Terjadi kebakaran di Blok C Pasar Tanah Abang, masih proses penanganan petugas Damkar. Lalin (lalu lintas) arah Blok C Tanah Abang ditutup sementara,” tulis TMC Polda Metro Jaya.

(dnu/dnu)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Blok C Tanah Abang Kebakaran, Lalin Ditutup Sementara

Jakarta – Terjadi kebakaran di Tanah Abang. Lalu lintas di sekitar lokasi ditutup untuk sementara waktu.

Hal ini disampaikan oleh TMC Polda Metro Jaya lewat akun Twitter resminya, Senin (22/4/2019) pagi ini.

“Terjadi kebakaran di Blok C Pasar Tanah Abang, masih proses penanganan petugas Damkar. Lalin (lalu lintas) arah Blok C Tanah Abang ditutup sementara,” tulis TMC.

Kebakaran terjadi di sebuah ruko di Blok C, Pasar Tanah Abang. 14 Mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk mengalahkan si jago merah.

“Iya benar terbakar. Terima laporan pukul 07.10 WIB,” kata petugas piket Sudin Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Pusat Lutfi kepada wartawan.

(dnu/fdu)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Moeldoko: Kalau Disebut KKB, Apa Bedanya dengan yang di Tanah Abang?

Jakarta – Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko menyoroti pemberian nama dan status penumpasan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua. Moeldoko tak ingin pemberian nama kelompok kriminal membuat KKB Papua sama statusnya dengan kelompok kriminal yang ada di kawasan Tanah Abang, Jakarta.

“Kalau kelompok kriminal bersenjata, apa bedanya yang ada di Tanah Abang, kan begitu. Ini yang perlu dipikirkan lagi,” ujar Moeldoko di Gedung Bina Graha KSP, Jumat (8/3/2019).

Moeldoko pun menanyakan, apakah benar tindakan yang dilakukan KKB Papua selama ini merupakan tindakan sebagai kelompok kriminal? Diketahui, KKB Papua telah beberapa kali menyerang dan membunuh warga sipil hingga prajurit TNI Polri. Terbaru, serangan KKB pimpinan Egianus Kogoya di Distrik Mugi, Nduga, Papua pada Jumat (7/3) lalu menewaskan 3 prajurit TNI.

“Pertanyaannya benar nggak mereka kelompok kriminal?,” tanya Moeldoko.
Untuk itu, Moeldoko ingin agar KKB Papua disebut saja sebagai kelompok separatis. Dengan demikian, status penumpasannya dapat ditingkatkan dan tidak lagi membatasi prajurit TNI di lapangan.

“Kalau saya mengatakan, tegas saja kalau kelompok separatis ya kelompok separatis, sehingga status operasinya ditingkatkan. Karena kalau kelompok kirminal malah TNI jadi santapan mereka. TNI melihat ini kekuatan, tapi ‘wah nggak bisa gue (prajurit TNI) di depan, harus polisi’, ini masalah prajurit (di lapangan),” jelasnya.

Sebelumnya, Kapolda Papua Irjen Martuani Sormin mengatakan 3 prajurit TNI yang gugur dalam serangan KKB ke Mugi untuk membantu Polri memburu KKB. 3 Prajurit TNI itu datang bersama pasukan TNI lainnya.

“Pasukan yang backup Polri untuk melakukan penegakan hukum (terhadap KKSB),” kata Martuani saat dihubungi detikcom, Jumat (8/3).

Martuani mengatakan proses evakuasi ketiga jenazah prajurit TNI itu dipimpin langsung oleh Wadanjen Kopassus Brigjen TNI Muhammad Hasan, yang merupakan Ketua Satgas Nanggala Nemangkawi.

“Ya benar (Wadanjen Kopassus) pimpin langsung proses evakuasi, karena beliau kan sebagai Dan Satgas yang di-BKO-kan ke Polri,” ujar Martuani.
(nvl/fjp)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Kebakaran Dahsyat Hanguskan Ratusan Rumah di Tanah Abang 4 Tahun Lalu

Liputan6.com, Jakarta – Ardi merintih meminta ampun. Warga yang tak kuasa menahan amarah tak mengindahkannya. Mereka tetap melayangkan bogemnya ke tubuh pria 20 tahun tersebut.

Warga geram lantaran Ardi mengambil kesempatan dalam kesempitan. Dia kedapatan menggondol televisi dan dompet milik korban kebakaran di Jalan Jati Bunder, Kebon Melati, Tanah Abang, Jakarta Pusat, 5 Maret 2015 lalu.

Dalam catatan Sejarah Hari Ini (Sahrini) Liputan6.com, api mulai mengamuk di kawasan Jati Bunder itu sejak pukul 17.00 WIB. Embusan angin yang kuat membuat sang jago merah semakin beringas. Kebakaran semakin meluas dan menghanguskan pemukiman lain.

Warga yang memiliki rumah di dekat titik api pun panik. Mereka berteriak-teriak sambil mencari-cari air untuk disiram ke belakang rumah mereka. Asap semakin mengepul, ditambah dengan hari yang sudah mulai gelap.

Untuk menjinakkan amukan sang jago merah, petugas pemadam kebakaran mengerahkan 25 mobil. Namun jumlah itu tidak tiba secara bersamaan lantaran terkendala arus lalu lintas di Tanah Abang yang macet parah.

“Sementara ini ada 25 damkar yang dikerahkan, 10 di antaranya sudah sampai di lokasi kebakaran sementara 15 lainnya masih dalam perjalanan karena terjebak macet,” kata Staf Operator Damkar Jakarta Pusat Abdullah saat dihubungi Antara di Jakarta, Kamis 5 Maret 2019.

Untuk mempercepat proses pemadaman api, warga diberikan selang dari mobil damkar yang berada di lokasi. Mereka secara bersama-sama mengangkat selang yang panjangnya mencapai 500 meter untuk disemprotkan ke belakang rumah mereka, dekat lokasi kebakaran.

Namun upaya petugas dan warga belum juga berhasil setelah dua jam. Ini lantaran selang air dari mobil pemadam ternyata tak cukup untuk sampai ke pusat titik api.

“Karena ini masuk ke gang-gang,” kata saksi, Narji di lokasi.

Setelah sekitar dua jam berjibaku, pemadam akhirnya berhasil menjinakkan titik-titik api besar sesaat setelah maghrib, sekitar pukul 18.30 WIB. Usai itu, petugas melakukn pendinginan sambil menyisir lokasi kebakaran hingga titik potensi kembali munculnya api. Api benar-benar padam pada pukul 23.00 WIB.

2 dari 3 halaman

Korban Kebakaran

Kebakaran yang melanda kawasan Tanah Abang telah menimbulkan banyak korban. Selain nyawa, hunian warga juga tak luput dari amukan jago merah.

Menurut Camat Tanah Abang Hidayatullah, jumlah korban kebakaran mencapai 1.261 kepala keluarga (KK). Data itu dikeluarkan sesaat setelah kejadian. Para korban ini menderita menderita kerugian, baik secara materi, luka ringan, maupun luka parah.

“Kalau total seluruh warga yang ada di dalam KK itu adalah 3.168 jiwa,” kata Hidayatullah melalui keterangannya, Jumat 6 Maret 2015.

Api menghanguskan 284 rumah di dua RW Kelurahan Kebon Melati. Dua RW tersebut adalah RW 12 dan 14. 

“Di RW 12, warga yang terdampak ada 411 KK atau 1.016 jiwa. Sementara di RW 14, yang terdampak kebakaran ada 850 KK atau 2.152 jiwa,” jelas dia.

Adapun wilayah-wilayah yang terkena kebakaran adalah RT 16 dan 19 untuk RW 12. Kemudian di RW 14, wilayah terdampak lebih banyak yakni RT 13, 14, 15, 16, 17, dan 18.

Sementara itu Wali Kota Jakarta Pusat, Mangara Pardede mengungkapkan pihaknya telah menyediakn enam tempat pengungsian di dekat lokasi kejadian.

“Tempat pengungsian ada di empat masjid, saya lupa masjid apa saja, terus di Pos RW 12 ini, dan sekolah SD 01 Kebon Melati di belakang pos RW. Sekolah pakai dua kelas,” ujar Mangara.

Di pos RW 12, kata dia, juga didirikan tenda dari Dinas Sosial DKI Jakarta.

Selain korban materil, kebakaran dahsyat ini juga telah menelan korban jiwa. Satu orang meninggal dunia yang diketahui seorang laki-laki bernama Agung.

“Namanya Agung umurnya 18 tahun warga RT 14 RW 14,” ujar Wakil Camat Tanah Abang Juremi saat dikonfirmasi detikcom, Jumat 6 Maret 2015.

Juremi mengatakan, identitas korban baru terungkap setelah seorang bapak mencari anaknya yang hilang. “Bapaknya baru datang dan langsung mau mengambil jenazah,” ujar dia.

3 dari 3 halaman

Ditawarkan Pindah ke Rusun

Wali Kota Jakarta Pusat Mangara Pardede mengatakan, pemerintah siap merelokasi warga korban kebakaran ke rumah susun. Rencana ini akan dimusyawarahkan terlebih dulu kepada korban.

“Kita masih sedang meneliti kepemilikian lahan ini. Kalau warga sepakat, saya kira pemerintah akan siap bangun rusun. Kalau sepakat ya. Karena ini pemukimannya padat dan tidak teratur. Apalagi instalansi listriknya nggak standar,” kata Mangara di lokasi kejadian, Jumat 6 Maret 2015.

Dia melanjutkan, saat ini pihaknya fokus pada penanganan bantuan kepada korban agar kebutuhan mereka dapat terpenuhi dengan baik.

“Melayani korban dulu. Biar mereka terjamin makannya. Anak-anak kita data. Supaya bisa segera bersekolah. Kita juga bangun tenda pengungsian di dua tempat. Di RW 14 dan pos RW 15,” imbuh dia.

Bahkan tersiar kabar bahwa lokasi kebakaran akan dibangun rusunawa. Namun berita itu ditampik Wakil Wali Kota Jakarta Pusat, Arifin, mengatakan. Dia mengatakan belum ada pernyataan resmi dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terkiat itu. Alasannya, perlu beberapa kajian untuk membangun rusunawa.

Penolakan juga disuarakan oleh warga setempat, Hasan. Pria berusia 51 tahun itu akan lebih memilih membangun kembali rumahnya ketimbang dibangunkan rusunawa.

“Warga menolak kalau mau dibangun rusunawa, ini warga di sini kan punya sertifikat tanah yang luasnya berbeda-beda, masalah penggantianya bisa tidak jelas. Selain itu, kalau mau dibangun rusunawa, sementara kami mau tinggal di mana,” kata dia.

Akhirnya, setelah sepekan berlalu, sebagian warga kini mulai bangkit. Rumah yang terbakar sedikit demi sedikit kembali dibangun. Mereka mengaku enggan meninggalkan tempat ini karena tidak tahu lagi harus pindah ke mana.


Saksikan video pilihan berikut ini:

Stasiun Kereta di Jabodetabek Kini Ada Fasilitas Wifi Gratis

Liputan6.com, Jakarta – Sebagai wujud peningkatan pelayanan kepada pengguna setia kereta api, PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyediakan fasilitas WiFi gratis di peron stasiun-stasiun kereta api. Untuk penyediaan WiFi gratis tersebut, KAI bekerja sama dengan PT Pulau Pulau Media (MacroAd).

Direktur Komersial KAI Dody Budiawan bersama Direktur Operasional PT Pulau Pulau Media yang kerap dikenal sebagai MacroAd Rudi Chandra meresmikan peluncuran fasilitas WiFi gratis untuk pengguna KA yang dinamakan WiFi MacroAd di Stasiun Juanda, Jakarta Pusat, pada Rabu, (27/2/2019).

“Dengan adanya WiFi gratis di stasiun dan di kereta api ke depannya, penumpang akan lebih nyaman saat menunggu kedatangan kereta atau selama dalam perjalanan. KAI dan MacroAd berharap kerjasama ini dapat meningkatkan jumlah calon pengguna kereta api sampai masa mendatang,” jelas Direktur Komersial KAI Dody Budiawan di Jakarta, Rabu (27/2/2019).

Dijelaskannya, pengguna KA akan dimanjakan dengan WiFi gratis dengan kecepatan up to 250 mbps saat menunggu kedatangan kereta. Hingga saat ini, sebanyak 46 stasiun di Jakarta dan sekitarnya telah terpasang WiFi MacroAd.

Sedangkan 37 stasiun lainnya di Jabodetabek akan terpasang sekitar akhir Maret 2019. Penggunaan WiFi MacroAd dilakukan dengan proses registrasi terlebih dahulu.

Penggunanya cukup memasukan nomor telepon dan tanggal lahir. Setelah itu, pengguna dapat menggunakan WiFi secara gratis selama 30 menit pertama. Apabila pengguna ingin menggunakan WiFi gratis lagi, pengguna cukup melakukan login kembali.

2 dari 2 halaman

Kereta Jarak Jauh

Pengembangan berikutnya adalah pemasangan WiFi gratis di KA Jarak Jauh, KRL, dan stasiun di kota-kota lainnya. Fase pertama pemasangan WiFi gratis untuk KA Jarak Jauh dimulai dari 100 kereta KA Argo Parahyangan (Gambir – Bandung PP). Selanjutnya, KAI dan MacroAd akan memasang WiFi gratis di sepanjang stasiun yang dilewati KA Argo Parahyangan.

Kemudian proyek pemasangan WiFi gratis akan dilanjutkan pada 40 rangkaian dalam waktu dekat di KRL Commuterline, dan stasiun-stasiun KA jarak jauh dari Jakarta hingga Surabaya.

“Kerjasama antara KAI dan MacroAd dalam hal pemasangan WiFi MacroAd tersebut merupakan bentuk kepedulian sekaligus partisipasi dalam mengembangkan digital ekosistem yang mencerdaskan publik pengguna transportasi massal. Dengan demikian, KAI turut menciptakan smart transportation yang menghibur dan informatif,” tambah Direktur Operasional MacroAd Rudi Chandra.

Berikut 46 stasiun yang telah tersedia Wifi gratis MacroAd: Angke, Cilebut, Jayakarta, Pasar Senen, Tangerang, Batu Ceper, Citayam, Juanda, Pesing, Tanjung Barat, Bogor, Citeras 23. Jurangmangu, Pondok Cina, Tebet, Bojong Gede, Depok baru, Kalideres, Pondok Jati, Tenjo, Bojong Indah dan Duren Kalibata.

Kemudian Kampung Bandan, Pondok Ranji, Universitas Indonesia, Cawang, Gambir, Karet, Poris, Kemayoran, Cibinong, Gang Sentiong, Kramat, Rawabuaya, Cicayur, Gondangdia, Mangga Besar, Taman Kota, Cikini, Grogol, Pasar Minggu, Tanah Abang, Cikoya, Jakarta Kota, Pasar Minggu Baru, Tanah Tinggi.

Bertemu Tokoh Agama Sulawesi, PSI Bahas Ancaman Intoleransi

Liputan6.com, Jakarta – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengadakan Solidarity Tour Sulawesi. Dalam perjalanan delapan hari, mereka bertemu sejumlah Sinode dan Keuskupan untuk membahas strategi mengatasi intolerasi.

Sekretaris Jenderal PSI Raja Juli Antoni mengungkapkan, rute perjalanan dimulai dari Mamuju terus ke Mamasa, Palopo, Poso, Palu, dan Makassar. Di tiap kota, mereka bertemu dengan pengurus dan caleg PSI.

“Kami menyempatkan bertemu dengan tokoh agama terutama pemimpin Sinode dan Keuskupan. Kita berdiskusi mengenai ancaman intoleransi dan strategi mengatasinya,” kata Antoni, Selasa, (26/2/2019).

Dalam pertemuan itu dibahas bagaimana menjaga persaudaraan, persatuan bangsa, di tengah gencarnya kabar bohong atau hoaks yang berpotensi memecah belah.

“Di Mamasa, para kader bertemu Sekretaris Umum Sinode Gereja Toraja Mamasa Yusuf Artha dan beberapa pengurus lainnya. Di Toraja, kami berdiskusi dengan Ketua Umum Ketum Sinode Gereja Toraja Musa Salusu,” ucap pria yang biasa disapa Toni itu. 

Pria yang biasa disapa Toni itu juga mengatakan, di Tentena, Poso, rombongan PSI bertemu dengan lima orang dari tujuh pengurus Sinode yang dipimpin Ketum Sinode Gereja Kristen Sulawesi Tengah Jetroson Rense.

“Saya juga bersilaturahim ke rumah Abang Damanik, mantan ketua Sinode,” ujarnya.

Di Palu, rombongan PSI bertemu Ketum Sinode Gereja Protestan Indonesia Donggala Alexander Z Rondonuwu beserta pengurusnya.

2 dari 2 halaman

Bertemu Teman Lama

Sampai rute akhir, Makassar, rombongan bertemu Sekretaris Keuskupan Agung Makassar Pastor R.D. Paulus Tongli dan Pastor Pius Oktavianus serta Sekretaris Kerasulan Awam Keuskupan Agung Makassar Lusi Lamba.

Di sana, Toni juga bertemu dengan teman yang sudah lama tidak jumpa, Yohanna, sesama alumni Regional Interfaith Dialogue di Phnom Phen, Kamboja.

“Saya ketemu juga di sana dengan teman yang sudah lama tidak jumpa, Yohanna, sesama ‘alumni’ Regional Interfaith Dialogue di Phnom Phen, Kamboja sekitar tahun 2007. Di beberapa tempat saya juga bertemu dengan banyak pendeta yang tergabung di Asosiasi Pendeta Indonesia (API). Saya mengunjungi juga beberapa Paroki dan gereja-gereja lainnya,” ujar Antoni.

Rusunawa Paspampres 10 Lantai Dibangun di Kawasan Tanah Abang

Liputan6.com, Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan membangun Rumah Susun Sewa (Rusunawa) untuk Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) di Jalan Tanah Abang II, Jakarta.

Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid mengatakan, pembangunan Rusunawa ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan hunian anggota Paspamres dan keluarga, serta meningkatkan semangat tugas prajurit.

“Kami berharap dengan pembangunan Rusun Tingkat Tinggi ini bisa meningkatkan kinerja dan kesejahteraan para anggota Paspampres TNI yang bertugas,” ujar dia dalam sebuah keterangan tertulis, Jumat (22/2/2019).

Khalawi menjelaskan, pembangunan Rusun Sewa bagi TNI dan Polri dilakukan karena banyak anggota TNI dan Polri yang belum memiliki hunian yang layak. Ketersediaan hunian turut mendukung TNI dan Polri dalam melaksanakan tugasnya memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Dalam kurun waktu 2015-2018, Kementerian PUPR telah membangun sebanyak 114 tower dengan total 4.267 unit Rusun TNI yang tersebar di 24 Provinsi. Selain itu, pada kurun yang sama Kementerian PUPR juga telah membangun rumah khusus TNI sebanyak 4.267 unit di 34 Provinsi.

“Jika para anggota Paspampres TNI dan ASN di lingkungan TNI tinggal di Rusunawa, tentunya ke depan mereka bisa menabung. Saat ini sebagian anggota TNI tinggal di rumah dinas, namun untuk mendapatkan lahan pembangunan perumahan tapak di Ibukota tentunya sangat mahal, jadi kami dorong agar pembangunan Rusun untuk anggota TNI dengan hunian vertikal seperti Rusun ini,” tutur Khalawi.

Adapun Rusunawa Paspampres yang dibangun terdiri dari satu tower setinggi 10 lantai sebanyak 93 unit dengan empat tipe berbeda, yakni tipe A seluas 130 meter persegi sebanyak 2 unit, tipe B seluas 90 meter persegi sebanyak 9 unit, tipe C seluas 70 meter persegi sebanyak 44 unit, dan tipe D seluas 45 meter persegi sebanyak 38 unit.

2 dari 3 halaman

Kontraktor Brantas Abipraya

Rusunawa ini akan dibangun oleh kontraktor pelaksana PT Brantas Abipraya dengan pendanaan APBN 2018-2019 senilai Rp 136 miliar.

Setiap unit pada tower tersebut akan dilengkapi meubelair seperti meja tamu dan sofa, meja dan kursi makan, lemari pakaian, serta tempat tidur di tiap kamar. Rusun juga akan dilengkapi fasilitas satu basement, dan satu helipad di bagian atap.

Khalawi menyebutkan, ada hal spesial yang diperuntukkan di Rusunawa Paspampres tersebut, yakni sebagai rusun pertama yang dibangun dengan tipe yang beragam.

“Jika Rusun Kejaksaan sebelumnya dibangun dua tower dengan dua tipe yang berbeda dengan tipe paling tinggi 82 meter persegi, maka Rusun Tingkat Tinggi Paspampres ini terdiri dari empat tipe mulai tipe 45 sampai tipe 130 meter persegi,” terangnya.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: