Serap Pasar Milenial, Podomoro Hadirkan Home Resort Rp 800 Jutaan

Jakarta

Properti adalah investasi yang menjanjikan untuk masa depan karena peningkatan harga setiap tahunnya sangat signifikan. Sayangnya, generasi milenial belum berani membeli hunian meskipun tahu keuntungannya menggiurkan.

Selain peningkatan harga setiap tahun, pemilik properti bisa mendapat penghasilan tambahan dengan disewakan. Wajar jika banyak orang yang menjadikan properti sebagai investasi yang menjanjikan.

Ada banyak alasan mengapa saat ini milenial belum berani berinvestasi properti. Mayoritas karena lebih mengutamakan mencari pengalaman baru yang berkualitas melalui traveling dan kuliner, serta terus upgrade gadget atau mobil.


Gaya hidup itu justru memaksa untuk semakin menunda pembelian rumah. Padahal semakin ditunda, semakin sukar bagi milenial untuk memiliki rumah lantaran harga properti pasti melonjak setiap tahun.

Sebagian besar milenial baru merasa terdesak untuk segera memiliki hunian tatkala mulai membangun keluarga. Di saat itulah, keluarga muda baru menyadari bahwa rumah merupakan kebutuhan primer yang mesti disegerakan.

Melihat dari karakternya, tentu milenial memiliki kriteria tersendiri dalam memilih hunian. Milenial menyukai hal yang simpel dan tidak suka yang ribet. Maka dari itu generasi milenial pun memiliki gaya hidup minimalis.

Jika generasi sebelumnya lebih menyukai hunian yang luas dan kerap mengumpulkan perabotan rumah, tidak demikian dengan milenial. Generasi ini cenderung menyukai hunian yang tidak terlalu luas dan desain interior yang simpel sehingga tidak perlu repot membersihkan dan merapikannya.

Gaya hidupnya yang dinamis pun menuntut milenial untuk memiliki hunian dengan fasilitas yang lengkap termasuk adanya jaringan internet yang kuat dan terletak di lokasi yang strategis dengan didukung oleh sarana infrastruktur yang baik. Agar memudahkannya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan terkoneksi ke berbagai tempat dengan mudah.

[Gambas:Youtube]

Faktor lainnya yang mempengaruhi dalam kriteria pemilihan hunian adalah mengenai keamanan dan kesehatan lingkungan agar penghuni merasa nyaman beraktivitas, baik di dalam rumah maupun di lingkungan sekitar. Tak dapat dipungkiri bahwa milenial saat ini menjadikan gaya hidup sehat sebagai pola hidup kekinian. Olahraga yoga, running, bahkan bersepeda menjadi salah satu hobi sehat sekaligus sarana bersosialisasi dengan komunitas.

Hal terpenting lainnya dan bahkan menjadi faktor utama adalah budget. Mewujudkan hunian yang nyaman dapat terhambat karena keterbatasan budget, sehingga kemampuan belum sesuai dengan kriteria hunian yang diimpikan.

Namun sekarang tak perlu bingung karena ternyata semua kriteria hunian itu mampu dipenuhi oleh home resort Podomoro Park yang terletak di tengah keasrian alam Bandung Selatan.

Serap Pasar Milenial, Podomoro Hadirkan Home Resort Rp 800 Jutaan

(Foto dok. Podomoro Park)

Podomoro Park berdiri di lokasi yang sangat strategis karena letaknya hanya 2 kilometer dari exit Tol Buahbatu Bandung dan hanya 9 kilometer dari Gedung Sate Bandung. Kemudahan akses juga akan ditunjang dengan jalur koridor selatan LRT Bandung Raya yang terkoneksi dengan kereta cepat Jakarta – Bandung. Tentunya ini menjadi lokasi hunian dambaan para milenial.

Untuk menjawab kebutuhan dan mewujudkan impian milenial, Agung Podomoro Land (APL) meluncurkan produk baru yaitu Cluster Padmagriya dalam kawasan hunian resort Podomoro Park. Konsep hunian tersebut sangat cocok dengan selera milenial yang menyukai desain bergaya modern minimalis.

Harga yang ditawarkan mulai dari Rp 800 jutaan dengan jumlah unit yang sangat terbatas membuat Padmagriya merupakan private cluster dihadirkan spesial untuk generasi milenial. Dengan harga yang terjangkau, milenial dapat memilih rumah yang minimalis dengan dua tipe unit, yaitu Asoka seluas 6 x 11 meter dan Ayana seluas 7 x 12 meter. Selain taman di halaman depan rumah, backyard melengkapi keasrian hunian yang diidamkan milenial dan keluarga muda.

Di dalam kawasan, penghuni bisa menikmati ketenangan dalam keasrian alam. Sesuai dengan tagline ‘Harmony with Nature’, kawasan hunian resort Podomoro Park mengutamakan keselarasan dengan alam dan meningkatkan kualitas hidup sebagai bagian dari kekuatan 5 elemen alam.

Serap Pasar Milenial, Podomoro Hadirkan Home Resort Rp 800 Jutaan

Foto dok. Podomoro Park

Elemen pertama dan utama dalam kawasan adalah danau indah nan megah sepanjang 1 kilometer di tengah kawasan. Fasilitas ini yang menjadikan Podomoro Park satu-satunya kawasan bertema home resort. Dilengkapi jogging track turut mendukung gaya hidup sehat dan sensasi berbeda saat berolahraga sambil menikmati keindahan danau.

Tersedianya gazebo, viewing deck, dan garden by the lake akan menjadi lokasi instagramable yang digemari milenial. Milenial bisa menyalurkan gaya hidup sehatnya dengan melakukan aktivitas jogging atau sekedar bersantai di pinggir danau sambil ber-selfie dengan latar pemandangan danau yang indah.

Nikmati pula kenyamanan dari elemen kedua, yakni keteduhan alami dari banyaknya pepohonan rindang dan collective garden yang juga dapat menjadi paru-paru kawasan dan menciptakan atmosfer yang bersih setiap saat. Estetika kawasan yang indah pun tercipta dan sekejap akan memberikan kenyamanan siapapun yang memandangnya.

Ada pula area terbuka hijau yang merupakan elemen ketiga dengan luas sebesar 50% dari total kawasan. Hal tersebut juga sebagai salah satu bentuk dedikasi Podomoro Park terhadap lingkungan.

Sejalan dengan karakter milenial yang menyukai alam, kawasan ini memiliki elemen keempat yaitu pemandangan alam Pegunungan Malabar dan Patuha yang terlihat jelas indah mempesona. Dilengkapi elemen kelima berupa hawa segar dari hembusan wind tunnel pegunungan.

Tak tanggung-tanggung, konsep utama Podomoro Park terinspirasi dari kawasan hunian berkelas dunia, yaitu Woodbrige di Irvine California serta desain masterplan dan landscape oleh Palmscape Singapore. Pantas jika Podomoro Park dapat dikategorikan sebagai a world class home resort.

Serap Pasar Milenial, Podomoro Hadirkan Home Resort Rp 800 Jutaan

(Foto dok. Podomoro Park)

Selain dikelilingi oleh keindahan alam Bandung Selatan, Podomoro Park dirancang untuk mengakomodasi kebutuhan para milenial. Kawasan hunian ini memiliki commercial destination seluas hampir 10 hektare, di antaranya akan hadir Living Plaza dengan tenant-tenant ternama seperti Informa, Ace Hardware, Toys Kingdom, Chatime, dan akan diikuti dengan kehadiran brand ternama lainnya yang akan menjadi tempat hangout favorit para milenial.

Seluruh kawasan ini dikelola secara profesional dengan dilengkapi sistem keamanan yang bekerja selama 24 jam, CCTV di setiap sudut kawasan, one gate access untuk masuk ke setiap cluster dan patroli keamanan berkala. Setiap rumah pun memiliki panic button yang bisa digunakan saat penghuninya mengalami keadaan darurat.

Tidak hanya itu, mengetahui tingginya kebutuhan milenial dalam mengakses internet, kawasan ini memiliki instalasi fiber optic sebagai jaringan utama untuk mendukung koneksi internet yang cepat, jaringan telepon, dan TV kabel.

Serap Pasar Milenial, Podomoro Hadirkan Home Resort Rp 800 Jutaan

(Foto dok. Podomoro Park)

Keunggulan elemen alam dan ketersediaan fasilitas premium yang lengkap tersebut menjadikan Podomoro Park meraih penghargaan The Best Premium Home Resort in West Java dalam ajang Property & Bank Award 2018 dan penghargaan di ajang Housing Estate Award 2018 dalam kategori Most Favoured Premium Housing Estate in Bandung.

Bukan sekadar khayalan lagi, kini melinal dapat memiliki hunian impian di tengah kawasan mewah dengan harga yang terjangkau. Dengan harga hunian Cluster Padmagriya mulai dari Rp 800 jutaan, semua kebutuhan milenial dapat terpenuhi oleh kawasan ini.

Terlebih dengan percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut menjadikan Bandung Selatan sebagai kawasan sunrise property yang memiliki nilai investasi tinggi. Diperkirakan hunian Podomoro Park akan memiliki capital gain sekitar 15-20% per tahun. Kepemilikan properti sejak dini di hunian resort ini akan meningkatkan gaya hidup milenial ke level lebih tinggi.

Sebagian besar milenial memegang prinsip hidup ‘you only live once’ dan saat ini waktunya milenial mengartikan prinsip itu dengan hal yang lebih bermakna. Menikmati hidup tak berarti melupakan masa depan. Memiliki properti sejak dini merupakan cara pintar untuk menjadikan hidup lebih berarti dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik.

Sederet benefit yang akan diperoleh sangat layak bagi milenial untuk memulai investasi di private Cluster Padmagriya secepatnya. Apalagi hunian di tengah kawasan berkelas dunia ini akan dibangun dengan unit terbatas.

Serap Pasar Milenial, Podomoro Hadirkan Home Resort Rp 800 Jutaan

(Foto dok. Podomoro Park)

Segera lakukan pemesanan untuk memilih unit terbaik di Cluster Padmagriya dan raih kesempatan mendapatkan logam mulia dengan total 100 gram* sebelum event soft launching pada 27 April 2019 (*syarat dan ketentuan berlaku).

Bagi yang saat ini berada di Bandung, ayo langsung kunjungi pameran Podomoro Park di di Mall Festival Citylink tanggal 18-31 maret (ground floor) atau di Paris Van Java Mall pada 11 – 24 maret (via las baja floor). Untuk Anda yang sedang berada di Jakarta dapat mengunjungi pameran Podomoro Park di Mall Kota Kasablanka tanggal 25-31 Maret (lower ground).

Untuk informasi lebih lengkap, hubungi 022 7152 0888 atau WhatsApp 0813 8888 2700. Anda juga dapat mengunjungi langsung Marketing Gallery di Podomoro Pavilion di Jalan Diponegoro No 27 Bandung atau lokasi site project di Jalan Terusan Buahbatu Bandung, dan membuka situs resmi Podomoro Park di www.podomoropark.com.

Podomoro Park, harmony with nature.

[Gambas:Youtube]

(adv/adv)

Kepala BNPB Ingatkan Ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan

Liputan6.com, Jakarta – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo mengingatkan masyarakat terkait ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah minim air. Dia mengingatkan soal pentingnya mitigasi bencana.

“Bangsa kita harus mencari solusi untuk mengatasi karhutla yang melibatkan masyarakat yang juga dalam bagian pentahelic,” ujarnya dalam acara gelar peralatan di Ancol, Jakarta Utara, Jumat (1/3/2019).

Dia pun menjelaskan sejumlah faktor yang dapat menyebabkan kobaran api menjalar dalam ranah perhutanan. Di antaranya adalah fakror alam dan non-alam.

“Penyebabnya adalah faktor alam, non alam manusia yang tidak sengaja, dan faktor non alam yang disengaja bakar oleh manusia. Hal ini yang harus BNPB ditindaklanjuti,” katanya menandasi.

Mantan Sesjen Wantannas ini mengingatkan kepada seluruh jajarannya untuk menghemat listrik dan air bersih. Dia juga mengimbau agar mengurangi sampah pelastik.

Menurutnya, BNPB penting bekerja dengan jujur untuk meraih kepercayaan masyarakat. “Kita bangun kepercayaan publik. BNPB menjadi lembaga yang layak dijadikan contoh dan menjadi yang terbaik,” ucapnya.

2 dari 2 halaman

Peringatan BMKG

Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika telah memperingati potensi kebakaran hutan di wilayah Sumatera, khususnya Riau. Hal tersebut dikarenakan kurangnya intensitas hujan.

“Kondisi kurang hujan di wilayah-wilayah tersebut didukung oleh kondisi troposfer bagian tengah yang didominasi kelembapan udara yang relatif rendah. Ini sesuai dengan peta prediksi spasial anomali radiasi balik matahari gelombang panjang (OLR),” kata Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Herizal dikutip dari laman BMKG, Jumat 22 Febuari 2019. (rifqi aufal sutisna)


Saksikan video pilihan di bawah ini:

Pesan Homestay Lewat Aplikasi Ini, BRI Beri Diskon 50 Persen

Liputan6.com, Jakarta – PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) menggandeng aplikasi layanan pemesanan tempat menginap Indohomestay dan Kementerian Pariwisata (Kemenpar)‎ dalam rangka rangka optimalisasi jasa layanan homestay dan pengembangan sektor pariwisata di Tanah Air.

EVP Retail Payment BRI, Arif Wicaksono mengatakan, ‎melalui kerja sama ini, BRI memberikan berbagai program promosi yang menarik bagi seluruh wisatawan yang ingin merasakan layanan homestay di Indonesia melalui aplikasi lndohomestay. 

Dia menuturkan, promo yang diberikan BRI yaitu bagi nasabah BRI atau pemegang kartu kredit, debit atau alat pembayaran BRI lainnya bisa mendapatkan diskon hingga 50 persen saat memesan homestay melalui Indohomestay.

“Di Indohomestay ini transaksinya kan secara online. Satu-satunya bank yang terima pembayaran di situ BRI, bisa debit, kredit, e-pay, BRI Virtual Account. Promo diskonnya 50 persen selama sebulan dengan bayar pakai apapun (alat pembayaran BRI) juga, tetapi berlaku untuk tunai,” ‎ujar dia di Jakarta, Jumat (1/3/2019).

Setelah sebulan, lanjut Arif, nasabah BRI tetap bisa mendapatkan diskon sebesar 15 persen untuk transaksi pemesanan homestay melalui aplikasi ini.

“Setelah sebulan, nanti secara reguler masih ada diskon untuk tiap transaksi diskon 15 persen sampai dengan 1 tahun. Tetapi kita sedang pikirkan diskon apa lagi yang menarik,” kata dia.

Sementara itu, CEO lndohomestay Grandy Prajayakti menyatakan, saat ini lndohomestay telah terkoneksi dengan lebih dari 1.000 homestay dan 3.000 kamar di seluruh pelosok lndonesia.

Melalui kerja sama ini, lanjut Grandy, dapat menarik minat wisatawan untuk menginap di homestay yang ada di berbagai destinasi wisata di Indonesia. Sehingga juga akan berdampak pada peningkatan kunjungan wisatawan ke destinasi tersebut.

“Indonesia punya tempat-tempat yang eksotik di desa-desa ini ingin kami angkat. Ini untuk menarik wisatawan menjelajah seluruh wilayah Indonesia.‎ Homestay yang kami tawarkan harganya beragam, mulai dari Rp 70 ribu per malam hingga Rp 800 ribu. Makanya kami ingin wisatawan dapat merasakan itu,” tandas dia.

2 dari 2 halaman

Sasar Milenial, BRI Luncurkan Aplikasi BRImo

Sebelumnya, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) kembali berinovasi. Untuk menyasar kaum milenial yang ingin serba praktis dan cepat, BRI luncurkan BRImo, aplikasi berbasis data dengan UI/UX untuk memudahkan nasabah dan non-nasabah melakukan transaksi.

Direktur Konsumer BRI Handayani mengatakan, aplikasi ini merupakan pengembangan terbaru dari layanan transaksi yang telah ada. Tercatat ada lebih dari 13 juta pengguna BRI Mobile dengan jumlah transaksi mencapai 575 juta sepanjang 2018. Fiturnya juga modern dan praktis.

“BRImo menggabungkan fungsi mobile banking, internet banking dan uang elektronik dalam satu aplikasi. Fiturnya modern. Terutama untuk login, kadang kita suka lupa kode, nah BRImo sediakan fingerprint, supaya lebih mudah dan praktis,” ujar Handayani di Gedung BRI I, Rabu 27 Februari 2019.

Penggunaan aplikasi ini cukup mudah. Nasabah tidak perlu datang ke kantor cabang BRI, cukup unduh dan log in di aplikasi BRImo menggunakan user id dan password yang sudah diatur sebelumnya.

Tak hanya mempermudah, aplikasi BRImo memiliki beberapa keunggulan dibanding aplikasi mobile banking sebelumnya, diantaranya kemudahan pembukaan rekening Tabungan BRI Britama Muda, kemudahan login menggunakan finger print atau face id Recognition , penggunaan alias rekening higga akses info promo BRI.


Saksikan video pilihan di bawah ini:

Cek Harga BBM Pertamina, Shell dan Total di Awal Maret 2019

Liputan6.com, Jakarta Tiga badan usaha penjual Bahan Bakar Minyak (BBM) kompak tidak mengubah harga BBM non subsidi pada awal Maret 2019. Penurunan harga terakhir kali dilakukan pada Februari 2019.

Ini berdasarkan pantauan Liputan6.com, Jumat (1/3/2019), pada Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Pertamina 3‎4.127.01, kawasan Warung Buncit Jakarta.

Perusahaan energi plat merat tersebut menjual BBM jenis ‎Pertamax Turbo sebesar Rp 11.200 per liter, Pertamax Rp 9.850 per liter dan‎Pertamina Dex Rp 11.700 per liter.

Harga tersebut tidak berubah pada awal Maret 2019. Sebelumnya Pertamina menurunkan harga tiga jenis BBM tersebut pada 10 Februari 2019.

Untuk harga BBM Shell, berdasarkan Pantauan pada SPBU Shell di kawasan Pejaten, Jakarta, BBM jenis Super dijual Rp 9.900 per liter, V Power RON 95 Rp 10.950 per liter, dan ‎Diesel Rp 11.900 per liter.

Perusahaan minyak ‎minyak asal Belanda tersebut mengikuti keputusan Pertamina, tidak mengubah harga BBM pada awal Maret.

Sama seperti Pertamina dan Shell, Total pun tidak mengubah harga B‎BM yang dijualnya. Pantauan pada SPBU Total di kawasan Warung Buncit Jakarta, perusahaan minyak asal Prancis tersebut membandrol BBM jenis Performance 92 Rp 9.900 per liter, Performance 95 Rp 10.950 per liter danPerformance Diesel Rp 11.900 per liter‎.

Berikut daftar harga BBM Pertamina, Total dan Shell per 1 Maret 2019.

Pertamina

‎Pertamax Turbo Rp 11.200 per liter

Pertamax Rp 9.850 per liter

‎Pertamina Dex Rp 11.700 per liter

Shell

Super dijual Rp 9.900 per liter

V Power RON 95 Rp 10.950 per liter

‎Diesel Rp 11.900 per liter

Total

Performance 92 Rp 9.900 per liter

Performance 95 Rp 10.950 per liter

Performance Diesel Rp 11.900 per liter

2 dari 2 halaman

Menko Luhut: Penurunan Harga BBM Bukan Keputusan Politis

Menteri Koordinator bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan memberikan penjelasan terkait penurunan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) beberapa waktu lalu. Luhut menegaskan, penurunan harga BBM sama sekali tidak memiliki tujuan politis atau pencitraan.

“Itu (penurunan harga BBM) bukan politis,” ujar Luhut di acara Afternoon Tea  di Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Jakarta, Rabu (20/2/2019).

Luhut menjelaskan, keputusan pemerintah untuk menurunkan harga BBM disebabkan oleh menurunnya harga minyak mentah dunia (crude oil). “Itu karena harga crude oil menurun jadi kenapa kita tidak turunkan,” katanya.

Dengan demikian, menurut dia, tidak ada salahnya jika pemerintah juga ikut menurunkan harga BBM seperti Pertalite hingga Premium.

“Kenapa tidak kalau kita turunkan,” tutup dia.

Sebelumnya, pada 10 Februari lalu harga BBM jenis Premium mengalami penurunan sebesar Rp 100 per liter. Penurunan juga terjadi pada jenis non subsidi yang turun hingga Rp 800 per liter.

Berikut ini harga BBM yang dijual Pertamina saat ini:

1. Pertamax Turbo disesuaikan dari Rp 12.000 menjadi Rp 11.200 per liter

2. Pertamax disesuaikan dari Rp 10.200 menjadi Rp 9.850 per liter

3. Dexlite disesuaikan dari Rp 10.300 menjadi Rp 10.200 per liter

4. Dex disesuaikan dari Rp 11.750 menjadi Rp 11.700 per liter

5. Premium (subsidi) disesuaikan dari Rp 6.550 menjadi Rp 6.450

6. Pertalite tetap Rp 7.650 per liter

Reporter: Kamilah

Sumber: Merdeka.com

Raih 800 Ribu Penonton di Hari Pertama Tayang, Dilan 1991 Pecahkan Rekor Baru

Liputan6.com, Jakarta Dilan 1991 akhirnya tayang serentak pada 28 Februari 2019. Sesuai espektasi, film yang diadaptasi dari novel karya Pidi Baiq ini mampu merebut hati banyak pecinta film Tanah Air.

Setelah di hari perdana penayangan, Dilan 1991 telah mendapat 800 ribu penonton. Angka ini merupakan akumulasi dari jumlah penonton saat premier di Bandung sebesar 80 ribu, dan jumlah penonton di hari pertama tayang, 720 ribu.

Kabar menggembirakan ini disampaikan langsung oleh sutradara Dilan 1991, Fajar Bustomi. Ia mengucap terima kasih atas apresiasi yang begitu besar terhadap film yang dibintangi Iqbaal Ramadan dan Vanesha Prescilla tersebut.

“Alhamdulillah terima kasih ya Allah. Terima kasi kepada semua yang terlibat, semua yang mendukung, semua teman-teman wartawan, sponsor, para pemilik karyawan bioskop. Dan semua yang menonton film Dilan,” tulisnya di Instagram, Jumat (1/3/2019).

2 dari 2 halaman

Judul Ketiga

Pencapaian ini membuat Dilan 1991 menjadi film yang meraih rekor box office sepanjang masa. Film sebelumnya, Dilan 1990 juga mendapat jumlah penonton tinggi.

Dilan 1990 turun layar dengan angka penonton mencapai 6,3 juta leboh. Hal ini menjadikan film produksi Max Pictures ini sebagai film terlaris sepanjang masa kedua setelah Warkop DKI Reborn yang mendapat 6,8 juta penonton.

Kisah antara Dilan dan Milea tak berhenti sampai Dilan 1991 saja. Cerita khas anak SMA ini masih berlanjut di film ketiga yang berjudul Milea.

Langkah Cermat Mengelola Sampah Plastik Fleksibel

Liputan6.com, Jakarta – Sampah yang terus menggunung setiap harinya tak dapat dipungkiri menimbulkan beragam dampak seperti mengancam kehidupan makhluk hidup dan lingkungan. Melihat fenomena ini, pengelolaan sampah pun jadi satu cara cermat yang sudah sepatutnya dilaksanakan.

Berbicara mengelola sampah, dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional yang jatuh setiap 21 Februari serta program Unilever Sustainable Living Plan (USLP), Unilever hadir dengan wujud nyata dari komitmen mereka.

Adalah dengan meluncurkan penambahan delapan titik kumpul flexible plastics (FP) atau kemasan multilayer seperti kemasan sachet. Tujuan dari program di atas adalah bagaimana agar kemasan dapat digunakan ulang, daur ulang, atau kompos.

Ada pun ke delapan titik kumpul (dropping points) sampah berjenis FP atau kemasan multilayer di 8 kota di Indonesia meliputi Jakarta, Yogyakarta, Bandung, Denpasar, Sidoarjo, Balikpapan, Medan, dan Makassar.

Selama ini sampah FP dianggap bermasalah karena tak ada solusi pengolahannya hingga menjadi residu dan berakhir di TPA. Pendekatan ekonomi sirkuler dilakukan oleh Unilever untuk memanfaatkan materi tersebut sebagai bahan baku yang mempunyai nilai dan digunakan kembali.

“Ini upaya kami untuk memastikan pertumbuhan bisnis yang pesat tetapi bersama-sama mengurangi dampak terhadap lingkungan,” ungkap Sinta Kaniawati, Head of Sustainable Business dan Yayasan Unilever Indonesia di Bank Sampah Induk Gesit, Jakarta Selatan, Kamis (28/2/2019).

Saksikan video pilihan di bawah ini:

2 dari 2 halaman

Titik Kumpul Sampah Flexible Plastic

Sinta menambahkan aksi nyata itu tampak dari terbentuknya Bank Sampah sekitar 2.800 yang tersebar di 19 kota di Indonesia, termasuk Bank Sampah Induk Gesit. Bank sampah ini dipilih karena jadi pusat pengelolaan sampah di Jakarta Selatan.

“Bank sampah menyediakan fasilitas pengumpulan bagi vendor sampah terkumpul dan bisa didaur ulang. Komitmen lanjutan Bank Sampah Induk Gesit bisa menjadi sarana mengumpulkan titik kumpul dari kemasan plastik fleksibel seperti produk sachet atau pouch isi ulang,” tambahnya.

Terkait soal pengelolaan sampah, Sinta menekankan dapat dimulai dari langkah kecil. Lalu, langkah selanjutnya adalah dengan memilah sampah dan memberikannya pada Bank Sampah.

“Mulai dengan langkah kecil, bagaimana setiap rumah tangga dilingkup RT dan RW memilah sampahnya dan dapat diberikan ke Bank Sampah Induk Gesit. Apa yang kita lakukan bisa ditingkatkan meski partisipasi masih belum sesuai yang diinginkan,” ungkap Sinta.

Memanfaatkan kembali sampah dapat diolah untuk menjadi kemasan baru. Perusahaan ini juga telah menunjukkan keseriusannya dalam pengelolaan sampah dengan membangun pabrik di Jawa Timur.

“Membangun pabrik di Sidoarjo, Jawa Timur khusus untuk mengolah kemasan plastik menjadi pallet plastik lagi yang dapat digunakan kembali Unilever dan industri lain,” jelas Sinta.

Deretan Koleksi Tas Syahrini, Ada yang Seharga Rumah dan Mobil Mewah

Liputan6.com, Jakarta – Syahrini sudah resmi menikah di Masjid Camii Tokyo, Rabu, 27 Februari 2019 pukul 09.30 waktu Jepang, atau 06.30 WIB. Syahrini dan Reino Barack memang terkesan tertutup mengenai rencana pernikahannya.

Banyak yang penasaran ingin melihat potret-potret akad nikah penyanyi cantik itu dengan Reino Barack. Mereka dinilai sebagai pasangan yang serasi.

Syahrini yang selama ini dikenal sebagai selebriti yang glamor dan berjiwa sosialita dinilai pas untuk bersanding di sisi Reino Barack yang merupakan pengusaha muda kaya dan sukses.

Gaya hidup mewah penyanyi berusia 36 tahun tersebut bisa terlihat dari deretan koleksi tas mewahnya. Tak hanya berasal dari satu merek, mantan rekan duet Anang Hermansyah ini punya koleksi tas mewah dari sejumlah merek ternama seperti Dior, Louis Vuitton, Fendi, Channel dan Hermes.

Khusus merek Hermes, ia punya belasan tas Hermes yang harganya mencapai ratusan juta bahkan satu miliar rupiah. Dilansir dari akun Instagram ‘@fashionsyahrini’, ada sejumlah koleksi tas mewah Syahrini yang harganya bisa bikin Anda terkaget-kaget.

2 dari 2 halaman

Dari Dior Sampai Hermes

Dior

Syahrini pernah memakai tas Dior yang harganya mungkin termasuk ‘murah’ untuk ukuran pelantun lagu Sesuatu tersebut. Tas dengan tipe ‘Mini Lady Dior Bag in Lambskin’ warna pink dengan tali warna kuning emas ini harganya mencapai 2400 Euro atau sekitar Rp 40.800.000.

Chanel

Koleksi tas Syahrini lainnya adalah merek Chanel. Salah satunya adalah tipe ‘Chanel Coco Handle Mini Bag’. Tas kecil warna hitam ini harganya ‘hanya’ sekitar Rp 73 juta.

Gucci

Tas Gucci milik Syahrini ini pas dipadukan dengan gaya sporty. Tas tipe ‘Bamboo Handle Bag’ warna putih ini harganya mencapai Rp 49.700.000.

Hermes

Syahrini punya banyak koleksi tas Hermes yang juga sering dikoleksi para selebriti dunia. Harganya bisa bikin banyak orang terkaget-kaget. Misalnya saja, varian ‘Birkin 30 Rouge Casaque Epsom GHW’ warna merah marun yang harganya sekitar Rp 376 juta!

Lalu, ada varian ‘ac 24/24 29 Bleu Noir’ warna biru tua dan hitam yang harganya sedikit lebih ‘murah; yaitu sekitar Rp 102 juta. Yang paling juara adalah tipe ‘Rose Scheherazade Pink GHW Crocodile Birkin 30’ warna pink yang harganya mencapai sekitar Rp 1.290.485.500 atau lebih dari Rp 1,2 miliar!

Dengan harga mencapai miliaran rupiah, satu buah tas saja bisa untuk membeli rumah dan mobil mewah. Nah, ada yang tertarik mengoleksi tas mewah seperti Syahrini?

Saksikan video pilihan di bawah ini:

HEADLINE: Rotasi Ribuan Pejabat DKI, Anies Baswedan Tiru Langkah Ahok?

Liputan6.com, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tak menyangka kalau langkahnya melantik dan merotasi 1.125 pejabat Pemprov DKI akan menuai kritikan. Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi mengatakan, pelantikan yang digelar pada Senin 25 Januari lalu itu sangat kental aroma politisnya.

Dia mengatakan, dalam rotasi yang digagas Anies, pejabat yang baik dan berprestasi malah dicopot. Intinya, perombakan ini mengutamakan prinsip suka dan tak suka (like and dislike). Anies pun meradang dan menolak semua anggapan itu.

“Gubernur punya wewenang untuk rotasi 6 bulan setelah menjabat. Artinya, sebetulnya gubernur punya wewenang melakukan rotasi enam bulan setelah menjabat,” ujar Anies kepada wartawan di Monas, Jakarta Pusat, Rabu (27/2/2019).

Dia juga menegaskan, rotasi dan mutasi dilakukan berdasarkan evaluasi kinerja, bukan berdasarkan unsur personal. Di sisi lain, dia tak bisa melarang Prasetyo menyampaikan pemikirannya.

“Ini adalah semua soal kinerja selama satu setengah tahun ini. Dan imajinasi orang boleh-boleh saja ya. Kita nggak bisa melarang pemikiran orang,” kata Anies.

Namun demikian, Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono tidak sependapat dengan Anies. Menurut dia, mutasi atau perombakan jabatan adalah hal yang biasa, hanya saja menjadi tak biasa jika dilihat jumlahnya.

“Karena jumlah yang begitu banyak, saya khawatir berimbas pada kurang selektifnya pihak Pemprov DKI memilih figur-figur yang memangku jabatan pada pelantikan Senin kemarin. Kalau memilih orang terlalu banyak kan khawatir pilihannya enggak benar,” jelas Gembong kepada Liputan6.com, Rabu (27/2/2019) siang.

Selain itu, dia juga melihat Anies tidak memiliki skala prioritas dalam hal pembenahan SDM di Pemprov DKI. Hal itu terlihat dari sejumlah pos penting yang hingga kini tak ada pengisian jabatan untuk pucuk pimpinannya.

“Pak Anies enggak ada skala prioritas. Seharusnya yang dilakukan adalah rotasi atau pengisian jabatan untuk yang pelaksana tetap (Plt) dulu, tapi justru Plt sampai sekarang belum diisi,” ujar Gembong.

Dengan banyaknya posisi penting yang masih diisi Plt, lanjut dia, pada akhirnya akan berdampak pada penyerapan anggaran. Sebuah program atau proyek yang harusnya sudah dikerjakan menjadi harus menunggu karena belum ada pejabat definitif yang bisa mengesahkannya.

“Jangan sampai penyerapan kita bolong lagi, padahal warga Jakarta menunggu apa yang mau dikerjakan oleh Pak Anies ke depan untuk percepatan. Kalau pejabatnya masih seperti sekarang, pejabat Plt, kita khawatirkan enggak berani eksekusi (anggaran),” tegas Gembong. 

Infografis Rotasi Ribuan Pejabat Ibu Kota. (Liputan6.com/Triyasni)

Dengan semua keanehan itu, papar dia, tak heran banyak yang beranggapan kalau langkah Anies berbau politis.

“Pastilah, kan gubernur itu jabatan politis, pasti. Kalau disebut itu berbau politis, itu pastilah,” ujar Gembong.

Namun, dia menampik kalau apa yang dilakukan Anies meniru apa yang dilakukan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok saat menjabat Gubernur DKI Jakarta (19 November 2014-9 Mei 2017). Menurutnya, cara mutasi atau perombakan pejabat yang dilakukan Anies dan Ahok berbeda.

“(Ahok) itu kan bertahap. Enggak sekaligus seperti Anies. Kalau sekaligus itu yang saya khawatirkan. Memilih segitu banyak orang kan enggak mudah,” pungkas Gembong.

Berbeda dari Gembong, Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta Abdurrahman Suhaimi mengapresiasi rotasi dan mutasi besar-besaran pejabat Pemprov DKI Jakarta yang dilakukan Anies. Menurut dia, ada tiga syarat yang harus dipenuhi sehingga perombakan pejabat itu bisa diterima.

“Pertama, sesuai aturan. Kalau sesuai aturan ya enggak apa apa. Kedua, sesuai dengan kebutuhan di lapangan, atau dengan kata lain memang perlu ada untuk penyegaran. Ini perlu evaluasi dan seterusnya,” ujar Suhaimi kepada Liputan6.com, Rabu (27/2/2019) petang.

Ketiga, lanjut dia, harus sesuai dengan latar belakang karier dan kemampuan sang pejabat bersangkutan. Dengan kata lain, orang itu ditempatkan sesuai bidangnya dan tepat pada posisinya agar bisa mengemban amanah dengan baik.

“Kalau soal jumlah yang dimutasi, selama tidak menyalahi aturan ya tidak apa apa. Yang penting, semua perubahan baik kecil maupun besar semuanya bertujuan untuk mencapai visi misi gubernur dan Pemprov DKI,” papar Suhaimi.

Dia juga tak peduli kalau cara Anies disebut mengikuti apa yang pernah dilakukan Gubernur Ahok dengan megganti ribuan posisi pejabat dalam waktu bersamaan.

“Terserah orang ngomonglah. Menurut saya bukan masalah mengikuti atau tidaknya, tetapi kepentingan apa di balik itu? Kalau perubahan atau rotasi itu untuk mencapai sebuah target yang tinggi, enggak apa apa. Pak Anies kan punya target ‘maju kotanya bahagia warganya’,” tandas Suhaimi.

Lantas, bagaimana sebenarnya mutasi atau perombakan pejabat yang dilakukan Gubernur Anies pada Senin lalu itu?

2 dari 4 halaman

Rotasi yang Menyisakan Plt

Pro dan kontra itu dipicu pada Senin petang, 25 Februari 2019. Ketika itu Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melantik 1.125 pejabat baru dari eselon II, III, dan IV. Sejumlah posisi yang dirotasi mulai dari Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) sampai Kasatpol PP Provinsi DKI Jakarta.

Dari seribuan lebih pejabat itu, di antaranya 15 pimpinan tinggi pratama atau eselon II, 247 administrator atau eselon III, dan 836 pengawas atau eselon IV. Anies menyebut rotasi adalah hal yang wajar dalam organisasi. Menurut dia, organisasi perlu penyegaran dengan diisi oleh orang-orang baru.

“Pemprov berkepentingan untuk lakukan pembaharuan di setiap posisi yang ada. Bagi sebuah organisasi, rotasi mutasi itu wajar, karena organisasi perlu pembaruan,” kata Anies dalam sambutan pelantikan di Balai Kota Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan.

Selain itu, Anies juga mengatakan rotasi akan menguntungkan bagi pejabat yang dipindah, karena para pejabat itu bisa menambah kemampuan di lokasi yang baru.

“Bagi pribadi di Pemprov DKI, dapat tugas baru, amanat baru yang berbeda dengan sebelumnya, ini bagian dari pengembangan skill pribadi, menambah kompetensi, keterampilan di tempat baru,” ucap Anies.

Pimpinan tinggi pratama yang dilantik Anies yaitu:

1. Riyanto sebagai Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta.

2. Achmad Firdaus sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi DKI Jakarta.

3. Edy Junaedi sebagai Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta.

4. Benni Agus Chandra sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi DKI Jakarta.

5. Faisal Syafruddin sebagai Kepala Badan Pajak dan Retribusi Daerah Provinsi DKI Jakarta.

6. Arifin sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi DKI Jakarta.

7. Subejo sebagai Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi DKI Jakarta.

8. Theryono sebagai Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Duren Sawit.

9. Ida Bagus Nyoman Banjar sebagai Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Koja.

10. Tri Noviati sebagai Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Budi Asih.

11. Isnawa Adji sebagai Wakil Wali Kota Jakarta Selatan.

12. Sahat Parulian sebagai Wakil Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi DKI Jakarta.

13. Vera Revina Sari sebagai Asisten Deputi Bidang Tata Ruang.

14. Jupan Royter Sahalatua sebagai Asisten Deputi Bidang Perindustrian dan Perdagangan Provinsi DKI Jakarta.

15. Yani Wahyu Purwoko sebagai Asisten Deputi Gubernur Bidang Budaya.

Di sisi lain, mutasi ini menyebabkan kosongnya 18 jabatan di lingkungan Pemprov DKI Jakarta dan ditempati pelaksana tugas (Plt). Sebanyak 16 jabatan yang kosong merupakan posisi eselon II atau pimpinan tinggi pratama, sedangkan dua jabatan yang kosong merupakan jabatan eselon I atau pimpinan tinggi madya, yaitu.

1. Kepala Badan Pengelola Aset Daerah (BPAD)

2. Kepala Badan Pembina BUMD (BP-BUMD)

3. Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol)

4. Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP)

5. Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA)

6. Kepala Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan (Citata)

7. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH)

8. Kepala Dinas Perindustrian dan Energi (PE)

9. Kepala Dinas Perhubungan (Dishub)

10. Kepala Biro Penataan Kota dan Lingkungan Hidup

11. Kepala Biro Perekonomian

12. Kepala Biro Administrasi

13. Direktur Utama RSUD Pasar Rebo

14. Direktur Utama RSUD Cengkareng

15. Wakil Kepala Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD)

16. Sekretaris Kota Jakarta Selatan

Dua jabatan eselon I yang kosong adalah:

1. Deputi Gubernur Bidang Pengendalian Kependudukan dan Permukiman

2. Deputi Gubernur Bidang Pariwisata dan Kebudayaan

Untuk diketahui, dua jabatan eselon I tersebut sebelumnya diduduki oleh Syahrul Effendi dan Sylviana Murni. Syahrul meninggalkan jabatannya karena pensiun, sedangkan Sylviana mundur dalam rangka maju sebagai Cawagub DKI Jakarta dalam Pilkada 2017.

Dalam rangka mengisi 18 jabatan yang kosong tersebut, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta Chaidir, Selasa lalu mengatakan Pemprov DKI Jakarta akan segera mengadakan lelang jabatan untuk 18 jabatan tersebut.

Sesuai dengan UU No. 5/2014 tentang Aparatur Sipil Negara, pihaknya sedang berkoordinasi dengan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Apabila rekomendasi dari KASN sudah diperoleh, maka Pemprov DKI Jakarta sudah bisa mulai membuka lelang jabatan.

Dengan semua permasalahannya, jumlah pejabat yang dimutasi oleh Anies pada Senin lalu, sebenarnya jauh lebih sedikit dibandingkan dengan mutasi yang pernah dilakukan Gubernur Ahok.

3 dari 4 halaman

Mutasi Gemuk Gaya Ahok

Mutasi dan rotasi seribuan lebih pejabat di lingkungan Pemprov DKI Jakarta oleh Gubernur Anies Baswedan pada Senin lalu banyak dikaitkan dengan hal serupa yang dilakukan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, suksesor Joko Widodo sebagai Gubernur DKI Jakarta (19 November 2014-9 Mei 2017).

Sepanjang menjabat sebagai orang nomor satu di Ibu Kota, Ahok memang kerap memutasi pejabat atau bawahannya. Bahkan, beberapa kali dalam jumlah besar. Lihat saja, Usai dilantik Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai Gubernur DKI Jakarta di Istana Negara, Rabu 19 November 2014, dia langsung bersih-bersih.

Dari catatan Liputan6.com, satu setengah bulan menjabat Gubernur DKI Jakarta, Ahok melantik 4.800 pejabat di tingkat eselon II, III dan IV di lapangan Monas, Jakarta Pusat, Jumat 2 Januari 2015.

Nama-nama beberapa pejabat di tingkatan kepala Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD) DKI Jakarta mengalami rotasi jabatan dan sebagian ada yang dicopot karena kinerjanya kurang memuaskan.

Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Saefullah mengatakan, para pejabat-pejabat tersebut yaitu Lasro Marbun, dari sebelumnya Kepala Dinas Pendidikan menjadi Kepala Inspektorat. Jabatan Kadisdik diiisi Arie Budhiman yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan.

Sedangkan posisi yang ditinggalkan Arie diisi oleh Purba Hutapea, yang sebelumnya menjabat sebagai Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil).

Beberapa pejabat yang mendapat promosi adalah Benjamin Bukit, dari sebelumnya sebagai Wakil Kepala Dinas Perhubungan menjadi Kepala Dinas Perhubungan, Isnawa Adji dari sebelumnya Wakil Kepala Dinas Kebersihan menjadi Kepala Dinas Kebersihan.

Kemudian ada Ika Yuli Rahayu, dari sebelumnya menjabat sebagai Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Barat menjadi Kepala Dinas Perumahan dan Gedung Pemerintahan, Zainal Soleman dari sebelumnya Kepala Suku Dinas Pendidikan Menengah Jakarta Pusat menjadi Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda, Edi Nielson Sianturi yang kini menjabat sebagai Kepala Dinas Dukcapil, dari sebelumnya sebagai salah satu kepala bidang di instansi yang sama.

Selain itu, ada juga Franky Mangatas, dari Kepala Inspektorat menjadi Asisten Sekda Bidang Pemerintahan.

Sedangkan para pejabat yang dicopot alias ‘distafkan’ adalan mantan Kadis Perhubungan Muhammad Akbar, mantan Kepala BKD I Made Karmayora, dan mantan Kadis Pelayanan Pajak Iwan Setyawandi.

Pejabat DKI yang dimutasi Ahok, baik itu promosi atau demosi, adalah:

‪- Asisten Sekda Bidang Pembangunan Wiriyatmoko menjadi Deputi Gubernur Bidang Tata Ruang dan Lingkungan Hidup‬.‪

– Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Bambang Musyawardhana yang menjadi Wali Kota Jakarta Timur.‪

– Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Jakarta Pusat Rustam Effendi menjadi Wali Kota Jakarta Utara.

‪- Sekwan DPRD DKI Jakarta Mangara Pardede menjadi Wali Kota Jakarta Pusat.

‪- Wakil Wali Kota Jakarta Utara Tri Kurniadi menjadi Bupati Kepulauan Seribu‬.‪

– Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Arie Budiman menjadi Kepala Dinas Pendidikan DKI‬.

‪- Kepala Dinas Pendidikan DKI Lasro Marbun menjadi Kepala Inspektorat DKI.

– Isnawa Adji menjadi Kadis Kebersihan.‪

– Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil DKI Purba Hutapea dilantik menjadi Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan.

– Kepala Sudin Perumahan Jakarta Utara Ika Lestari Aji menjadi Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman‬.‪

– Kepala Dinas Kominfomas Agus Bambang Setyo Widodo menjadi Kepala Dinas Pelayanan Pajak‬.‪

– Kepala Badan Perpustakaan Agus Suradika menjadi Kepala Badan Kepegawaian Daerah‬.‪

– Kepala Bidang Kewaspadaan Kesbangpol menjadi Sekwan DPRD DKI‬.‪

– Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda menjadi Kepala Kesbangpol‬.‪

– Kepala Inspektorat Franky Mangatas Panjaitan menjadi Asisten Sekda Bidang Pemerintahan DKI.‪

– Kasudin Kependudukan dan Catatan Sipil Jakarta Utara Edison Sianturi menjadi Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil DKI.‪

– Wakil Kepala Dinas Perhubungan Benyamin Bukit menjadi Kepala Dinas Perhubungan‬.‪

– Kepala Biro Dikmental Budi Utomo menjadi Wakil Bupati Kepulauan Seribu.

Berselang setahun kemudian, Ahok kembali melantik 1.042 pejabat di lingkungan Pemprov DKI Jakarta yang terdiri dari eselon II, III dan IV. Ada enam pejabat eselon II yang dilantik menggantikan pejabat sebelumnya yang telah pensiun.

Keenam pejabat tersebut yakni Yurianto sebagai Kepala Badan Pembinaan BUMD dan Penanaman Modal, Catur Laswanto Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan. Kemudian, Sopan Adriyanto Kepala Dinas Pendidikan, Yayan Yuhana Kepala Biro Hukum, Subagyo Wakil Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah, serta Suriyanto Wakil Kepala Dinas Pendidikan.

“Saya dengan resmi melantik saudara, sebagai pejabat tinggi pratama, adiministrasi, dan pengawas di lingkungan Provinsi DKI Jakarta. Saya percaya saudara akan melaksanakan tugas sesuai tanggung jawab,” kata Ahok di halaman Balai Kota Jakarta, saat pelantikan para pejabat itu, Jumat 8 Januari 2016.

4 dari 4 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Gunung Es Seukuran Dua Kali New York Diprediksi Lepas dari Antarktika, Ini Kata NASA

Liputan6.com, Antarktika – Gunung es berukuran kira-kira dua kali New York, diperkirakan oleh para ilmuwan akan melepaskan diri dari lapisan es Antarktika. Ini merupakan akibat dari keretakan yang menyebar dengan cepat, yang selama ini dipantau oleh NASA.

Celah di sepanjang gletser Brunt di Antarktika pertama kali muncul pada Oktober 2016, menurut NASA. Retakan tersebut kemudian menyebar ke timur, yang lalu dikenal sebagai celah Halloween.

Mulanya, retakan ini disinyalir akan berhadapan dengan celah lain yang tampak stabil selama 35 tahun terakhir, tetapi sekarang, Halloween berakselerasi ke utara dengan kecepatan sekitar 2,5 mil setahun.

Setelah dua celah ini bertemu, yang bisa terjadi dalam beberapa pekan, sebuah gunung es setinggi kira-kira 660 mil persegi diprediksi siap lepas dari daratan yang menopangnya.

Proses ini terjadi secara alami bersamaan dengan gletser, tetapi adanya perubahan iklim akhir-akhir ini tidak dapat “membaca” seperti apa peristiwa tersebut terjadi nantinya. Selain itu, pemanasan global juga dapat menyebabkan destabilisasi gletser Brunt, NASA memperingatkan.

“Kemungkinan, hilangnya es seperti celah Halloween menunjukkan bahwa lebih banyak ketidakstabilan yang mungkin bakal terjadi di waktu mendatang,” kata Chris Shuman, ahli glasiologi NASA dan University of Maryland Baltimore County, sebagaimana dikutip dari The Guardian, Rabu (27/2/2019).

Pada Juli 2017, salah satu pecahan gletser terbesar yang pernah ada adalah gletser “Larsen C” yang luasnya mencapai 2.200 mil persegi, hampir dua kali ukuran negara bagian Delaware, Amerika Serikat.

Masa depan dari lapisan-lapisan es Antarktika akan memiliki pengaruh besar pada kenaikan permukaan laut di seluruh dunia. Sebuah laporan yang dirilis oleh para ilmuwan AS dan Inggris pada tahun lalu menyatakan, es di benua Kutub Selatan ini mencair dengan kecepatan yang memecahkan rekor, sehingga dianggap menjadi ancaman besar bagi kota-kota pesisir.

Studi ini menemukan bahwa pencairan lapisan es telah meningkat tiga kali lipat dalam lima tahun terakhir. Kecuali jika tindakan drastis diambil untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dan membatasi pemanasan global, para ilmuwan memperkirakan bahwa es yang mencair di Antartika akan menambah lebih dari 25 cm total kenaikan permukaan laut global pada tahun 2070.


Saksikan video pilihan berikut ini:

2 dari 2 halaman

Rongga Seukuran Dua Per Tiga Manhattan Muncul di Bawah Antartika, Penyebabnya?

Dalam waktu beberapa dekade, Antarktika telah kehilangan triliunan ton es dengan pesat. Belum juga terpecahkan cara mengatasinya, kini sudah muncul misteri baru mengenai benua itu, yakni rongga raksasa yang tumbuh di bawah Antartika Barat.

Menurut para ilmuwan, rongga ini berukuran dua pertiga dari Manhattan, tingginya hampir 300 meter, dan terdeteksi berada di dasar Gletser Thwaites –sebuah massa es yang dijuluki gletser paling berbahaya di dunia.

Saking besarnya, rongga ini bahkan disebut mewakili perkiraan 252 miliar ton es Antarktika yang hilang setiap tahun.

Para peneliti menambahkan, rongga itu bahkan bisa menjadi tempat yang cukup masif untuk menampung sekitar 14 miliar ton es.

“Kami telah menduga selama bertahun-tahun bahwa Thwaites tidak melekat erat pada batuan dasar di bawahnya,” kata glaciologist Eric Rignot dari University of California, sekaligus periset di Jet Propulsion Laboratory (JPL) NASA.

“Berkat generasi satelit baru, kami akhirnya bisa melihat detailnya,” lanjut Rignot, dikutip dari Science Alert, Jumat 1 Februari 2019.

Rignot dan rekan-rekannya menemukan rongga tersebut menggunakan radar penembus es, sebagai bagian dari Operasi IceBridge ala NASA. Mereka juga membubuhkan data tambahan yang dipasok oleh ilmuwan Jerman dan Prancis.

Menurut studi, rongga tersembunyi itu hanyalah dampak yang terjadi di antara “pola kompleks dan lelehan es” di Gletser Thwaites, bagian-bagian yang bergeser mundur sejauh 800 meter setiap tahun.

Pola kompleks yang diungkapkan oleh studi baru itu sempat membuat bingung para ilmuwan, sebab mereka harus mengetahui cara interaksi antara air dan es di lingkungan Antarktika yang dingin, namun mulai menghangat.

“Kami menemukan mekanisme berbeda untuk pergerakan mundur es,” kata ilmuwan radar JPL NASA, Pietro Milillo.

Saat para peneliti masih mempelajari hal-hal baru tentang pola rumit es ketika mencair di Gletser Thwaite, mereka mengemukakan bahwa pada dasarnya, rongga raksasa tersebut mewakili aktualitas ilmiah yang sederhana.

“Ukuran rongga di bawah gletser memainkan peran penting dalam proses pencairan. Semakin banyak panas dan air yang masuk ke bawah gletser, maka es akan mencair lebih cepat,” ucap Milillo.

Fakta tersebut penting untuk diketahui oleh para periset di dunia, karena Gletser Thwaites saat ini menyumbang sekitar 4 persen dari kenaikan permukaan laut global.

Jika Thwaites sepenuhnya menghilang, maka es yang berada di sana dapat menaikkan permukaan laut global sekitar 65 cm.