78 Siswa di Kamerun yang Diculik Sudah Dilepaskan

Jakarta – 78 anak-anak yang diculik dari asrama sekolah mereka di Kamerun telah dibebaskan. Mereka sebelumnya diculik pria bersenjata.

Dilansir CNN, Rabu (7/11/2018), otoritas sekolah tersebut mengatakan kepada CNN bahwa ada 78 anak, yang terdiri dari 42 perempuan dan 36 laki-laki, beserta kepala sekolah mereka, seorang guru dan seorang sopir yang diculik. Mereka diculik dari sekolah di wilayah Bamenda. Seorang anak perempuan berhasil lolos dari penculik.

Setelah pencarian yang intensif, siswa-siswi tersebut dilepaskan dan dikembalikan ke sekolah mereka dengan pengemudinya pada Selasa lalu. Seorang guru bernama Vumesegah Peter Kogah mengatakan bahwa truk militer mengantarkan anak-anak tersebut ke kantor gubernur.

Meski demikian, kepala sekolah dan seorang guru masih menjadi tahanan. “Puji Tuhan 78 anak-anak dan pengemudi telah dilepaskan,” kata moderator Gereja Presbyterian di Kamerun, Pendeta Fonki Samuel Forba kepada CNN.

Pendeta Forba mengatakan, petugas keamanan mendatangi sekolah pada Selasa dan membawa wakil kepala sekolah dan seorang staf untuk diinterogasi.

“Mereka belum akan dilepaskan. Saya tidak tahu mengapa mereka mengamankannya,” ujar Forba.

Tak ada satu pun yang mengklaim bertanggung jawab atas penculikan tersebut akan tetapi otoritas tidak mengesampingkan keterlibatan dari kelompok separatis yang mengobarkan perang di daerah Kamerun yang memakai bahasa Inggris.
(gbr/dnu)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *