Apa Kata Netizen di Debat Kedua Capres Jokowi Vs Prabowo?

Liputan6.com, Jakarta – Debat capres dan cawapres 2019 memasuki putaran kedua. Ada perbedaan yang cukup mencolok untuk debat yang berlangsung di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu 17 Februari 2019 ini.

Untuk debat putaran kedua ini, yang akan bertarung hanyalah capres dari kedua belah pihak yakni Jokowi dan Prabowo. Debat yang dipandu oleh Moderator Tommy Tjokro dan Anisha Dasuki ini akan membahas beberapa topik penting, yakni Energi, Pangan, Infrastruktur, Sumber Daya Alam, dan Lingkungan Hidup.

Debat akan dimulai pada pukul 20.00 WIB hingga selesai, serta terdiri dari enam segmen. Segmen pertama adalah segmen penyampaian visi-misi, sementara segmen kedua dan ketiga berupa pertanyaan dari tim panelis. Selanjutnya segmen keempat merupakan debat ekploratif dengan pemantik diskusi dengan tayangan video dari tim panelis.

Segmen kelima menjadi ajang kedua kandidat saling mengajukan pertanyaan bebas yang mengacu pada tema. Ditutup dengan segmen keenam yang merupakan pernyataan penutup dari kedua kandidat.

Penasaran seperti apa respons publik, khususnya para pengguna jejaring sosial mengenai debat capres putaran kedua ini? Berikut pantauan tim Citizen6-Liputan6.com, di lini masa Twitter, Minggu (17/2/2019).


2 dari 4 halaman

Visi dan Misi

Kedua paslon presiden telah menyiapkan visi dan misi yang akan ditawarkan ke publik di Pilpres 2019. Adapun visi Prabowo yang mendapat kesempatan pertama untuk putaran kedua ini yakni menjanjikan bangsa Indonesia agar bisa berdiri di atas kaki sendiri. Prabowo mengatakan akan menyediakan pupuk, menurunkan harga listrik.

“Masalah terbesar kita adalah kekayaan tidak tinggal di antara kita,” ujar Prabowo.

Sementara Jokowi mengatakan akan mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil. Jokowi juga mengucapkan terima kasihnya pada petani jagung yang telah melakukan lompatan besar produksi. Tak lupa, Jokowi menyinggung soal tidak adanya lagi bencana kebakaran hutan.

Berikut respons netizen mengenai visi-misi kedua paslon presiden pada debat kedua tersebut.

“Smgt buat translator bahasa isyarat ❤️ #DebatPilpres2019,” tutur @Mcnsterkisses.

“Kalau #DebatPilpres2019 lagi iklan, kedua paslon sama host nya pada ngapain yak? Main ludo kali ya hmm,” cuit @JulianKersa_.

“Tommy Tjokro tampan sekali yatuhaannnn~ #DebatPilpres2019 #DebatSebel,” cuit @kekemeidy.

“Yg paling gak asik dari #DebatPilpres2019 ini ya iklan.. Acara sebesar dan sepenting ini…masih aja dijejali iklan,” cuit @Irv4nory.

“Kang, terima kasih atas tutorial menyanyikan Indonesia Raya bagi pria dengan pita suara Rock. @armandmaulana #DebatPilpres2019,” ujar @boom2s.

“ayo bijak melihat visi misi capres. saling menghargai, apapun pilihannya, kita dukung secara fair #DebatPilpres2019,” cuit @martajatmika.

“Got duku for sustenance, and my bahasa indonesia dictionary ready for when my limited language knowledge fails me! Ready for #DebatPilpres2019 #Debatke2,” ujar @cam_theron.

“Tak ada tipi pun tak apa,demi #DebatPilpres2019,” tukas @DeasyCii.

“Akhirnya ada capres yg nyebut komitmen pengurangan sampah plastik.. #Debatpilpres2019,” cuit @pijareligia.

“Entah kenapa ku lebih tertarik mantengin komenan netizen daripada nonton debatnya langsung 😂 #DebatPilpres2019,” cuit @xingri1001

3 dari 4 halaman

Segmen Kedua

Pada segmen kedua, kedua capres menjawab pertanyaan dari panelis. Capres Jokowi mendapat kesempatan pertama diikuti Prabowo. Berikut respons netizen.

“Kami mau Ira Koesno!!! #DebatPilpres2019,” cuit @ateqahmad.

“enaknya sih kalo debat gausah dipakein waktu, biar jelasin nya selesai dan gak ngegantung #debatpilpres2019,” cuit @gianmegantara.

“Menarik mengamati retorika dan pilihan diksi kedua belah pihak dalam #DebatPilpres2019 kedua ini,” tutur @lalusastra.

“Nonton debat capres itu lebih cenatcenut ketimbang nontonin doi yg ketauan selingkuh😣 #DebatPilpres2019,” cuit @firdausha2.

“Serangan pertama prabowo mudah dipatahkan, tim kurang mempersiapkan data empirik. #DebatPilpres2019,” cuit @justredy.

“21.51 seperti biasa pak @jokowi hadir dengan narasi optimis tapi tetap anti kritik, tidak mengakui kekurangan, pak @prabowo pandai mengkritik tapi tanpa solusi konkrit #DebatPilpres2019 membosankan,” ungkap @rsetyawan_.

“tuhkaan bener #DebatPilpres2019 cuma jadi konten buat twitter dari masing-masing kita…mending ngopi yuuuk,” cuit @diikalesmana.

“Prabowo: I am not pessimistic but super optimistic, that palm oil can be helpful. But also need to take care of people. Need to make sure people benefit from their products and hard work. Palm oil also good for source of energy sufficiency. #DebatPilpres2019,” cuit @YohanesSulaiman.

“Nonton #DebatPilpres2019

20% dengerin capres ngomong. 80% dengerin “harap tenaang harap tenaaaang,” cuit @audipras.

“Mohon Tenang ! Mohon Tenang !…Ih aku cium gera. Gemesss,” cuit @Farhanmasykur.

4 dari 4 halaman

Segmen Ketiga

Untuk segmen ketiga, masih merupakan tanya-jawab antara kedua capres dengan paduan pertanyaan dari tim panelis dengan teman sumber daya alam dan lingkungan hidup. Berikut respons netizen.

Kuasai Blok Migas hingga Kontrak Migas Gross Split, Kebijakan Jokowi di Sektor Energi

Liputan6.com, Jakarta Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) melahirkan beberapa kebijakan terkait pengolahan sumber daya alam (SDA), khususnya pada sektor minyak dan gas bumi (migas) serta mineral dan batubara (minerba) selama kurun 4 tahun. SDA merupakan salah satu yang akan dibahas pada Debat Capres hari ini.

Berdasarkan catatan Liputan6.com, Minggu (17/2/2019), kebijakan pada sektor migas dari hulu yang terjadi pada Era Jokowi, antara lain penyerahan pengolahan Blok Migas Mahakam ke PT Pertamina (Persero) per 1 Januari 2018. Ini setelah 50 tahun‎ blok migas yang terletak di Kalimantan Timur tersebut dikelola PT Total E&P Indonesia.

Selain itu, pemerintah juga memutuskan peralihan kontrak pengolahan Blok Rokan ke Pertamina‎ dari Chevron Pacific Indonesia setelah kontraknya habis pada 2021. Chevron telah menggarap blok migas yang menjadi tulang punggung produksi minyak nasional ini selama 50 tahun.

Untuk tata kelola ‎hulu migas, pemerintah mengeluarkan terobosan berupa kontrak bagi hasil migas gross split. Sistem bagi hasil ini diyakini lebih transparan, efektif dan efisien dalam penghitungan split bagi hasil migas antara pemerintah dengan kontraktor, ketimbang kontrak bagi hasil cost recovery yang digunakan sebelumnya.

Wakil Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar mengungkapkan, saat ini total wiayah kerja migas yang telah menggunakan skema gross split menjadi 39. Terdiri dari 14 dari blok eksplorasi, 21 dari perpanjangan atau alih kelola, 4 yang amandemen.

“Setelah ‎dua WK yaitu WK Lampung III dan WK GMB Muralim, mengamandemen kontrak bagi hasil migas yang semula menggunakan skema bagi hasil cost recovery menjadi gross split, jumlahnya menjadi 39,” kata Arcandra.

2 dari 2 halaman

Minerba

Pada sektor minerba, tentunya Pemerintah Jokowi mencatatkan sejarah atas kesepakatan perubahan status Freeport Indonesia dari Kontrak Karya (KK) menjadi Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK).

Adapun salah satu ketentuan didalamnya adalah pelepasan saham Freeport Indonesia ke PT Indonesia Asaham Alumunium (Inalum) sehingga holding BUMN tambang tersebut menjadi pemilik saham mayoritas sebesar 51 persen.

Pada sektor batu bara, pemerintah membuat kebijakan harga patokan tertinggi batu bara sebesar USD 70 per ton untuk sektor kelistrikan. Kebijakan tersebut bertujuan untuk membuat tarif listrik tetap stabil.

Pemerintah pun telah berniat untuk menahan tarif listrik sepanjang 2019 tidak mengalami kenaikan. Rencana tersebut akan diterapkan untuk seluruh golongan pelanggan.

Bahkan PT PLN (Persero) memberikan diskon tarif listrik kepada pelanggan R-I 900 Volt Amper (VA) Rumah Tangga Mampu(RTM) mulai 1 Maret 2019, ‎insentif ini diberikan karena adanya efisiensi digolongan ini, serta terjadinya penurunan harga minyak dan kurs dollar.

Executive Vice President Corporate Communication & CSR PLN I Made Suprateka mengatakan,‎ dengan pemberlakuan insentif ini maka pelanggan golongan R-1 900 VA RTM hanya membayar tarif listrik sebesar Rp 1.300 per kilowatt hour (kWh) dari tarif normal sebesar Rp 1.352 per kWh.

“Penurunan tarif ini berlaku bagi 21 juta pelanggan listrik R-1 900 VA RTM,”tandasnya.

Pelaminan Direndam Banjir, Tamu Dijemput Perahu Karet

Jambi – Pasangan pengantin baru Ari dan Tania terlihat tetap bahagia di hari pernikahannya itu meski dalam keadaan dilanda banjir. Air memenuhi pelaminan warga RT 51, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi itu.

Ketinggian banjir dari 80 cm hingga mencapai 100 cm tersebut tidak menjadi hambatan bagi mereka dalam melangsungkan resepsi pernikahannya itu.

“Terpaksa kita adakan juga resepsi pernikahan ini. Kita juga tidak menyangka bisa banjir seperti ini,” kata Ketua RT 51, Ruslan kepada wartawan, Minggu (17/2/2019).

Tidak hanya menggenangi pesta pernikahan pasangan pengantin itu. Banjir ini juga merendam 65 rumah di kawasan Kecamatan Jelutung tersebut. Pihak orang tua juga tampak enggan berkomentar atas kejadian banjir yang melanda resepsi pernikahan anaknya itu.
Namun mereka juga terlihat tersenyum bahagia saat para tamu undangan yang hadir.

Sejumlah tamu undangan yang hadir juga terlihat memberikan selamat kepada kedua mempelai. Warga yang ada di lokasi juga turut membantu menyukseskan acara pernikahan itu dengan menyediakan perahu karet serta mobil buat para tamu undangan yang akan hadir.

“Karena kita khawatir tamu yang akan hadir di pesta pernikahan ini karena banjir, maka kita sediakan perahu karet serta mobil buat tamu undangan. Tujuannya agar para tamu undangan tidak terlalu kesulitan untuk menuju lokasi pernikahan itu,” ujar Ruslan.

Diketahui banjir ini terjadi kala hujan deras yang mengguyur sejumlah wilayah Kota Jambi sejak kemarin dan malam tadi. Banjir ini juga disebabkan atas buruknya aliran drenase dikawasan itu. Tidak hanya itu saja intensitas hujan yang tinggi di sejumlah wilayah di Jambi juga menjadi penyebab banjir itu terjadi.

Warga juga berharap dengan kondisi banjir seperti ini. Pemerintah Kota Jambi dapat menindaklanjuti dan mencari solusi persoalan banjir kali ini. Kawasan ini juga kerap kali menjadi langganan banjir kala hujan deras yang mengguyur.
(asp/asp)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Pesan Anak Kanker di Padang ke Ibu Ani: Kita Bisa Melewatinya Bersama

Padang – Mantan Ibu Negara Ani Yudhoyono masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit NUH (National University Hospital) Singapura dengan diagnosa menderita kanker darah (blood cancer). Seorang anak penderita penyakit yang sama di Padang, Sumatera Barat memberikan semangat untuk Ibu Ani.

“Semoga ibu Ani Yuhdoyono bisa tabah, sabar menjalani pengobatan. Saya dan anak-anak penderita kanker darah di sini ikut mendoakan semoga ibu baik-baik saja,” kata anak penderita kanker darah, Abdul HamidA Muhaqqiq kepada detikcom.

Bocah berusia 14 tahun itu merupakan satu dari 51 anak penderita kanker yang berkumpul dalam peringatan Hari Kanker Anak Sedunia, di Rumah Sakit DR Muhammad Djamil Padang, Minggu (17/2/2019).

Bersama orang tua dan keluarga masing-masing, mereka berbagi kisah bagaimana menjalani kehidupan sehari-hari dalam kondisi mengidap kanker.
“Semoga ibu selalu semangat dan diberikan kesembuhan oleh Allah. Yang semangat bu. Allah akan memberikan kesehatan kepada ibu Ani dan kami semua,” Abdul Hamid melanjutkan.

Abdul Hamid sendiri diketahui menderita kanker darah sejak empat tahun lalu. Ia kini menjalani proses kemoterapi di rumah sakit. Meski sakit, ia tetap menempuh pendidikan di Pondok Pesantren Sumatera Thawalib Parabek Bukittinggi.

“Kalau sedang pengobatan, biasanya izin libur dulu,” jelas Hamid.

Nurhaida, orang tua Hamid, mengaku sempat shock.

“Hamid dulu menderita hepatitis. Dalam pemeriksaan baru diketahui kalau ia juga (menderita) kanker darah. Tentu saja kami shock. Awalnya saja. Tapi ingat kata Tuhan bahwa itu adalah takdir. Kami akhirnya bisa belajar menerima dan lihat ke orang lain bahwa `justru ada yang lebih parah (kondisinya) dari kami,” kata Nurhaida.

Wanita asal Malalak, Kabupaten Agam itu berharap seluruh ibu yang anaknya menderita kanker tetap optimis.

“Selalu ada jalan untuk sembuh. Kita tak boleh sedih dalam perjuangan untuk meraih kesembuhan. Semua akan ringan dengan dukungan yang kuat dari kita,” katanya.

Kerjasama Dengan Rumah Sakit

Peringatan Hari Kanker Anak se-dunia yang berlangsung di Padang, diwarnai dengan penandatangan kerjasama antara Yayasan Komunitas Cahaya dan Rumah Sakit Dokter Muhammad Djamil Padang.

Yayasan Komunitas Cahaya berkosentrasi untuk membantu para penderita kanker selama proses pengobatan.

“Kita mendukung anak dan orang tuanya. Kenapa orang tua? Kalau untuk anak, urusannya sudah selesai oleh BPJS. Orang tua ini yang membutuhkan biaya sehari-hari selama pengobatan. Pemasukan terhenti saat mengantar anak berobat. Itu yang kita dampingi,” kata Dedi Kurnia Putra, Ketua Yayasan Komunitas Cahaya.

“Yang terbanyak Leukimia atau kanker darah. Ada juga tumor di otak, leher dan tumor hati. Tapi yang terbanyak memang Leukimia,” tambah Dedi.

Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayiotno berharap dukungan semua pihak untuk memberikan perhatian dan kepedulian kepada anak-anak penderita kanker.

“Bukan hanya dokter, orang tua dan pemerintah, tapi semua pihak. Bentuk prakteknya bisa bermacam-macam cara sesuai kewenangan dan kemampuan. Kita ingatkan bahwa ada kanker yang bisa menimpa anak-anak kita,” kata Irwan.
(asp/asp)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Intip Rincian Utang Luar Negeri RI, Paling Banyak untuk Apa?

Liputan6.com, Jakarta – Jumlah utang sering kali menjadi bahan kritik untuk pemerintah. Hal ini mengingat total utang Indonesia yang terus naik. Meski demikian, apakah utang Indonesia masih aman? Bagaimana rincian utang Indonesia tersebut?

Pemerintah selalu menyatakan kalau pengelolaan utang dilakukan pruden dan akuntabel. Kementerian Keuangan (Kemenkeu) pun pernah menegaskan, meski utang pemerintah meningkat tetapi tidak melanggar amanat Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara.

Yaitu defisit APBN masih terjaga kurang dari tiga persen terhadap produk domestik bruto (PDB) dan rasio utang kurang dari 60 persen dari PDB.

Mengutip berita Liputan6.com, Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) meminta masyarakat Indonesia bijak memahami soal utang negara.

“Negara mirip dengan perusahaan. Kalau ingin dikembangkan dengan optimal, butuh dana besar,” ujar JK, pada Selasa 29 Januari 2019.

JK menuturkan, jika ingin pembangunan dilakukan pesat, misalnya dalam hal infrastruktur dibutuhkan dana besar. Di sisi lain, anggaran negara juga diperlukan untuk mebiayai hak-hak dasar warga, seperti pendidikan dan kesehatan. Oleh karena itu, dibutuhkan pendanaan lain.

“Utang bukan jumlahnya yang penting, tapi bisa dibayar atau tidak,” tutur JK.

Selama utang negara untuk hal-hal produktif, bukan sekedar untuk menggelar konferensi atau bangun kantor pemerintah, Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) tersebut berpendapat, itu sah-sah saja.

Misalnya, kata dia, untuk pembangunan MRT, moda angkut massal yang diyakini bisa mengatasi masalah transportasi, terutama di kota-kota besar.

“Kalau yakin dalam 40 tahun bisa dibayar dari hasil MRT, tidak masalah,” tambah JK.

Utang, tambah JK, juga digunakan untuk membangun sarana atau infratruktur yang penting untuk orang banyak. Ia menambahkan, uang pinjaman bisa untuk membangun pengairan. Efeknya, kebun dan sawah makin banyak, penghasilan negara dari pajak pun meningkat. “Kita tidak utang untuk foya-foya,” tambah JK.

JK menegaskan, tak hanya Indonesia yang punya utang. “Negara-negara besar juga tetap meminjam tetapi meminjam ke dalam, misalnya Amerika Serikat dalam bentuk cetak duit,” tutur dia.

Ingin tahu bagaimana perkembangan utang luar negeri Indonesia? Bagimana dengan perkembangan rasio utangnya? Siapa saja pemberi pinjaman?

Berikut rincian utang seperti dikutip dari laman Bank Indonesia (BI):

Bila melihat data BI, utang luar negeri Indonesia cenderung meningkat sejak 2010. Jika dilihat posisi utang luar negeri berdasarkan kelompok peminjam, total utang luar negeri Indonesia mencapai USD 293,32 miliar pada 2014. Jumlah tersebut terdiri dari utang pemerintah dan bank sentral mencapai USD 129,736 miliar dan swasta sebesar USD 163,59 miliar.

Kemudian pada 2015, total utang luar negeri Indonesia naik menjadi USD 310,730 miliar. Utang itu terdiri dari utang pemerintah dan bank sentral mencapai USD 142,608 miliar dan swasta sebesar USD 168,123 miliar.

Utang tersebut juga meningkat menjadi USD 320,006 miliar pada 2016. Rincian utangnya terdiri dari utang pemerintah dan bank sentral sebesar USD 158,283 miliar dan swasta sebesar USD 161,722 miliar.

Pada 2017, total utang bertambah menjadi USD 352,469 miliar. Utang itu terdiri dari utang pemerintah dan bank sentral sebesar USD 180,622 miliar dan swasta sebesar USD 171,847 miliar.

Pada Desember 2018, total utang luar negeri berdasarkan kelompok peminjam naik menjadi USD 376,839 miliar. Rinciannya utang pemerintah bank sentral mencapai USD 186,220 miliar dan swasta sebesar USD 190,619 miliar.

Posisi utang luar negeri berdasarkan jenis mata uang

Adapun posisi utang luar negeri berdasarkan jenis mata uang masih terbesar dalam denominasi dolar AS. Totalnya mencapai USD 212,513 miliar pada 2014. Kemudian menjadi USD 222,771 miliar pada 2015.

Selanjutnya utang dalam denominasi dolar AS itu turun menjadi USD 221,307 miliar pada 2016. Utang meningkat lagi menjadi USD 236,620 miliar pada 2017. Pada Desember 2018, totang utang dalam denominasi dolar AS mencapai USD 258,938 miliar.

Negara kreditor terbesar

Kalau dilihat berdasarkan negara pemberi pinjaman antara lain pada 2014 mencapai USD 176,82 miliar. Negara pemberi pinjaman terbesar dari Singapura mencapai USD 60,45 miliar pada 2014. Lalu turun menjadi USD 58,19 miliar pada 2015.

Hal ini berlanjut pada 2016, kreditor utang dari Singapura turun menjadi USD 51,397 miliar pada 2016. Selanjutnya naik lagi menjadi USD 54,95 miliar pada 2017. Desember 2018, utang dari kreditor asal Singapura naik menjadi USD 60,62 miliar.

Jepang juga menjadi salah satu negara pemberi pinjaman terbesar untuk Indonesia. Total pinjaman dari Jepang mencapai USD30,46 miliar pada 2014.

Lalu naik menjadi USD 31,35 miliar pada 2015. Selanjutnya turun lagi menjadi USD 30,23 miliar pada 2016, dan 2017 mencapai USD 29,154 miliar. Pada Desember 2018, utang tercatat USD 29,56 miliar di Jepang. Negara lainnya yang memberi pinjaman terbesar yaitu China dan Amerika Serikat.

Pembiayaan Utang

Adapun pembiayaan utang pada 2014 hingga 2019 antara lain pada 2014 sebesar Rp 255,7 triliun, 2015 sebesar Rp 380,9 triliun, 2016 sebesar Rp 403 triliun, 2017 sebesar Rp 429,1 triliun. Kemudian realisasi pada 2018 turun menjadi Rp 366,7 triliun.

Pembiayaan utang ini membiayai defisit anggaran, pembiayaan investasi terutama PMN kepada BUMN BLU, dan pemberian pinjaman kepada Pemda.

Kementerian Keuangan menegaskan, kebijakan pembiayaan utang ini menerapkan hal kehati-hatian, efisiensi biaya utang, produktivitas dan keseimbangan.

2 dari 4 halaman

Selanjutnya

 Utang dilihat dari jangka waktunya

Utang pemerintah dan bank sentral bila dilihat dari jangka waktu yang dimiliki sebagian besar utang jangka panjang lebih dari satu tahun.

Tercatat utang luar negeri pemerintah dan bank sentral yang lebih dari satu tahun mencapai USD 126,075 miliar pada 2014. Dibandingkan utang jangka pendek pada 2014 mencapai USD 3,66 miliar.

Pada 2015, utang jangka panjang bank sentral dan pemerintah mencapai USD 139,65 miliar. Sedangkan utang kurang dari satu tahun mencapai USD 2,95 miliar pada 2015.

Lalu pada 2016, tercatat utang jangka panjang lebih dari satu tahun mencapai USD 157,43 miliar pada 2016. Utang jangka pendek pemerintah dan bank sentral mencapai USD 845 juta pada 2016.

Sedangkan 2017, utang jangka pendek pemerintah dan bank sentral mencapai USD 2,4 miliar. Utang jangka panjang, total utangnya mencapai USD 178,20 miliar.

Pada Desember 2018, tercatat total utang jangka pendek berkurang menjadi USD 900 juta pada Desember 2018. Utang jangka panjang melonjak jadi USD 185,23 miliar.


3 dari 4 halaman

Rasio Utang Masih di Batas Aman

Adapun rasio utang terhadap PDB relatif masih aman di bawah 60 persen. Ini sesuai ketentuan, meski rasionya cenderung naik.

Dibandingkan negara lainnya, berdasarkan data tradingeconomics, rasio utang Indonesia terhadap PDB termasuk yang terendah. Dibandingkan AS yang rasio utangnya mencapai 105,40 persen terhadap PDB. Lalu Jepang mencapai 253 persen terhadap PDB, China mencapai 47,60 persen terhadap PDB, dan India sebesar 68,70 persen terhadap PDB.

Selain itu dibandingkan Vietnam, rasio utangnya mencapai 61,50 persen, Malaysia mencapai 50,90 persen, dan Singapura sebesar 110,60 persen terhadap PDB. Lalu Filipina sebesar 41,90 persen terhadap PDB.

Pada 2014, rasio utang terhadap PDB mencapai 32,95 persen. Pada 2015, rasio utang terhadap PDB naik menjadi 36,09 persen pada 2015. Lalu kembali turun menjadi 34,30 persen pada 2016. Selanjutnya rasio utang kembali naik tipis menjadi 34,77 pada 2017. Lalu pada 2018, tercatat rasio utang terhadap PDB menjadi 36,18 persen.

Dilihat dari jenis utang luar negeri, dari sisi pemerintah rinciannya antara lain:

Pinjaman pada 2014 mencapai USD 123,80 miliar yang komposisinya USD 53,923 miliar yang merupakan pinjaman bilateral mencapai USD 26,70 miliar, komersial sebesar USD 23,34 miliar, multilateral sebesar USD 3,72 miliar, dan pemasok 19.

Dari surat utang mencapai USD 69,88 miliar pada 2014. Surat utang itu terdiri dari surat berharga negara (SBN) internasional mencapai USD 32,797 miliar dan SBN domestik mencapai USD 37,08 miliar.

Pada 2015, total utang luar negeri pemerintah capai USD 137,39 miliar. Utang itu terdiri dari pinjaman mencapai USD 54,22 miliar yang terdiri dari pinjaman bilateral sebesar USD 24,48 miliar, komersial sebesar USD 26,09 miliar, multilateral sebesar USD 3,63 miliar. Pemasoknya mencapai 12.

Kemudian surat utang dari SBN internasional mencapai USD 42,68 miliar dan SBN domestik sebesar USD 40,38 miliar.

Pada 2016, total utang luar negeri mencapai USD 154,87 miliar. Utang itu terdiri dari pinjaman sebesar USD 54,188 miliar yang berasal dari pinjaman bilateral sebesar USD 23,32 miliar, komersial sebesar USD 3,35 miliar, pemasok 8. Sedangkan total penerbitan surat utang pada 2016 mencapai USD 100,68 miliar.

Selanjutnya pada 2017, total utang luar negeri pemerintah capai USD 177,318 miliar. Itu dari total pinjaman yang mencapai USD 54,48 miliar yang terdiri pinjaman bilateral sebesar USD 23,15 miliar, komersial sebesar USD 3,14 miliar, multilateral sebesar USD 28,11 miliar dan pemasok 72. Adapun penerbitan surat utang mencapai USD 122,83 miliar pada 2017.

Selanjutnya pada Desember 2018, total utang luar negeri pemerintah mencapai USD 183,19 miliar. Pinjaman itu mencapai USD 56,17 miliar yang rinciannya antara lain pinjaman bilateral sebesar USD 22,85 miliar, pinjaman komersial sebesar USD 2,94 miliar, dan multilateral sebesar USD 29,30 miliar. Pemasok tak ada. Dilihat dari penerbitan SBN capai USD 128,01 miliar.

Posisi utang luar negeri pemerintah berdasarkan lembaga kreditor antara lain dari ADB mencapai USD 8,63 miliar pada 2014. Kemudian naik menjadi USD 9,19 miliar pada 2015 dan berlanjut pada 2016 mencapai USD 9,31 miliar. Pada 2017, tercatat total utang luar negeri dari ADB mencapai USD 9,01 miliar dan 2018 mencapai USD 9,77 miliar.

Kemudian pemberi pinjaman besar lainnya dari lembaga kreditor yaitu IBRD dengan total mencapai USD 8,63 miliar pada 2014. Lalu naik menjadi USD 14,38 miliar pada 2016. Kemudian naik lagi menjadi USD 15,81 miliar pada 2016 dan 2017 tercatat USD 16,56 miliar. Sedangkan utang dari IBRD pada 2018 mencapai USD 9,7 miliar.



4 dari 4 halaman

Rincian Anggaran dan Realisasi Infrastruktur

Seperti diketahui, pemerintah menyiapkan anggaran untuk infrastruktur, pendidikan dan kesehatan setiap tahun. Anggaran tersebut untuk tiga sektor itu bervariasi tapi catatkan kenaikan.

Dari data Kementerian Keuangan (Kemenkeu), anggaran infrastruktur mencapai Rp 256,1 triliun pada 2015. Lalu meningkat menjadi Rp 269,1 triliun pada 2016, kemudian naik lagi menjadi Rp 388,3 triliun pada 2017. Selanjutnya naik menjadi Rp 410,7 triliun, dan terus meningkat menjadi Rp 415 triliun pada 2019.

Bagaimana dengan anggaran pendidikan?

Anggaran pendidikan mencapai Rp 409,1 triliun pada 2015. Lalu kembali naik menjadi Rp 419,2 triliun pada 2016.  Namun pada 2017, anggaran pendidikan turun jadi Rp 416,1 triliun. Kemudian meningkat menjadi Rp 444,1 triliun pada 2018. Anggaran pendidikan tercatat menjadi Rp 492,5 triliun pada 2019.

Lalu bagaimana anggaran kesehatan?

Anggaran kesehatan tercatat mencapai Rp 65,9 triliun pada 2015. Lalu kembali naik menjadi Rp 92,3 triliun pada 2016. Anggaran tersebut naik lagi menjadi Rp 104,9 triliun pada 2017 dan mencapai Rp 111 triliun pada 2018. Lalu anggaran kesehatan tercatat menjadi Rp 123,1 triliun pada 2019.

Dalam pidato Presiden Joko Widodo (Jokowi) di sidang tahunan MPR pada 16 Agustus 2018, menyebutkan sejumlah pengembangan infrastruktur. Hal itu antara lain dari 2015-2017, pemerintah terus menguat konektivitas tol laut dengan pembangunan dan pengembangan pelabuhan. Dari 2015 hingga 2017 ada 477 lokasi.

Selain itu, mengutip dari laporan 4 tahun Jokowi-JK untuk infrastruktur konektivitas, hingga 2018 telah terbangun jalan sepanjang 3.432 KM, jalan tol sepanjang 947 KM, jembatan sepanjang 39,8 KM, dan jembatan gantung 134 unit.

Lalu kereta api, hingga 2018 telah terbangun jalur KA termasuk jalur ganda dan reaktivitas 754, km, peningkatan dan rehabilitasi jalur KA 413,6 km, light rail transit (LRT) yaitu di Sumatera Seletan, Jakarta, dan Jabodebek, serta mass rapid transit.

Selanjutnya hingga 2018 telah terbangun 10 bandara baru, revitalisasi dan pengembangan 408 bandara di daerah rawan bencana, terisolasi dan wilayah perbatasan. Kemudian, jembatan udara ada penirinan disparitas harga lima bahan kebutuhan pokok sebesar 57,21 persen untuk masyarakat daerah terpencil dan tertinggi atau daerah yang belum terlayani moda transportasi lain.

Untuk pelabuhan, telah terbangun 19 pelabuhan, 8 pelabuhan sedang dibangun dan selesai 2019. Ada tambahan lima unit kapal penyeberangan penumpangan, tambahan tiga unit kapal motor penyeberangan, dan tambahan 10 pelabuhan penyeberangan,

Di infrastruktur energi, pembangunan jaringan gas kota dan pipa transmisi distribusi gas antara lain pada 2014 ada 200.000 sambungan rumah tangga (SR), kemudian naik jadi 220.363 pada 2015, kemudian 319.514 pada 2016. Selanjutnya naik menjadi 373.190 pada 2017, dan 463.619 pada 2018.

Di infrastruktur telekomunikasi, palapa ring paket baret yang mulai berinovasi pada awal April 2018 di 475 kabupaten dan kota. Penguatan BTS mencapai 175 ribu menara, dan mobile coverage ada 75 ribu kelurahan.


Saksikan video pilihan di bawah ini:

Jual Saham demi Pilpres 2019, Berapa Kekayaan Sandiaga Uno?

Liputan6.com, Jakarta – Sandiaga Uno tercatat makin kaya saat ia maju sebagai calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 2. Berdasarkan laporan resmi KPK, kekayaannya meningkat dari sebelum maju sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta.

Menurut data Liputan6.com, harta Sandiaga Uno sebelum menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta sebesar Rp 3,8 triliun dan USD 10,3 juta. Harta itu terdiri atas bangunan dan surat-surat berharga.

Baru sekitar 10 bulan menjabat di Balai Kota, Sandiaga Uno langsung maju sebagai cawapres. Pada laporan ke KPK per Agustus 2018, harta Sandiaga sudah bertambah menjadi Rp 5 triliun.

Pada laporan ke KPK tersebut, surat berharga milik Sandi tercatat naik dari Rp 3,7 triliun menjadi Rp 4,7 triliun. 

Harta Sandiaga juga sudah termasuk asetnya di luar negeri, seperti di New York dan Boston yang masing-masing senilai Rp 33,2 miliar dan Rp 15,6 miliar.

Lebih lanjut, dua bulan setelah melaporkan kekayaan ke KPK, Sandiaga ternyata menjual jutaan sahamnya di Saratoga. Ini dia lakukan berkali-kali pada Oktober hingga Desember 2018.

Pada awal Oktober, ia menjual 51,4 juta saham senilai Rp 194 miliar. Masih di bulan yang sama, ia kembali melepas 30,1 juta saham (Rp 113,71 miliar).

Akhir November hingga awal Desember lalu, Sandiaga kembali melepas 41,8 juta saham (Rp 157,8 miliar), dan pada pertengahan Desember 17,05 juta saham (Rp 64,38 miliar).

Total harta Sandiaga yang dikonversi dari saham menjadi uang Rp 529 miliar. Ini menjadikan Sandiaga Uno sebagai sosok terkaya di kontestasi pilpres 2019, termasuk melewati Prabowo yang memiliki harta Rp 1,9 triliun.

2 dari 2 halaman

Jika Terpilih, Sandiaga Berjanji Tak Dongkrak Harga BBM Subsidi

Calon Wakil Presiden Nomor Urut 02, Sandiaga Uno berjanji tidak akan menaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi apabila dirinya terpilih pada Pilpres 2019 mendatang. Dia menyebut, kepentingan rakyat kecil masih menjadi prioritas besar bagi pasangan Prabowo-Sandi.

“Kenaikan BBM (subsidi) pasti akan menambah dan membuat ekonomi mereka sulit. Jadi kebijakan kami seandainya kami diberikan amanah oleh Allah, dipilih oleh rakyat, kita akan pastikan bahwa masyarakat tidak akan terbebebani dengan harga BBM yang tinggi,” kata Sandiaga saat ditemui di Media Center Prabowo-Sandi, Jakarta, Jumat, 1 Februari 2019. 

Persoalan yang selama ini terjadi adalah subsidi BBM banyak tidak tepat sasaran. Justru kebanyakan masyarakat menengah dan kelas atas masih kerap merasakan subsidi tersebut. “Banyak masyarakat yang sebetulnya tdak perlu disubsidi menikmati subsidi tersebut,” imbuhnya.

Dengan demikian, apabila dirinya terpilih, salah satu menjadi fokus utamanya adalah menerapkan sistem kartu identitas tunggal atau single identity card (SID). Sehingga, dengan teknologi tersebut mampu menyasar masyarakat lebih tepat lagi.

“Dengan adanya SID kita akan bisa menembak langsung seperti di Jakarta dengan program KJP plus, dengan program-program pemberdayaan masyarakat yang dilakukan oleh DKI itu bisa tepat sasaran karena kami punya datanya, dan ini yang nanti harus menjadi utama dari Prabowo-Sandi,” katanya.

Debat Capres Kedua, TKN Pamer Capaian 4 Tahun Pemerintahan Jokowi

Jakarta – Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin optimistis capres mereka unggul di debat Pilpres 2019 kedua. Mereka memamerkan capaian kerja pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla selama 4 tahun terakhir.

“Kinerja pemerintahan Jokowi-JK 4 tahun terakhir ini patut diacungkan jempol, berbagai capaian dirasakan langsung oleh masyarakat mulai dari pencapaian di bidang energi listrik misalnya, sudah mencapai 97,13% dan diharapkan mencapai 100% di pemerintahan saat ini,” ujar Wakil Direktur Kampanye TKN, Daniel Johan kepada wartawan, Minggu (17/2/2019).

Daniel mengatakan pemerintah juga telah mengambil alih sumber-sumber minyak sehingga pengelolaannya dilakukan sendiri oleh BUMN Pertamina seperti Blok Mahakam. Dia melanjutkan, divestasi Freeport hingga 51% tidak pernah terjadi sebelumnya.

Di bidang infrastruktur, lanjut Daniel, kinerja para menteri Jokowi siang malam terus dilakukan demi masyarakat. Dia berbicara data-data pembangunan jalan.

“Pembangunan jalan sepanjang 3.432 kilometer, jalan tol sepanjang 947 kilometer, jembatan sepanjang 39,8 kilometer, pembangunan jalan jalur kereta api di Jawa dan luar Jawa, LRT dan MRT sebagai bagian untuk peningkatan mutu pelayanan transportasi masyarakat agar mobilitas semakin mudah,” tutur Daniel.

Selain itu, Daniel membanggakan pembangunan infrastruktur pertanian di era Jokowi. Dia membeberkan produksi-produksi sejumlah komoditi.

“Begitu pula dengan infrastruktur pertanian mulai dari pembangunan sarana dan prasarana untuk meningkatkan produksi, baik padi, jagung, kedelai dan komoditi lainnya salah satunya adalah pemerintah melalui 3 kementerian telah membangun 5.121 embung. Pemerintah juga membangun 860.015 hektare jaringan irigasi, dan jutaan ha irigasi lama yang telah direhabilitasi,” tutur Wasekjen PKB itu.

Wakil Ketua Komisi IV DPR itu juga memerinci pembangunan sejumlah bandara di era Jokowi. Menurutnya, Jokowi menciptakan kemudahan dan memperkuat konektivitas antarwilayah dengan pembangunan sejumlah bandara baru.

“Pembangunan bandara baru hingga 2018 sudah 10 bandara baru, hal ini untuk memperkuat konektivitas antar-wilayah (negara kepulauan). Sudah 19 pelabuhan yang dibangun, hasilnya terjadi peningkatan kapasitas pengangkutan barang dari sebelumnya (2014) hanya 16,7 juta TEUs/th pada tahun 2017 19,7 juta TEUs/th,” ucap Daniel Johan.

Daniel Johan lantas menyoroti sektor pangan. Pemerintah, katanya, telah bekerja keras dalam menekan inflasi di bidang pangan yang mana contohnya ialah harga-harga yang terjangkau terutama saat hari raya. Meski demikian, Daniel menyebut pemerintah masih punya target-target selanjutnya untuk dicapai.

“Target berikutnya yang penting adalah dilakukannya pembangunan infrastruktur jalan di desa-desa basis produksi dan peningkatan pendapatan petani melalui hilirisasi, penguatan SDM dan teknologi dalam pengelolaan sumber daya alam oleh kekuatan industri dalam negeri, termasuk sawit sebagai kekuatan energi masa kini dan masa depan bagi Indonesia dan dunia di mana Indonesia adalah kekuatan nomor 1 dunia,” ucap dia.

“Kita juga harus meningkatkan daya saing produk dalam negeri sehingga bernilai tinggi, ekspor produk yang dihasilkan bukan bahan baku namun barang jadi atau paling tidak barang setengah jadi,” katanya.


(gbr/ibh) <!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Sosialisasi Asuransi Usaha Tani Melalui Aplikasi SIAP Sudah Sampai Lampung Barat

Liputan6.com, Jakarta Kementerian Pertanian (Kementan) terus mensosialisasikan program Asuransi Usaha Tani (AUTP) berbasis online melalui Sistem Informasi Asuransi Pertanian (SIAP). Terbaru, digelar di Lampung Barat (Lambar) diikuti para penyuluh se-Lambar.

Sekretaris Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan, Mulyadi Hendiawan mengatakan, peserta asuransi pertanian terus meningkat. Pasalnya,PT Jasa Asuransi Pertanian (Jasindo) sebagai pengelola terus mengoptimalkan aplikasi SIAP. Aplikasi SIAP merupakan hasil kerja sama antara Kementerian Pertanian dengan Jasindo untuk mempermudah pendaftaran dan pendataan asuransi.

“Aplikasi SIAP menjadi salah satu jawaban atas keluhan para dinas pertanian di seluruh Indonesia dan beberapa pihak lainnya mengenai penyajian data atau pendaftaran asuransi tani,” ujar Mulyadi.

Dari data Kementan, tahun 2018 lalu, realisasi AUTP sekitar 806.199,64 dari target 1 juta ha (80,62%), sedangkan klaim kerugian mencapai 12.194 ha (1,51%).

“Sampai saat ini tidak ada kendala, baik klaim maupun pembayaran premi, dan Kementan bersama perusahaan asuransi Jasindo terus mengajak para petani padi untuk mengasuransi lahannya,” ujar Mulyadi.

Dalam sosialisasi, Kepala Bidang Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Lampung Barat, Antoni Zakaria menyampaikan prosedur mengikuti program AUTP mulai 2019 dilaksanakan berbasis internet. Mulai dari pendaftaran, premi, hingga klaimnya yaitu ada perubahan sistem yang semula dari manual beralih ke aplikasi internet.

“Program AUTP saat ini melalui aplikasi sistem internet, maka ke depan pendaftaran tidak lagi harus datang ke kabupaten. Jadi, kami minta agar penyuluh-penyuluh mampu menguasai sistem ini,” ujarnya.

Sementara untuk besaran dana premi ansuran yang harus dibayar oleh petani tetap seperti sebelumnya yaitu Rp 36 ribu per hektare. Demikian juga untuk lahan tanaman padi yang didaftarkan yakni satu bulan sejak tanam.

“Program ini bertujuan melindungi kerugian nilai ekonomi usaha tani serta memberikan perlindungan kepada petani jika terjadi gagal panen akibat banjir, serangan hama, dan kekeringan,” tutupnya.


(*)

BPN Pertanyakan Klaim Pemerintahan Jokowi Ambil Alih PT Freeport

Liputan6.com, Jakarta – Direktur Materi dan Debat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Sudirman Said meluruskan klaim keberhasilan pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) mengambil alih mayoritas sahan PT Freeport sebagai bagian dari nasionalisme.

“Yang kita persoalkan adalah klaim berlebihan bahwa pengambilalihan PT Freeport bagian dari nasionalisme. Itu lebay. Itu transaksi jual beli saham biasa,” kata Sudirman di Media Center Prabowo-Sandi, Jalan Sriwijaya, Jakarta Selatan, Sabtu (16/2).

Sudirman merujuk pada laporan PT Freeport McMoran di pasar modal Amerika Serikat pada Januari 2019. Dia mengatakan pembelian mayoritas saham PT Freeport justru merugikan Indonesia.

“Dalam laporan itu disebutkan, meski Pemerintah Indonesia kuasai 51 persen saham, tetapi kontrol manajemen dan operasional masih di tangan PT Freeport. Mayoritas benefit ekonomi juga masih di tangan PT Freeport. Itu ditulis dalam perjanjian jual beli saham. Kami akan minta pemerintah untuk buka apa saja isi kontrak itu,” beber Sudirman.

Di kesempatan sama, mantan staf khusus Kementerian ESDM Muhammad Said Didu mengatakan pembelian mayoritas saham PT Freeport justru membuat buntung Indonesia. Mengingat kewajiban Freport di bidang lingkungan hidup mencapai ratusan triliun.

2 dari 2 halaman

Buat Buntung Indonesia

Selain itu, lanjut Said, sebagai pemegang saham, Indonesia juga harus menanggung kewajiban investasi pengembangan tambang bawah tanah dan smelter.

“Siapapun pemerintahannya, pengambilalihan PT Freeport ini pasti terjadi. Tinggal tunggu waktu. Yang terjadi sekarang justru PT Freeport yang ketiban untung. Dia dapat uang cash triliunan rupiah dari penjualan saham, dia dapat hak pengelolaan dan pengendalian, hingga Freeport juga terbebas dari tuntutan kerusakan lingkungan. Sementara Indonesia, dapat hutang baru,” kata Said.

Said menilai, pengambilalihan PT Freeport oleh pemerintah Joko Widodo terkesan buru-buru demi kepentingan pencitraan jelang pemilu. Dia pun meminta supaya pemerintah menghentikan segala bentuk pencitraan yang justru membawa kerugian bagi rakyat.

“Kasus Freeport ini dijadikan target politik bahwa ini harus berhasil sebelum akhir 2018, supaya bisa jadi bahan kampanye. Tapi carilah bahan kampanye yang tak merugikan negara,” ucap Said.

Reporter: Muhammad Genantan Saputra

Sumber: Merdeka.com


Saksikan video pilihan berikut ini:

Di 20 Menit Terakhir, Newport di Tangan City

NewportManchester City sempat kesusahan menghadapi Newport County di babak kelima Piala FA. The Citizen baru bisa menguasai lawan di 20 menit terakhir dan menang 4-1.

City bertandang ke Rodney Arena, Minggu (17/2/2019) dini hari WIB, untuk menghadapi Newport. Di babak pertama, Leroy Sane dkk ditahan 0-0 meski tercatat Squawka tampil mendominasi, dengan menguasai 77% bola dan melepaskan 12 shot.

Di babak kedua, pemaina n City mulai membaik. Tim tamu akhirnya pecah telur saat Sane merobek gawang Newport pada menit ke-51.

Sempat kesusahan lagi, City baru tampil oke di 20 menit terakhir. Tiga gol tambahan dicetak lewat Phil Foden yang mencatat brace di menit ke-75 dan 89, dan terakhir Riyad Mahrez di menit akhir. Newport cuma bisa membalas lewat Padraig Armond.

Usai laga, manajer Pep Guardiola mengakui City memang kesulitan menghadapi Newport. Timnya diklaim baru bisa benar-benar menguasai sang lawan di 20 menit terakhir.

“Itu adalah pertandingan yang sangat sulit. Kami membuka skor dalam pertandingan dan percaya itu sudah selesai, dan kemudian mereka mencetak gol. Phil [Foden] mencetak gol yang fantastis. Mereka menunjukkan kepada kami betapa luar biasanya mereka dan mereka layak mendapat pujian besar,” kata Guardiola di BBC.

“Di 20 menit pertama kami kesulitan berkat lemparan dan bola-bola panjang dan mereka lebih baik dari kami dalam situasi itu. Tetapi di 20 menit terakhir, kami menguasai permainan dan gol-gol yang didapat membantu kami memenangkan pertandingan,” tambahnya.
(yna/cas)