Manfaatkan Program Amnesty, Pemerintah Pulangkan 51 Pekerja Migran dari Yordania

Liputan6.com, Jakarta Sebanyak 51 Pekerja Migran Indonesia Bermasalah (PMI-B) yang berasal dari Yordania akhirnya berhasil pulang ke tanah air dengan selamat pada Sabtu (20/4/2019) malam.

Proses pemulangan (repatriasi) 51 TKIB dilakukan dengan memanfaatkan program amnesty (pengampunan atas pelanggaran/kesalahan hukum) yang sedang diberlakukan pemerintah Yordania.

Pemulangan 51 PMIB ini merupakan tahap ke-3 dengan jumlah terbesar pemulangan WNI sejak dua tahun terakhir. Pada bulan sebelumnya proses repatriasi telah dilakukan dalam 2 (dua) tahap yang seluruhnya seluruhnya berjumlah 38 orang.

“Program amnesti tahun 2019 ini dimanfaatkan pemerintah untuk mempercepat proses pemulangan para pekerja migran yang bermasalah di Yordania,” kata Kasubdit Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia Kementerian Ketenagakerjaan, Yuli Adiratna di Jakarta pada Minggu (21/4).

Dikatakan Yuli, mayoritas peserta program ini adalah pekerja migran bermasalah yang berstatus ilegal (tidak berdokumen), yang telah berdomisili di Yordania lebih dari delapan tahun.

“Di sana masih ada sekitar 1.040 orang PMI yang menunggu program amnesty. Pemerintah melakukan berbagai upaya agar proses repatriasi berjalan lancar. Ini bentuk perlindungan bagi pekerja migran, ” kata Yuli.

Yuli mengungkapkan ke-51 PMI-B itu terbanyak berasal dari provinsi Jabar yakni 35 orang. Diantaranya dari Indramayu (9), Cirebon dan Karawang (5), Subang (4), Sukabumi dan Purwakarta (3) dan Bekasi, kabupaten Bandung, Cianjur (2).

Sepuluh pekerja migran dari provinsi Banten yakni Tangerang (8) dan Serang (2). Berikutnya dua pekerja migran masing-masing dari provinsi NTB (Sumbawa dan Lombok Tengah), Jawa Tengah (Pekalongan) dan provinsi Jawa Timur (Jember dan Banyuwangi).

Sementara itu, Dubes KBRI Amman, Andy Rachmianto mengatakan program amnesty pemerintah Yordania ini harus dimanfaatkan sebenar-benarnya, karena program ini tidak selalu ada setiap tahunnya.

“Kami menargetkan setidaknya 50% dari WNI yang berstatus illegal dapat dibantu kepulangannya,” kata Dubes Andy.

Kebijakan Amnesti ini diberlakukan selama 6 (enam) bulan, terhitung sejak tanggal 12 Desember 2018 dan akan berakhir nanti tanggal 12 Juni 2019.

Dalam rangka optimalisasi pemanfaatan program ini, KBRI Amman telah melakukan berbagai sosialisasi baik dengan pertemuan langsung, telepon, maupun melalui media sosial.

Menurut Atase Ketenagakerjaan KBRI Amman, Suseno Hadi, hampir seluruh WNI yang memanfaatkan program amnesty ini adalah para pahlawan penyumbang devisa, yang seluruhnya perempuan dan telah menetap di Yordania selama belasan tahun.

Karena itu, diharapkan mereka dapat memanfaatkan program Amnesty ini untuk dapat kembali ke Indonesia. Bagi mereka yang tidak memanfaatkan program ini, denda ijin tinggalnya akan dihitung sejak masa ijin tinggal resminya habis, dengan perhitungan 1.5 Jordan Dinnar (sekitar Rp 29.500) perhari.

Setelah diumumkannya program Amnesty ini jumlah pekerja migran bermasalah yang mendaftarkan diri ke KBRI terus bertambah setiap harinya.

Dengan kebijakan Amnesty ini diharapkan dapat menjaring seluruh WNI yang bermasalah terhadap pelanggaran ijin tinggalnya di Yordania. “KBRI telah berkoordinasi dengan pihak imigrasi dan beberapa institusi pemerintah terkait agar bisa membantu kepulangan mereka ke tanah air, kata Atase Suseno.

Suasana haru tercipta saat para PMIB bertemu keluarganya yang menjemput di bandara.

“Alhamdulillah bisa pulang melalui amnesty Yordania. Jadi bisa pulang gratis dan proses kepulangannya pun sangat cepat, ” kata Altarmini (35) asal Bandung yang telah bekerja lima tahun di Yordania.

Altarmini terharu dan terisak saat anak dan orangtuanya menjemput di Bandara Soetta.

Sementara Tania (31) pekerja migran dari Cianjur mengaku senang bisa kembali ke tanah air. “Saya senang bisa kembali ke tanah air dengan cepat dan tanpa beaya. Semua hak-hak kami pun sudah dilunasi. Tak ada masalah, ” ujar Tania yang telah tujuh tahun berpisah dengan keluarganya.

(*)

Gunung Agung Erupsi Lagi, Tinggi Kolom Abu 5,1 Km

Jakarta – Gunung Agung, Bali kembali erupsi. Kali ini tinggi kolom abu teramati setinggi sekitar 5,1 kilometer dari atas permukaan laut.

“Tinggi kolom abu teramati ± 2.000 m di atas puncak (± 5.142 m di atas permukaan laut). Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat,” tulis PVMBG, Badan Geologi Kementerian ESDM dalam sebuah keterangan, Kamis (4/4/2019),

“Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 25 mm dan durasi ± 3 menit 37 detik,” lanjut PVMBG.
Erupsi terjadi hari ini, pukul 01.31 WITA. Suara gemuruh terdengar sampai Pos Rendang.

PVMBG menjelaskan, saat ini Gunung Agung dalam status Siaga III. Masyarakat maupun wisatawan diminta untuk tidak beraktivitas dalam radius 4 km dari kawah puncak Gunung Agung.

Berikut dua rekomendasi yang dikeluarkan PVMBG terkait erupsi Gunung Agung:

1. Masyarakat di sekitar Gunung Agung dan pendaki/pengunjung/wisatawan agar tidak berada, tidak melakukan pendakian, dan tidak melakukan aktivitas apapun di Zona Perkiraan Bahaya, yaitu di seluruh area di dalam radius 4 km dari Kawah Puncak Gunung Agung. Zona Perkiraan Bahaya sifatnya dinamis dan terus dievaluasi dan dapat diubah sewaktu-waktu mengikuti perkembangan data pengamatan G. Agung yang paling aktual/terbaru.

2. Masyarakat yang bermukim dan beraktivitas di sekitar aliran-aliran sungai yang berhulu di Gunung Agung agar mewaspadai potensi ancaman bahaya sekunder berupa aliran lahar hujan yang dapat terjadi terutama pada musim hujan dan jika material erupsi masih terpapar di area puncak. Area landaan aliran lahar hujan mengikuti aliran-aliran sungai yang berhulu di Gunung Agung.

(tsa/tsa)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Maluku Tenggara Malam Ini

Liputan6.com, Jakarta – Gempa magnitudo 5,1 mengguncang Kabupaten Maluku Tenggara malam ini, Senin (1/4/2019). Lindu terjadi pada pukul 21.25 WIB.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan pusat gempa terdeteksi di 144 km barat daya Maluku Tenggara dengan kedalaman mencapai 76 kilometer.

Sementara, lokasi gempa berada pada koordinat 5,93 Lintang Selatan (LS) dan 131,46 Bujur Timur (BT).

Meski guncangan terbilang cukup besar hingga sempat terasa hingga Jakarta, gempa tidak berpotensi tsunami.

Spoiler Captain Tsubasa Episode 51, Tsubasa Pingsan di Pertandingan Final

Tetapi gol tersebut harus dibayar mahal, Tsubasa tiba-tiba pingsan setelah mencetak gol. Ia pun ditandu ke luar lapangan menuju ruang perawatan. Setelah Tsubasa sadarkan diri langsung menanyakan tentang pertandingan kepada dokter. Ia pun memaksa ingin kembali bermain hingga akhir pertandingan.

Hyuga yang melihat Tsubasa sudah bersiap, langsung membuang bola kepinggir lapangan agar kapten Nankatsu tersebut langsung masuk ke lapangan. Ini merupakan tantangan Hyuga kepada Tsubasa. Pada babak kedua Tsubasa terpental hingga terkena tiang gawang akibat tendangan Hyuga.

Hyuga kemudian kembali menendang dengan tendangan macan namun digagalkan 3 pemain Nankatsu yang menumpuk untuk menahan bola. Nankatsu mendapatkan serangan bertubi-tubi dari sang lawan. Tapi lagi-lagi, Tsubasa berhasil menghentikan tendangan tersebut, kali ini dengan wajahnya.

Penasaran seperti apa sengitnya persaingan antara Tsubasa dan Hyuga? Yuk tonton Captain Tsubasa episode 51.

Bawaslu Sebut Sudah Ada 51 Lembaga Pemantau Pemilu, 2 dari Luar Negeri

Sementara, Bawaslu akan memberikan sanksi terhadap para pemantau pemilu 2019 jika tidak mentaati aturan yang ada.

“Kita cabut akreditasinya kita keluarkan dari posisinya sebagai pemantau sehingga opini apapun yang dikeluarkan tidak kita anggap sebagai lembaga yang harus mengakui kedaulatan harus mengakui aturan lokal dan harus juga taat terhadap semua aturan yang ada di Indonesia,” kata Afif.

Misalnya, kata dia, jika lembaga pemantau dari luar negeri tersebut beropini atas apa yang terjadi di Indonesia dihubungkan dengan aturan di negara asalnya. Padahal, lanjut Afif, belum tentu aturan dalam pemilu sama.

“Termasuk misalnya TNI-Polri di kita enggak boleh memilih di negara lain bisa jadi itu boleh, nah prinsip-prinsip itu harus mereka juga memahami regulasi di negara kita, harus mereka menghargai apa yang menjadi patokan di negara kita,” sambungnya.

Oleh karena itu, ia ingin agar semua para lembaga pemantau baik luar maupun dalam negeri benar-benar harus mematuhi aturan yang sudah ada. Terlebih, para lembaga pemantau ini harus bersifat indepeden atau pribadi.

“Yang (harus dipatuhi) pasti prinsip-prinsip dasar pemantau soal indenpedensi itu menjadi kondite utama, tidak hanya bagi pemantau luar negeri termasuk pemantau dalam negeri,” ujarnya.

Selain itu, ia menekankan terhadap pemantau asing agar tak mengeluarkan opini yang semaunya pada saat atau setelah Pemilu 2019. Yang pun ingin agar para pemantau asing bisa mematuhi aturan yang sudah ada, salah satunya seperti tak boleh membandingkan aturan yang ada di Indonesia dengan negaranya.

“Ya catatan kami pemantau asing juga tidak boleh kemudian apa namanya semena-mena menafsirkan apa yang terjadi di kita, apalagi soal kedaulatan dan lain-lain,” ucap dia.

“Yang pasti kalau mereka datang untuk melakukan akredetasi kami senang untuk memberikan akredetasi asal prinsip-prinsip soal pemantauan yang tadi saya sampaikan itu juga dipatuhi oleh mereka,” sambung Afif.

Bukan hanya itu saja, para pemantau asing dan juga dalam negeri tak boleh mempengaruhi para pemilih untuk memilih salah satu pasangan calon. Baik itu capres-cawapres atau caleg.

“Enggak boleh mempengaruhi pemilih, kan mereka biasanya itu datang di hanya di TPS aja, lebih lihat festivalisasinya dan ini kan menjadi bagus juga sebagai legitimasi semua orang memandang, semua mata melihat bagaimana proses pemilu kita,” ujarnya.

Reporter: Nur Habibie

Sumber: Merdeka.com

Dihamili, Cewek di Bekasi Gugat Pacarnya Rp 5,1 Miliar

Bekasi – Hati-hati dalam membina hubungan dengan pacar. Di Bekasi, Jawa Barat, seorang perempuan menggugat mantan kekasihnya karena tidak mau bertanggung jawab atas kehamilan yang ia perbuat.

“Benar ada gugatan itu. Nomor perkara 456/Pdt.G/2018/PN.Bks,” kata humas PN Bekasi, Djuyamto kepada wartawan, Jumat (15/5/2019).

Kasus bermula saat seorang lelaki, inisial A berpacaran dengan seorang perempuan inisial B. Hubungan itu sudah layaknya suami istri sehingga B hamil.

“Tapi si A tidak mau menikahi si B. lalu digugatlah si A,” ujarnya.


B meminta majelis hakim menghukum A untuk memberikan ganti rugi materil Rp 100 juta dan kerugian immateril Rp 5 miliar. B juga meminta uang paksa (dwangsom) sebesar Rp 1 juta untuk setiap hari keterlambatan dalam melaksanakan putusan setelah mempunyai kekuatan hukum tetap.

“Sidang masih pembuktian dengan pemeriksaan saksi. Ketua majelis yaitu Abdul Ropik dengan anggota Adi Ismet dan Donald Panggabean,” ujarnya.
(asp/rvk)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Hasil Liga Jerman: Bayern Libas Moenchengladbach 5-1

MoenchengladbachBayern Munich menyamai poin Borussia Dortmund selaku pemuncak klasemen. Hasil itu didapat setelah menang 5-1 atas Borussia Moenchengladbach.

Bertandang ke Borussia-Park, Minggu (3/3/2019) dinihari WIB, Bayern sudah unggul 1-0 saat laga baru berjalan dua menit. Javi Martinez merobek gawang Moenchengladbach usai menuntaskan umpan James Rodriguez.

Di menit ke-11, Thomas Mueller menggandakan keunggulan Bayern. Mueller melesakkan gol dari jarak dekat dengan kaki kanannya.


Moenchengladbach sempat memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2 di menit ke-37. Lars Stindl merobek gawang Bayern dengan memanfaatkan umpan Thorgan Hazard. Skor tersebut bertahan hingga turun minum.

Bayern menggila di babak kedua. Giliran Robert Lewandowski yang membobol gawang tim tuan rumah, yang kali ini memanfaatkan umpan Thiago Alcantara. 3-1 Bayern memimpin.

Serge Gnabry menjadi pemain keempat yang melesakkan gol ke gawang Moenchengladbach. Gol dari mantan pemain Arsenal itu tercipta di menit ke-75.

Bayern mendapat penalti di injury time. Lewandowski maju sebagai eksekutor untuk menutup pertandingan dengan kemenangan Die Roten 5-1.

Kemenangan ini membuat Bayern mengoleksi 54 poin, sama seperti Dortmund. Namun, Dortmund masih berada di puncak klasemen karena sukses mengalahkan Bayern di putaran pertama.

(ran/raw)

Batuk Darah Terus-Menerus, Ternyata Lintah Hidup di Tenggorokan Pria Ini

Liputan6.com, Jakarta – Tanpa sadar kadang peristiwa yang tak diharapkan bisa terjadi. Seorang pria dari Yibin, Tiongkok baru-baru ini mengalami peristiwa mengerikan karena lintah masuk ke dalam bagian tubuhnya.

Melansir World of Buzz, Jumat (1/3/2019), pria bernama Li awalnya mengeluh sakit tenggorokan dan batuk darah terus-menerus selama dua bulan penuh. Kondisi tersebut yang membuatnya memutuskan untuk datang ke sebuah rumah sakit.

Namun, ketika dokter Zhang Dadong melakukan endoskopi pada Li, dia segera menyadari bahwa ada lintah yang hidup di tenggorokan pasiennya.

Karena dokter kesulitan untuk mengambil parasit berlendir tersebut, dia pun akhirnya menggunakan sepasang forceps untuk menghilangkannya setelah dibius dengan aerosol. Dokter akhirnya mendapati lintah berukuran 10 cm dari tenggorokan Li.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

2 dari 2 halaman

Sering Minum Air Mentah

Li diyakini telah menelan telur lintah ketika dia minum air mentah. Selama dua bulan, larva kemudian menetas dan tumbuh menjadi ukuran 10 cm.

Karena itu, dokter Zhang serta situs web medis lainnya menyarankan masyarakat merebus air yang akan dikonsumsi untuk membunuh parasit. Itu juga akan jauh lebih aman untuk diminum.

(Ul)

Jokowi: Kalau Kalah Nego Freeport Saya Didongkel dari Presiden

Liputan6.com, Gorontalo – Calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo atau Jokowi memberikan arahan kepada Tim Kampanye Daerah (TKD) Provinsi Gorontalo di Hotel Maqna Gorontalo, Kamis 28 Februari 2019 malam. Jokowi menceritakan proses negosiasi divestasi 51 persen saham PT Freeport Indonesia di sela-sela pengarahannya.

Jokowi menyebut, negosiasi yang dilakukan antara pemerintah dengan PT Freeport Indonesia dimulai sejak 2014 lalu. Jokowi mengaku mempertaruhkan jabatannya sebagai Presiden jika gagal merebut 51 persen saham dari tangan perusahaan tambang asal Amerika Serikat itu.

“Kalau saat nego itu kita kalah, ya sudah itu risiko saya. Sebuah risiko itu keputusan yang saya hadapi sudah saya hitung. Paling-paling didongkel dari Presiden, iya kan,” ucapnya.

Saat proses negosiasi berjalan, lanjut Jokowi, tekanan politik baik nasional maupun internasional berdatangan. Namun, Jokowi tak patah arang dan justru terus mendorong para pembantunya merebut sebagian besar saham Freeport. Jokowi optimistis 51 persen saham Freeport bisa kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi.

“Dipikir tidak ada intrik-intrik politik nasional maupun internasional, dipikir mudah. Freeport itu hampir 4 tahun kita nego, alot sekali, rame sekali. Tapi saya enggak pernah mau longgar, menteri-menteri saya sampaikan terus ‘Pak ini ada problem-problem ini’. Terus lapor lagi ‘Pak ada masalah seperti ini. Apakah lanjut, diteruskan atau enggak?'” beber Jokowi.

Alhasil, berkat kerja keras para menterinya mayoritas saham Freeport sudah dikuasai. “Saya sampaikan (kepada para menteri) resiko-resiko yang ada itu secara politik sudah saya hitung! Kita harus mencoba apakah ini benar-benar bisa kita dapatkan atau tidak, akhirnya bisa kan,” sambungnya.

2 dari 2 halaman

Rebut Blok Rokan

Selain negosiasi Freeport, Jokowi juga menyinggung perebutan pengelolaan Blok Rokan dari tangan PT Chevron Pacific Indonesia. Saat ini, pengelolaan Blok Rokan 100 persen diambil alih oleh PT Pertamina.

“Namanya Blok minyak Rokan di Riau itu dikelola lebih dari 90 tahun oleh Chevron namanya dari Amerika. 2018 Kemarin sudah dimenangkan 100 persen oleh Pertamina,” ujar dia.

Jokowi menuturkan, perebutan pengelolaan Blok Rokan dan saham Freeport Indonesia ini merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk menjaga aset Indonesia. Jokowi juga menegaskan upaya tersebut sebagai bukti bahwa dirinya tak pernah berpihak pada perusahaan asing.

“Saya ini terlalu lama diam. Tapi begitu dituding antek asing saya harus mulai bersuara. Sekarang bapak ibu sekalian bisa ceritakan kepada masyarakat,” pungkas capres petahana ini.


Reporter: Titin Suprahatin

Sumber: Merdeka.com


Saksikan video pilihan berikut ini:

Tangkis Hoax Antek Asing, Jokowi Beberkan Rebut Freeport hingga Rokan

Gorontalo – Calon presiden petahana Joko Widodo (Jokowi) meminta kepada seluruh Tim Kampanye Daerah (TKD) menangkis isu miring soal isu antek asing dengan membeberkan capaian pemerintah. Menurut Jokowi capaian itu adalah keberhasilan pemerintah mengambil alih blok migas Mahakam dan Rokan, serta akuisisi 51% saham PT Freeport Indonesia

Pernyataan itu disampaikan Jokowi dalam acara silaturahmi dan pemberian arahan kepada Tim Kampanye Daerah (TKD) Provinsi Gorintalo, Kamis malam (28/2/2019).

“Mengenai antek asing, harus punya jawaban, jawaban yang gampang mengenai isu antek asing pada 2015 yang namanya Blok Mahakam dikelola oleh Total dan Inpex, kini sudah 100% kita berikan ke Pertamina,” kata Jokowi di Hotal Maqna Kota Gorontalo, Kamis (28/2019).


“Tidak ada yang tahu kan karena saya diam, kalau dituding antek asing saya mulai bersuara,” sambung Jokowi.

Setelah selama 4 tahun diam dan tidak menanggapi isu antek asing, menurut Jokowi dia perlu membeberkan keberhasilan mengambil mayoritas kepemilikan Indonesia dari perusahaan asing.

“Saya nggak ngomong apa-apa saya diam, masih ada antek asing. Akhir 2018 kemarin ada Freeport, itu tambang emas dan tembaga kita paling besar,” jelas Jokowi.

Dengan keberhasilan-keberhasilan tersebut, Jokowi percaya hal itu bisa menjawab isu-isu yang selama ini hoax atau tidak benar.

“Itu yang harus diceritakan, saya itu terlalu lama diam, bapak ibu bisa menceritakan, jangan dibilang antek asing kita diam. Masalah yang bermasalah fitnah, hoax dijawab,” tutur mantan Gubernur DKI Jakarta itu. (hek/hns)