Konten Provokatif Naik 40%, Polri: Buat Onar Terancam 10 Tahun Bui

JakartaPolisi menegaskan ancaman maksimal bagi provokator adalah pidana penjara 10 tahun penjara. Hal ini disampaikan mengingat konten provokatif meningkat 40 persen di media sosial.

“Kalau sebar konten bersifat provokatif yang menimbulkan kegaduhan, keonaran di media sosial khususnya bisa dijerat pasal dalam undang-undang Nomor 1 Tahun 1946, bisa Pasal 14, 15. Dan bisa juga kena undang-undang ITE Pasal 28, 45 huruf a dan sebagainya,” jelas Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (18/4/2019).

“Kalo buat onar, sesuai pasal di undang-undang Nomor 1 Tahun 1946 ancaman hukuman bisa 10 tahun penjara,” sambung dia.


Sebelumnya polisi menuturkan konten provokatif meningkat sejak malam kemarin, Rabu (17/4). Tepatnya usai lembaga-lembaga survei mengumumkan hasil penghitungan cepat atau quick count Pilpres 2019.

Dedi mengatakan polisi tak akan tebang pilih dalam menindak provokator. Siapapun yang terbukti melakukan provokasi, tambah Dedi, harus mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum.

“Polisi bertindak murni berdasarkan fakta hukum, tidak melihat afiliasi-afiliasi. Kalau ada perbuatan melawan hukum, itu harus dipertanggungjawabkan yang melakukan itu. Siapapun yang terbukti, harus bertanggung jawab atas perbuatannya,” ujar Dedi.

Dedi sebelumnya menyampaikan Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim sudah berkomunikasi dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) serta Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) untuk mengatasi akun-akun penyebar konten-konten provokatif tersebut.

Jika akun yang menyebarkan konten provokatif itu sudah terdeteksi, Polri akan melakukan penegakan hukum.

“Yang jelas sampe tadi pagi jam 9 hasil komunikasi saya terus dilakukan, baik yang bersifat komunikasi dengan Kemkominfo untuk take down blokir dan melakukan profiling dan identifikasi akun-akun penyebar konten provokatif,” terang dia.
(aud/knv)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Ketika Mongolia Merayakan -40 Celcius di Atas Es Danau Khvsgl

Jakarta

Setahun sekali, warga Mongolia dari beraneka provinsi, suku dan kepercayaan berkumpul di atas es Danau Khvsgl untuk merayakan alam mereka

Bentangan langit biru

Meninggalkan lalu lintas yang macet di Ulaanbaatar, tempat tinggal sekitar setengah dari tiga juta warga Mongolia, rasanya seperti perjalanan ke planet lain. Di pinggiran ibu kota Mongolia, perumahan dan pabrik segera berganti dengan bentang alam seperti di bulan, yang sepi membentang hingga ke cakrawala.

Tanah Langit Biru Abadi, julukan Mongolia, hampir tak berawan sepanjang tahun. Tapi sinar matahari yang berlimpah ini bisa menipu. Sebagian besar lanskap Mongolia yang kasar terdiri atas dataran luas tertutup rumput yang disebut stepa.

Tanpa pohon atau struktur buatan manusia, stepa memberi jalan pada angin kencang yang menyapu seluruh negeri. Cuaca bisa sangat berbahaya, khususnya pada musim dingin ketika angin Siberia dari utara membawa udara yang sangat dingin dan suhu seringkali turun di bawah -40C.

Diselimuti es

Terletak di Mongolia Utara dekat perbatasan Rusia, Danau Khvsgl adalah danau air tawar terbesar di negara itu, membentang sepanjang 2.620 km persegi dan titik terdalamnya 244 meter.

Perairannya yang bagai kristal membuatnya dijuluki “mutiara biru Mongolia”, meskipun setidaknya selama enam bulan dalam setahun danau itu terbungkus beberapa meter es yang cukup kuat untuk menampung manusia, ternak, dan bahkan kendaraan.

Sebelum memulai hari mereka di atas es, penduduk Khvsgl memanjat ke atas batu suci untuk menghormati roh danau. Setelah roh Danau Khvsgl ditenangkan, es pun dianggap aman untuk diinjak.

Benda yang hidup dan bernafas

Dalam keheningan pagi hari, udara di sini dipenuhi dengan suara letupan dan retakan. Permukaan Danau Khvsgl memang nampak membeku secara permanen, tetapi esnya adalah makhluk hidup yang bernafas.

Saat meleleh pada suhu hari yang lebih hangat, selimut es mengembang, menyebabkan tekanan retak di permukaan yang membeku begitu matahari terbenam, membentuk pola seperti jaring yang rumit. (Kredit: Yulia Denisyuk)

Cara hidup kuno

Mongolia kira-kira seukuran Eropa Barat, dengan penduduk hampir 130 kali lebih sedikit. Itu menjadikannya negara dengan populasi paling sedikit di dunia. Kehidupan di luar daerah perkotaan tetap nyaris seperti berabad-abad yang lalu ketika kuda-kuda liar berkeliaran di padang rumput yang tak ada habisnya.

Industri pertambangan tembaga, batu bara, dan logam mulia yang terus tumbuh telah mengubah ekonomi selama beberapa dekade terakhir, tetapi pertanian dan penggembalaan tetap menjadi landasan kehidupan Mongolia.

Keluarga stepa mengandalkan ternak untuk pendapatan, transportasi, makanan, dan kelangsungan hidup mereka.

Kecerdasan yang luar biasa

Banyak keluarga penggembala menjalani gaya hidup semi nomaden, mengarahkan kawanan kuda atau rusa mereka ke padang rumput yang subur sambil tetap dekat dengan desa untuk perawatan kesehatan dan kebutuhan masyarakat lainnya.

Dengan angin yang bertiup sepanjang musim dingin, penggembala menempatkan diri di area yang tenang di lembah atau dekat bukit sepanjang musim.

Cara hidup yang berpindah tidak akan mungkin tanpa ger, rumah portabel nomaden Mongolia.

Bentuknya yang melingkar membantu melindungi ger dari angin terus menerus dan menghangatkannya secara merata dengan panas dari tungku pembakaran kayu, pusat fisik dan spiritual rumah.

Ger ini dirancang sedemikian rupa sehingga lima orang dapat mendirikannya dalam waktu sekitar satu jam. Ini memungkinkan keluarga untuk berpindah secepat dan sesering yang diperlukan ternak mereka.

Perjuangan bersama

Kuda, khususnya, adalah bagian yang tak terhapuskan dari identitas Mongolia. Tanpa pagar dan kandang untuk menahan mereka, kuda domestik hidup dalam kawanan, bergerak bebas dari padang rumput ke padang rumput.

Pada bulan-bulan musim dingin yang sulit, kelangsungan hidup binatang menyita banyak pikiran.

Perjuangan itu kiat sulit ketika dzud. Dzud adalah kondisi saat musim panas sangat kering, diikuti musim dingin yang membeku, sehingga mengurangi lahan lahan yang dapat diolah.

Dulu dzud adalah kejadian sekali dalam satu dekade, tapi dalam beberapa tahun terakhir frekuensi dan keparahannya meningkat.

Datang bersama

Terlepas dari kesulitan yang mereka hadapi, orang-orang menemukan cara untuk menghormati bulan-bulan musim dingin dan merayakan kelangsungan hidup mereka. Setiap bulan Maret ketika musim semi mendekat, orang Mongolia dari seluruh penjuru negeri pergi ke Danau Khvsgl untuk menghadiri Festival Es Khvsgl.

Pergi ke danau itu bukanlah hal yang mudah. Hanya ada sedikit jalan beraspal. Sebagian besar jarak dilalui melalui jalur bergelombang tanpa rambu-rambu untuk memandu jalan.

Dibekali dengan termos tsai – campuran air, susu, teh hitam atau hijau dan sedikit garam – dan sekantong khuushuur segar (sejenis pastry daging), keluarga berkumpul di atas es setebal bermeter-meter untuk merayakan akhir dari bagian paling menantang tahun ini.

Hiburan tradisional

Festival ini menjadi populer di kalangan turis dalam beberapa tahun terakhir. Selama dua hari, para peserta dapat mengamati dan berpartisipasi dalam hiburan tradisional Mongolia.

Pada hari pertama festival, kereta luncur yang ditarik kuda berlarian melintasi danau yang beku dan para tamu berlomba dalam permainan tradisional seperti tarik tambang dan memanah. Hari kedua adalah kompetisi besar seperti balapan kereta kuda dan ukiran pahatan es.

Saat untuk merayakan

Berasal dari berbagai provinsi, suku, kelompok etnis, dan kepercayaan agama, pengunjung tinggal tenda di dalam dan di sekitar danau. Mereka berkumpul bersama untuk merayakan rasa hormat yang mendalam pada alam yang menyatukan mereka.

Meskipun menghadapi kesulitan selama bulan-bulan musim dingin, suasana perayaan ini menyenangkan.

Pada malam hari, sebelum shaman memanggil hadirin ke api upacara, peserta berkumpul di sekitar meja yang penuh dengan makanan ringan seperti aaruul (dadih keju kering) dan boortsogs (roti goreng).

Banyak tsai diminum dan mangkuk susu kuda betina yang difermentasi, airag, diedarkan dalam lingkaran. Saat malam di luar semakin dingin, di dalam ger, suasana terasa hangat.

Versi asli tulisan ini dalam bahasa Inggris bisa Anda baca di Mongolia’s epic celebration at 40 C di laman BBC Travel


(haf/haf)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

KPK Terima Pengembalian Uang Suap Proyek Air Minum Rp 40 Miliar Lebih

Pada kasus ini, KPK menetapkan delapan orang sebagai tersangka kasus dugaan suap ‎terhadap pejabat Kementeriaan Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terkait proyek pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) tahun anggaran 2017-2018.

Delapan tersangka tersebut yakni, ‎Direktur Utama PT Wijaya Kusuma Emindo (PT WKE) Budi Suharto, Direktur PT WKE Lily Sundarsih Wahyudi, Direktur Utama PT Tashida Sejahtera Perkasa (PT TSP) Irene Irma, dan Direktur PT TSP, Yuliana Enganita Dibyo. Keempatnya diduga sebagai pihak pemberi suap.

Sedangkan sebagai penerima suap, KPK menjerat empat pejabat Kementerian PUPR, yakni Kepala Satuan Kerja (Satker) SPAM Anggiat Partunggul Nahot Simaremare, PPK SPAM Katulampa Meina Woro Kustinah, Kepala Satker SPAM Darurat Teuku Moch Nazar, serta PPK SPAM Toba 1 Donny Sofyan Arifin.

Diduga, empat pejabat Kementerian PUPR menerima suap untuk mengatur lelang terkait proyek pembangunan sistem SPAM tahun anggaran 2017-2018 di Umbulan 3-Pasuruan, Lampung, Toba 1 dan Katulampa. Dua proyek lainnya adalah pengadaan pipa HDPE di Bekasi dan daerah bencana Donggala, Palu, Sulawesi Tengah. 

Hasil Liga Italia: Inter Hajar Genoa 4-0

GenoaInter Milan memetik kemenangan besar saat menjalani laga tandang ke markas Genoa di Liga Italia. Nerazurri menang dengan skor telak 4-0.

Di Stadio Luigi Ferraris, Kamis (4/4/2019) dinihari WIB, Inter sudah diperkuat oleh Mauro Icardi yang sudah lama absen.

Inter unggul dua gol pada babak pertama. Gol pertama hadir pada menit ke-15, Roberto Gagliardini yang menyarangkan bola ke gawang lawan.

Umpan silang Kwadwo Asamoah dari sayap kiri diselesaikan dengan manis oleh Gagliardini dengan tendangan kaki kiri dari dalam kotak penalti.

Genoa haris bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-39. Cristian Romero melakukan pelanggaran pada Icardi, hingga wasit mengacungkan kartu merah.

Icardi menjadi eksekutor, sukses menjalankan tugasnya dengan sip. Inter pun unggul 2-0 saat jeda.

Inter menguasai jalannya pertandingan dengan 76 persen penguasaan bola di babak pertama menurut data dari ESPN FC. Sementara untuk percobaan ada sembilan kali tembakan, empat mencapai sasaran.

Genoa minim ancaman dengan hanya membukukan satu tembakan mencapai bidang.

Inter bisa memanfaatkan keunggulan pemain pada babak kedua. Tim asuhan Luciano Spalletti itu bisa menambah sepasang gol lagi.

Ivan Perisic pencetak gol ketiga La Beneamata pada menit ke-54. Meneruskan umpan terobosan Icardi, pemain Kroasia itu menempatkan bola dengan kaki kanan masuk ke gawang Genoa.

Gagliardini membukukan brace pada menit ke-81. Meneruskan umpan tendangan sudut Perisic, sundulannya berbuah gol keempat Inter pada menit ke-81. Di sisa laga tak ada gol lagi, Inter menang 4-0.

Dengan tambahan tiga angka ini, Inter ada di posisi ketiga klasemen dengan raihan 56 poin. Sedangkan Genoa ada di posisi ke-12 dengan koleksi 33 poin.

Susunan Pemain

Genoa: Radu; Pereira, Romero, Zukanovic, Pezzella; Lerager, Radovanovic (Mazzitelli 81), Rolon, Sturaro (Bessa 65); Sanabria (Birachi 42), Kouame

Inter: Handanovic; D’Ambrosio, Skriniar, Miranda, Asamoah; Gagliardini, Brozovic (Joao Mario 65); Politano (Valero 74), Nainggolan, Perisic; Icardi (Balde 80)

(cas/nds)


Cerita Dhani Rugi Rp 40 Juta Hingga Soal Video ‘Idiot Saat Sidang

SurabayaAhmad Dhani menjalani sidang lanjutan kasus pencemaran nama baik di Pengadilan Negeri Surabaya. Ia menceritakan tentang kehadirannya di Surabaya pada akhir Agustus 2018 dan video ‘idiot’ yang menyeretnya ke meja hijau.

Pentolan Dewa 19 itu mengaku mengalami kerugian Rp 40 juta lantaran gagal berlibur dengan keluarganya.

Kepada Ketua Majelis Hakim R Anton Widyopriyono, Dhani mengaku diundang untuk menghadiri Deklarasi #2019gantipresiden. Ia tiba di Surabaya pada 26 Agustus 2018 bersama sang istri, Mulan Jameela dan putri tercinta Safeea Ahmad.

“Saya diundang oleh panitia tagar ganti presiden 2019. Panitianya dari Jawa Timur,” kata Ahmad Dhani menjawab pertanyaan Hakim R Anton di Ruang Cakra PN Surabaya, Jalan Arjuna.

Dalam sidang yang dimulai pukul 13.15 WIB itu, Dhani bercerita kala itu dirinya dan keluarga merasa tidak aman saat hari deklarasi. Bahkan menurut Dhani, ia merasa diikuti hingga ke kamar Hotel Majapahit Surabaya. Pria berusia 46 tahun itu mengaku tidak kenal dengan orang yang mengikutinya tersebut, namun ia yakin jika mereka sempat mengetuk pintu kamarnya.

Kepada hakim Dhani juga bercerita jika dirinya sempat berniat melompat tembok hotel. Ia mencoba keluar lewat pintu belakang untuk menghadiri deklarasi, karena di depan hotel ada sekelompok pengadang. Namun niat itu ia urungkan karena asam urat sang pencipta lagu Pangeran Cinta kambuh.

“Awalnya saya sempat ingin berangkat melalui pintu belakang, dengan melompat tembok hotel. Karena di belakang sudah disiapin sepeda motor. Tapi tidak jadi karena saya menyerah kepada keadaan, kaki mengalami asam urat,” kata Dhani.

Dalam sidang lanjutan tersebut, Dhani juga menjelaskan alasan pembuatan video kala itu. Menurutnya video tersebut dibuat untuk memberikan informasi terkait pengadangan di Hotel Majapahit Surabaya, kepada rekan-rekan yang menunggunya di Monumen Tugu Pahlawan untuk Deklarasi #2019gantipresiden.

Nahas, dalam video tersebut Dhani menyebut para pengadang dengan kata ‘idiot’ karena ia merasa diintimidasi di depan anak dan istri. Perkataan tersebut dilaporkan ke polisi dan menyeret pencipta lagu Laskar Cinta itu ke meja hijau.

Ahmad Dhani di PN Surabaya/Ahmad Dhani di PN Surabaya/ Foto: Deni Prastyo Utomo

“Waktu itu saya harus memberitahukan info kepada teman-teman yang ada di Tugu Pahlawan. Saya membuat video untuk memberitahukan keadaan saya. Video itu saya buat menggunakan handphone saya. Video itu saya tujukan kepada mereka yang ada di Tugu Pahlawan,” kata Dhani.

Dhani melanjutkan, pengadangan dan pengusiran terhadap dirinya tidak hanya terjadi di Hotel Majapahit Surabaya, tempat ia dan keluarga menginap. Tapi juga di Hotel Elmi saat mereka hendak makan siang.

“Mereka tetap mengejar saya. Intinya yang dibilang kapolsek itu, untuk keluar dari Elmi. Tiba-tiba ada massa masuk, kok yang disuruh keluar saya. Yang mau makan saya, kenapa polisi kok mendiamkan mereka yang menyerang saya. Tapi polisi mengusir saya,” ujar Dhani.

Kemudian Dhani curhat soal dampak pengadangan dan pengusiran dirinya dari Surabaya kala itu. Ia mengaku menelan kerugian hingga Rp 40 juta karena batal liburan ke Kota Batu.

“Terus terang kerugian saya hampir Rp 40 juta. Karena rencana saya berlibur dengan keluarga saya ke Batu-Malang. Kerugian ya beli tiket. Saya tidak berencana pulang. Saya dipaksa oleh polisi,” ujar Dhani.

Terlepas dari itu, Dhani mengaku puas dengan sidang yang telah dijalaninya selama ini. Ia merasa tidak bersalah karena didakwa dengan pasal yang tidak tepat.

“Ya puas-puas saja. Menurut saya dakwaannya salah. Harusnya dakwaannya salah,” kata Ahmad Dhani usai sidang.

Dhani kemudian meminta sidang ditunda hingga Kamis (11/4) mendatang. Sang pencipta lagu Separuh Napas itu mengaku ingin menyembuhkan sakit giginya yang sering kambuh. Beruntung, Ketua Majelis Hakim R Anton Widyopriyono mengabulkan permohonan Dhani.

“Sidang kami tunda sampai hari Kamis 11 April dengan agenda penyampaian tuntutan dari jaksa penuntut umum,” kata Anton sembari mengetok palu.
(sun/fat)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Gara-gara Diadang di Hotel Majapahit, Ahmad Dhani Rugi Rp 40 Juta

SurabayaAhmad Dhani bercerita tentang dampak pengadangan dan pengusiran dirinya dari Surabaya, Agustus 2018 lalu. Menurutnya dia menelan kerugian hingga Rp 40 juta karena batal liburan ke Kota Batu.

“Terus terang kerugian saya hampir Rp 40 juta. Karena rencana saya berlibur dengan keluarga saya ke Batu-Malang. Kerugian ya beli tiket. Saya tidak berencana pulang. Saya dipaksa oleh polisi,” kata kata Ahmad Dhani kepada Ketua Majelis Hakim R Anton Widyopriyono di Ruang Cakra Pengadilan Negeri Surabaya, Jalan Arjuna, Selasa (2/4/2019).

Dalam persidangan yang dimulai pukul 13.15 WIB, pentolan band Dewa 19 bercerita bahwa pengadangan dan pengusiran terhadap dirinya tidak hanya terjadi di Hotel Majapahit Surabaya, tempat ia dan keluarga menginap. Tapi juga di Hotel Elmi saat mereka hendak makan siang.
“Mereka tetap mengejar saya. Intinya yang dibilang kapolsek itu, untuk keluar dari Elmi. Tiba-tiba ada massa masuk, kok yang disuruh keluar saya. Yang mau makan saya, kenapa polisi kok mendiamkan mereka yang menyerang saya. Tapi polisi mengusir saya,” imbuh Dhani.

Pengalaman tidak berkenan itu Dhani alamiakhir Agustus 2018 saat dirinya hendak menghadiri Deklarasi #2019gantipresiden yang berlangsung di Tugu Pahlawan. Ia dan keluarga menginap di Hotel Majapahit. Namun di hari deklarasi, Dhani tidak bisa keluar hotel. Ia mengaku mendapat pengadangan.

Seperti yang juga Dhani ceritakan dalam sidang, kondisi tersebut membuat Dhani tergerak bikin video untuk menginformasikan keadaan di hotel pada rekan-rekan di Tugu Pahlawan.

Nahas, dalam video tersebut Dhani menyebut para pengadang dengan kata ‘idiot’. Perkataan tersebut dilaporkan ke polisi dan menyeret pencipta lagu Laskar Cinta itu ke meja hijau. Kini ia menjadi terdakwa kasus pencemaran nama baik dengan sidang lanjutan yang akan digelar Kamis (11/4/2019) mendatang.
(sun/fat)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Messi Selalu Cetak Lebih dari 40 Gol di 10 Musim Terakhir

JakartaLionel Messi terus subur di setiap musimnya. La Pulga selalu bisa mencetak lebih dari 40 gol selama 10 musim beruntun.

Messi memborong semua gol Barcelona saat mengalahkan Espanyol 2-0 di Camp Nou, Sabtu (30/3/2019) malam WIB. Messi kini sudah mengoleksi 41 gol pada semua ajang kompetisi musim 2018/2019.

Artinya, untuk kesepuluh kalinya La Pulga mampu mencetak 40 gol lebih secara beruntun di setiap musimnya. Catatan terbaik Messi ada di musim 2011/2012, yang kala itu mencetak 73 gol selama semusim.


Messi tidak hanya lihai dalam mencetak gol. Pria asal Argentina itu juga mampu membuat 21 assist.

Di akhir musim nanti, Messi punya kesempatan besar keluar sebagai top skorer LaLiga. Sejauh ini dia sudah mengemas 31 gol di liga dan jadi pemain tersubur dari lima liga top di Eropa (LaLiga, Premier League, Serie A, Bundesliga, dan Ligue 1).

(ran/raw)

Bandara Soekarno-Hatta Top 40 Dunia

Liputan6.com, Jakarta Bandara Soekarno-Hatta kembali mengukir prestasi. Kali ini Bandara terbesar di Indonesia itu masuk dalam posisi elit Top 40 World’s Best Airport in The World oleh Skytrax.

Status ini sekaligus pengakuan terhadap peningkatan mutu layanan kepada traveler. Apalagi, format digital dikembangkan masif di Soetta. Peringkat yang diberikan Skytrax World Airport Awards 2019, membuat Bandara Soekarno-Hatta lebih baik dari beberapa bandara tenar di dunia.

Ada Bandara Bangkok Suvarnabhumi (Thailand) di strip 46. Bandara Toronto Pearson (Kanada) di strip 50, lalu posisi 54 diisi Bandara Kuala Lumpur (Malaysia). Begitu juga dua bandara Amerika Serikat yang terpaut jauh, yaitu Los Angeles (71) dan Boston Logan (80).

“Masuk Top 40 World’s Best Airport tentu menjadi prestasi besar. Artinya, komitmen dan kerja keras untuk meningkatkan kualitas bandara kini diakui dunia. Kami ucapkan terima kasih pada seluruh pihak. Kami selalu berharap menjadi etalase yang membanggakan bagi Indonesia,” ungkap Direktur Utama PT Angkasa Pura (AP) II Muhammad Awaluddin, Jumat (29/3).

Masuk Top 40 World’s Best Airport adalah peningkatan buat Soetta. Sebab, Bandara ini berada pada peringkat 45 dunia pada 2018. Posisi tersebut turun 1 strip dari tahun sebelumnya. Pada 2017 sempat berada di strip 44 dunia. Peringkat itu menjadi lonjakan signifikan. Karena, Bandara Soekarno-Hatta ada di urutan 63 dunia pada 2016. Rapor positif dari Skytrax World Airport Awards 2019 pun semakin sempurna. Bandara Soekarno-Hatta masuk Top 10 Best Airport Staff in Asia 2019.

Awaluddin menambahkan, lonjakan peringkat signifikan jadi target di tahun berikutnya. “Kami terus termotivasi melakukan upgrade layanan secara menyeluruh. Ke depannya, kami menargetkan Bandara Soekarno-Hatta masuk daftar 30 besar dunia,” lanjutnya.

Untuk mendapatkan pengakuan perbaikan peringkat dunia, jalan panjang harus dilalui setiap bandara. Selain meningkatkan mutu layanan, mereka juga harus bersaing dengan bandara lainnya. Sebab, Skytrax World Airport Awards 2019 akan melakukan survei terhadap pelayanan dan fasilitas pada 550 bandara di seluruh dunia. Parameternya adalah indeks kepuasan para traveler.

“Kami memang harus bersaing dengan banyak bandara di dunia. Untuk peningkatan pelayanan traveler di Bandara Soekarno-Hatta merupakan hasil sinergi semua elemen. Mulai dari internal AP II, maskapai, bea dan cukai, imigrasi, karantina, ground handling, airnav, hingga para aparat penegak hukum,” papar Awaluddin lagi.

Ada banyak perubahan yang dilakukan Bandara Soekarno-Hatta. Soetta menambahkan fasilitas Skytrain atau Kalayang untuk mendukung kemudahan perpindahan traveler antar terminal. Ada juga kereta bandara, WiFi, tenant beragam, hingga baggage handling system.

Cara ini menjamin ketepatan waktu pengantaran bagasi. Bandara Soekarno-Hatta juga memberikan pelayanan cepat dari para staff. Apalagi, sebelumnya Digital Officer with Digital Device (DODD) sudah diluncurkan.

Ada juga aplikasi InairPort yang berisi beragam informasi terkait Bandara Soekarno-Hatta. InairPort juga bisa digunakan untuk mobile check-in, melihat jadwal penerbangan dan transportasi publik, mengetahui tenant komersiil, hingga pelaporan kehilangan.

“Kami optimistis pelayanan Bandara Soekarno-Hatta akan semakin membaik. Apalagi, proyek runway ke-3 dan east cross taxiway akan tuntas dalam waktu dekat. Kedua infrastruktur itu akan membuat jumlah penerbangan semakin banyak dan lancar. Artinya, mobilitas traveler semakin nyaman,” tegasnya.

Kesuksesan transformasi AP II di Bandara Soekarno-Hatta, menambah daftar prestasi. Sebelumnya, 6 bandara di bawah AP II diberi label terbaik Airport Council International di tahun 2019. Ada Bandara Sultan Thaha Jambi, Depati Amir Pangkal Pinang, Sultan Mahmud Baddaruddin II Palembang, Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru, Silangit Siborong-Borong, hingga Raja Haji Fisabilillah Tanjung Pinang.

“Aksesibilitas udara menjadi kunci utama pariwisata. Sebab, mayoritas wisatawan sangat mengandalkan jalur udara. Posisi Top 40 World’s Best Airport Bandara Soekarno-Hatta tentu sangat bagus. Prestasi ini menjadi Calibration, Confidence, dan Credibility bagi pariwisata Indonesia. Selain aksesibilitas, atraksi dan amenitas di Indonesia itu luar biasa,” tutup Menteri Pariwisata Arief Yahya.

Menguji Kesiapan Santri Buntet Cirebon Menghadapi Revolusi Industri 4.0

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea mengaku khawatir revolusi industri 4.0 akan terjadi gelombang PHK massal yang masif. Sebab, di era tersebut, pengetahuan dan teknologi menjadi kunci utama.

Namun demikian, dia memastikan, revolusi industri 4.0 tidak akan mengurangi peluang kerja buruh. KSPSI semakin intens menggelar berbagai macam pelatihan untuk internal anggota agar siap berkompetensi dan beradaptasi.

“Pelatihan tentunya berbasis teknologi dan digital agar anggota kami punya keahlian juga,” ujar dia.

Dia mengungkapkan, selama dua tahun terakhir, KSPSI mencatat sejumlah perusahaan di Indonesia melakukan PHK terhadap buruh industri tekstil.

Saat itu, sejumlah mesin masuk ke berbagai industri tekstil yang menggantikan tenaga manusia. Menurut Andi, PHK tersebut dianggap belum signifikan namun mengancam para buruh kedepan.

“Ketika ada PHK kami dan pemerintah langsung mengambil sikap sehingga dampaknya tidak signifikan,” kata dia.

Oleh karena itu, dia menekankan agar pemerintah membuat regulasi yang ketat menghadapi revolusi industri 4.0. Dia mengakui, buruh di Indonesia belum 100 persen siap menghadapi revolusi industri 4.0.

“Ini juga PR untuk pemerintah bagaimana membatasi maraknya penggunaan mesin dalam industri skala besar seperti tekstil manufaktur dan yang lainnya. Jangan sampai 4.0 nya disetujui tapi buruh yang jadi korban,” harap Andi.

Terpisah Pengasuh Pondok Pesantren Buntet Cirebon Kh Adib Rofiuddin mengatakan akan menyiapkan santri untuk lebih menguasai teknologi. Dia juga mengatakan, sejauh ini para santri Ponpes Buntet Cirebon sudah mendapat pendidikan berbasis teknologi.

Dia mengatakan, Santri Ponpes Buntet Cirebon memiliki beragam potensi yang dapat dikembangkan. Pihak Buntet Pesantren sendiri selalu memberikan fasilitas pendidikan yang baik kepada santrinya.

“Yang tidak bisa itu seperti peternakan, perikanan karena kami terkendala lahan prakteknya. Kami juga ada sekolah multimedia, STIT sampai Akper jadi bisa diarahkan kesitu bersama Kadin,” sebut dia.

Saksikan video pilihan berikut ini: 

Bagaimana penjelasana mengenai revolusi industri 4.0

Studi Banding, 40 Aparat Desa Dikirim ke China dan Korea Selatan

Jakarta – Sebanyak 40 aparat desa dikirim ke China dan Korea Selatan untuk menjalani studi banding. Aparat desa tersebut terdiri dari kepala desa, penggiat desa dan pendamping desa.

“Ada 40 peserta yang diberangkatkan. 20 ke negara Korea dan 20 lagi ke negara China,” kata Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Eko Putro Sandjojo saat melepas aparat desa tersebut di Jakarta seperti dikutip dari Antara, Jumat (22/3/2019).

Eko berharap studi banding ke luar negeri diharapkan dapat meningkatkan kompetensi dan memunculkan inovasi dalam pengelolaan dan pembangunan desa. Selain itu diharapkan para peserta dapat membangun jaringan, menambah pengetahuan, dan membuka pasar antarkepala desa dengan mitra luar negeri.

“Kita memerlukan kepala desa, pegiat desa dan pendamping desa untuk lebih punya wawasan lagi. Diharapkan setelah kunjungan itu, para peserta bisa menerapkan di desanya masing-masing apa yang apa yang mereka liat di luar negeri,” tutur Eko.
Sebanyak 40 yang diberangkatkan merupakan sebagian dari target keseluruhan 1.000 aparat desa. Negara tujuan pun beragam seperti ke Jepang, Thailand, Vietnam dan Malaysia.

“Salah satu cara yang paling cepat kita belajar adalah kita melihat negara lain yang relatif sudah maju. kita harapkan kepala desa dan penggiat desa ini punya wawasan yang lebih lagi. Kegiatan ini juga penting untuk pengembangan sumber daya manusia di Indonesia. Jadi tidak hanya infrastruktur yang dibangun, tapi juga manusianya,” ujarnya.

Sementara itu, Sekjen Kemendes PDTT Anwar Sanusi menuturkan peserta yang mengikuti studi banding ke China akan mempelajari terkait revitalisasi pembangunan desa, kebijakan pengentasan kemiskinan, pertanian modern, perikan air tawar, dan diskusi dengan petani lokal di China.

“Sedangkan yang ke negara Korea akan mempelajari terkait pembangunan pemberdayaan masyarakat desa, mengunjungi pusat buah buah kering dan mempelajari pendistribusiannya serta mengunjungi pabrik pengolahan ikan dan pasar-pasar perdesaan di Korea,” ucap Anwar.

(rna/rna)
<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>