Pemimpin yang Baik Punya 4 Aspek Ini

Elisa Suteja, narasumber Impact Talks yang lain, menambahkan pemimpin juga harus bekerja sama secara internal. Pemimpin yang baik akan mengayomi anggota dan rekannya.

“Pemimpin itu harus punya kemampuan eksekusi (ke dalam). Jadilah pemimpin yang tidak hanya fokus ke luar, ketemu investor terus, tapi juga merangkul anak-anak di dalam. Pemimpin harus bisa menyatukan apa yang tim mau,” pungkasnya.

Kedua, memiliki kemampuan mempengaruhi. Bagaimana anggota akan patuh dan ikut bekerja sama jika pemimpinnya tidak bisa mempengaruhi anggota tentang visi, misi dan tujuan kelompok?

Ketiga adalah kemampuan membuat keputusan. Pemimpin, terutama di sektor bisnis, harus pandai mengambil keputusan yang tepat untuk kelangsungan bisnisnya. Selain itu, pengambilan resiko juga penting agar pemimpin bisa meminimalisir kesalahan setiap pengambilan keputusan.

Terakhir, memberi manfaat. Bukan hanya diri sendiri, tapi anggota kelompok dan masyarakat sekitar.

“Terakhir, impact. Dampak, manfaat. Di dalam impact ada act (aksi), maksudnya manfaat yang tersebar tergantung aksi yang dilakukan. Pemimpin harus bisa bertindak dengan baik agar bisa menebar manfaat yang baik untuk masyarakat,” tuturnya.

Kantongi Rp 4 Triliun, Jasa Marga Siap Percepat Konstruksi Tol Cengkareng-Batuceper-Kunciran

Liputan6.com, Jakarta PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui anak usaha PT Jasamarga Kunciran Cengkareng (JKC) mendapatkan kredit sindikasi dana talangan tanah senilai Rp 4 triliun. Pendanaan ini akan digunakan untuk pembebasan lahan Jalan Tol Cengkareng-Batuceper-Kunciran sepanjang 14,19 km dan akan menjadi bagian dari Jaringan Jalan Tol Jakarta Outer Ring Road Tahap 2 (JORR2).

Perjanjian kredit sindikasi dana talangan tanah proyek pembangunan Jalan Tol Cengkareng-Batuceper-Kunciran ini ditandatangani di Kantor Pusat Jasa Marga, Jakarta, Selasa (26/3/2019).

Pendanaan untuk pembebasan lahan Jalan Tol Cengkareng-Batuceper-Kunciran-Cengkareng ini berasal dari empat bank, yakni BRI, BNI, BCA dan Bank Mandiri. Masing-masing institusi perbankan tersebut mengucurkan Rp 1 triliun.

Direktur Keuangan PT Jasa Marga (Persero) Tbk Donny Arsal menyampaikan rasa terimakasih atas kepercayaan pihak perbankan kepada Jasa Marga yang diwujudkan dalam perjanjian kredit sindikasi ini.

“Kami berterimakasih kepada rekan-rekan perbankan atas kepercayaannya. Perlu juga kami sampaikan bahwa saat ini Jasa Marga berhasil mempertahankan laba bersihnya di tengah ekspansi bisnis yang sedang dilakukan,” ungkapnya.

Sementara Direktur Utama PT JKC Agus Suharjanto menyatakan, pihaknya akan menyiapkan dana talangan tanah sesuai yang tercantum dalam perjanjian pengusahaan jalan tol. Saat ini, PT JKC telah mengajukan pinjaman sebesar Rp 4 triliun yang juga sudah disetujui oleh pihak sindikasi.

“Dana talangan tanah ini akan dipakai untuk pembayaran ganti rugi tanah seluruh Ruas Cengkareng-Batuceper-Kunciran,” ujar dia.

Jalan Tol Cengkareng-Batuceper-Kunciran akan terbagi menjadi empat seksi, yaitu Seksi I Simpang Susun Kunciran–Interchange Sultan Ageng Tirtayasa (2,04 kilometer), Seksi II Interchange Sultan Ageng Tirtayasa On/Off Ramp Benteng Betawi (3,52 kilometer), Seksi III On/Off Ramp Benteng Betawi–Interchange Husein Sastranegara (6,57 kilometer), dan Seksi IV Interchange Husein Sastranegara-Simpang Susun Benda (2,06 kilometer).

Ruas Tol Cengkareng-Batuceper-Kunciran akan menjadi titik akhir jaringan jalan Tol JORR2, dimana masa konsesi untuk pembangunan tol yakni 35 tahun dengan dana investasi mencapai Rp 5,009Triliun.

Untuk progres pembebasan lahan saat ini sudah mencapai 63,96 persen dengan target selesai mencapai 100 persen September 2019. Jalan Tol Cengkareng-Batuceper-Kunciran sendiri ditargetkan dapat beroperasi pada Triwulan IV 2019.

Misteri Pembunuhan Akseyna di Danau UI 4 Tahun Silam

Direktur Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya Kombes Pol Krishna Murti membeberkan analisis mengenai dugaan pembunuhan mahasiswa Fakultas MIPA Universitas Indonesia (UI) Akseyna Ahad Dori. Dia menduga, pelaku membawa tubuh Akseyna yang pingsan dengan cara menyeretnya ke tepi danau.

Setelah itu, pemuda yang akrab disapa Ace ini ditenggelamkan dengan cara memasukkan batu ke dalam tas yang diikatkan ke tubuhnya sebagai pemberat.

“Ada sepatu korban saat ia ditemukan. Bagian ujung belakang sepatunya robek dua-duanya, kiri dan kanan. Kemungkinan analisa kami korban diseret masuk ke dalam danau,” kata Krishna di Mapolda Metro Jaya, Kamis 4 Juni 2015.

Selain itu, ditemukannya sejumlah luka lebam di bagian wajah Ace mengindikasikan dia dianiaya hingga tidak sadarkan diri, sebelum akhirnya diseret dan ditenggelamkan.

“Ada luka yaitu bibir lebam, telinga dan kepala juga lebam yang mengindikasikan terjadi penganiayaan sebelum pembunuhan terjadi,” sambung Krishna.

Krishna menambahkan, malam saat Akseyna ditenggelamkan, situasi danau UI tidak ramai oleh pemancing seperti hari-hari biasa. Ini karena Kota Depok diguyur hujan deras sepanjang malam. Kondisi sepi tersebut dimanfaatkan pelaku untuk menghabisi nyawa pemuda asal Yogyakarta itu.

Krishna menjelaskan, kedalaman Danau Kenangan UI hanya 1,65 meter dari permukaan sehingga tidak logis jika Akseyna sengaja menenggelamkan diri di tempat dangkal. Seandainya benar ia berniat bunuh diri, ia masih memiliki kesempatan untuk menyelamatkan diri jika berubah pikiran.

Dia mengatakan, kepolisian membentuk tim gabungan menangani perkara ini. Danau Kenanga yang menjadi lokasi penemuan jasad Akseyna kembali didatangi Tim Polda Metro Jaya dan Polres Depok untuk melakukan olah TKP.

Tim identifikasi Polresta Bekasi yang memiliki alat serta keterampilan canggih juga didatangkan. Kamar kos Akseyna juga kembali didatangi.

Tulisan tangan Akseyna di sejumlah buku milik korban juga diperiksa kembali dan diambil sebagai bukti. Karena berdasar penelitian grafolog, tulisan di surat wasiat korban bukan tulisan tangan Akseyna.

Paku yang tertanam di tembok kamar juga tak luput dari perhatian polisi, karena di paku itulah seorang teman korban menemukan surat wasiat yang diduga ditulis Akseyna. Polisi juga memeriksa kamar kos teman korban Jibril yang pertama kali menyerahkan surat wasiat itu kepada ayah korban.

Dalam penyelidikannya, polisi menemukan kejanggalan pada keterangan para saksi. Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Krishna Murti mengatakan, kejanggalan keterangan didapat dari hasil gelar perkara yang dilakukan petugas.

“Selama ini terpisah-pisah interogasinya. Baru menemukan alur konstruksi kronologi yang seharusnya, dan alurnya janggal. Kemudian didiskusikan kejanggalan itu,” kata Krishna di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Minggu 28 Juni 2015.

Kejanggalan itu, kata Krishna, lebih disebabkan keterangan saksi yang tidak konsisten dan berubah-ubah. Untuk itu, dia berencana meminta keterangan kembali dari para saksi kunci.

Dalam kasus ini, polisi sempat membidik 1 orang sebagai potential suspect atau berpotensi terlibat dalam kasus kematian Akseyna. 

Sulitnya Ungkap Kasus Akseyna

Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Metro Jaya Kombes Krishna Murti mengaku kasus pembunuhan yang paling sulit diungkap sepanjang tahun 2015 adalah kasus mahasiswa Universitas Indonesia (UI) Akseyna Ahad Dori.

“Saya akui pembunuhan Akseyna sebagai yang paling sulit untuk diungkap,” kata Krishna di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu 30 Desember 2015.

Ada beberapa alasan yang diungkapkan Krishna terkait sulitnya mengungkap siapa pelaku, motif dan latar belakang dari pembunuhan itu.

Pertama, soal keterlambatan Polsek Beji dalam memasang garis polisi di sekitar tempat kejadian perkara (TKP). Termasuk, soal kesimpulan awal yang menyebutkan bahwa korban meninggal karena bunuh diri.

“Lokasi sekitar Danau Kenanga, tempat ditemukannya jenazah Akseyna sudah rusak karena dikerumuni warga. Karena awalnya disimpulkan bunuh diri, maka TKP tidak diperlakukan dengan baik. Ini jelas menyusahkan untuk penyelidikan lebih lanjut,” ujar Krishna.

Kedua, jasad Akseyna yang langsung dievakuasi jelas membuat banyak hal-hal kecil yang sebenarnya bisa membantu penyelidikan jadi hilang.

Ketiga, dia mengaku tidak 100 persen menguasai kasus ini karena saat peristiwa terjadi, ia belum menjabat sebagai Direskrimum. “Saya saat itu baru 2 bulan menjabat sehingga tak tahu persis seperti apa kasus itu di awal,” tandas Krishna.

Saat Orgasme 4 Hal Ini Terjadi di Otak

Orgasme yang hebat dapat menyamarkan rasa sakit yang timbul.

Anterior cingulate cortex dan insular cortex berfungsi menghambat rasa sakit saat berhubungan seks,” kata Cynthia. 

“Contohnya, seorang individu akan merasa tidak sakit saat pasangan memukul saat berhubungan seks, karena menyalanya organ penghambat rasa sakit tersebut. Ini juga yang membuat perasaan senang meningkat ketika berhubungan intim,” tambahnya.

4. Ketegangan otot meningkat

“Otak kecil bertanggung jawab atas fungsi motorik yang terhubung ke saraf besar. Ini menyebabkan ketegangan neuromuskular,” ungkap Dougherty.

Dokter yang berpraktek di Florida, Amerika Serikat tersebut, juga menyatakan bahwa para ilmuwan masih belum 100 persen yakin mengapa manusia mengalami orgasme.

“Ada banyak hipotesis tentang orgasme. Namun, terlepas dari kemampuan untuk orgasme, ini juga dikenal dengan manfaat kesehatannya. Berhubungan seks diketahui memberikan kesehatan dengan meningkatkan aliran darah ke otak.” jelas Dougherty.

Penulis: Dara Elizabeth 

Saksikan juga video menarik berikut

Benarkah manusia terkadang tidak selalu bergairah melakukan hubungan seks? Apa yang membuat gairah seks padam?

Asik Pesta Sabu, 4 Pemuda di Donggala Lompat Jendela saat Digerebek

Liputan6.com, Donggala – Personel Polres Mamuju Utara menggerebek sebuah rumah di Desa Lalombi, Donggala, Sulawesi Tengah. Mereka mendapatkan empat pria tengah asyik berpesta sabu.

Seperti ditayangkan Liputan6 SCTV, Senin (25/3/2019), saat polisi datang, dua tersangka sempat berusaha kabur dengan loncat dari jendela. Namun, upaya mereka berhasil digagalkan karena polisi sudah mengepung rumah tersebut.

Dari tangan tersangka polisi menyita 21 paket sabu siap edar dan alat isap sabu.

“Kami menemukan 8 sachet diduga sabu, 13 sachet kecil, dan beserta alat isapnya,” kata Kasat Narkoba Polres Mamuju Utara AKP Adryan Fredrick Kopong.

Seorang di antara tersangka adalah DPO Polres Mamuju yang sudah lama buron.

Keempat tersangka kemudian dibawa ke kantor polisi dan akan diganjar Pasal 112 serta 114 Undang-undang Narkotika dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

Usulan Tarif Ojek Online, Rp 7.000-10.000 untuk 4 Km Pertama

Jakarta – Pemerintah dalam hal ini Kementerian Perhubungan (Kemenhub) masih menutup rapat besaran tarif untuk ojek online (ojol) untuk per kilometernya (km). Rencananya, Kemenhub mengumumkan besaran tarif tersebut hari ini, Senin (25/3/2019).

Meski begitu, Kemenhub menyampaikan informasi terkait tarif untuk 4 km pertama atau flag fall. Kemenhub menyebut, kisaran tarif 4 km sekitar Rp 7.000 hingga Rp 10.000.

Artinya, berapa pun jarak yang ditempuh ojol asalkan di bawah 4 km, tarifnya sama seperti angka tersebut di atas. Berikut berita selengkapnya dirangkum detikFinance:

(ang/ang)

Karya 4 Desainer Hadir di Puncak Runway Hits Fashion Nation 2019

Liputan6.com, Jakarta – Deretan ajang fashion di Indonesia menghadirkan koleksi-koleksi dari para desainer bertalenta. Satu di antaranya dipersembahkan oleh Senayan City yang menggelar Fashion Nation 2019 yang jadi bentuk apresiasi pada karya desainer lokal.

Fashion Nation 13th Edition dimulai Jumat, 15 Maret 2019 telah sampai pada malam puncak dengan Runway Hits. Panggung ini didedikasikan bagi para generasi baru fashion trend-maker sebagai highlight akhir dari gelaran ini.

Mengusung tema Coming of Age, koleksi-koleksi ini memberi angin segar pada dunia fashion Indonesia yang menghadirkan karya terbaik dari empat desainer yakni AMOTSYAMSURIMUDA, Etterette by Vivian Lee, Rêves Studio dan Sav Lavin.

“Panggung RUNWAY HITS sudah menjadi agenda yang ditunggu oleh para fashion enthusiast tanah air setiap tahunnya. Menggandeng 4 nama desainer muda berbakat yang mencerminkan tema COMING OF AGE ini, mereka akan menampilkan panggung yang penuh dengan koleksi terbaik sebagai prediksi tren yang akan hadir ke depannya,” kata Halina Leasing & Marketing Communications Senayan City kepada Fimela, Sabtu, 23 Maret 2019.

Berikut parade fashion empat desainer tanah air di panggung Senayan City Fashion Nation Runway Hits 2019.

4 Momen Menyejukkan Pasca Penembakan di Selandia Baru, Damai Itu Indah

Liputan6.com, Jakarta Masih teringat dengan jelas peristiwa serangan penembakan brutal yang terjadi di pusat kota Christchurch pada hari Jumat tanggal 15 Maret 2019 lalu. Pelaku penembakan, Brenton Tarrant, melakukan aksi brutal tersebut di dua masjid yaitu Masjid Al Noor dan Masjid Linwood. 

Aksi tersebut menewaskan sekitar 50 orang dan beberapa orang lainnya terluka. Pelaku penembakan juga diduga merupakan warga negara Australia yang dikenal sebagai anti-imigran dan anti-Muslim. Brenton telah disidang dan telah dijatuhi hukuman sesuai dengan hukum yang berlaku.

Pasca penyerangan dan penembakan tersebut, Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern mengutuk keras aksi teroris tersebut. Tak hanya ia, hampir seluruh warga Selandia Baru juga memberikan respons yang sama.

Perdana Menteri Ardern bahkan terjun langsung mengunjungi lokasi dan bertemu dengan para keluarga korban menggunakan kerudung sebagai bentuk solidaritas dan toleransi.

Banyak warga non-muslim yang turut memberikan rasa duka terhadap kaum muslim yang menjadi korban penyerangan tersebut dengan meletakkan bunga di depan lokasi masjid Al Noor dan Masid Linwood.

Berikut Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber Minggu (24/3/2019), 4 momen yang menyejukkan pasca penembakan yang menunjukkan bahwa damai itu indah. 

4 Cara agar Tak Boros di Akhir Pekan

Jika saat ini masih menabung dengan dalih untuk masa depan, maka ini akan mempermudah Anda untuk menggunakan uang tersebut.

Jadi, ubahlah mindset tersebut, dan buatlah tujuan yang akan dicapai lebih mendesak lagi sehingga ini akan lebih-lebih mengendalikan Anda untuk mengeluarkan banyak uang.

Viral Pengemis Bogor Punya Mobil, 4 Peminta-Minta Ini Ternyata Orang Kaya

Pada 2011 lalu, situs berita Asia One memberitakan tentang pengemis tampan yang minta belas kasihan warga di kawasan Bedok Reservoir, Singapura.

Dengan mengemis, dia bisa mengumpulkan uang 50 dolar Singapura, atau setara Rp 470 ribu dengan kurs kala itu, hanya dalam setengah hari.

Saat itu, sejumlah warga mendeskripsikan pengemis itu berusia sekitar 30 tahun, masih muda, dan bertubuh sehat. Ia punya tato di lengan, sering menggunakan topi. Tampangnya pun lumayan sampai-sampai mendapat julukan ‘si tampan’.

Suatu hari seorang pembaca koran Shin Min Daily News mengaku mengenali pengemis misterius sebagai ‘Ah Qing’ yang kerap dipenjara karena kebiasaannya menghirup lem.

Kata pembaca itu, Ah Qing berasal dari keluarga relatif kaya yang punya bisnis grosir roti.

Dari penampakannya, Ah Qing juga terlihat terdidik. Dia bahkan bisa bicara Bahasa Inggris dengan lancar.