Susui Anaknya 7 Tahun, Ibu di Australia Dilabeli Pedofil oleh Netizen

Jakarta

Seorang ibu di Adelaide, Australia, yang muak dilabeli ‘pedofil’ oleh netizen akhirnya buka suara membela keputusannya untuk menyusui kedua putranya di luar usia yang lazim.

Poin Utama Menyusui

Poin utama:

Lisa Bridger telah mengalami perundungan daring karena pandangannya tentang menyusui. Ibu di Adelaide ini telah menyusui lima anaknya hingga usia tujuh tahun

Seorang psikolog anak mengatakan dibutuhkan lebih banyak penelitian tentang dampak pemberian ASI dalam waktu lama.

Lisa Bridger, 46, mengatakan bahwa menyusui adalah pilihan yang sehat, secara fisik dan psikologis, untuk anak laki-lakinya Chase dan Phoenix yang keduanya didiagnosa mengidap autisme. Tetapi sikapnya itu membuatnya menjadi sasaran pelecehan yang ‘menjijikkan’ dari orang-orang yang menuduhnya ‘sakit’ dan membutuhkan bantuan.

“Pesan daring (internet) dan pribadi yang saya terima menyebut saya pedofil, anak-anak saya harus diambil dari pengasuhan saya dan diberikan kepada keluarga yang akan menghormati mereka dan mencintai mereka dengan benar,” katanya.

“Saya dijuluki ‘nenek tua’, bahwa saya melakukannya hanya untuk saya, segala macam komentar buruk. Orang-orang melihatnya dan berkomentar ‘kamu pasti mengambil keuntungan dari hal itu’.”

“Ini benar-benar berbeda dari ketika mereka masih bayi dan itulah yang tampaknya tidak dilihat oleh banyak orang.”

Bridger, yang baru-baru ini mengunggah surat terbuka tentang masalah ini di situs parenting (pengasuhan), mengatakan ia telah menjadi obyek perundungan secara terus-menerus.

Ia memiliki lima anak – tiga di antaranya sudah dewasa – dan menyusui mereka masing-masing hingga di atas usia empat tahun.

Bridger mengatakan Chase yang berusia tujuh tahun saat ini sedang disapih, tetapi Phoenix yang berusia lima tahun terus disusui.

“Saya sedang mengalami menopause dan saya masih memproduksi ASI,” katanya.

“Ini tak bisa menjadi pelecehan karena bukan tindakan seksual.”

“Itu menawarkan mereka kenyamanan, itu menawarkan keamanan, memberi mereka cara untuk menenangkan diri.”

Anak laki-laki Bridger, Phoenix dan Chase, keduanya masih ingin disusui.
Anak laki-laki Bridger, Phoenix dan Chase, keduanya masih ingin disusui.

Bridger mengatakan meskipun ada stigma seputar menyusui, dan usia anak-anaknya, ia hanya melakukan sesuatu yang alami.

“Ada kalanya satu atau dua-duanya muncul dan bilang ‘kami mau susu’ (dan) saya jawab ‘Ibu sedang melakukan sesuatu, kalian harus menunggu’,” ujarnya.

“Ketika mereka mengalami kesedihan atau mereka sangat lelah … Saya mengizinkan mereka untuk mendapatkan susu yang mereka minta. Saya tak memberinya ke wajah mereka, Anda tak bisa memaksa mereka menyusu.”

“Mereka membutuhkannya, mereka menginginkannya, mereka memerlukannya, mereka memintanya. Karena saya mengikuti kemauan mereka, karena itu normal.”

Apa kata pakar?

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menawarkan pedoman luas tentang menyusui tetapi tak memberikan batas atas pada usia berapa anak harus disapih.

“Bayi harus menerima makanan pendamping ASI yang berkelanjutan hingga usia dua tahun atau lebih,” tulis WHO di situs resminya.

Penelitian dalam beberapa tahun terakhir telah berfokus pada manfaat nutrisi dari menyusui yang “diperpanjang”, dengan penelitian yang menunjukkan bahwa semakin lama seorang ibu menyusui semakin rendah kemungkinan ia mengalami kanker payudara.

Pakar perkembangan anak, Dr John Irvine, yang keberatan dengan praktik itu, mengatakan ada sedikit penelitian tentang dampak psikologis jangka panjang.

“Tak ada topik yang pernah saya bicarakan yang menimbulkan lebih banyak kemarahan daripada topik menyusui,” katanya.

“Ada kebutuhan untuk melihatnya secara lebih rinci karena itu semua persepsi dan prasangka.”

Menurut konsultan laktasi Pinky McKay, keberatan untuk memperpanjang periode menyusui di atas usia dua tahun tidak didasarkan pada temuan ilmiah atau penelitian medis.

Dr John Irvine mengatakan, ada kebutuhan akan penelitian lebih lanjut tentang periode menyusui yang diperpanjang.

Dr John Irvine mengatakan, ada kebutuhan akan penelitian lebih lanjut tentang periode menyusui yang diperpanjang. (Worry Woos)

“Bukannya tidak wajar untuk menyusui anak seusia ini … tetapi itu ‘tidak biasa’,” katanya.

“Usia rata-rata penyapihan di dunia adalah antara empat dan tujuh tahun.”

“Orang-orang tak melihat ini dan mereka tak mengalaminya dan mereka berpikir tentang anak 7 tahun yang mereka tahu, bukan anak Lisa (Bridger) yang berusia tujuh tahun yang telah tumbuh dengannya dan bagian dari pengasuhannya.”

McKay mengatakan ASI penuh dengan “enzim baik” dan “sangat baik untuk perkembangan otak”.

“Orang-orang melihat payudara sebagai hal seksual dan mereka tak bisa memisah-misahkan – ini adalah ibu dan anak, ini bukan tentang seks, dan ini mungkin mengapa mereka merasa sedikit tidak nyaman,” katanya.

Bisakah periode menyusui yang diperpanjang lebih umum?

Periode menyusui yang diperpanjang adalah subjek yang menghasilkan pendapat berlawanan.

Masalah ini disorot pada tahun 2012, ketika majalah TIME memicu kontroversi dengan menerbitkan gambar seorang ibu bernama Jamie Grumet yang sedang menyusui anaknya yang berusia tiga tahun.

Dr Irvine mengatakan ia khawatir bahwa pemberian ASI yang lama dapat menyebabkan anak-anak yang mendekati remaja menjadi terlalu bergantung pada orang tua mereka.

“Persepsi saya sendiri melalui bekerja di sebuah klinik selama lebih dari 30 tahun adalah bahwa kadang-kadang anak-anak mengembangkan keterikatan, ketergantungan,” katanya.

“Pertanyaan lain adalah siapa yang benar-benar mendapat manfaat dari kelanjutan ini?.”

Periode menyusui yang diperpanjang menjadi sampul majalah Time edisi tahun 2012.

Periode menyusui yang diperpanjang menjadi sampul majalah Time edisi tahun 2012. (www.time.com)

“Jika ibu mendapat manfaat karena rasanya enak untuknya, saya akan mengajukan pertanyaan kepada ibu: ‘apakah kita hadir untuk memenuhi kebutuhan anak-anak atau apakah itu tentang memenuhi kebutuhan kita sendiri dan mendahulukan itu di atas kepentingan anak yang sedang tumbuh?’.”

“Itulah persepsi pribadi saya yang sama biasnya dengan orang lain, jadi semua alasan untuk area ini agar diperhatikan.”

Bridger mengatakan keputusannya adalah tentang anak-anaknya, bukan dia pribadi.

Ia mengatakan tidak ada efek merugikan pada perkembangan anak-anaknya, dan keputusan itu bukannya dilakukan tanpa pengorbanan, karena ia harus ekstra hati-hati dengan pola makannya.

“Saya akan berharap bahwa sikap terhadap menyusui itu, berhenti sepenuhnya, berubah,” katanya.

“Laki-laki bisa melenggang dengan payudara yang lebih besar dari yang dimiliki perempuan dan tak memakai atasan, tetapi perempuan tak bisa – mereka tak bisa menunjukkan payudara untuk memberi makan seorang anak.”

“Para ibu masih dilecehkan ketika anak-anak mereka masih bayi, apalagi yang lebih tua.”

“Semakin banyak terlihat, semakin normal jadinya.”

Simak berita ini dalam bahasa Inggris di sini.

Ikuti berita-berita lain di situs ABC Indonesia.


(zak/zak) <!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Jet Pribadi yang Ditumpangi Pesepakbola Argentina Belum Ditemukan

Jakarta – Jet pribadi yang membawa pesepakbola Argentin, Emiliano Sala, hilang kontak di selat Inggris saat terbang menuju Cardiff, Wales. Kepolisian Kepulauan Guernsey yang melakukan pencarian menghentikan sementara upaya tersebut.

“Operasi pencarian dan penyelamatan telah ditunda karena matahari sekarang telah terbenam,” kata Polisi Kepulauan Guernsey seperti dilansir Reuter, Selasa (22/1/2019).

Kepolisian setempat mengatakan sejumlah benda ditemukan mengambang selama pencarian. Namun belum bisa dipastikan apakah benda tersebut merupakan bangkai pesawat.

“Rencana saat ini adalah melanjutkan pencarian saat matahari terbit besok,” ujarnya.

Pesawat tersebut hilang kontak sejak pukul 21.30, Senin (22/1/2019) waktu setempat. Pesawat bermesin tunggal tersebut hilang dari radar di dekat mercusuar Casquets yang berada di Alderney, Kepulauan Channel.

Sala diketahui sedang mengurus proses kepindahannya dari klub Liga Prancis ke klub asal Wales, Cardiff City. Dalam penerbangan tersebut, jet pribadi itu hanya mambawa Sala dan pilotnya.
(abw/zak)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Fungsi Relay Pada Mobil, Membuat Lampu Lebih Terang

Liputan6.com, Jakarta Berbicara soal mobil memang tak ada habis-habisnya. Bagi para pemilik kendaraan roda empat, terkadang mereka merasa tak puas dengan penampilan kendaraannya. Agar tampil berbeda dan lebih sempurna, biasanya kendaraan mereka akan dimodifikasi.

Memodifikasi bagian-bagian mobil memang bukan lagi hal yang asing, terutama di kalangan penggemar otomotif. Biasanya, modifikasi bagian-bagian mobil dilakukan supaya tampilan mobil tampak lebih keren.

Apalagi bagi yang memang sudah hobi, meskipun harus merogoh kocek yang cukup besar, modifikasi bagian mobil dianggap sesuatu yang biasa bahkan harus dilakukan.

Beberapa bagian mobil yang sering dimodifikasi seperti velg mobil, kaca mobil, mesin mobil ataupun akseseoris mobil. Salah satu komponen mobil yang menarik hati Anda, mungkin relay pada mobil. Nah, sebenarnya apa sih fungsi relay pada mobil?

Berikut Liputan6.com rangkum fungsi relay pada mobil, dari berbagai sumber, Selasa (22/1/2019), simak dan baca sampai habis. Artikel ini mencantumkan beberapa fungsi relay pada mobil ini yang tidak patut untuk kamu lewatkan.

2 dari 3 halaman

Pengertian Relay

Relay adalah komponen yang digunakan untuk mengalirkan arus listrik dalam arus yang besar namun dikendalikan dengan listrik arus kecil. Di dalam sistem kelistrikan mobil, ada dua macam relay yaitu tipe resistor dan tipe elektromagnetik.

Dari kedua jenis relay ini, yang paling banyak digunakan dalam sistem kelistrikan mobil adalah relay tipe elektromagnetik. Kelebihan dari penggunaan relay pada lampu mobil Selain biaya perawatannya lebih murah, juga membuat lampu menjadi lebih terang.

Pemasangan relay pada instrumen kelistrikan mobil biasanya dipasangkan pada rangkaian sistem kelistrikan mobil yang membutuhkan arus besar seperti headlamp, horn atau klakson, sistem AC, sistem radiator dan lain sejenisnya.

3 dari 3 halaman

Fungsi Relay Pada Mobil

Dengan memasangkan relay pada sistem kelistrikan mobil tentu saja memiliki banyak sekali manfaat atau keuntungan yang bisa Anda peroleh, fungsi relay pada mobil di antaranya sebagai berikut ini:

1. Sebagai Saklar atau Switch Elektromagnetik

Pemasangan relay pada mobil dapat difungsikan sebagai saklar atau elektromagnetik switch yang kerjanya dikendalikan oleh magnet listrik.

Cara kerja dari relay adalah bagian kumparan menghasilkan gaya magnet saat sedang dialiri oleh arus listrik yang melalui terminal 85 dan 86. Sedangkan terminal 30 dan 87 dihubungkan saat kemagnetan menarik pada bagian kontak point.

2. Memperpanjang Usia Saklar

Dengan menggunakan relay pada sistem kelistrikan mobil Anda yang membutuhkan arus listrik yang besar, maka arus listrik tersebut tidak akan melewati saklar kembali setelah pemasangan relay.

Saklar hanya digunakan untuk membangkitkan induksi magnet yang ada pada relay, sedangkan arus nya akan dialirkan dari baterai menuju ke beban yaitu lampu, kompresor AC, horn, dan lainnya.

Dengan kondisi tersebut, maka bisa meminimalisir bunga api yang sering terjadi di dalam saklar atau switch. Sehingga membuat saklar lampu tidak mudah rusak dan awet dalam penggunaan.

3. Membuat Nyala Lampu Lebih Terang

Pemasangan relay lampu membuat nyala lampu menjadi lebih terang. Komponen relay akan menguatkan arus listrik yang menuju bagian lampu, sehingga membuat nyala lampu menjadi lebih terang. 4. Mengurangi Hambatan Arus/Menaikkan Arus

Dengan tambahan relay pada mobil Anda maka akan membuat daya dari baterai akan diterima langsung oleh beban seperti lampu, klakson, dan lainnya tanpa harus melewati saklar.

Sehingga penambahan relay akan memperndek rangkaian yang akan membuat arus listrik tidak akan berkurang atau melemah. Hal ini juga akan berkaitan dengan nyala lampu yang menjadi lebih terang serta nyala klakson yang lebih nyaring.

5. Melindungi Saklar Kombinasi

Fungsi lainnya dari pemasangan relay adalah dapat digunakan untuk melindungi saklar kombinasi atau switch dari panas mobil. Hal ini akan mencegah saklar lampu menjadi tidak meleleh akibat panas yang ada.

6. Membuat Kunci Pengaman

Fungsi relay pada mobil lainnya adalah dapat digunakan untuk membuat kunci pengamanan. Pemasangan relay tersebut menggunakan prinsip kerja yaitu memutus serta menghubungkan saklar dengan arus listrik yang berukuran lebih kecil.

Harga relay tambahan untuk lampu depan mobil dengan kabel, skun, soket dan sekring ini berada pada kisaran Rp 100.000 sampai Rp 180.000. Sedangkan harga relay perbiji yang bisa dipakai untuk keperluan relay lampu sendiri bervariasi mulai dari Rp 25.000 per biji.

Nah itu tadi beberapa fungsi relay pada mobil yang perlu Anda ketahui. Tak hanya pada mobil saja, penggunaan relay juga dapat digunakan pada sepeda motor. Bagimana, apakah Anda tertarik memelikinya? Jangan lupa, utamakan kebutuhan, baru tampilan, ya!

 

Reporter: Tyas Titi Kinapti

Utang Pemerintah Naik Jadi Rp 4.418 Triliun

JakartaUtang pemerintah pada Desember 2018 tercatat sebesar Rp 4.418,30 triliun. Angka ini naik Rp 22,33 triliun dari bulan November yang sebesar Rp 4.395,97 triliun.

Mengutip data APBN KiTa, Jakarta, Selasa (22/1/2019). Jumlah utang itu sama dengan 29,98% dari total PDB yang berdasarkan data sementara sebesar Rp 14.735,85 triliun.

Nilai utang ini terdiri dari pinjaman serta penerbitan Surat Utang Negara (SBN). Pinjaman yang ditarik pemerintah di 2018 tercatat mencapai Rp 805,62 triliun.

Sebagian besar sisanya, merupakan hasil penerbitan SBN pemerintah di 2018 yang mencapai Rp 3.612,69 triliun atau 81,77% dari total utang pemerintah pusat.

Surat berharga negara tersebut dibagi menjadi dua yakni denominasi rupiah yang mencapai Rp 2.601,63 triliun dan denominasi valas yang mencapai Rp 1.011,05 triliun.

(hek/ara)

4 Insiden Misi Angkasa Luar Paling Tragis di Dunia

Liputan6.com, New York – Menjadi seorang astronot itu berat. Nyawa taruhannya. Sebelum melakukan misi angkasa luar, seorang astronot harus menjalankan latihan berat hingga karantina.

Hidup di angkasa luar selama berbulan-bulan atau bertahun-tahun, tentu bukan hal yang mudah. Harus rela berpisah dengan keluarga hingga teman terdekat.

Dikatakan berbahaya karena insiden menyeramkan kapan saja bisa terjadi. Apalagi misi yang mereka lakukan bukan di Bumi lagi.

Dalam catatan sejarah, ada sejumlah insiden tragis yang terjadi saat misi di luar Bumi. Seperti dikutip dari laman Toptenz, Selasa (22/1/2019), berikut empat insiden tragis saat misi angkasa luar itu:


Saksikan video pilihan di bawah ini:

2 dari 5 halaman

1. Intelsat-708

Kejadian nahas menimpa Intelsat-708 pada 14 Februari 1996 di China. Pasalnya, saat melakukan peluncuran Intelsat-708 mengalami kebocoran bahan bakar.

Akibatnya, mesin Intelsat-708 tidak berfungsi dengan baik. Satelit itu melenceng dan keluar dari jalur sehingga jatuh di pemukiman warga.

Satelit ini diluncurkan pada 14 Februari 1996 di dekat kota Xichang, perbatasan dengan Vietnam. Kecelakaan terjadi setelah satelit lepas landas selama 20 detik.

Dalam catatan misi angkasa luar, insiden ini jadi yang paling buruk.

3 dari 5 halaman

2. Columbia STS-107

Tragedi antariksa itu terjadi 1 Februari 2003. Pesawat ulang alik Columbia STS-107 meledak, hancur berkeping-keping. Tujuh awaknya: Rick D Husband, William C McCool, Michael P Anderson, Ilan Ramon, David Brown, Laurel Salton Clark, dan Kalpana Chalwa — astronot wanita pertama asal India, tewas.

Tragisnya, musibah terjadi 16 menit sebelum mereka mendarat pulang ke Bumi, dari waktu pendaratan yang dijadwalkan di Cape Canaveral.

Kala itu, sesaat sebelum pesawat meledak, pusat kontrol misi NASA di bumi mengetahui bahwa Columbia akan menemui bencana, dan para awaknya kemungkinan besar tak bakal selamat.

Wayne Hale, yang kemudian menjadi manajer program ulang alik pesawat luar angkasa, menulis di blognya soal hari nahas itu.

Hale menulis, kala itu Direktur Jon Harpold berpendapat, “Tak ada yang bisa kita lakukan soal kerusakan TPS (Thermal Protection System). Kupikir para awak tak perlu tahu. Bukankah akan lebih baik bagi mereka terbang pulang dengan perasaan bahagia dan kemudian tewas tanpa diduga ketika memasuki Bumi, ketimbang tetap tinggal di orbit, mengetahui tak ada sesuatu yang bisa dilakukan, hingga persediaan oksigen habis?”

Sementara tidak ada yang tahu pasti apa yang menyebabkan Columbia celaka, para insinyur di Johnson Space Center cukup yakin, mereka menemukan jawabannya. Sebelumnya, mereka telah mencoba mengingatkan para petinggi, namun diabaikan.

4 dari 5 halaman

3. Misi Soyuz-11

Pada tahun 1971, dunia mencatat terjadinya kematian pertama tiga manusia di angkasa luar. Adalah kosmonot Uni Soviet, Georgy Dobrovolsky, Vladislav Volkov, dan Viktor Patsayev yang meregang nyawa dalam peristiwa tragis itu.

Semua berawal dari keberangkatan ketiganya pada 7 Juni 1971 dari Baikonur Cosmodrome. Mereka menaiki pesawat Soyuz 11 ke luar Bumi, menuju stasiun pertama yang dibangun manusia: Salyut 1.

Ketiganya lalu tinggal di Salyut selama 24 hari. Hingga akhirnya pada 30 Juni 1971, mereka dijadwalkan kembali ke Bumi. Setelah mendarat, saat pintu kapsul dikuak, para petugas pemulihan terkejut bukan kepalang. Mendapati tiga manusia di dalamnya dalam kondisi tak sadarkan diri.

“Mereka menemukan 3 kosmonot di kursi masing-masing, sama sekali tak bergerak, dan ada bercak-bercak biru kehitaman di wajahnya,” kata Kerimov. “Darah mengalir dari hidung dan telinga.”

Petugas kebingungan bagaimana ketiga kosmonot itu bisa meninggal dunia. Padahal proses pendaratan berjalan normal, sesuai petunjuk, tak jauh dari lokasi peluncuran di Kazakhstan.

Berdasarkan laporan, penyebab kematian ketiganya adalah sesak napas. Penyelidikan mengungkap, katup ventilasi pernafasan mereka pecah, para kosmonot mengalami sesak nafas. Penurunan tekanan secara ekstrem juga makin memperberat kondisi mereka.

Mereka tewas dalam hitungan detik, yang terjadi pada ketinggian 168 kilometer di angkasa luar, saat pesawat masuk kembali ke atmosfer sebelum sampai di Bumi.

Karena kapsul yang membawa ketiganya kembali secara otomatis, satelit itu bisa mendarat tanpa dikemudikan pilot.

5 dari 5 halaman

4. The Apollo 1 Fire

Gus Grissom, Ed White, dan Roger Chafee tak pernah mencapai Bulan. Ketiga astronot Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) itu tewas saat roket Apollo 1 meledak dalam simulasi peluncuran pada 27 Januari 1967.

Hubungan pendek arus listrik menimbulkan loncatan bunga api dan menyambar oksigen murni yang menjadi salah satu pendorong roket.

“Kebakaran, aku mencium kebakaran,” kata salah satu astronot pada pukul 18.31 di hari nahas itu. Dua detik kemudian, astronot lain, mungkin Ed White berkata, “Kebakaran di kokpit.”

Kebakaran menyebar dengan cepat ke kabin. Komunikasi terakhir dengan para kru terdengar hanya 17 detik kemudian.

Ketiganya tahu, ada risiko yang mengancam mereka ketika bergabung dalam misi angkasa luar. Apalagi untuk Letkol Grissom. Ia adalah orang AS kedua yang ke angkasa luar, menggunakan Liberty Bell 7.

Saat kembali ke Bumi, kapsul antariksanya dipenuhi air. Ia nyaris tenggelam. Pascatragedi, program angkasa luar ditunda tapi tidak dihentikan. Pada 25 Mei 1961 Presiden John F Kennedy berkomitmen bahwa Amerika Serikat akan mendaratkan seorang manusia di Bulan pada akhir dekade.

Setelah itu, Apollo 7 berhasil diluncurkan pada tanggal 11 Oktober 1968, pertama yang membawa astronot.

Kurang dari setahun kemudian pada bulan Juli 1969, Apollo 11 mendaratkan Neil Armstrong di Bulan.

Sejumlah orang berpendapat, “Seandainya kecelakaan Apollo 1 tak terjadi, manusia mungkin tak akan pernah menjejakkan kaki di Bulan.”

Perahu Eretan Tenggelam di Sungai Ciujung, Puluhan Penumpang Hilang

Liputan6.com, Serang – Perahu eretan bermuatan 27 penumpang dan 12 sepeda motor, tenggelam di Sungai Ciujung. Saat kejadian kondisi sungai airnya sedang tinggi dengan aliran yang deras.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 06.30 WIB, Selasa (22/1/2019). Para penumpang perahu itu merupakan warga yang ingin menyeberang dari Kampung Bales di Desa Katulisan, Kecamatan Cikeusal menuju Kampung Saminten, Desa Malabar, Kecamatan Bandung, Kabupaten Serang, Banten.

Namun, diduga tali sling eret itu putus, sehingga perahu terbawa arus dan tenggelam.

“Perahu tenggelam dan hanyut. Penyeberangan rutinitas masyarakat. Tali (kawat) sling tiba-tiba putus,” kata Heru, Kabag Operasional Basarnas Banten, melalui pesan singkatnya.

Tim Basarnas bersama kepolisian dan masyarakat setempat masih melakukan pencarian korban dengan menyusuri sungai menggunakan perahu karet.

“Korban masih dilakukan pencarian. Tim meluncur ke lokasi kejadian,” dia menandaskan.


Simak video pilihan berikut ini:


Cerianya Dinda, Bocah Magetan yang 7 Tahun ‘Ngesot’ Akhirnya Sekolah

Magetan – Dinda Aprilia Putri (7), bocah asal warga Desa Bogorejo, Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan yang lumpuh sejak usia 8 bulan akhirnya bisa sekolah.

Bocah malang ini sempat harus mengubur mimpinya untuk mengenyam pendidikan karena kondisi fisik dan perekonomian keluarganya. Namun nasib baik menghampiri Dinda.

Menurut cerita sang ibu, Minah, sejak kisah tentang putri bungsunya itu viral, perangkat desa kemudian membantu mendaftarkan Dinda ke sekolah terdekat. SDN Bogorejo 2 pun menjadi pilihan, meski jaraknya 2 km dari rumah mereka.

“Kemarin dibantu perangkat desa untuk mendaftar sekolah. Alhamdulillah sangat semangat Dinda bersekolah. Meski saya dorong dengan kursi roda tidak malu,” ungkap Minah kepada detikcom, Selasa (22/1/2019).
Dengan kursi roda baru yang diberikan Dinas Sosial setempat, Minah mengantar Dinda ke sekolah. Dinda didaftarkan untuk menjadi murid kelas 1.

“Saya dorong dari rumah jaraknya sekitar 2 Km, demi anak saya ikhlas mengantar setiap hari. Masuk sekolah pukul 06.45 WIB sehingga saya berangkat pukul 06.30 WIB,” kata Minah (44) ibu kandung Dinda saat menunggu putri nya bersekolah.

Cerianya Dinda, Bocah Magetan yang 7 Tahun 'Ngesot' Akhirnya Bisa SekolahFoto: Sugeng Harianto

Namun di hari keduanya bersekolah ini, pelajaran pertama di kelasnya adalah olahraga, sedangkan Dinda hanya bisa duduk di atas kursi roda.

“Kita perlakukan khusus berhubung olahraga untuk misal yang berat tidak mengikuti. Tapi gerakan kecil, tangan bisa mengikuti dari kursi roda,” tutur Kepala Sekolah SDN Bogorejo 2 Titik Sulastri saat mendampingi Dinda.

Titik mengaku meski baru dua hari bersekolah, Dinda sudah bisa mengikuti pelajaran dengan baik. Teman-teman Dinda di kelas juga terlihat menyayangi bocah ini.

“Jumlah murid kelas satu yang sebelumnya hanya 9, kini menjadi 10 setelah Dinda masuk. Dia juga sangat bisa mengikuti pelajaran yang disampaikan gurunya,” paparnya.

Cerianya Dinda, Bocah Magetan yang 7 Tahun 'Ngesot' Akhirnya Bisa SekolahFoto: Sugeng Harianto

Bahkan untuk memudahkan mobilitas Dinda, pihak sekolah merenovasi jalan menuju ruang kelasnya, dari yang semula berbentuk tangga kini dibuat rata agar dapat dilewati oleh kursi roda Dinda.

Lantas bagaimana tanggapan Dinda setelah akhirnya bisa sekolah seperti teman-temannya?

“Senang sudah bisa sekolah Dinda. Biar jadi dokter. Senang banyak temannya juga,” ujar Dinda.
(lll/lll)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Terungkap Sebab Kematian Buaya 660 Kg yang Makan Orang

Minahasa – Buaya seberat 660 kg memakan orang pada (17/1). Setelah dievakuasi, buaya bernama Mery itu mati pada Minggu (20/1) pagi.

“Dugaan kematian buaya Mery adalah faktor dari awal rescue di Tombariri dan dibawa ke TWA Batu Putih (Daops Manggala Agni) sudah mengalami drop, dan dugaan sementara adalah mengalami heatstrock. Selain itu ditemukan akumulasi gas yang sangat banyak di organ lambung,” demikian laporan tim dokter kepada wartawan, Selasa (22/1/2019).

Buaya Mery dinekropsi pada hari Senin (21/1) oleh dokter hewan PPS Tasikoki drh Dwielma Nubatonis dan drhFahmi Agustiadi dibantu oleh Billy Lolowang dan Deity Mekel. Nekropsi ini disaksikan oleh pihak BKSDA dan pihak Polres Tomohon.
Proses Nekropsi dimulai pada pukul 13.00 wita dan proses nekropsi selesai pukul 16.00 wita.

“Bangkai buaya Mery lalu dikuburkan di kawasan TWA Batu Putih pukul 17.30 WITA,” ujarnya.

Beberapa sampel organ buaya perlu dilakukan pengujian laboratorium lebih lanjut untuk menegakkan diagnosa yang ada.

“Barang bukti(tulang belulang) yg ditemukan dalam tubuh buaya dapat dikordinasikan kembali dengan pihak kepolisian untuk tindak lanjut pemeriksaan forensik. Dan juga pihak keluarga korban,” ujarnya.

(asp/asp)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Apa Saja Upaya Facebook Amankan Platform Jelang Pilpres 2019?

Liputan6.com, Jakarta – Facebook melakukan berbagai upaya untuk mengamankan platform-nya dari konten-konten hoaks dan ujaran kebencian yang memecah belah, terutama menjelang pemilu legislatif dan presiden 2019.

Director Global, Politic and Government Outreach Facebook Katie Harbath menyadari, sejumlah orang menggunakan platform Facebook secara tidak bertanggung jawab dan mengganggu jalannya demokrasi.

Fokus utama Facebook adalah memberantas kabar hoaks dan ujaran kebencian yang begitu meresahkan belakangan ini.

“Langkah pertama yang kami adalah dengan menghapus akun palsu,” kata Harbath dalam acara Pemuda Memilih di Jakarta, Senin (21/1/2019).

Dia lebih lanjut mengatakan, orang-orang tidak bertanggung jawab biasanya menggunakan nama palsu.

Dalam mengenali hal ini, Facebook memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI).

“Kalau ada perilaku menyimpang, misalnya saat ada akun yang baru daftar melakukan perilaku menyimpang seperti meng-add semua orang ke daftar pertemanan atau membuat dan mengunggah banyak posting-an di banyak grup, itu perilaku abnormal dari akun tersebut,” kata Harbath.

Oleh karenanya AI berupaya mengidentifikasi perilaku abnormal tersebut sebagai sinyal, untuk menentukan keaslian sebuah akun.

Total, hingga kuartal 1 2019, Facebook telah menghapus 753,7 juta akun palsu di dunia, di mana 98 persennya dihapus setelah melalui identifikasi tim Facebook yang kini berjumlah 30 ribu orang, bukan dari hasil pelaporan pengguna lainnya.

2 dari 3 halaman

Kurangi Penyebaran Konten Hoaks dan Misinformasi

Untuk mengamankan suasana pilpres 2019, Facebook juga menangani peredaran hoaks.

Raksasa media sosial besutan Mark Zuckerberg ini menggunakan machine learning untuk mendeteksi keaslian informasi yang dibagikan.

Selain itu, Facebook juga bekerja sama dengan pemeriksa fakta pihak ketiga.

Di Indonesia Facebook bekerja sama dengan Tirto, AFP, Liputan6.com, Kompas, Tempo, dan Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo).

Ketika ada konten yang dikategorikan sebagai hoaks atau misinformasi, Facebook akan mengurangi distribusi atau penyebaran berita tersebut di feed sehingga menurunkan potensinya untuk terbaca pengguna lain.

“Motivasi orang untuk menyebarkan hoaks adalah untuk mendapatkan keuntungan materi. Dengan mengurangi distribusi, kami juga menghapus kemungkinan orang untuk mendapatkan keuntungan materi dari penyebaran hoaks,” tutur Harbath.

Selanjutnya, pihak Facebook akan mengirimkan notifikasi jika ada pengguna yang mencoba membagikan atau telah membagikan konten yang dikategorikan sebagai hoaks atau misinformasi. 

3 dari 3 halaman

Tekan Peredaran Ujaran Kebencian

Facebook melakukan upaya lainnya, yakni menekan peredaran hate speech atau ujaran kebencian di platform-nya.

Salah satunya, jejaring sosial yang punya 115 juta akun di Indonesia ini bekerja sama dengan sejumlah stakeholder, salah satunya Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu).

Harbath mencontohkan, dalam kasus di Brasil, yakni saat dua putaran pilpres, pihaknya mengidentifikasi ada kenaikan jumlah konten ujaran kebencian.

“Langsung Facebook bekerja sama sistem otomasi dan Bawaslu setempat untuk mengidentifikasi ujaran-ujaran kebencian. Pendekatan ke negara, ini juga yang akan dilakukan di Indonesia untuk menekan hate speech,” tuturnya.

Facebook juga mulai transparansi terhadap iklan dan halaman di Facebook, memperkuat penegakan hukum terhadap iklan yang tidak pantas, hingga mendukung keterlibatan sipil di Facebook.

(Tin/Jek)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: