27 Korban Luka Akibat Teror Masjid New Zealand Masih Dirawat di RS

Wellington – Sedikitnya 27 korban luka akibat aksi teror di dua masjid di Christchurch, New Zealand (Selandia Baru), masih dirawat di rumah sakit setempat. Lima orang di antaranya dilaporkan dalam kondisi kritis dan mendapat perawatan intensif.

Seperti dilansir media lokal Stuff.co.nz, Jumat (22/3/2019), Direktur Eksekutif Badan Kesehatan Distrik Canterbury, David Meates, menyatakan dua korban luka telah diperbolehkan pulang dalam 24 jam terakhir.

“Mereka masih dalam prioritas kami untuk perawatan spesialis, yang termasuk operasi lanjutan dan perawatan spesialis lainnya,” sebut Meates dalam pernyataannya.


Saat teror terjadi di Masjid Al Noor dan Masjid Linwood pada Jumat (15/3) lalu, otoritas New Zealand menyebut setidaknya 48 orang mengalami luka-luka.

“Mempertimbangkan bahwa pada waktu yang sama sepekan lalu, kami merawat 48 pasien, sungguh positif bahwa jumlahnya berkurang secara signifikan, dengan mengakui bahwa tentu saja mereka yang cukup baik untuk dipulangkan selama sepekan terakhir masih akan membutuhkan perawatan dan dukungan di masyarakat,” imbuh Meates.

Salah satu korban luka yang kini dalam kondisi kritis adalah seorang bocah perempuan berusia 4 tahun bernama Alen Alsati. Bocah itu masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Starship Auckland.

Ayah bocah itu, Wasseim Alsati, juga mengalami luka-luka dan masih dirawat di Rumah Sakit Kota Auckland. Kondisinya dilaporkan stabil.

Disebutkan Meates bahwa kebanyakan jadwal operasi di rumah sakit di Christchurch untuk Jumat (22/3) waktu setempat, ditunda demi mengosongkan ruang operasi dan tim bedah.

“Siapa saja yang terdampak oleh penjadwalan ulang ini telah dihubungi secara individu untuk diberitahu dan diberi jadwal baru jika mungkin,” tandasnya.

Sementara itu, jumlah korban tewas akibat teror ini mencapai 50 orang, termasuk seorang warga negara Indonesia (WNI) bernama Lilik Abdul Hamid. Otoritas New Zealand menyatakan seluruh jenazah korban telah selesai diidentifikasi dan telah diserahkan kepada keluarga masing-masing.

Pada Jumat (22/3) sore waktu setempat, sebanyak 26 korban dimakamkan di Memorial Park Cemetery di Linwood, Christchurch. Beberapa korban lainnya telah dimakamkan sejak dua hari lalu. Ada juga korban yang akan dimakamkan di kota lain atau di negara asalnya.

(nvc/ita)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *