Pertemuan Paloh-Anies Barengan dengan Mega-Prabowo, Ada Kaitannya?

Pertemuan Paloh-Anies Barengan dengan Mega-Prabowo, Ada Kaitannya? Foto: Pertemuan Anies-Surya Paloh dan Megawati-Prabowo (Dok. detikcom)

Jakarta – Dalam waktu bersamaan, ada dua pertemuan politik di Jakarta. Ketum NasDem Surya Paloh bertemu dengan Gubernur DKI Anies Baswedan sementara Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri bertemu dengan Ketum Gerindra Prabowo Subianto. Ada kesengajaan?

Pertemuan Megawati dan Prabowo berlangsung di kediaman Mega, Jl Teuku Umar, Jakarta Pusat, Rabu (24/7/2019). Prabowo tiba pada pukul 12.30 WIB lalu dijamu makan siang dengan menu nasi goreng hingga bakwan.

Dalam pertemuan itu, hadir pula elite Gerindra yaitu Ahmad Muzani dan Edhy Gerindra. Ada pula elite PDIP yaitu Puan Maharani, Prananda Prabowo, Pramono Anung, dan Hasto Kristianto. Ketua BIN Budi Gunawan juga hadir.

Pertemuan Megawati-Prabowo / Pertemuan Megawati-Prabowo / Foto: Grandyos Zafna

Tak jauh dari Teuku Umar, ada pertemuan lain di Kantor DPP NasDem, Gondangdia, Jakarta Pusat. Anies Baswedan mendatangi kantor tersebut pada pukul 11.50 WIB untuk bertemu Surya Paloh.

Usai pertemuan, Surya Paloh tidak menutup kemungkinan NasDem akan mendukung Anies maju untuk memimpin Indonesia di tahun 2024. Ia pun mengembalikan hal itu kepada Anies. NasDem menurutnya akan siap mendukung Anies.

“Tahun 2024 kan tergantung Anies. Niatnya sudah pasti ada di situ, semua niat baik harus terjaga asal baik. Insya Allah apabila semua berjalan dan sesuai dengan harapan dukungan itu kan tidak bisa hanya datang dari pada 1 kelompok termasuk 1 institusi Parpol NasDem saja. Kita mengharapkan para pihak untuk anak bangsa ini memenuhi kapasitas dan kapabilitas pemimpin negeri ini,” ucap Surya Paloh.

Anies bertemu Surya Paloh / Anies bertemu Surya Paloh / Foto: Agung Pambudhy

Ketika ditanya soal pertemuan Prabowo-Mega, Surya mengaku ikut senang. Soal waktu yang bersamaan, menurut Surya itu kebetulan.

“Coba tanya Bung Anies. Kan memang kebetulan, betul-betul kebetulan,” tegasnya.
(imk/tor)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Tranformasi Marion Jola, Sudah Cantik dan Manis dari Dulu

Liputan6.com, Jakarta Marion Jola kini tengah naik daun dan menjadi salah satu penyanyi Indonesia yang mempunyai banyak penggemar. Marion Jola baru saja merilis album pertamanya sejak aktif di industri musik Tanah Air. Sebelumnya gadis kelahiran Kupang, Nusa Tenggara Timur ini sudah merilis 4 single yaitu Tak Ingin Pisah Lagi, Jangan, So In Love dan Pergi Menjauh. 

Marion Jola resmi merilis album pertamanya bertajuk ‘Marion’ yang berisi 11 lagu. Album ini digarap di bawah label musik Universal Music Indonesia. Pemilik nama asli Marion Rambu Jola Pedy ini merupakan jebolan peserta dari ajang Indonesian Idol musim kesembilan tahun 2018 lalu. 

Tak cuma sukses menjadi penyanyi di Tanah Air, eksistensi Marion Jola juga mendapat pengakuan dari luar negeri. Ia pernah diundang ke acara penghargaan bergengsi Korea Selatan, Mnet Asian Music Awards (MAMA) 2018. Dalam penghargaan tersebut ia dianugerahi Best New Asian Artist Indonesia.

Selain suara merdunya, penampilan panggung Marion juga selalu memukau publik. Ia selalu tampil cantik dalam berbagai kesempatan. Usut punya usut, kecantikannya itu telah terlihat dari dulu lho. Tak percaya?

Berikut ini beberapa foto transformasi dari Marion Jola yang kini dikenal publik punya penampilan yang selalu memukau yang berhasil dirangkum dari berbagai sumber oleh Liputan6.com, Rabu (24/7/2019). 

2 dari 8 halaman

Sejak kecil, Marion Jola sudah punya senyum yang manis.

3 dari 8 halaman

Marion Jola atau akrab disapa Lala sudah pandai bergaya nih sejak dulu.

4 dari 8 halaman

Tak perlu diragukan lagi kalau Marion Jola memang cantik dan manis.

5 dari 8 halaman

Beranjak dewasa, Marion Jola semakin memesona kan?

6 dari 8 halaman

Meski baru berusia 19 tahun, tapi bakatnya dalam bernyanyi sudah tak perlu diragukan lagi.

7 dari 8 halaman

Gaya rambut pendek Marion Jola, sukses buat image barunya disukai penggemarnya.

8 dari 8 halaman

Setuju kan kalau penampilannya kini bikin susah kedip?

Heboh Turis Usir Warga di Bali, Ini Aturan Hukum Soal Sempadan Pantai

Jakarta – Turis Timur Tengah mengusir warga di sebuah pantai di Bali, bikin heboh. Padahal, sempadan pantai sudah ada peraturan hukumnya. Tak bisa main usir!

Peristiwa itu terjadi di Desa Temukus, Banjar, Buleleng, Bali, Minggu (21/7) pukul 17.30 Wita. Rombongan turis dari Timur Tengah, kemungkinan besar satu keluarga, menyewa vila di pinggir pantai.

Warga lokal Gede Arya Adnyana (31) bersama anaknya bermain di pantai yang lokasinya tepat di depan vila itu. Tiba-tiba Gede Arya dihampiri anak dari turis. Dengan bahasa isyarat, anak dari turis itu meminta Gede Arya menyingkir dari pantai tersebut. Peristiwa ini yang lantas heboh.

Sebenarnya bagaimana aturan batas sempadan di pantai? Dalam penelusuran detikcom, Rabu (24/7/2019) negara mewajibkan adanya sempadan pantai di seluruh Indonesia.

Presiden Joko Widodo pada tanggal 14 Juni 2016 telah menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 51 Tahun 2016 tentang Batas Sempadan Pantai. Dalam Perpres ini Pasal 1 Ayat 2, dijelaskan bahwa Sempadan Pantai adalah daratan sepanjang tepian pantai. Lebarnya pun proporsional sesuai bentuk dan kondisi fisik pantai, minimal 100 (seratus) meter dari titik pasang tertinggi ke arah darat.

Menurut Pasal 2 Ayat 1, Pemerintah Daerah Provinsi yang mempunyai sempadan pantai wajib menetapkan arahan batas sempadan pantainya. Nantinya akan ada dalam Peraturan Daerah tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi (RTRWP).

Adapun Pasal 2 Ayat 2 menyebutkan Pemerintah Kabupaten/Kota yang mempunyai sempadan pantai, menurut Perpres ini, wajib menetapkan batas sempadan pantainya. Ini nantinya akan tercantum dalam Peraturan Daerah tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten/Kota (RTRWK).

Ada beberapa fungsi terkait penetapan batas sempadan pantai ini menurut Pasal 4, yakni untuk melindungi dan menjaga: a. Kelestarian fungsi ekosistem dan segenap sumber daya di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil, b. Kehidupan masyarakat di wilayah pesisir dan wilayah-wilayah kecil dari ancaman bencana alam, c. Alokasi ruang untuk akses publik melewati pantai, dan d. Alokasi ruang untuk saluran air dan limbah.

Dalam kasus Arya, dia mengaku sempat cekcok mulut dengan turis tersebut dan tidak terima pantai itu diprivatisasi. Peristiwa pengusiran warga oleh para turis ataupun penyewa vila di Desa Temukus sudah beberapa kali terjadi. Padahal, kepentingan Arya mesti terlindungi dengan fungsi yang ditetapkan Pasal 4 Huruf C.

Jika balik lagi ke Perpres No 51/2016, Pasal 6 Ayat 2 Huruf E menyebutkan penghitungan batas sempadan pantai harus mengikuti ketentuan pengaturan akses publik. Artinya, masyarakat harus mendapatkan akses ke pantai.

Bagaimana dengan batas sempadan pantai di Bali? Pemerintah Provinsi Bali sendiri belum menemui titik sepakat atas batas sempadan pantai. Seperti pernah diberitakan beberapa media, Revisi Perda Nomor 16 Tahun 2009 Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi (RTRWP) Bali masih dirapatkan.

Ada keinginan yang berbeda dari beberapa daerah terkait hal di atas. Seperti, Badung ingin batas 100 meter, Denpasar ingin tidak ada sempadan, Tabanan ingin batas sempadan 50 meter dan Buleleng 25 meter.

Simak Video “Mantul! Warga Masih Padati Bundaran HI di HUT DKI Jakarta”
[Gambas:Video 20detik]
(msl/fay)


Peringati Hari Anak Nasional, PLN Pasok Listrik ke Desa Seraya Maranu

Liputan6.com, Jakarta – Dalam rangka peringatan Hari Anak Nasional, PT PLN (Persero) memberikan hadiah berupa pasokan listrik ke Desa Seraya Maranu Labuan Bajo Nusa Tenggara Timur (NTT). Pasokan listrik ini bersumber dari Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Seraya berkapasitas 190 kilo Watt peak (kWp).

General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah NTT Ignatius Rendroyoko mengatakan, PLTS sebagai sumber listrik utama kelistrikan di Desa Seraya Maranu dibangun diatas lahan seluas kurang lebih 5 ribu meter persegi, dengan kapasitas 190 kWp yang terdiri atas 575 unit panel surya 330 Watt peak, serta dilengkapi dengan baterai yang siap menyuplai listrik 24jam.

“Semoga di hari Anak ini menjadi penghargaan sebesar-besarnya buat mempersiapkan generasi penerus perjuangan bangsa,” kata Rendroyoko, di Jakarta, Rabu (24/7/2019).

Menurutnya, PLN sebagai BUMN telah mengambil bagian dalam mendukung peningkatan prasarana kelistrikan di daerah terdepan dan di NTT, saat ini fokus pada percepatan program pemerataan kelistrikan Rasio Elektrifikasi (RE), dan Peningkatan pembangunan pembangkit listrik Energi Baru Terbarukan (EBT).

Dia pun mengapresiasi bantuan dan dukungan dari kepala desa dan seluruh warga dalam hal pembangunan PLTS yang dimulai pembebasan lahan, bongkra muat material pembangunan jaringan tegangan rendah sampai dengan listrik bisa menyala.

“Harapannya semua bisa memanfaatkan listrik ini dan membantu menjaga aset PLN yang ada agar listrik terus bisa menyala,” imbuhnya.

2 dari 4 halaman

Dukung Pembangunan Ekonomi Daerah

Deputi Energi Logistik Kawasan dan Pariwisata Kementrian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Edwin Hidayat Abdullah mengungkapkan, pasokan listrik sangat penting, untuk pembangunan dan peningkatan ekonomi suatu daerah.

“Saya ucapkan selamat atas peresmian PLTS Seraya Maranu bagi masyarakat dan anak-anak seraya, semoga bisa memanfaatkan listrik dengan sebaik-baiknya,” kata Edwin,

Dirinya menambahkan, Kedepannya Pemerintah akan tetap terus mengembangkan kelistrikan di wilayah-wilayah terpencil lainnya.

Pada kesempatan yang sama, juga diberikan bantuan pemasangan listrik gratis kepada sejumlah warga yang tidak mampu. Bantuan ini diberikan oleh PLN dan Pelni.

“Pak Dirut Pelni sanggup membantu pasang baru gratis buat warga yang tidak mampu di seraya sebanyak 50 calon pelanggan” tandasnya.

3 dari 4 halaman

Puluhan Desa Belum Teraliri Listrik di Kawasan Lumbung Energi Sumsel

Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) selalu dielukan sebagai kawasan lumbung energi di Indonesia. Tapi pada kenyataanya, ada banyak desa-desa di Sumsel belum tersentuh fasilitas listrik.

Dari data PT PLN Unit Induk Wilayah Sumatera Selatan, Jambi dan Bengkulu (WS2JB), ada 62 desa di tujuh kabupaten di Sumsel yang belum teraliri listrik.

Yaitu 5 desa di Kabupaten Banyuasi, 1 desa di Kabupaten Lahat, 4 desa di Kabupate Musi Banyuasin (Muba), 2 desa di Kabupaten Musi Rawas (Mura), 1 desa di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara). 

Lalu yang terbanyak ada di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) sebanyak 34 desa da Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan sebanyak 15 desa.

General Manager PT PLN Unit Induk WS2JB, Daryono membenarkan puluhan desa tersebut hingga kini masih belum mendapatkan pasokan listrik dari pihaknya.

“Ada sekitar 8.802 rumah Kepala Keluarga (KK) dari 62 desa di Sumsel yang belum teraliri listrik,” katanya, Sabtu (29/6/2019).

Banyak faktor yang menjadi kendala PT PLN WS2JB, sehingga belum memberikan fasilitas listrik ke 62 desa tersebut. Seperti jaraknya yang cukup sulit ditempuh dan berada di wilayah perairan.

Namun PT PLN SW2JB tidak tinggal diam begitu saja. Mereka memberikan solusi lainnya untuk pemenuha listrik masyarakat, salah satunya pemasangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).

“Pemasangan PTLS lebih memungkinkan dilakukan di wilayah perairan dibandingkan dengan menggunakan jaringan listrik,” ujarnya.

PT PLN SW2JB juga sudah mengusulkan ke kantor pusat, untuk membangun PLTS, yang akan dilaksanakan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Gubernur Sumsel Herman Deru ternyata cukup kaget mendengar masih banyaknya kawasan yang belum tersentuh aliran listrik. Sebagai provinsi penghasil energi, apalagi masuk dalam kawasan lumbung energi.  

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Koleksi dengan Nuansa Romantis Bergaya Punk dari Baby Dior

Jakarta Busana anak-anak juga bisa dipadupadankan sesuai dengan gaya mereka. Berbagai gaya bisa membuat mereka nyaman dan aktif serta percaya diri tentunya. Untuk memberikan pilihan busana bagi anak, Baby Dior menghadirkan koleksi terbarunya.

Hadir di koleksi Dior Winter 2019/2020 oleh Kim Jones, koleksi terbaru Baby Dior ini dirancang bekerja sama dengan Raymond Pettibon. Koleksi kapsul tersebut terinspirasi oleh dialog artistik menggabungkan dengan apik gaya punk dan estetika nuansa nan romantis dalam sebuat look fashion.

Kaus hitam, merah muda, dan putih dirancang oleh Cordelia de Castellane, menampilkan logo Dior yang dibuat ulang dengan tajam dan stylish dari seniman Amerika itu. Kaos putih dengan gambar dan warna hitam bermotif leopard, disulam dengan tanda tangan Dior di lengan baju menjadi statment pada item fashion.

Koleksi ini memberikan penampilan baru nan ceria untuk anak-anak di musim panas. Pola polkadot juga terlihat menarik pada material jacquard dan juga di koleksi sepatunya. Logo Dior tidak lupa menghiasi koleksi ini yang ditempatkan di atas motif leopard.

Koleksi terbaru dari Baby Dior ini memberikan keceriaan pada setiap huruf di logo Dior yang didesain seperti tangga nada. Keceriaan dalam bermain dalam koleksi busana ini sudah bisa kamu dapatkanya mulai tanggal 12 Juli 2019 di rumah mode luxury Dior.

Sementara untuk musim gugur/ musim semi, sebuah ball gown mewah dihadirkan Baby  Dior sebagai pilihan untuk dipakai saat hari-hari perayaan. Pesona dongeng pada koleksi Christian Dior menginspirasi Cordelia de Castellane untuk dituangkan dalam koleksi Baby Dior 2019 Musim Gugur/ Musim Dingin.

2 dari 3 halaman

Nama-nama gaun Baby Dior nan indah

Diciptakan dari pesta-pesta mewah di abad ke-20, ia mendesain gaun indah untuk anak-anak dan memberikan nama-nama sendiri nan cantik seperti Le bal de la Forêt, Le bal Cache-cache, Le bal de la Bibliothèque rose, Le bal des Artistes.

3 dari 3 halaman

Desain dan material nan menakjubkan

Direktur Artistik Baby Dior ini mendesain gaun dengan tampilan yang meriah dan nyaman dengan detail unik dan material mengagumkan, seperti wol mengkilap, neoprene, dan beludru berkilau yang menyempurnakan momen indah si kecil.

Megawati Usai Bertemu Prabowo: Tak Ada Koalisi, Tak Ada Oposisi

Jakarta – Suasana hangat pertemuan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri dan Ketum Gerindra Prabowo Subianto tergambar dalam jumpa pers yang dilakukan keduanya. Dalam kesempatan itu, Megawati menegaskan tidak ada koalisi maupun oposisi.

“Dapat dibilang ndak ada koalisi tidak ada oposisi di dalam sistem kenegaraan kita. Tapi kalau berbeda karena pilihan itu silakan saja. Sehingga yang namanya dialog itu sangat diperlukan,” kata Megawati usai bertemu dengan Prabowo Subianto di Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (24/7/2019).

Megawati mengatakan Indonesia tidak mengenal istilah koalisi maupun oposisi. Menurut dia, perbedaan pendapat dalam berpolitik adalah hal yang biasa.

“Sebenarnya kan kalau kita berbeda pendapat itu adalah sebuah ruang yang biasa kenapa harus diterus-teruskan. Mari kita rukun kembali menjalin persahabatan kita mendapat ujung yaitu untuk kepentingan bangsa dan negara. Dan kita tentu harus bisa melakukannya dengan diskusi,” tuturnya.

Megawati pun meminta Prabowo untuk terus berkomunikasi dan berdiskusi dengannya. Dia mengaku siap membantu Prabowo jika memang dibutuhkan.

“Silakan datang ke tempat saya kapanpun juga. Begitu juga kalau Mas Bowo ingin bertemu dengan presiden, kalau memang harus saya diminta untuk bisa menyampaikan saya sampaikan, tapi kalau Mas Bowo sebaiknya menurut saya ngomong sendiri saja dengan Pak Jokowi pasti akan diterima beliau dengan baik,” pungkas Megawati.
(mae/imk)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Dukung Kawasan Industri, Kota Mandiri Dibangun di Karawang

Liputan6.com, Jakarta – Developer properti Emerald Land Development menjalin kerjasama operasi (KSO) dengan PT Samudera Teknindo Hydraumatic, mengembangkan proyek mixed use development seluas 50 hektare di Karawang, Jawa Barat. Kawasan properti bertajuk Emerald Neopolis tersebut akan mengintegrasikan bangunan landed house (rumah tapak) dan apartemen, hotel, pusat bisnis, pendidikan, serta perkantoran guna mendukung keberadaan kawasan industri di Karawang.

Direktur Utama Emerald Land Development Dodi Pramono mengatakan, Emerald Neopolis dikembangkan secara bertahap, mulai dari kawasan hunian tapak seluas 34 hektare yang dibangun dalam dua fase hingga high rise building (apartemen, perkantoran, pusat bisnis, pendidikan dan hotel) di area 16 hektare. Pembangunan fase pertama proyek ini diperkirakan akan menelan dana investasi sebesar Rp 100 miliar.

“Dana sebesar itu kami penuhi dari internal perusahaan. Untuk investasi selanjutnya akan dikombinasi dengan pembiayaan perbankan. Saat ini kami tengah menjajaki kerjasama kredit konstruksi dengan beberapa bank,” ujar dia di Jakarta, Rabu (24/7/2019).

Dodi menjelaskan, proyek Emerald Neopolis menempati area yang cukup strategis yang berada di tengah-tengah kota, yakni Jalan Raya Pinayungan, Teluk Jambe Timur, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Terletak persis di samping Jalan Tol Jakarta-Cikampek KM 52, dan hanya berjarak sekitar 10 menit menuju exit tol Karawang Barat.

Selain sederet pabrik skala besar di Kawasan Industri Karawang, Jawa Barat seperti Toyota Motor Manufacturing Indonesia, FSMC Manufacturing Indonesia (anak usaha PT Astra Otoparts Tbk) serta Perakitan dan AHM Parts Center, Emerald Neopolis juga dikelilingi bangunan perkantoran dengan ribuan pekerja. Bahkan, ke depan lokasinya akan sangat strategis karena berada tepat di samping jalan arteri yang menghubungkan wilayah Karawang Barat dan Karawang Timur.

“Selama ini akses penghubung kedua wilayah tersebut hanya satu, yaitu melalui pusat Pemerintahan Kabupaten Karawang. Saat ini, rencana pembangunannya sudah masuk tahap finalisasi,” ungkapnya.

2 dari 4 halaman

Ikuti Aturan

Dodi Pramono mengaku, selama ini pihaknya selalu mentaati aturan perizinan terkaitpengembangan properti sesuai ketentuan yang berlaku pada masing-masing daerah,sebelum melakukan aktivitas pemasaran. Pun Emerald Neopolis, sejak jauh harisebelum ditawarkan ke konsumen sudah dilengkapi dengan izin prinsip pengembangankawasan dan IMB (izin mendirikan bangunan).

Bahkan, seluruh lahan pengembangan Emerald Neopolis sudah bersertipikat induk. Sehingga, IMB seluruh unit hunian pada kawasan Emerald Park telah dipecah perkavling. Alhasil, legalitas kepemilikan unit hunian di kawasan tersebut telah terjaminkeabsahannya.

“Hal ini penting, agar setiap pemilik rumah merasa nyaman dan tidak mengalami persoalan hukum di kemudian hari,” tandas Dodi.

Selain itu, lanjut dia, guna memudahkan transaski kepemilikan rumah bagimasyarakat pekerja terutama generasi milenials di kawasan industri Karawang,pengembang Emerald Land Development juga akan menjalin kerjasama dengan perbankan baik konvensional maupun syariah. Saat ini sudah ada dua bank besar yang telah resmi mendukung pengembangan proyekEmerald Neopolis, yaitu Bank BTN dan OCBC NISP.

“Ke depan perseroan akan menjalinkerjasama dengan bank lebih banyak lagi, baik untuk pembiayaan konstruksi maupunKPR. Saat ini, kami tengah melakukan penjajakan kerjasama dengan Permata Bank,”pungkas Dodi.

3 dari 4 halaman

Anak Usaha Adhi Karya Garap Proyek Apartemen Senilai Rp 700 Miliar

Pengembang properti Greenwoods Group menunjuk PT Adhi Persada Gedung yang merupakan anak usaha dari PT Adhi Karya (Persero) Tbk, sebagai kontraktor utama pembangunan proyek Apartemen Puri 8 Residence, di Jakarta Barat.

CEO Greenwoods Group Okie Imanto mengatakan, penunjukan main contractor APG guna merealisasikan pembangunan Apartemen Puri 8 Residence bukan tanpa alasan. Selain memiliki reputasi baik terkait konstruksi gedung-gedung tinggi di dalam negeri, APG juga berkomitmen tinggi menyelesaikan pembangunan proyek properti yang berkuaitas dan tepat waktu.

Hal itu sejalan dengan komitmen perseroan untuk menghadirkan propyek-proyek property berkualitas dan tepat waktu sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. Dengan kerjasama tersebut, diharapkan pengerjaan seluruh konstruksi Apartemen Puri 8 Residence Tower 1 akan selesai pada akhir 2021. Untuk selanjutnya konstruksi Tower 2 dan 3 akan diselesaikan secara bertahap.

“Serah terima Tower Himeji merupakan wujud komitmen dan tanggungjawab perusahaan kepada konsumen untuk secara konsisten dan berkelanjutan melaksanakan pembangunan dalam kecepatan tinggi dan tepat waktu sesuaidengan yang kami janjikan,” ujar Okie di Jakarta, Kamis (27/6).

Dia menjelaskan, Apartemen Puri 8 Residence dibangun di atas lahan seluas 15.888 meter persegi, terdiri dari tiga tower hunian dengan total 1.055 unit yakni Himeji Tower setinggi 31 lantai (400 unit), Edo Tower 32 lantai (326 unit), dan Takeda Tower 32 lantai (329 unit). Untuk mengembangkan proyek ini, Greenwoods Group menyiapkan dana investasi lebih dari Rp 700 miliar.

Apartemen Puri 8 Residence didesain unik yang kental sentuhan arsitektur Japanese hasil kolaborasi apik antara Greenwoods Group dengan developer asal Negeri Sakura, yaitu Creed Group. Saat ini perusaahan tersebut memiliki hasrat yang tinggi untuk mengembangkan sayap bisnisnya di Indonesia. Apartemen Puri 8 Residence adalah proyek pertama garapan Creed Groupdi Jakarta, imbuhnya.

Direktur Pengembangan Bisnis PT Adhi Persada Gedung, Harry Wibowo menjamin, dengan sumber daya manusia (SDM) profesional serta tim yang solid, pembangunan Apartemen Puri 8 Residence akan selesai lebih cepat dari target yang telah ditentukan sebelumnya.

“Saya sangat puas dengan kinerja tim yang cukup profesional dan solid. Karenanya, tentu kami berharap proyek ini akan selesai lebih cepat sehingga customer dapat segera menikmati unit-unit apartemen yang telah dibeli,” kata dia.

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: