F1: Juara GP Austria 2019, Max Verstappen Akhiri Dominasi Mercedes

Liputan6.com, Spielberg – Pembalap Red Bull Racing-Honda Max Verstappen secara dramatis memenangkan balapan Formula One (F1) GP Austria di Red Bull Ring, Spielberg, Minggu (30/6/2019).

Verstappen menyalip pembalap muda Ferrari Charles Leclerc dua putaran sebelum balapan berakhir untuk memenangkan gelar F1 untuk ketujuh sepanjang kariernya, atau pertama pada musim ini. 

Valtteri Bottas dari Mercedes melengkapi podium, 18 detik di belakang Verstappen. Sementara rekan setim Bottas sekaligus pimpinan klasemen gagal naik podium untuk kali pertama pada musim ini setelah menempati peringkat lima. 

Kesuksesan Verstappen sekaligus mengakhiri dominasi Mercedes pada kompetisi tahun ini. Bottas dan Hamilton bergantian memenangkan delapan balapan sebelumnya. 

Keduanya bahkan sempat menguasai posisi 1-2 pada lima seri awal F1 2019. 

2 dari 3 halaman

Jalan Balapan

Hamilton harus membayar mahal kesalahannya pada sesi kualifikasi sehari sebelumnya. Kedapatan menghalangi pembalap Alfa Romeo Kimi Raikkonen di Q1, dia turun tiga posisi dan harus start di posisi lima lima.

Memulai di urutan tersebut, Hamilton sempat naik ke peringkat tiga. Namun, sayap depan mobilnya harus diganti pada lap ke-31. Dia kehilangan posisi disalip Sebastian Vettel (Ferrari) dan Verstappen.

Sebaliknya, Leclerc yang menempati pole sukses mempertahankan posisi sejak awal balapan. Perlahan dia meninggalkan pesaing.

Pada dua per tiga balapan atau tepatnya lap ke-58, Verstappen menguasai posisi dua setelah menyalip Bottas dengan Vettel masuk pit untuk kedua kali. Keputusan Vettel juga membantu Hamilton naik ke posisi empat.

Verstappen kemudian menyalip Leclerc dua lap sebelum balapan berakhir. Di lap ke-70, giliran Vettel menggeser Hamilton untuk naik ke peringkat empat. Posisi lima besar kemudian tidak berubah.

3 dari 3 halaman

Hasil GP Austria

Posisi-Pembalap-Asal-Tim-Waktu

1. Max Verstappen NED Aston Martin Red Bull Racing Honda 71 Lap

2. Charles Leclerc MON Scuderia Ferrari + 2.724s

3. Valtteri Bottas FIN Mercedes AMG Petronas Motorsport + 18.960s

4. Sebastian Vettel GER Scuderia Ferrari + 19.610s

5. Lewis Hamilton GBR Mercedes AMG Petronas Motorsport + 22.805s

6. Lando Norris GBR McLaren F1 Team +1 lap

7. Pierre Gasly FRA Aston Martin Red Bull Racing Honda +1 lap

8. Carlos Sainz ESP McLaren F1 Team +1 lap

9. Kimi Raikkonen ITA Alfa Romeo Racing +1 lap

10. Antonio Giovinazzi ITA Alfa Romeo Racing +1 lap

11. Sergio Perez MEX SportPesa Racing Point F1 Team +1 lap

12. Daniel Ricciardo AUS Renault F1 Team +1 lap

13. Nico Hulkenberg GER Renault F1 Team +1 lap

14. Lance Stroll CAN SportPesa Racing Point F1 Team +1 lap

15. Alexander Albon THA Red Bull Toro Rosso Honda +1 lap

16. Romain Grosjean FRA Rich Energy Haas F1 Team +1 lap

17. Daniil Kvyat RUS Red Bull Toro Rosso Honda +1 lap

18. George Russell GBR ROKiT Williams Racing +2 laps

19. Kevin Magnussen DEN Rich Energy Haas F1 Team +2 laps

20. Robert Kubica POL ROKiT Williams Racing +3 laps

6 Ribu Pesepeda Ramaikan Gowes Nusantara 2019 di Wonosobo

Liputan6.com, Jakarta Wonosobo sedang aktif menggelar kegiatan olahraga termasuk Gowes Nusantara 2019. Antusiasme masyarakat begitu besar dengan salahsatu program unggulan dari Deputi III Bidang Pembudayaan Olahraga Kemenpora karena sekitar 6.000 pesepeda ikuti Gowes Nusantara 2019 yang berlangsung di Wonosobo, Minggu (30/6/2019).

Kegiatan yang berada dibawah kampanye Ayo Olahraga itu, tak hanya bersepeda, namun juga menghadirkan jalan sehat yang diikuti 3000 peserta dan senam sebanyak 2000 orang, sehingga total masyarakat yang bergerak berolahraga saat itu berjumlah lebih kurang 11.000 orang. 

Melihat animo masyarakat Wonosobo yang sangat antusias untuk berolahraga bersama-sama, Asdep Pengelolaan Olahraga Rekreasi Kemenpora Teguh Raharjo mengaku puas dan bangga. Dia mengatakan jika itu sebuah keberhasilan dalam mengajak masyarakat untuk berolahraga.

“Ini jadi kesuksesan bagi kami sebagai penyelenggara yang bekerja sama dengan pemerintahan kabupaten setempat serta sponsor.Memang seharusnya kegiatan olahraga di daerah itu harus berdampak besar, bisa diikuti banyak masyarakat,” ujar Teguh Raharjo seperti rilis yang diterima media.

Sehari sebelumnya juga sudah dilaksanakan senam massal yang berhasil memecahkan rekor MURI dengan peserta mencapai 12.500 orang, serta Kejuaraan Paralayang Trip of Indonesia (TroI) Seri II yang berlangsung pada 28-30 Juni.

“Semoga Wonosobo bisa lebih dikenal luas berkat olahraganya, banyak pemuda dari kota ini yang mengharumkan Indonesia di kancah internasional,” tambah pria kelahiran Wonosobo itu.

2 dari 3 halaman

Bangga

Sementara itu, Bupati Wonosobo Eko Purnomo mengaku puas dan bangga, lantaran di kotanya dilaksanakan rangkaian kegiatan keolahragaan yang disambut positif oleh masyarakat.

“Saya lihat antusiasme warga sangat besar menyambut program Kemenpora ini, bahkan tadi yang bersepeda banyak yang datang dari luar Wonosobo, bahkan ada juga yang dari luar Jawa Tengah seperti Tasikmalaya dan Indramayu Jawa Barat, Jakarta, hingga Surabaya,” tutur Eko.

Menyikapi hasil tersebut, Eko menambahkan jika kedepannya, Pemkab Wonosobo berencana untuk mengembangkan kegiatan olahraga semacam ini sebagai agenda tahunan, dengan tujuan lebih membuka kesadaran masyarakat untuk berolahraga sekaligus menarik wisatawan baik lokal maupun internasional.

“Kedepan kami akan berkoordinasi dengan KONI Wonosobo. Tentunya termasuk memikirkan olahraga yang ramah disabilitas agar semua elemen masyarakat bisa ikut berpartisipasi dan menikmati perhelatan itu,” ujarnya.

3 dari 3 halaman

Video

Agum Gumelar: Saatnya Kawal Pemerintahan hingga 2024

Liputan6.com, Jakarta – Komisi Pemilihan Umum (KPU) resmi menetapkan Joko Widodo dan Ma’ruf Amin sebagai presiden dan wakil presiden periode 2019-2024.

Para tokoh mengajak kedua pendukung capres dan cawapres yang berkompetisi kembali bersatu untuk membangun Indonesia.

Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres) Agum Gumelar menyatakan, perbedaan yang sempat mewarnai pemilihan presiden 2019, saat ini semua itu harus diakhiri.

“Kemarin kita berbeda, itu sesuatu yang wajar. Tapi itu semua berakhir sudah tidak ada lagi 01 dan 02,” kata Agum Gumelar di Hotel Grand Kemang, Jakarta Selatan, Minggu (30/6/2019).

Agum pun mengajak bersama-sama mengawal pemerintah. Ia menerangkan, ke depan tantangan yang harus dihadapi bangsa Indonesia semakin berat.

“Bagaimana kita mengawal sampai 2024 ke sana. Jangan sampai dikuasai kekuatan yang radikal. Kita harus cegah, dan itu tugas kita semua. Abadi untuk mengawal,” ujar dia.

Senada, Sekretaris Kabinet Pramono Anung berharap antar pendukung bisa segera rekonsiliasi.

“Ayo bersatu, kembali rukun membangun bangsa kedepan,” ujar dia.

Pramono pun menyinggung proses rekonsiliasi antara dua capres dan cawapres yang berkompentisi.

“Komunikasi sebenarnya sudah terjadi. Ditunggu aja sampai pelantikan,” ujar dia.

2 dari 2 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Banyak Fitur Unggulan, Menteri Rini Yakin LinkAja Bakal Jadi Unicorn

Liputan6.com, Jakarta – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno percaya bahka aplikasi LinkAja akan menyandang status unicorn. Aplikasi berbasis financial technology juga disokong berbagai perusahaan BUMN serta kaya akan fitur.

“Payment gateway system ini dihubungkan dengan sistem perbankan bank-bank BUMN. Bukan hanya e-wallet saja, bagi yang belum punya rekening bank BUMN sudah bisa tinggal transfer. Tapi kalau yang punya bisa dipakai untuk debit card, jadi ini mempermudah,” ujar Rini di Jakarta, Minggu (30/6/2019).

Menteri Rini menjelaskan saat ini LinkAja sudah bisa digunakan di luar negeri yaitu Singapura. Hal ini dikarenakan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Singapura sangat banyak, sehingga lebih memudahkan transaksi ataupun mengirimkan uang ke daerahnya.

Selanjutnya, Menteri Rini juga menegaskan negara-negara lain juga tengah dijajaki kerja sama dengan LinkAja seperti Hong Kong, Taiwan dan Malaysia. 

“Karena di negara-negara itu banyak Tenaga Kerja Indonesia (TKI),” tegasnya.

Turut hadir dalam peluncuran LinkAja yaitu Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Kepala BPKP Ardan Ardiperdana. Peluncuran ini juga dimeriahkan para pesohor Tanah Air yaitu Marion Jola, RAN, Candil, Kahitna, Jflow & Denada, Via Valen, hingga Winky Wiryawan.

LinkAja menghadirkan beragam fitur dan layanan transaksi pembayaran di lebih dari 150,000 merchant dan akan terus bertambah; pembayaran di lebih dari 400 tagihan dan produk digital seperti IndiHome, PLN, dan puluhan voucher game online; belanja online di lebih dari 20 e-commerce nasional seperti Tokopedia, Bukalapak dan Blanja.

LinkAja juga memudahkan pembayaran pada berbagai moda transportasi publik seperti Bluebird, Railink, Damri; puluhan partner donasi digital seperti Rumah Zakat dan Baznas; layanan pengiriman uang; hingga fitur-fitur keuangan dan hiburan. 

Selain itu, LinkAja memiliki titik CICO (Cash In Cash Out) untuk mengisi saldo dan menarik tunai di lebih dari 100.000 titik di seluruh Indonesia, termasuk di minimart (Indomaret, Alfamart, Alfamidi dll), Grapari Telkomsel, puluhan ribu ATM Link Himbara dan jaringan ATM Bersama, dan lebih dari 100 ribu jaringan outlet Mitra LinkAja (MiLA).

2 dari 3 halaman

Fitur Menarik Uang Tanpa Kartu

Fitur unggulan LinkAja yang baru adalah layanan tarik tunai tanpa kartu debit (hanya dengan menggunakan smartphone) di lebih dari 40 ribu ATM Link Himbara. Ini memungkinkan pengguna untuk melakukan penarikan uang instan tanpa harus membawa kartu.

LinkAja juga menjadi satu-satunya uang elektronik di Indonesia yang melayani remitansi dari Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Singapura yang ingin mengirimkan uangnya ke keluarganya di tanah air secara mudah, murah, aman, dan cepat.

LinkAja merupakan uang elektronik nasional kebanggaan Indonesia berbasis server yang merupakan produk andalan dari PT Fintek Karya Nusantara (Finarya) dan telah terdaftar di Bank Indonesia. Berdasarkan Surat Izin Bank Indonesia Nomor 21/65/DKSP/Srt/B yang dikeluarkan pada tanggal 21 Februari 2019, Finarya secara resmi telah mendapat lisensi/izin dari Bank Indonesia sebagai Perusahaan Penerbit Uang Elektronik dan Penyelenggara Layanan Keuangan Digital Badan Hukum. 

Finarya merupakan anak usaha yang dibentuk dari semangat sinergi nasional PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) dan tujuh badan usaha milik Negara (BUMN), yaitu PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank Tabungan Negara(Persero) Tbk, PT Pertamina (Persero), PT Asuransi Jiwasraya (Persero), dan PT Danareksa (Persero) yang berdiri pada 21 Januari 2019.

Namun, akan ada tambahan perusahaan BUMN yang akan jadi pemegang saham LinkAja yaitu PT Jasa Marga (Persero) Tbk, PT Kereta Api Indonesia (Persero) dan PT Angkasa Pura II.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Sandiaga Menilai Ucapan Selamat Seperti Budaya Barat

Jakarta – Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno belum mengucapkan selamat kepada pemenang Pilpres 2019 Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin meski menyatakan menghormati keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) menolak gugatan hasil pilpres yang dilayangkan mereka. Sandiaga menilai ucapan selamat seperti budaya barat.

“Kami sudah menghormati putusan MK kemarin dan ini sudah tingkatan yang paling tinggi bahwa kita menghormati prosesnya dan selamat-selamat itu kan kayak budaya Barat ya. Di dalam kontestasi kita, setiap kali ketemu kita cipika-cipiki, selama debat kemarin kita selalu mengucapkan kata-kata yang baik, jadi nggak ada masalah,” kata Sandiaga Uno di JCC, Minggu (30/6/2019).

Jikapun memberi Jokowi selamat, Sandiaga tak tahu jenis selamat apa yang mesti diucapkannya. Dia memandang pengucapan selamat jauh dari budaya keindonesiaan.
“Kalau kita mau selamat, selamat apa? Selamat kerja, selamat menempuh hidup baru. Ini budaya-budaya yang bukan keindonesiaan menurut saya,” sebut Sandiaga.

Menghormati keputusan MK bagi Sandi jauh lebih tinggi maknanya ketimbang sekadar ucapan selamat. Eks Wagub DKI Jakarta itu menyebut bangsa ini punya masalah lebih strategis yakni mengembangkan ekonomi.

“Kita sudah menghormati dan memberikan kesempatan itu sudah jauh lebih tinggi makamnya,” sebut Sandiaga.

Ketika Rio Dewanto Berjuang Jadi Lebih Tua dari Umur Aslinya

Jakarta – Nama besar aktor Rio Dewanto kembali lagi didapuk dalam film garapan Visinema Pictures, ‘Bridezilla’ yang akan tayang pada Agustus mendatang.

Dalam film, Rio dituntut untuk menjadi karakter yang 10 tahun jauh lebih tua dari umur aslinya saat ini. Ia mengaku telah melakukan riset terkait dengan perannya tersebut.

“Untuk menciptakan karakter yang aslinya lebih tua dari saya, saya harus mencari tahu. Pertama, ketika umur 42 tahun, dia (karakternya) belum nikah tuh kenapa?,” ujar Rio Dewanto kepada detikHOT saat press junket di Kantor Visinema, Jakarta Selatan.

“Yang saya coba riset biasanya kebanyakan karena laki-laki tanggung jawabnya lebih gede. Karena kebanyakan mikir ini itu akhirnya membuat kita nggak terasa, ‘wah udah tua juga gua nggak nikah-nikah’. Akhirnya saya coba membangun karakter itu,” papar Rio.

Lanjut menuju penentuan gestur karakter yang akan dimainkan, aktor 32 tahun ini juga mengaku sampai melakukan presentasi dengan produser dan kru lain.

“Baru saya bentuk karakternya gesturnya seperti apa, secara look fisik seperti apa, akhirnya saya present ke director, ke produser akhirnya diapprove, ya udah,” ujar Rio.

“Jadi saya sama director secara komunikasi harus intens, bahkan saya kadang suka bikin presentasinya dulu, looks-nya seperti apa, grafik emosinya tiap scene, dari situ baru saya present ke director. Saya biasa nyiapin kayak presentasi gitu,” lanjutnya.

Dalam film ‘Bridezilla’ ini, secara fisik ia tak diperintahkan untuk mengubah kondisi hingga berat badan tubuhnya. Namun, ia diharuskan untuk mewarnai sedikit rambutnya untuk menampilkan warna rambut putih (uban).

“Jadi saya agak diputihin di sini (jenggot), rambutnya juga agak diputihin. Secara fisik lebih kesitu tapi tetep stylish, harus fashionable,” pungkas Rio.
(kmb/kmb)

Photo Gallery

1 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20

Pertengahan Juli, Penumpang Garuda Bisa Pesan Makanan Sesuai Keinginan

Liputan6.com, Jakarta – PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk terus mengembangkan layanan hiburan di atas pesawat atau inflight entertainment kepada penumpang. Salah satunya melalui program Book Your Meal yang direncanakan launching pada pertengahan Juli mendatang, di mana penumpang maskapai untuk jarak jauh bisa memesan makanan sesuai keinginannya.
“Pertengahan Juli akan kita perkenalkan Book Your Meal. Kalau perjalananan sedikit jauh, itu (penumpang) bisa memilih makanannya sendiri,” ujar dia di Jakarta, Minggu (30/6/2019).
“Jadi kalau mau mesan Starbucks atau pempek, itu bisa dilaksanakan,” dia menambahkan.
Pria yang akrab disapa Ari Askhara ini percaya, layanan inflight entertainment dapat menjadi terobosan bagi Garuda Indonesia untuk meningkatkan pendapatan di luar penjualan tiket dan kargo.
Selain inflight entertainment, layanan koneksi internet gratis di atas pesawat atau WiFi connectivity juga akan terus didorong, sebab menurutnya fasilitas tersebut masih sangat jarang dipakai di dunia penerbangan.
“Ke depannya, kita lihat inflight entertainment dan WiFi conectivity jadi bisnis baru. Jadi lapak bagi pasar penumpang kita yang 50 juta (orang) per 2018. Segmennya juga atas. Ini yang diincar investor untuk industri connectivity,” tuturnya.
Lebih lanjut, Ari menyampaikan, Garuda Indonesia juga akan mengevaluasi kerjasama dengan PT Mahata Aero Teknologi pasca kisruh laporan keuangan 2018. 
Dia mengatakan, relasi bisnis dengan perusahaan startup itu akan dikaji sesuai dengan permintaan regulator, dalam hal ini Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Kementerian Keuangan.
“Soal penyajian kembali terhadap kontrak dengan Mahata, kita akan ikuti apa yang menjadi arahan OJK. Sehingga nanti kita dalam 14 hari ke depan akan menetapkan posisi dari Mahata akan seperti apa,” tukas dia.

Senilai Rp 896 Miliar, Aaron Wan-Bissaka Jadi Pemain Termahal Keempat MU

Jakarta – Manchester United (MU) resmi menggaet Aaron Wan-Bissaka dari Crystal Palace. The Red Devils merogoh 50 juta poundsterling (Rp 896 miliar) demi merekrut pemain berusia 21 tahun itu.

Wan-Bissaka akan menjadi andalan di sisi bek kanan MU musim depan. Dia menjadi bagian dari rencana Solskjaer membangun era baru di Old Trafford dengan bertumpu pada pemain-pemain muda. 

Namun, harga yang harus dibayarkan MU tidak murah. Wan-Bissaka menjadi bek termahal yang pernah dibeli Manchester United. 

Dia juga menjadi pemain termahal keempat dalam sejarah Setan Merah. Solskjaer mengaku tak ragu memboyong Wan-Bissaka karena dianggap sebagai pemain yang tepat untuk klub. 

Rekor pemain termahal MU masih dipegang Paul Pogba. MU harus menggelontorkan 89,3 juta poundsterling (Rp 1,59 triliun) saat memulangkan Pogba dari Juventus pada Agustus 2016. Sang pemain kini santer dikabarkan ingin hengkang, serta dihubungkan dengan berbagai klub mulai Juventus hingga Paris Saint-Germain. 

Posisi kedua ditempati striker asal Belgia, Romelu Lukaku. MU menebus Lukaku dengan mahar senilai 75 juta poundsterling (Rp 1,34 triliun) dari Everon pada Juli 2017. 

Sama seperti Pogba, Lukaku juga dikabarkan segera meninggalkan Old Trafford. Dia dihubungkan dengan Inter Milan. Namun, MU belum sepakat dengan tawaran yang disodorkan Inter Milan. 

2 dari 2 halaman

Geser Posisi Fred

Pemain termahal ketiga dalam sejarah MU adalah Angel Di Maria. Pemain Argentina itu didatangkan MU dari Real Madrid dengan banderol 57,7 juta poundsterling (Rp 1,03 triliun) pada Agustus 2014. Sayangnya, Di Maria gagal bersinar di Old Trafford. 

Posisi keempat dalam daftar tersebut semula ditempati Fred. Saat itu, Setan Merah merogoh kocek senilai 47 juta poundsterling (Rp 842 miliar) saat memboyongnya dari Shakhtar Donetsk pada Juni 2018. 

Kini Fred tergeser ke urutan kelima, sedangkan Nemanja Matic melorot ke urutan keenam. MU mengeluarkan 40 juta poundsterling (Rp 715 miliar) saat memboyong Matic dari Chelsea pada Juli 2017.  

Sumber: Bola.com

Suporter Kecewa, Arema FC Bakal Gelar Evaluasi

Liputan6.com, Jakarta – Arema FC mencatat hasil buruk pada ajang Shopee Liga 1 musim 2019. Terkait dengan itu, manajemen klub berlogo singa mengepal ini menegaskan bakal segera menggelar evaluasi.

“Berbicara mengenai evaluasi tim, manajemen pasti akan melakukan langkah secepatnya,” ucap Media Officer Arema FC, Sudarmaji, usai pertandingan.

“Mungkin malam ini akan ada evaluasi.Evaluasi tak hanya sekadar teknis, tapi juga termasuk penyelenggaraan,” sambungnya.

Sebelumnya, Arema FC harus menelan kekalahan pada laga pekan keenam Shopee Liga 1 musim 2019. Pada pertandingan yang dihelat di Stadion Gajayana Kota Malang, Sabtu (29/06) ini, klub berlogo singa mengepal tersebut harus menyerah dengan skor 1-2.

PS TIRA lebih dulu unggul pada laga yang disiarkan langsung oleh Indosiar ini melalui sundulan Osas Saha. Kemudian, Arema mampu menyamakan kedudukan melalui sepakan bebas Makan Konate. Namun, asa Arema untuk mendapat poin pada laga ini harus sirna menyusul gol Parfait Louis Essengue ketika pertandingan memasuki injury time pada babak kedua.

Dengan kekalahan ini, Arema masih terdampar di peringkat ke-14 klasemen sementara dengan raihan tiga poin dari empat pertandingan.

Kekalahan ini pun memantik reaksi sejumlah suporter Arema FC atau Aremania. Usai laga, mereka ini masuk ke lapangan sebagai bentuk kekecewaan. Bahkan, dalam umpatan dan teriakan mereka, terselip pula tuntutan untuk terkait pergantian pelatih.

2 dari 3 halaman

Tak Sekadar Evaluasi Tim

Sementara itu, Sudarmaji menyebut bahwa evaluasi tak sekadar masalah teknis. Evaluasi, sambung pria berusia 46 tahun tersebut, juga akan menyentuh sisi penyelenggaraan pertandingan.

“Tak hanya teknis. Semua akan jadi bahan evaluasi karena evaluasi harus komprehensif. Kami optimistis tim ini akan menjadi baik,” katanya.

“Jangan putus asa memberi masukan ke manajemen, apalagi saat ini pertandingan baru berjalan empat kali,” sambung Sudarmaji.

3 dari 3 halaman

Tak Ada Tenggat

Lebih lanjut, Sudarmaji tak bisa memastikan apakah akan ada tenggat evaluasi ini. Menurut pria asal Banyuwangi tersebut, semua tergantung pembicaraan yang akan segera dilakukan setelah pertandingan lawan PS TIRA ini.

“Namun, pasti akan ada percepatan-percepatan untuk evaluasi ini,” papar Sudarmaji.

“Kami ingin, pada laga berikutnya -Kamis (04/07)- tim sudah dievaluasi dan dengan kondisi lebih baik,” ia menandaskan.

Sumber: Bola.net

Kata Jokowi Soal Peluang Prabowo Bergabung ke Koalisi Pemerintah

Liputan6.com, Jakarta – Presiden terpilih Joko Widodo atau Jokowi mengatakan, pada dasarnya pihaknya terbuka jika Prabowo Subianto-Sandiaga Uno atau pun parpol lain merapat ke koalisi pemerintah.

Kendati begitu, Jokowi harus membahas hal tersebut dengan peserta Koalisi Indonesia Kerja (KIK) yang sejak awal mendukungnya di Pilpres 2019.

“Iya masih, masih perlu waktu karena saya pun harus mengajak berbicara untuk yang sudah ada di dalam yaitu Koalisi Indonesia Kerja,” kata Jokowi di Gedung KPU, Jakarta Pusat, Minggu (30/6/2019).

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu memastikan, pihaknya terbuka bagi siapa pun yang ingin sama-sama membangun dan memajukan Indonesia. Menurut dia, prioritas utama saat ini adalah bagaimana menjadikan Indonesia lebih baik ke depan.

“Tapi seperti yang sudah sering saya sampaikan, kita akan buka siapapun sama-sama memajukan negara ini, bersama-sama membangun negara ini,” jelas dia.

2 dari 3 halaman

Ajak Prabowo-Sandi Bangun Jakarta

Sebelumnya, saat menyampaikan pidato setelah ditetapkan KPU menjadi presiden terpilih, Jokowi pun mengajak Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno bersama-sama membangun Indonesia sebagai negara yang maju, adil, dan makmur.

“Kami menyadari bahwa Indonesia merupakan negara besar. Indonesia tidak bisa dibangun hanya dengan satu orang, dua orang, atau sekelompok orang,” ujar Jokowi dalam sambutannya di Gedung KPU, Jakarta, Minggu (30/6/2019).

“Oleh karena itu, saya mengajak Pak Prabowo Subianto dan Pak Sandiaga Uno untuk bersama-sama membangun negara ini. Saya yakin beliau berdua adalah patriot yang menginginkan negara kita makin kuat, makin maju, dan makin adil dan makmur,” sambungnya.

Sekretaris Jenderal PPP Arsul Sani pun mengatakan, ada partai di internal koalisi pendukung Presiden Joko Widodo yang berpendapat Gerindra merupakan partai paling pantas ditawari untuk bergabung. Apabila koalisi memutuskan menambah anggotanya.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini: