Klasemen F1 Usai Verstappen Menangi GP Austria

Jakarta – Driver Red Bull Racing Honda, Max Verstappen, menjadi pemenang Grand Prix Austria. Berikut klasemen driver Formula 1 usai race tersebut.

Verstappen menjadi pemenang seri balapan kesembilan di Sirkuit Red Bull Ring, Spielberg, Minggu (30/6/2019). Driver berdarah Belgia-Belanda itu mencatatkan waktu 1 jam 22 menit 01.822 detik dalam melahap 71 lap.

Verstappen unggul 2 detik dari Charles Leclerc, yang sedianya nyaris memenangi race. Driver Ferrari itu tersalip pada dua lap jelang finis dan kehilangan podium pertamanya. Tempat ketiga diamankan pebalap Mercedes, Valtteri Bottas.


Kemenangan Verstappen di GP Austria menimbulkan perubahan di klasemen pebalap sementara. Verstappen bisa merangkak naik di papan atas.

Duo Mercedes, Lewis Hamilton dan Bottas, masih memimpin di peringkat pertama dan kedua dengan poin 197 dan 166. Verstappen naik ke posisi tiga dengan 126 poin, menyalip pebalap Sebastian Vettel turun ke posisi empat. Vettel hanya finis keempat di GP Austria.

Sementara Leclerc masih bertahan di peringkat lima dengan 105 poin, disusul Pierre Gasly (43), Carlos Sainz (30), Lando Norris (22), Kimi Raikkonen (21), dan Daniel Ricciardo (16).

Klasemen F1 usai Race GP Austria, Minggu (30/6/2019)

1 Lewis Hamilton – Mercedes 197
2 Valtteri Bottas – Mercedes 166
3 Max Verstappen – Red Bull Racing Honda 126
4 Sebastian Vettel – Ferrari 123
5 Charles Leclerc – Ferrari 105
6 Pierre Gasly – Red Bull Racing Honda 43
7 Carlos Sainz – McLaren Renault 30
8 Lando Norris – McLaren Renault 22
9 Kimi Räikkönen – Alfa Romeo Racing Ferrari 21
10 Daniel Ricciardo – Renault 16
11 Nico Hulkenberg – Renault 16
12 Kevin Magnussen – Haas Ferrari 14
13 Sergio Perez – Racing Point BWT Mercedes 13
14 Daniil Kvyat – Scuderia Toro Rosso Honda 10
15 Alexander Albon – Scuderia Toro Rosso Honda 7
16 Lance Stroll – Racing Point BWT Mercedes 6
17 Romain Grosjean – Haas Ferrari 2
18 Antonio Giovinazzi – Alfa Romeo Racing Ferrari 1
19 George Russell – Williams Mercedes 0
20 Robert Kubica – Williams Mercedes 0 (yna/nds)

Harapan Pengurus Golkar Indonesia Timur ke Bamsoet

Liputan6.com, Jakarta Dukungan untuk Wakil Koordinator Bidang Pratama DPP Partai Golkar Bambang Soesatyo (Bamsoet) maju sebagai calon ketua umum 2019-2024 terus berdatangan. Kali ini dukungan datang dari DPD Kabupaten Buru Maluku.

“Alhamdulillah setiap hari ada dukungan masuk dari daerah-daerah. Semakin banyak dukungan yang masuk, semakin menambah keyakinan saya untuk mempertimbangkan sebagai Caketum Partai Golkar,” ujar Bamsoet usai menerima dukungan dari Ketua DPD Kabupaten Buru Maluku yang juga Bupati Kabupaten Buru Maluku Ramly Umasugi di Rumah Dinas Ketua DPR RI, Jakarta, Minggu (30/06/19).

Bendahara Umum Partai Golkar 2014-2016 ini menegaskan kembali niatnya maju sebagai Caketum Partai Golkar didasari keinginan menyelamatkan Partai berlambang pohon beringin tersebut. Semua perwakilan DPD Partai Golkar yang telah bertemu dengan dirinya memiliki hampir keprihatinan yang sama terhadap Partai Golkar.

“Rata-rata DPD Partai Golkar mengeluhkan adanya keputusan-keputusan Partai yang tidak sesuai dengan ADdan ART. Mereka meminta agar dalam kepengurusan baru tidak ada lagi Plt yang bersifat pemaksaan,” urai Bamsoet.

Ketua DPR RI ini menegaskan dirinya setuju dengan aspirasi dari DPD Partai Golkar yang menghendaki kepengurusan DPP Golkar ke depan banyak diisi oleh kaum muda. Bahkan, bukan tidak mungkin anak muda yang akan duduk di pengurusan DPP Golkar mencapai 70 persen.

“Regenerasi di tubuh DPP Golkar mutlak diperlukan. Sudah saatnya generasi muda Golkar dipercaya mengisi posisi-posisi penting di tubuh Partai Golkar. Saya yakin Partai Golkar akan lebih hidup dan energik,” pungkas Bamsoet. 

2 dari 2 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Menteri KLHK Kejar Pelaku yang Kuliti Macan Dahan

Jakarta – Menteri Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia (KLHK RI), Siti Nurbaya Bakar mengatakan hingga saat ini pihaknya masih terus mencari sosok pelaku yang viral mengkuliti macan dahan. Dia mengaku akan mengambil langkah hukum untuk menindak pelaku.

“Sedang terus dilacak sejak kemarin, dan info sementara ternyata ini di-upload bukan di wilayah Indonesia juga posisi akun (yang mengunggah kuliti macan dahan) ini,” ujar Siti di akun Twitter pribadinya, seperti dilihat detikcom, Minggu (30/6/2019).

Dia mengatakan akan menindak para pelaku sesuai hukum Indonesia. Hingga saat ini pencarian pelaku yang menguliti macan dahan masih terus dilakukan.

“Saya masih tugaskan tim untuk terus lacak dan ambil langkah hukum, dalam yurisdiksi Indonesia tentunya ya,” ucapnya.

Pengulitan satwa tersebut jadi viral di media sosial lewat foto-foto yang dibagikan pemilik akun Facebook bernama Dewi Manjah pada Sabtu (29/6/2019). Foto-foto tersebut tersebar di grup WhatsApp BBKSDA Riau.

Ada tiga foto yang diunggah pemilik akun tersebut. Pada foto pertama, terlihat dua orang dewasa ditambah satu anak-anak sedang memegang hewan tersebut. Hewannya berwarna cokelat dengan tutul hitam.

Pada foto kedua, satu di antara pria dewasa tersebut memamerkan satwa yang habis dikuliti. Kulit satwa itu terlihat sudah tidak menempel di badannya dan para pelaku tampak tersenyum dan berfoto dengan hewan yang dikulitinya itu.

(zap/dnu)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Duh, Rossi

Assen – Malang betul nasib Valentino Rossi di MotoGP musim ini. Untuk ketiga kalinya secara beruntun, Rossi gagal finis.

Balapan MotoGP Belanda di Sirkuit Assen, Minggu (30/6/2019) malam WIB, jadi mimpi buruk untuk Rossi. Rider Monster Yamaha itu jatuh di lap keempat dan tak bisa melanjutkan balapan.

Crash tersebut semakin menegaskan akhir pekan yang buruk untuk Rossi. Tak cukup cepat selama latihan bebas, Rossi juga cuma menempati posisi ke-14 di sesi kualifikasi.


Ini adalah kali ketiga secara beruntun Rossi tidak menyelesaikan balapan di MotoGP musim ini. Di MotoGP Italia dan Catalunya, pebalap berusia 40 tahun itu juga gagal finis.
Di Mugello, Rossi jatuh saat balapan menyisakan 16 putaran. Sedangkan di MotoGP Catalunya, ia jadi salah satu yang terkena efek kecelakaan yang disebabkan oleh Jorge Lorenzo.

Bukan kali saja Rossi gagal finis dalam tiga seri secara beruntun. Pada 2011 saat masih memperkuat Ducati, Rossi juga tidak finis di tiga seri terakhir yakni MotoGP Jepang, Australia, dan Valencia.

Tiga balapan beruntun tanpa poin, Rossi masih tertahan di peringkat kelima klasemen pebalap dengan 72 poin. Ia tertinggal 88 poin dari Marc Marquez yang ada di puncak dan selisih 29 poin dari Alex Rins yang menempati posisi keempat.

Rossi juga didekati oleh rookie MotoGP musim ini, Fabio Quartararo, yang berada tepat di bawahnya. Dua balapan beruntun naik podium, Quartararo kini sudah mengumpulkan 67 poin, hanya selisih lima angka dari Rossi.

(nds/cas)

Ribut-Ribut Tidur Wagub Sulsel Terusik Acara Musik yang Digelar Milenial

Liputan6.com, Makassar – Ketua DPRD Sulsel, Moh Roem turut angkat bicara terkait pembubaran acara musik yang dilakukan oleh Wakil Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman pada Kamis 27 Juni 2019 lalu karena mengganggu tidur siang sang Wagub.

Menurut Moh Roem, sebagai pejabat publik seharusnya bersikap lebih banyak memaklumi. Apalagi, kata dia, wagub sebelumnya tidak pernah mendapat masalah serupa saat tinggal di rumah jabatan wakil gubernur.

“Seharusnya kita itu lebih banyak memaklumi sebagai pejabat publik. Saya juga di Rujab di Jalan Sam Ratulangi jaraknya dari café yang sering live musik hanya sekitar 50 meter dan tidak pernah ada masalah,” kata Moh Roem kepada Liputan6.com, Minggu 30 Juni 2019.

Roem juga menyebutkan bahwa seharusnya ada komunikasi yang baik antara pihak manajemen kafe dengan pihak dari Wakil Gubernur. Dan menurut Roem, pemberian izin kegiatan itu sudah mempertimbangkan segala aspek, termasuk lingkungan sekitar kafe tersebut.

“Seberapa mengganggu? Saya pikir perlu komunikasi, penjelasan bahwa pertunjukan musik ini juga tentu disesuaikan dengan lingkungan di mana tempat kegiatan itu dilaksanakan,” tuturnya.

Ketua Fraksi Golkar DPRD Sulsel Kadir Halid menambahkan, seharusnya Andi Sudirman tidak boleh bersikap demikian. Apalagi posisi Andi sebagai wakil gubernur yang harusnya mengayomi masyarakat.

“Saya kira tidak boleh begitu tidak boleh wagub langsung suruh berhenti begitu kan itu jauh dari rumah jabatan. Enggak boleh begitu. Biar tetangga saja enggak boleh begitu,” kata Kadir.

Terpisah, Pengamat Kebijakan Publik, Syaufan Rozi Soebhan mengatakan harusnya Wakil Gubernur Sulawesi Selatan dilibatkan untuk pengembangan musik dan lagu nusantara dengan menyepakati waktu, tempat dan cara yang pas.

“Sehingga saling sinergi bukan konflik kepentingan. Solusinya mesti ada dialog antar generasi untuk saling memahami kebiasaan dan keunikan masing-masing soal tradisi siesta atau tidur siang dan ekonomi kreatif,” kata Soebhan.

Menurut dia, sudah saatnya Kota Makassar punya tempat khusus untuk ekspresi seni budaya dan ekonomi kreatif seperti daerah Reklamasi Pantai Losari. “Waktunya setelah tidur siang dan di luar waktu ibadah tentunya, sehingga saling dukung,” katanya.

2 dari 2 halaman

Tanggapan Wagub Sulsel

Berdasarkan data yang diterima Liputan6.com pada Kamis siang agenda Wagub Sulsel, Andi Sudirman seharusnya menyerahkan bantuan banjir kepada delapan Kabupaten di kantor Dinas Perdagangan Sulsel. Namun, agenda itu akhirnya tidak dihadiri olehnya dan diwakilkan kepada Sekda Provinsi Sulsel.

Andi Sudirman Sulaiman pun mengakui bahwa dirinya tidak berangkat menyerahkan bantuan bencana tersebut karena kondisi kesehatannya yang sedang terganggu.

“Saya memang sedang di Rujab karena sakit. Tapi warga sekitar juga protes dan berkumpul di pos jaga (Rujab Wagub),” kata Andi Sudirman Sulaiman saat dikonfirmasi Jumat (28/6/2019) malam.

Selain itu, jelas Andi Sudirman Sulaiman, berdasarkan koordinasi dengan pihak kelurahan dan pihak kepolisian kegiatan Makassar Millenial Sound itu memang tidak memiliki izin. Ini pun bukan pertama kalinya memberikan teguran kepada manajemen Red Corner Café, karena dianggap mengganggu kegiatan warga sekitar.

“Tidak memiliki izin. Sudah ada kesepakatan dengan pemilik (Red Corner Café) kepada Polsek dan Kelurahan bahwa mereka tidak mengganggu lagi warga sekitar,” sebutnya.

Andi Sudriman Sulaiman juga mengaku bahwa kegiatan musik itu mengganggu komunikasi dengan tamu pemerintah yang datang ke Rujab Wagub Sulsel. Alasan lainnya adalah karena Andi Sudirman Sulaiman memiliki bayi yang masih kecil.

“Kami juga di rujab terlalu dekat untuk kegiatan menerima tamu, alasan keamanan karena komunikasi terganggu. Selain itu lokasi itu merupakan daerah permukiman, pendidikan, dan dekat masjid serta Rujab kami juga kalau kegiatan terganggu serta ada anak kecil juga,” dia Menjelaskan.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Atlet Legendaris Indonesia Sebar Semangat Berolahraga Lewat Fun Walk di CFD

Liputan6.com, Jakarta – Para atlet legendaris yang pernah menorehkan prestasi di dunia Internasional atau Olympian terus menyebar semangat untuk berolahraga kepada masyarakat umum. Para atlet yang kini tergabung dalam satu wadah yaitu Indonesia Olympians Association (IOA) menyebarkan semangat itu lewat fun walk di Car Free Day (CFD) Sudirman, Minggu (30/6/2019).

Acara ini sekaligus jadi halal bil halal bagi para olympians yang berasal dari berbagai cabang olahraga. Mantan atlet di cabor atletik, Dedeh Erawati yang jadi ketua panitia pelaksana mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan demi menjaga silaturahmi antar olympian. 

Para mantan atlet juga disebutnya ingin terus mengajak masyarakat agar hidup sehat dengan cara berolahraga. “Kita para olympian, legenda olahraga indonesia turun bersama-sama mengajak masyarakat untuk hidup sehat dan berolahraga,” ujarnya seperti rilis yang diterima Liputan6.com.

Sementara itu, Ketua Umum IOA Yayuk Basuki menyambut baik kegiatan seperti ini. Dia senang para olympians bisa berkumpul bersama sekaligus menyambut Olympic Day yang jatuh pada 23 Juni lalu.

“Semoga kegiatan para olympians dapat menularkan semangat berprestasi agar kedepan prestasi olahraga kita semakin baik lagi,” ujar atlet legendaris di cabor Tenis ini.

Yayuk juga tetap optimis bahwa para olympians akan terus menyebarkan nilai-nilai olympians yaitu Respect, Excellent, Friendship.

2 dari 3 halaman

Banyak Cabang

Para olympians yang hadir di acara halal bi halal sekaligus Fun Walk berasal dari berbagai macam cabor olahraga. Mereka semua pernah berprestasi baik di level lokal maupun internasional.

Hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya Yayuk Basuki (Tenis), Dedeh Erawati (Atletik), Ling Ling Agustin (Tenis Meja), Santia Tri Kusuma (Balap Sepeda), Shenny Ratna Amelia (Loncat Indah), Rossy Pratiwi Dipoyanti (Tenis Meja), La Paene (Boxing), Juawa Wangsa (Taekwondo), Tonny Meringgi (Tenis Meja), Rosiana Tendean (Bulutangkis), Putu Desta (Judo) dan Wynne Prakusya (Tenis).

Ada juga RR. Erma (Bulutangkis), Hari Suharyadi (Tenis), Silvia Kristina (Anggar), Hadi Wiharja (Angkat Besi), Sri Indriyani (Angkat Besi), Lely Sampoerno (Menembak), Hermawan Sutanto (Bulutangkis), Sarwendah (Bulutangkis), dr. Leanne Suniar (Panahan), Albert Sutanto (Renang).

3 dari 3 halaman

Video

Kisah di Balik Tugas Para Pemandu Wisata Kenalkan Budaya Indonesia

Liputan6.com, Jakarta – Jakarta sangat identik dengan masalah kemacetan dan kepadatan penduduknya. Meski begitu, Jakarta memiliki daya tarik berbeda dari tempat wisata bersejarah yang melekat kaitannya dengan masa penjajahan.

Wisata Kreatif Jakarta mengadakan talkshow dengan judul “Jakarta di Mata Para Pemandu Wisata” untuk mengajak masyarakat agar lebih mencintai Indonesia khususnya kota Jakarta sebagai Ibu Kota Negara. Talkshow ini bekerja sama dengan berbagai pihak seperti Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) dan Jakarta Food Traveler.

Turut hadir pula narasumber Ira Latief sebagai Pendiri Wisata Kreatif Jakarta dan Revalino Tobing sebagai Ketua DPD HPI Jakarta yang membahas lebih dalam tentang pekerjaan dan tugas seorang tour guide yang harus memperkenalkan berbagai budaya yang ada Indonesia khusunya Kota Jakarta.

“Jadi seorang guide bukan hanya soal menceritakan sejarah namun juga sampaikan dengan pembuktian. Sebagai seorang tour guide kita harus mencintai dulu tempatnya baru bisa menjelaskan keistimewaan yang ada kepada orang lain. Seorang tour guide harus punya sisi unik tersendiri,” jelas Revalino di Museum Sejarah Jakarta, Kamis, 27 Juni 2019.

Dijelaskan berbagai tur menarik untuk masyarakat yang ingin mengulik sejarah lebih dalam berbagai tempat wisata di Jakarta. Seperti wisata keliling rumah ibadah, wisata Kampung Portugis, wisata kuliner, dan juga Museum bersejarah yang ada di Jakarta.

2 dari 3 halaman

Peluncuran Buku Karya Ira Latief

Selain memperkenalkan wisata dan juga pekerjaan seorang tour guide, talkshow ini juga diadakan bersamaan dengan peluncuran buku terbaru tentang wisata sejarah jakarta yang berjudul “Bukan Ratu Sejagat” karya Ira Latief.

Buku ini merupakan buku ke-17 yang berhasil diterbitkan oleh Ira Latief yang berisi tulisan perjalanan seorang tour guide berdasarkan perjalanan hidup nyata penulis yang menjadi seorang pemandu wisata selama belasan tahun.

Buku berbentuk digital book tersebut berisi 28 cerita mengenai perjalanan penulis di berbagai tempat wisata dan bertemu berbagai orang dari suku, bangsa, dan negara. Buku ini memiliki kesan mendalam bagi penulis karena buku ditulis berdasarkan sudut pandang orang asing yang ia temui selama tur di Indonesia.

Judul “Bukan Ratu Sejagat” yang dipilih adalah perumpamaan layaknya ratu kecantikan yang mewakili dan mempromosikan negaranya kepada negara lain. Namun, penulis bukan seorang seorang ratu kecantikan, melainkan seorang tour guide yang mempromosikan keindahan negara kepada negara lainnya.

Buku ini sengaja dibuat oleh penulis untuk dipersembahkan menyambut HUT Jakarta yang ke-429 dan juga kepada seluruh pemandu wisata yang sudah memperkenalkan keindahan Indonesia khususnya Jakarta kepada negara lain. Buku ini menjadi salah satu alasan agar pembaca dapat mengenal lebih dekat dan lebih mencintai Indonesia lewat wisata yang ada.

“Buku ini sebenarnya adalah hadiah saya untuk Jakarta. Lewat buku ini mungkin saya bisa membuat banyak pembaca bisa jatuh cinta kembali dengan Jakarta dan Indonesia. Buku ini bisa mengenal lebih dekat konsep negara sendiri saat berkunjung ke luar negeri. Bagi saya buku ini bukan hanya bercerita tentang wisata, namun juga perjalanan kontemplasi saya juga,” ungkap Ira. (Devita Nur Azizah)

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Bamsoet vs Rizal Mallarangeng Ribut Soal Persaingan Caketum Golkar

Jakarta – Dua politikus Partai Golkar, Bambang Soesatyo (Bamsoet) dan Rizal Mallarangeng ribut argumen soal persaingan menjadi calon ketua umum Partai Golkar. Bamsoet siap menjadi caketum Golkar, sedangkan Rizal membela Airlangga yang bakal maju lagi menjadi caketum selaku petahana.

“Bambang Soesatyo saya harap jangan lupa diri. Jangan main kayu. Ini pesan Rizal Mallarangeng, Plt Ketua Golkar DKI kepada Ketua DPR yang ingin maju mejadi calon Ketua Umum Golkar,” kata Rizal dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Minggu (30/6/2019).

Dia paham, Bamsoet berhak maju menjadi caketum lewat Munas pada Desember nanti. Namun demikian, persaingan antar-kader haruslah menghindari perpecahan. Bamsoet disaranakannya untuk santun, soalnya Bamsoet dinilai berhutang budi pada Airlangga yang kini masih Ketua Umum Golkar.

Bamsoet vs Rizal Mallarangeng Ribut Soal Persaingan Caketum GolkarRizal Mallarangeng. (Wildan-detikcom)

“Bamsoet jadi Ketua DPR dengan tanda tangan Pak Airlangga. Bahkan saya juga ikut merekomendasikan dia. Dan di depan saya dia janji untuk tidak menjadi saingan Pak Airlangga,” kata Rizal.
Golkar DKI telah menyatakan mencabut dukungan untuk Bamsoet sebagai caketum. Dia menilai Bamsoet sebelumnya telah membelenggu aspirasi Golkar DKI. Itulah yang melatarbelakangi pencabutan dukungan untuk Bamsoet.

“Kemarin teman-teman DKI ditelikung. Tapi sekarang sudah dikoreksi. Dukungan kepada Bamsoet langsung dicabut,” kata Rizal.

Bambang Soesatyo (Bamsoet) menanggapi. Dia berbicara di Gedung KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Minggu (30/6/2016). Dia menanggapi komentar Rizal yang memintanya untuk tak lupa diri.

“Emang saya pingsan?” kata Bamsoet sambil tertawa.

Dia berharap semua elite Golkar bisa lebih demokratis menyikapi dinamika. Soal jasa Airlangga, dia sudah menjalankan amanat Airlangga dengan baik yakni menjadi Ketua DPR.

“Dan pesan saya kepada Celi (panggilan Rizal), saya ingatkan, lebih baik beliau fokus kepada pertanggungjawabannya terhadap turunnya suara Partai Golkar dan hilangnya banyak kursi di DKI. Dah, cukup ya,” tandas Bamsoet.

(dnu/gbr)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>