Bahagia, Penumpang Kereta Ini Menangis Saat Bertemu Jokowi di Stasiun Senen

Liputan6.com, Jakarta – Kebahagiaan terpancar dari raut wajah Yuli (48). Mimpinya bertemu Presiden Joko Widodo terwujud pada Jumat sore (31/5/2019).

Saat itu, Yuli sedang menunggu jadwal keberangkatan di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat.

Kebetulan, Jokowi ditemani Sekretaris Kabinet Pramono Anung sedang meninjau Stasiun Pasar Senen.

Mereka tiba di lokasi sekitar pukul 16.03 WIB. Kedatangannya mengejutkan penumpang. Tak terkecuali Yuli.

Yuli pun berusaha mendekati Jokowi untuk sekedar menjulurkan tangan dan meminta berswafoto bersama. Saking bahagianya Yuli sampai meneteskan air mata. Rupanya, Jokowi langsung menoleh ke arah Yuli.

“Ibu mau pulang ke mana,” ucap Jokowi.

“Mau ke Solo,” jawab Yuli.

“Hati-hati ya,” imbuh Jokowi.

Tangis bahagia Yuli mengugah perasaan Jokowi. Ia pun berusaha menenangkan Yuli.

“Sudah jangan nangis, sini selfie,” ujar Jokowi.

Yuli pun mengungkapkan kebahagiannya. Selain itu, Yuli menyampaikan agar terus sabar dalam menghadapi persoalan bangsa.

“Tadi difoto Pak Jokowi tadi yang selfie yang moto Pak Jokowinya. Dah biar saya yang anu (pencet). seneng banget toh saya,” ucap Yuli.

Sebelumnya, Yuli mengaku sempat bertemu Jokowi dalam mimpinya. Itu dialami sebulan yang lalu.

“Ngimpi ketemu Pak Jokowi. saya cerita sama orang-orang itu katanya saya itu saking tergila-gilangnya saking itunya,” terang dia.

Polisi Temukan Anak Panah Beracun Saat Periksa Barang Bukti Aksi 22 Mei

Liputan6.com, Jakarta – Teka-teki pembakaran dan perusakan kendaraan Brimob yang terparkir di Jalan Brigjen Katamso, Slipi, Palmerah, Jakarta Barat pada aksi 22 Mei 2019 menemui titik terang.

Empat orang ditangkap dan telah ditetapkan sebagai tersangka. Meski begitu, identitas tersangka masih dirahasiakan. Mereka ditangkap dibeberapa wilayah di Jakarta Barat pada Kamis kemarin.

“Semuanya merupakan warga Jakarta,” kata Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi, di Mapolresto Jakarta Barat, Jumat (31/5/2019).

Hengki mengatakan para tersangka selain merusak dan membakar juga mencuri properti dan senjata milik Brimob. Ini terungkap dari hasil pemeriksaan sementara.

“Kami akan terus kembangkan karena sifatnya terus berkesinambungan untuk menangkap para pelaku lainnya,” ucap Hengki

Lebih Lanjut Hengki menjelaskan, jenis senjata yang dicuri di antaranya senjata laras licin.

“Properti Brimob yang dicuri dan sampai sekarang harus kita amankan,” ujar dia.

Saat ini, pihaknya terus mendalami keterangan para tersangka. Informasi awal diketahui mereka bersindikat.

“Beberapa merupakan bagian dari kelompok preman. Tapi yang lain masih didalami untuk pastinya,” ujar dia.

Sementara itu, fakta lainnya dalam penanganan kasus adalah hasil pemeriksaan laboratorium forensik terhadap barang bukti aksi 22 Mei yang dikumpulkan.

“Hasil dari tim laboratorium dan forensik ditemukan ada dua macam kandungan yakni sebagian besar ada korosif mengandung karat, dan juga mengandung racun yang sangat berbahaya,” ujar dia.

Eks Anak Buah Tak Yakin M4 yang Ditemukan Polisi Senjata Soenarko

Jakarta – Mantan anak buah Mayjen (Purn) Soenarko menyebut Soenarko memiliki niat untuk mengirim senjata eks kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) ke Museum Kopassus. Namun, senjata itu berjenis M16A1, bukan M4 Carbine seperti yang diamankan Polri.

Berdasarkan informasi yang didapat detikcom, senjata ilegal yang disita dari Soenarko adalah senjata laras panjang M4 Carbine buatan Amerika Serikat (AS). Senjata M4 ini biasa digunakan oleh tentara angkatan darat dan Korps Marinir AS.

Keinginan Soenarko, disampaikan saat dia menjadi Panglima Kodam Iskandar Muda (IM) pada tahun 2008/2009 kepada Sri Radjasa Chandra yang menjadi Perwira Pembantu Madya (Pabandya) bidang Pengamanan Kodam.


Pada tahun 2009, Kodam IM menerima penyerahan tiga senjata dari mantan kombatan GAM. Dua pucuk senapan AK47, dan satu pucuk M16A1.

“Kondisi senjata tersebut saya lihat sendiri tidak layak untuk pertempuran. Itu tidak layak. Saya laporkan ke Pangdam IM Mayjen Soenarko. Arahan Pak Narko, bahwa dua pucuk (AK47) masukkan gudang, satu pucuk M16A1, simpan di kantor sebentar, nanti disimpan di Museum Kopassus,” ucap Sri Radjasa dalam konferensi pers di Hotel Century Park, Jakarta Pusat, Jumat (29/4/2019).

Sri RadjasaSri Radjasa (Foto: Arief Ikhsanudin/detikcom)

Setelah Soenarko pensiun pun, senjata M16A1 tidak dikirim ke Jakarta. Sehingga, Soenarko bertanya kepada Sri Radjasa pada tahun 2018.
“Pada 2018, ketika saya berakhir masa penugasan di sana, Pak Narko sempat memerintahkan saja untuk mengirim senjata ke Jakarta. Tapi kebetulan saya sudah pindah ke Jakarta perintah tidak sempat saya kerjakan,” ucap Sri.

Sri kemudian meminta Heriansyah untuk mengirim senjata yang diminta Soenarko. Namun, dengan catatan sudah dilengkapi surat-surat dari Kodam IM.

“Perintah mengirim senjata saya sampaikan kepada Heri, ini sipil, yang sehari-hari membantu Pak Narko di sana. Dengan catatan, kalau dikirim ke Jakarta, tolong dikirim ke Kasdam IM Brigjen Daniel, agar mendapat surat pengantar dari Pak Daniel,” ucap Sri.

Namun, setelah ada proses pengiriman, surat diakui tidak ditandatangani oleh Kasdam IM. Selain itu, surat pun dinyatakan palsu.

Ferry Firman Nurwahyu, pengacara SoenarkoFerry Firman Nurwahyu, pengacara Soenarko (Foto: Arief Ikhsanudin/detikcom)

“Kemudian yang menjadi aneh pada 15 Mei 2019, senjata M16 dikirim ke Jakarta. Pengirimannya, menggunakan standar. Garuda dari Aceh. Dengan dilengkapi surat pengantar Brigjen Purnawirawan Sunardi. Beliau ini penugasan di Aceh dari BIN. Setiba di bandara muncul permasalahan karena surat pengantar diakui palsu. Pengirim dari Kodam, tidak pernah mengaku membawa senjata tersebut. Ini aneh,” ucap Sri.

Namun, kemudian polisi menyebut menyita senjata M4 Carbine yang dikirim ke Soenarko. Sri Radjasa mengaku tidak yakin itu senjata yang sama dengan yang diinginkan oleh Soenarko.

“Saya nggak tahu persis, tapi saya nggak yakin itu senjatanya,” ucap Sri Radjasa.

Rencana pengiriman itu diakui oleh kuasa hukum Soenarko, Ferry Firman Nurwahyu, namun, senjata yang awal dan ditemukan oleh Polri berbeda.

“Kan sudah kita bantah, senjata awal seperti ini. Senjata ini diketemukan saat operasi 2009,” ucap Ferry di lokasi yang sama.
(aik/jbr)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

‘Peluru Tajam’ Prabowo Sebut Jokowi Neo-Orba di Gugatan ke MK

Jakarta – Prabowo-Sandiaga menggugat hasil Pilpres 2019 ke Mahkamah Konstitusi (MK). Dalam gugatannya, Prabowo-Sandi menyebut rezim Jokowi merupakan rezim Neo-Orba.

Dirangkum detikcom, Jumat (31/5/2019), dalam berkas gugatannya disebut bahwa pemerintahan Jokowi merupakan rezim orba baru. Di berkas gugatan juga disebutkan bahwa Jokowi dan jajarannya sedang mempraktikan hal tersebut.

“Berkaitan dengan pemerintahan yang otoriter dan Orde Baru itu, melihat cara memerintah Presiden Joko Widodo, maka sudah muncul pandangan bahwa pemerintahannya adalah Neo-Orde Baru, dengan korupsi yang masih masif dan pemerintahan yang represif kepada masyarakat sipil sebagai ciri kepadanya,” demikian gugatan Prabowo yang kuasanya diberikan kepada Bambang Widjojanto dkk sebagaimana dikutip detikcom, Jumat (31/5/2019).

Menurut Prabowo dkk, potensi kecurangan pemilu yang dilakukan presiden petahana akan lebih kuat terjadi kalau karakteristik pemerintahan yang dibangunnya adalah pemerintahan yang cenderung otoriter. Untuk meyakinkan majelis hakim konstitusi, parameter pemilu curang itu adalah:

1. Penyalahgunaan APBN/program kerja pemerintah.
2. Ketidaknetralan aparat negara, polisi dan intelijen.
3. Penyalahgunaan birokrasi/BUMN.
4. Pembatasan kebebasan media/pers.
5. Diskriminasi perlakuan dan penyalahgunaan penegakan hukum.

Ahli hukum tata negara Dr Bayu Dwi Anggono, menili gugatan yang dilayangkan Tim Prabowo ini merupakan gugatan Pilpres terburuk.

“Mencermati isi Permohonan Paslon 02 ke MK terkait Perselihan hasil Pemilu Pilpres 2019 maka dapat dikatakan ini permohonan terburuk dalam sejarah perselisihan hasil Pemilu Pilpres yang pernah dimajukan ke MK,” kata ahli hukum tata negara Dr Bayu Dwi Anggono kepada detikcom, Jumat (31/5/2019).

Pria Ini Nekat Bawa 5.000 Lintah Hidup di Bagasi Pesawat, Aksinya Bikin Geleng Kepala

Seorang kurator di royal Ontario Museum mengayakan jika banyak orang yang telah mengembangbiakkan lintah sebagai pengobatan tradisional. Hal ini juga dilakukan oleh orang-orang di Kanada. Lintah sendiri dianggap mampu untuk menyembuhkan radang sendi dan juga kebotakan. Namun, hingga saat ini belum ada bukti ilmah yang mendukung adanya pernyataan tersebut.

Penyelundupan lintah yang dilakukan oleh Bodounov tersebut bisa membuat spesies ini terancam. ECCC pun mengatakan jika penggunaan lintah yang berlebihan sebagai pengobatan alternatif tentu bisa mempengaruhi kelangsungan hidup lintah itu sendiri.

Selain itu, ECCC pun mengatakan jika impor lintah obat yang dilakukan oleh Bodounov termasuk ilegal karena belum mendapatkan izin resmi. Bodounov pun dikenakan denda atas impor legal dari spesies yang dilindungi.

“Kanada tidak mentolerir eksploitasi spesies terancam demi keuntungan pribadi atau golongan tertentu.” kata ECCC.

Polisi Temukan Zat Beracun pada Anak Panah Barang Bukti Aksi 22 Mei

Jakarta – Polisi menemukan fakta baru dari hasil pemeriksaan laboratorium terhadap anak panah yang digunakan perusuh pada aksi 22 Mei di Petamburan, Slipi, Jakarta Barat. Berdasarkan pemeriksaan, ditemukan zat berbahaya pada salah satu barang bukti dalam kerusuhan 22 Mei itu.

“Hasil pemeriksaan Badan Laboratorium Forensik Mabes Polri dari barang bukti pelaku perusuh pada aksi 22 Mei di Petamburan, Slipi, Jakarta Barat, menemukan fakta baru. Dari hasil pemeriksaan barang bukti berupa anak panah ditemukan zat/bahan berbahaya senyawa kimia zink posfit,” ujar Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Hengki Haryadi dalam keterangan tertulis, Jumat (31/5/2019).

Hengki menjelaskan, senyawa kimia zink posfit merupakan zat yang sangat beracun. Zat beracun itu terdeteksi pada ujung anak panah.
“Dari hasil pemeriksaan tersebut pada ujung anak panah milik pelaku mengandung zat berbahaya berupa unsur senyawa kimia zink posfit. Di mana zink posfit ini merupakan zat yang sangat beracun,” katanya.
Selain menemukan zink posfit, Hengki mengungkapkan, pihaknya menemukan senyawa berbahaya lainnya, yakni zat karat.

“Kami pun menemukan unsur kimia lain yang berbahaya, yaitu zat karat yang apabila terkena tubuh manusia akan mengakibatkan pendarahan hingga tetanus tambahnya,” ujar Hengki.

Seperti diketahui, pada aksi 22 Mei lalu, polisi mengamankan ratusan pelaku yang diduga melakukan kericuhan di beberapa kawasan di DKI Jakarta. Bersama pelaku, turut disita sejumlah barang bukti, salah satunya anak panah.
(mae/fjp)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Juara MotoGP Italia Tahun Lalu, Lorenzo Pilih Merendah

Liputan6.com, Tokyo – Pembalap Repsol Honda, Jorge Lorenzo, memilih untuk bersikap merendah menghadapi MotoGP Italia di Sirkuit Mugello akhir pekan ini, meski berhasil meraih kemenangan bersama Ducati tahun lalu. Mengingat dirinya masih menjalani proses adaptasi yang cukup berat dengan RC213V, Lorenzo tak berekspektasi bakal melakukan gebrakan.

Sejak pindah ke Honda, Lorenzo kerap mengalami nasib buruk. Dirundung empat cedera berbeda, Por Fuera juga disulitkan beberapa masalah teknis dari awal MotoGP 2019.

Lorenzo pun mengaku ingin mengatasi masalah secara bertahap. Ia bahkan yakin hasil baik di Sirkuit Mugello, MotoGP Italia takkan berarti jika ia tak bisa mengonfirmasi performa positif di seri-seri berikutnya.

“Saya ingin lebih nyaman di atas Honda, tak hanya di Mugello, tapi sepanjang musim. Jika meraih hasil baik di Mugello tapi tak bisa meneruskan tren positif, maka tak ada gunanya. Target saya konsisten naik podium dan kemenangan di masa depan. Tapi saya masih harus menyelesaikan proses adaptasi, dan proses ini bakal berat serta panjang,” ujarnya via Crash.

Lima kali juara dunia ini pun mengaku ingin memulai pekan balap di Mugello, MotoGP Italia dengan memperbaiki performanya di pengereman dan corner entry, yang menurutnya harus dilakukan dengan gaya balap yang sangat berkebalikan dengan gaya balapnya semasa di Ducati.

“Saat ini sangat sulit mengubah motor ini, terutama di corner entry, karena saya masih harus melakukan perubahan besar pada cara masuk tikungan, yang sangat berkebalikan dengan apa yang saya lakukan di Ducati. Tapi setidaknya kami paham apa yang harus diubah dan apa yang harus saya kerjakan,” ungkapnya.

Iftar di Maroko, 200 Orang Yahudi, Kristiani, dan Muslim Berkumpul Bersama

Liputan6.com, Rabat – LSM Maroko “Marocains Pluriels” (Diverse Moroccan) menggelar iftar multi-keyakinan tahunan pada hari Minggu, 26 Mei 2019, di Paroki Saint Jacques di Mohammedia, utara Casablanca.

Acara tersebut mempertemukan perwakilan tokoh agama dari setiap keyakinan, termasuk Uskup Agung Rabat, Imam Besar Omar El Mrini, Kepala Rabi Casablanca, serta penasihat Raja Andre Azoulay, dan perwakilan kedutaan dari Norwegia, Burkina Faso, Prancis, Italia, Kanada, Denmark, juga Vatikan.

Lebih dari 200 orang menghadiri iftar tersebut dan saling berbagi hidangan buka puasa tradisional ala Maroko. Kegiatan rutin ini bahkan dinilai sebagai simbol toleransi lintas agama dan budaya.

Andre Azoulay, penasihat Raja, menekankan bahwa Maroko dibangun oleh sejumlah peradaban, khususnya peradaban Berber yang disebutnya hebat, peradaban Yahudi yang dianggapnya agung, dan peradaban Arab-muslim, Afrika, Andalusia, serta Eropa.

Dia menambahkan iftar itu bukan tentang politik.

“Kami ada di sini dengan memikul tanggung jawab. Acara ini disusun, diorganisir dan dihadiri bukan karena alasan politik. Kami berada di sini lantaran kami masih punya hati, karena kami menemukan kesenangan dan kegembiraan yang luar biasa ketika bisa bersama,” ucap Azoulay seperti dikutip dari situs berita Marokomoroccoworldnews.com pada Jumat (31/5/2019).

The Juniors, cabang dari Diverse Moroccan yang berisi para pemuda dan pemudi, membuka malam itu dengan membaca pidato yang menyerukan nilai-nilai persatuan.

“Sedangkan di tempat lain, pria dan wanita distigmatisasi karena menjadi Yahudi, Muslim, atau Kristiani … Di Maroko, Muslim, Yahudi, dan Kristiani mengibarkan bendera harmoni,” seru mereka.

Penampakan 3 Kendaraan Terbakar yang Tewaskan 4 Pemudik di Subang

Subang – Kecelakaan maut melibatkan tiga kendaraan menewaskan empat pemudik di jalur Pantura Jakarta-Cirebon atau depan Rumah Makan Luwes, Kabupaten Subang, Jawa Barat, Jumat (31/5/2019). Tabrakan beruntun ini melibatkan satu mobil dan dua sepeda motor.

Berdasarkan foto yang diperoleh detikcom, tiga kendaraan tersebut ludes terbakar. Tiga kendaraan terlibat kecelakaan terdiri minibus Toyota Avanza nopol B 111 SZA, sepeda motor Honda Verza nopol B 4061 FJY dan sepeda motor Yamaha Nmax nopol B 6162 WOQ.

Korban tewas terdiri pengemudi dan penumpang mobil serta dua pengemudi sepeda motor. Kanit Laka Satlantas Polres Subang Iptu Zaenudin menjelaskan selain empat orang tewas, kecelakaan ini mengakibatkan dua orang luka berat.
“Mobil Avanza berpenumpang tiga orang melaju dari arah Cirebon ke Jakarta, saat di tempat kejadian, mobil itu mengalami pecah ban bagian kanan belakang kemudian oleng ke kanan hingga melewati median jalan trotoar,” kata Kanit Laka Satlantas Polres Subang Iptu Zaenudin via telepon.

Penampakan 3 Kendaraan Terbakar yang Tewaskan 4 Pemudik di SubangMobil dan motor terbakar akibat tabrakan beruntun di Subang. (Foto: istimewa)

Dihubungi terpisah, Kabidhumas Polda Jabar Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko menjelaskan minibus yang oleng itu masuk ke jalur lambat arah Jakarta-Cirebon. Lalu, sambung dia, bagian belakang minibus tertabrak motor nopol B 4061 FJY dan bagian pintu samping kiri tertabrak motor nopol B 6162 WOQ. Dua motor itu dari arah Jakarta-Cirebon.

“Akibat lakalantas itu minibus dan kedua motor rusak terbakar. Empat orang meninggal dunia. Mereka pemudik,” kata Truno.

Pasca kecelakaan, korban tewas dan luka diboyong ke RS Centra Medika, Cikalong Karawang. Sedangkan bangkai kendaraan dievakuasi ke Polsek Patok Beusi.
(bbn/bbn)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Kecelakaan di Tol Solo-Sragen, 1 Meninggal dan 2 Luka

Liputan6.com, Karanganyar – Kecelakaan terjadi di ruas jalan tol Solo-Sragen KM 501, Karanganyar pada Kamis 30 Mei 2019. Kecelakaan tunggal mobil pemudik itu menyebabkan satu orang meninggal serta dua orang mengalami luka-luka.

Kasatlantas Polres Karanganyar, AKP Faris Budiman mengatakan, kecelakaan tunggal itu melibatkan mobil Nissan Evalia dengan plat nomor A 1264 GM yang melaju dari arah Solo menuju Sragen. Angga Dwi Wicaksono (36) yang mengemudikan mobil itu diduga mengantuk sehingga menabrak pembatas jalan.

“Pemgemudi diduga ngantuk dan berjalan terlalu ke kiri dan menabrak guard rail di jalan tol,” kata dia kepada Liputan6.com Jumat 31 Mei 2019.

Akibat kecekalaan itu, menyebabkan seorang anak bernama Adam Putra Wicaksono (8) yang berada di dalam mobil meninggal dunia. Sedangkan dua orang lainnya mengalami luka dan dilarikan ke RS Moewardi Solo.

“Penumpang yang ada di mobil itu bapak, ibu dan seorang anak. Anaknya diketahui meninggal dunia karena benturan keras di kepala, sedangkan ibu dan bapaknya dirawat di rumah sakit dan lukanya tidak begitu serius,” jelasnya.

Menurut Faris, keluarga yang mengalami kecelakaan di jalan tol itu merupakan pemudik dari Serang yang akan pulang kampung ke Surabaya. Hanya saja Nahas, saat melintasi Jalan tol Solo-Sragen mengalami kecelakan.

“Dari arah barat mau ke timur,” kata dia.