MotoGP: Manajer Repsol Honda Puji Jorge Lorenzo

Liputan6.com, Le Mans – Hasil MotoGP Prancis di Sirkuit Le Mans, Minggu (19/5/2019) lalu, membuat manajer tim Repsol Honda Alberto Puig, gembira. Tak hanya girang melihat kemenangan Marc Marquez, Puig juga mulai memuji pembalap Repsol Honda lainnya, Jorge Lorenzo. 

Kemenangan Marquez di MotoGP Prancis bukan kejutan besar. Dia melanjutkan tren positifnya pada awal MotoGP 2019, setelah dua pekan lalu juga juara di MotoGP Jerez. 

Marquez makin kukuh di puncak klasemen MotoGP 2019, dengan mengantongi keunggulan delapan poin atas Andrea Dovizioso yang menempati posisi kedua. 

“Hasilnya dan keseimbangan secara keseluruhan pada akhir pekan ini bagus, karena Marquez menjalani balapan yang sangat bagus dan mendulang 25 poin. Dia bisa membuat terobosan dan menangani sepanjang balapan dengan bagus,” kata Puig kepada Marca, seperti dilansir Tuttimoriweb, Rabu (22/5/2019). 

“Stategi yang diterapkan rumit karena kondisi cuaca. Ban lunak harus dipakai, jadi kami harus berhati-hati sejak awal. Marc bisa tetap tenang dan pada pertengahan balapan dia membuka gap,” imbuh Puig soal balapan MotoGP Prancis. 

Kronologi Lengkap Rusuh 22 Mei Dini Hari

JakartaPolisi memaparkan kronologi lengkap terkait kerusuhan yang terjadi di beberapa titik, sejak Selasa larut malam kemarin hingga memuncak di dini hari tadi. Peristiwa ini diwarnai dengan aksi bentrok polisi dengan kelompok massa tak dikenal, hingga penemuan mobil ambulans berlogo partai. Bagaimana cerita lengkapnya?

Kronologi Lengkap Rusuh 22 Mei Dini HariFoto: Kadiv Humas Polri Komjen M Iqbal (Audrey-detikcom)

21.00 WIB: Masa ‘Asli’ Bubar Tertib

Kadiv Humas Polri Irjen Mohammad Iqbal menerangkan bahwa sekitar aksi massa demo 22 Mei di Gedung Bawaslu mulanya berlangsung kondusif. Bahkan, dia mengatakan aparat dan peserta aksi sempat menjalan ibadah shalat Tarawih berjamaah. Lantas, sekitar pukul 21.00 WIB, Kapolres Metro Jakarta Pusat mengimbau massa aksi untuk membubarkan diri. Massa pun patuh dan membubarkan diri secara kondusif.

23.00 WIB: Massa Misterius Muncul, Bikin Rusuh

Kendati demikian, Iqbal menjelaskan, tiba-tiba sekitar pukul 23.00 di depan Bawaslu, muncul kelompok massa yang tak jelas asalnya. Mereka melakukan tindakan provokatif dan anarkis.

“Sekira 23.00 WIB tiba-tiba ada massa kita tidak tahu massa dari mana, massa yang berulah anarkis dan provokatif berusaha merusak security barrier dan memprovokasi petugas, sesuai dengan SOP bahwa tidak boleh lagi massa aksi setelah larut malam, petugas TNI dan Polri menghalau, namun massa tersebut di beberapa ruas jalan kita dorong jalan Sabang dan Wahid Hasyim bukan malah kooperatif, tapi menyerang petugas, bukan hanya dengan kata-kata tapi lemparan batu, molotov, petasan ukuran besar ke arah petugas,” kata M Iqbal di Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Rabu (22/5/2019).

02.45 WIB: Muncul Massa Misterius Lain di KS Tubun

Kemudian sekitar pukul 02.45 WIB, Iqbal menyebut polisi sudah bisa mengurai kelompok massa sebelumnya. Namun, kelompok massa lain muncul lagi.

“Sekira pukul 02.45 WIB, ada sekelompok massa yang lain dari massa yang tadi, massa yang tadi sudah terurai,” tutur Iqbal.

Usai 58 orang terduga provokator berhasil diamankan, sekitar pukul 03.00 WIB muncul lagi massa tak dikenal, di sekitar Jalan KS Tubun, Petamburan, Jakarta Pusat. Polisi menduga kelompok massa ini sudah di-setting.

“Pada saat bersamaan pada pukul 03.00 WIB ada lebih kurang massa yang berkumpul di KS Tubun, memang kita massa banyak, kalau kita duga massa tersebut sudah dipersiapkan dan di-setting, seperti biasa kami melakukan imbauan pendekatan, Kapolres Metro Jakarta Barat,” kata dia.

03.00 WIB: Massa Menyerang Asrama Brimob

Dibantu oleh beberapa tokoh masyarakat pemuka Front Pembela Islam (FPI), polisi terus berusaha meredakan aksi massa ini. Namun, kelompok massa justru menyerang asrama Polri dengan batu, bom molotov, petasan dan botol.

“Dibantu tokoh-tokoh masyarakat pemuka-pemuka FPI, karena di situ markas FPI, Alhamdulillah ada komunikasi. Namun seketika itu juga massa tersebut bergerak ke arah asrama Polri di Petamburan, dan mereka menyerang asrama tersebut dengan batu, molotov petasan botol-botol yang ada, memang ada piket di situ, SOP ada piket, asrama Brimob dan polisi-polisi pada fungsi lain. Dihalau dengan gas air mata massa bukannya mundur tapi terus masuk ke asrama melakukan pengrusakan asrama, ini yang brutal lagi, membakar beberapa kendaraan yang diparkir di sana, baik itu kendaraan pribadi maupun kendaraan dinas,” kata Iqbal.

Dari aksi massa ini, diketahui orang-orang dari bagian kelompok massa mengalami luka-luka. Di satu sisi, beberapa kendaraan dilaporkan rusak.

“Mobil yang rusak 11 unit, dengan kerusakan bervariasi kaca depan bodi dan lain-lain, dan mobil yang terbakar 14 unit, truk dalmas satu, tiga mobil dinas K-9, dan 11 unit mobil umum,” imbuh Iqbal.

Selain itu, Iqbal memastikan 11 orang terduga provokator sudah diamankan di Polda Metro Jaya untuk diperiksa.

Ada Bukti Ambulans Berlogo Partai

Polisi menduga sejumlah massa yang melakukan kerusuhan berasal dari luar Jakarta. Mayoritas diduga berasal dari Jawa Barat, Banten dan Jawa Tengah. Selain itu, Iqbal mengatakan polisi menemukan bukti berupa satu mobil ambulance berlogo partai berisi batu dan alat-alat. Diduga batu dan alat tersebut adalah amunisi massa untuk menyerang polisi.

“Ada bukti-bukti. Ada satu ambulans, saya tidak akan sebutkan partainya, penuh dengan batu dan alat-alat. Ada juga massa tersebut masih menyimpan amplop dan kami sita, Polda Metro Jaya sedang kami dalami,” ujarnya.

Iqbal juga menyebut massa yang melakukan penyerangan pada waktu dinihari itu, bukanlah massa spontan, melainkan massa yang sudah didesain.

“Dari rangkaian tadi massa aksi damai, bahwa peristiswa dini hari tadi adalah bukan massa spontan, bukan massa spontan, bukan peristiwa spontan tapi perisitwa by design, peristiwa settingan,” ungkapnya.
(rdp/fjp)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Polri soal Rusuh 22 Mei: Kalau Ada Keterlibatan Parpol, Kami Dalami Aktornya

Jakarta – Puluhan orang ditangkap aparat terkait peristiwa kerusuhan di depan Bawaslu, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat dan Jalan KS Tubun, Petamburan, Jakarta Barat. Mereka diduga melakukan provokasi dan tindakan anarkis.

“Yang ditangkap sudah 62 keseluruhannya pascaricuh,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (22/5/2019).

Dedi menuturkan saat ini polisi telah mendalami siapa aktor intelektual di balik kerusuhan itu karena ditemukan sebuah ambulans berlogo salah satu partai yang menjadi tempat penyimpanan batu dan amplop berisi uang dari massa yang diamankan.
“Kalau misal nanti ada keterlibatan partai politik, kita akan dalami siapa aktor intelektualnya,” ucap Dedi.

Sebelumnya Kadiv Humas Polri Irjen Mohammad Iqbal, dalam konferensi pers di kantor Kemenko Polhukam, menyebutkan pihaknya telah memetakan pihak-pihak yang menjadi provokator dalam aksi 22 Mei dini hari.

Dia menambahkan ada sebuah ambulans dengan logo parpol berisi batu untuk menyuplai ‘amunisi’ rusuh.

“Ada satu ambulans. Ada partainya. Penuh dengan batu dan alat-alat,” ujar Iqbal siang ini.

Namun Iqbal tidak menyampaikan parpol apa yang dimaksud.
(aud/gbr)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Di Inggris, Skutik Identik dengan Aksi Kriminal

Liputan6.com, London – Ancaman geng motor rupanya tak hanya melanda Indonesia saja. Di Inggris pun ada geng motor yang menggunakan skutik yang bernama Moded Gang.

Di sana mereka beraksi menggunakan skutik matik hasil curian untuk melakukan tindakan kriminal. Dilansir Zing, hingga akhirnya motor jenis skutik itu menjadi tanda kejahatan di Inggris.

Geng motor itu melakukan aksi seperti menganiayaorang dengan serangan mendadak, merampok toko, dan kemudian melarikan diri menggunakan skutik. Para pelaku disebut mudah untuk kabur menggunakan skutik, apalagi di tempat-tempat yang padat lalu lintas.

Selain menggunakan skutik, para anggota geng motor itu ditandai dengan baju serba hitam dan wajah yang tertutup. Soal ancaman geng motor yang memakai skutik matik ini, polisi London sudah turun tangan.

Mereka melakukan patroli menggunakan sepeda motor dan menebar paku di beberapa titik untuk menjebak si penjahat. Polisi London mengatakan telah menangkap 12 anggota geng skutik, dengan total hukuman hingga 67 tahun penjara. Sementara itu, pemimpin pertama geng itu, Terry Marsh (32) harus menerima hukuman 13 tahun karena kejahatan terorganisir.

Sumber: Otosia.com

Imbas Aksi 22 Mei, Pasar Tanah Abang Tutup Hari Ini

Menko Bidang Perekonomian, Darmin Nasution memberi sambutan saat membuka perdagangan saham perdana 2019 di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (2/1). IHSG menguat 10,4 poin atau 0,16 persen ke 6.204 pada pembukaan perdagangan saham 2019. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Pemandangan gedung bertingkat di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Kamis (14/3). Bank Indonesia (BI) memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2019 akan berada di kisaran 5-5,4 persen. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Kereta Rel Listrik (KRL) Jabodetabek melintas di area pembangunan Stasiun Sudirman Baru di Kawasan Dukuh Atas, Jakarta Pusat, Rabu (22/11). (Liputan6.com/Faizal Fanani)
Kendaraan lapis baja Tentara Nasional Indonesia (TNI) terparkir di pusat perbelanjaan di kawasan glodok, Jakarta, Selasa (21/5/2019). Penjagaan berkaitan dengan rencana massa yang akan menggelar aksi unjuk rasa pada 22 Mei 2019 usai pengumanan hasil Pemilu KPU. (Liputan6.com/Herman Zakharia)
Maket rumah yang dipamerkan dalam pameran Indonesia Property Expo (IPEX) 2017 di JCC, Senayan, Jakarta, Jumat (11/8). Pameran proyek perumahan ini menjadi ajang transaksi bagi pengembang properti di seluruh Indonesia. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Petugas menunjukkan emas batangan di gerai Butik Emas Antam di Jakarta, Jumat (5/10). Harga emas PT Aneka Tambang Tbk atau Antam naik Rp 1.000 menjadi Rp 666 ribu per gram pada perdagangan hari ini. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Ingin Membangun Bisnis tapi Masih Bingung Mulai dari Mana? Yuk, Coba Lima Tips Ini!
Layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di BEI, Jakarta, Rabu (16/5). Sejak pagi IHSG terjebak di zona merah. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Aktivitas bus Transjakarta di Halte Harmoni, Jakarta, Rabu (2/1). PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) menargetkan 231 juta pelanggan pada tahun 2019. (Liputan6.com/Immanuel Antonius)
Ilustrasi Gaji

Instagram Down Jadi Trending Topic di Twitter

Sekadar informasi, aplikasi Instagram sulit diakses dan diketahui down. Pantauan Tekno Liputan6.com, Selasa (22/5/2019), di situs Down Detector banyak laporan dari pengguna.

Mereka mengaku sulit mengakses Instagram. Beberapa di antaranya pengguna dari Indonesia, Amerika Serikat, Meksiko, Venezuela, dan sejumlah negara Eropa.

Sejumlah pengguna pun turut berkomentar di laman Down Detector.

“Instagram is currently down in Indonesia kecuali pake VPN dan jaringan UGM lol we’re something else,” tulis @ratunilam.

Sementara pengguna lainnya menuturkan, @loyisgood menuliskan, “Currently instagram app is down on my phone. Is it only me or anyone else has the same prob?

(Dam/Isk)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: 

Jejaring sosial Instagram mengalami down. Akibatnya #instagramdown menjadi trending topic di Twitter

Saran Dokter Jika Terkena Paparan Gas Air Mata

Jakarta – Bukan hanya massa pendemo di area sekitar Jakarta yang bisa terpapar gas air mata, tetapi juga penduduk yang tengah berada di sekitar area tersebut.

Gas air mata mengandung sejumlah senyawa kimia yang dapat menyebabkan air mata dan rasa sakit pada mata. Pada beberapa kasus, gas air mata juga menimbulkan efek kebutaan sementara.

Lalu, apa pertolongan pertama jika tidak sengaja terkena paparan gas air mata?

“Jadi memang penanganannya kalau dia terpapar, dicuci matanya. Kalau terpapar kan itu kita terkontaminasi jadi kalau ada masalah dengan bahan kimia biasa kita lakukan dekontaminasi,” kata dr Wisnu Pramudito D. Pusponegoro, Sp.B, dari Perhimpunan Dokter Emergency Indonesia kepada detikHealth, Rabu (22/5/2019)

dr Wisnu menambahkan dekontaminasi adalah melakukan pengenceran. Zat kimia dalam gas air mata akan aktif dalam komposisi atau konsentrasi tertentu. Mencuci mata akan membuat zat aktifnya jadi luruh sehingga zat aktifnya tidak berkumpul dan menimbulkan iritasi.

“Kalau memang pedih, jangan digaruk. Cuci saja pakai air mengalir yang bersih. Jangan pakai sabun, susu, segala macam. Kalau ke mata paling baik air mengalir saja,” pungkasnya

(kna/up)

Mobil Terbakar Akibat Kerusuhan di Markas Brimob, Bisa Klaim Asuransi?

Liputan6.com, Jakarta – Kerusuhan yang terjadi di sekitaran Asrama Brimob, Petamburan, Jakarta Pusat, mengakibatkan belasan mobil hangus terbakar. Bahkan, bangkai kendaraan roda empat ini masih berada di tempat kejadian, yang berada di dalam ataupun luar komplek Asrama Brimob.

Akibat kejadian tersebut, pastinya menimbulkan kerugian yang besar bagi pemilik. Setidaknya, harus ada biaya yang dikeluarkan untuk perbaikan. Lalu, apakah mobil atau motor yang terbakar karena kerusuhan ini bisa di-cover asuransi?

Dijelaskan VP Communication, Event, and Service Management Asuransi Astra, Iwan Pranoto, pada dasarnya risiko kendaraan yang terbakar bisa ditanggung pihak asuransi. Namun, jika penyebab terbakar itu karena perbuatan jahat, maka akan ditanggung pihak asuransi.

Hal tersebut bahkan tertuang dalam Polis Standar Asuransi Kendaraan Bermotor Indonesia (PSAKBI) pasal 1 ayat 1.2 mengenai perbuatan jahat. Dalam ketentuan polis, perbuatan jahat merupakan tindakan seseorang atau kelompok orang yang berjumlah kurang dari 12 (dua belas) orang yang dengan sengaja merusak harta benda orang lain karena dendam, dengki, amarah, atau vandalistis.

“Tapi kalau penyebabnya termasuk dalam huru-hara atau terorisme, maka itu di luar ketentuan polis dan tidak diganti asuransi. Jadi, dalam proses penggantian atau klaim itu pihak asuransi tidak serta merta memberikan tanggung jawab sebelum mengetahui penyebab,” jelas Iwan saat dihubungi Liputan6.com, Kamis (22/5/2019).

Lebih lanjut Iwan menjelaskan, mekanisme itu telah diatur dalam polis asuransi. Merujuk pada PSAKBI, Bab II Pengecualian, dalam pasal 3 ayat 3 disebutkan, pertanggungan ini tidak menjamin kerugian, kerusakan dan/atau biaya atas Kendaraan Bermotor dan atau tanggung jawab hukum terhadap pihak ketiga yang langsung maupun tidak langsung disebabkan oleh, akibat dari, ditimbulkan oleh kerusuhan, pemogokan, penghalangan bekerja, tawuran, huru-hara, pembangkitan rakyat, pengambil-alihan kekuasaan, revolusi, pemberontakan, kekuatan militer, invasi, perang saudara, perang dan permusuhan, makar, terorisme, sabotase, penjarahan.

Medco Tuntaskan Akuisisi Ophir

Sebelumnya, PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) menunggu lelang terbuka dari pemerintah, untuk ikut lelang sebagai pengelolaan Blok Corridor, setelah kontrak ConocoPhillips mengelola blok tersebut habis pada 2023‎.

Direktur Utama Medco Energi Internasional, Hilmi Panigoro mengatakan, ‎pihaknya sudah menyampaikan minat untuk mengelola Blok Corridor kepada pemerintah. Akan tetapi, untuk mengajukan proposal resmi masih menunggu tender terbuka.

“Kita ajukan proposal resmi hanya kalau tender dibuka. Kalau enggak dibuka ya kita enggak bisa. Kalau menyampaikan minat ya kita menyampaikan minat untuk berkompetisi,” kata Hilmi, di Jakarta, Selasa, 2 April 2019.

Hilmi menuturkan, Blok Corridor diperioritaskan untuk operator yang saat ini‎, kemudian PT Pertamina (Persero). Jika keduanya tidak ada yang memenangkan baru akan ditenderkan secara terbuka, dalam kesempatan tersebut Medco akan mengikutinya.

“Saya sudah bilang itu pasti prioritas ke operator existing, setelah itu Pertamina. Kalau misalnya mereka berikan penawaran yang  pemerintah nggak terima lalu pemerintah tenderkan ya mungkin kita ikut,” tutur dia.

Blok Corridor yang saat ini dikelola oleh Conoco Philips kontraknya akan berakhir 19 Desember 2023 nanti. Conoco Philips memiliki hak kelola 54 persen  dan menjadi operator. Sedangkan PT Pertamina memiliki hak kelola sebesar 10 persen dan Repsol Energy sebesar 36 persen.

Mengacu data Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), selama semester I 2018 produksi gas siap jual (lifting) Blok Corridor mencapai 841 juta kaki kubik per hari (mmscfd), dari target 810 mmscfd. Namun, hingga akhir tahun produksi diprediksi hanya mencapai 798 mmscfd.

Ngaku Ditembak, Pendemo Ini Tunjukkan Luka di Dada dan Selongsong Peluru

Jakarta – Seorang pendemo di depan Bawaslu terus berteriak ke arah polisi. Pria berjaket oranye itu tiba-tiba membuka baju dan menunjukkan luka di dada, mengaku habis kena tembak.

Pria yang mengaku kena tembak sedang berdemo di depan Bawaslu, Jl MH Thamrin, Rabu (22/5/2019). Dia yang berdiri di dekat kawat berduri, terus-menerus berteriak ke arah polisi sembari menunjukkan benda berwarna emas semacam selongsong peluru.

Ngaku Ditembak, Pendemo Ini Tunjukkan Luka di Dada dan Selongsong PeluruFoto: Pendemo di Bawaslu ngaku kena tembak (Lisye Sri Rahayu/detikcom)

“Ada peluru, ada peluru, saya ditembak tadi pagi di Tanah Abang,” kata pria itu kepada polisi sekitar pukul 12.40 WIB.
Si pria meminta awak media mengambil gambarnya. Dia lantas menunjukkan semacam luka di dadanya.

Ngaku Ditembak, Pendemo Ini Tunjukkan Luka di Dada dan Selongsong PeluruFoto: Pendemo di Bawaslu ngaku kena tembak (Lisye Sri Rahayu/detikcom)

Baju si pria itu tampak bolong dan terdapat bercak darah. Kulit di dada sebelah kanannya pun terlihat terkelupas.

“Pak polisi, pak polisi,” sebut si pria yang enggan menjawab namanya ketika ditanyai wartawan.
(gbr/tor)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>