Pembangunan Rusunawa Pasar Rumput Rampung Tahun Ini

Liputan6.com, Jakarta Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan pembangunan rumah susun sewa (rusunawa) Pasar Rumput, Jakarta Selatan, selesai pada 2019 ini.‎ Hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) ini merupakan rusunwa tingkat tinggi dengan 25 lantai sebanyak tiga menara (tower).

“Kami (Kementerian PUPR) targetkan pembangunan Rusunawa Pasar Rumput bisa selesai tahun 2019 ini,” ujar Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid di Jakarta, Minggu (17/2/2019).

Nilai kontrak pembangunan Rusunawa Pasar Rumput adalah Rp 961,367 miliar. Rusunawa yang dibangun sejak 2016 ini akan memiliki jumlah unit hunian sebanyak 1.984 unit dan 1.314 kios.

Dia menjelaskan, pembangunan Rusunawa Pasar Rumput yang berlokasi tidak jauh dari Terminal Manggarai merupakan bagian dari Program Satu Juta Rumah untuk masyarakat di Kawasan Ibukota.

Dengan demikian, MBR di Provinsi DKI Jakarta yang benar-benar membutuhkan hunian yang layak dapat menempati hunian vertikal tersebut.

Rusunawa, lanjut Khalawi, merupakan solusi yang tepat untuk mengatasi masalah perumahan di kota besar seperti di DKI Jakarta. Hal itu dikarenakan semakin mahal dan terbatasnya lahan untuk lokasi pembangunan rumah tapak.

2 dari 2 halaman

Konsep

Dia menambahkan, Rusunawa Pasar Rumput menggunakan konsep mixed use atau penggabungan antara hunian, komersial dan pasar.

Untuk bagian bawah Rusunawa nantinya akan dimanfaatkan sebagai pasar. Sedangkan di bagian atas dibangun unit hunian tempat tinggal beserta prasarana pendidikan untuk anak-anak.

Perencanaan pembangunan Rusunawa Pasar Rumput dikerjakan oleh PT Adhikakarsa Pratama dengan kontraktor pelaksana adalah PT Waskita Karya dan konsultan PT Ciria Jasa Cipta Mandiri.

“Saat ini progres pembangunan Rusunawa Pasar Rumput sudah mencapai 93 Persen. Setelah pembangunan Rusunawa Pasar Rumput selesai akan diserahterimakan kepada Pemprov DKI Jakarta untuk dikelola lebih lanjut,” tandas Khalawi.

MotoGP: Jorge Lorenzo Ingin Pensiun Bersama Honda

Liputan6.com, Bologna – Jorge Lorenzo sudah siap untuk menghabiskan karier balapnya di MotoGP bersama Repsol Honda. Klub berlambang sayap terkepak ini disebutnya sudah memberi harapan baginya untuk bangkit lagi.

Setelah tak diperpanjang Ducati Repsol pada akhir musim lalu, Lorenzo sempat berniat pensiun. Namun adanya tawaran dari Repsol Honda membuatnya kembali bergairah membalap di MotoGP.

Dia frustrasi karena Ducati lebih memilih Danilo Petrucci untuk Mission Winnow Ducati, tim pabrikan Ducati. Sedangkan Lorenzo masa depannya sempat abu-abu dan bahkan lakukan kontak dengan Petronas Yamaha Sepang Racing Team.

Berbicara dengan Sky Italia pekan ini, Lorenzo menegaskan dirinya telah menganggap kisahnya bersama Ducati sebagai masa lalu.

“Saya tak pernah menyerah, bahkan saat masa-masa sulit saya selalu tetap bekerja. Saya mendapatkan kesempatan ini bersama Honda, yang memberi saya akhir baik untuk musim 2018,”ujarnya seperti dikutip Motorsport.

“Saya tidak mengatakan bahwa saya ingin mengakhiri karier saya bersama Honda, namun ini bisa jadi tim terakhir saya. Hasilnya akan memutuskan, namun ini keinginan saya.Saya tidak lagi memikirkan Ducati, saya tahu bahwa saat saya menyukai motornya, dan kami menaruhnya di tempat yang tepat, kami dapat menggapai puncak.”

2 dari 3 halaman

Dream Team

Kombinasi Marquez-Lorenzo, pemenang gelar juara dunia MotoGP sejak 2012, dicap sebagai dream team milik Repsol Honda. Lorenzo mengatakan setuju dengan julukan tersebut kalau melihat statistik kedua.

Dia membenarkan dirinya dan Marquez pantas menerima julukan tersebut.”Secara angka, jelas bahwa kami adalah salah satu pasangan rekan satu tim terkuat dalam sejarah MotoGP,”katanya.

“Terkadang, Anda dapat memenangi banyak gelar karena persaingannya tidak terlalu tinggi. Namun secara kecepatan dan bakat alami, kami bahkan lebih kuat dari yang ditunjukkan angka. Itu kenyataanya.”

Akibat cedera fraktur tulang Skaphoid saat latihan, Lorenzo melewatkan tes pramusim pertama di Sepang. Saat ini, Lorenzo sedang menjalani serangkaian program pemulihan di Lugano bersama fisioterapis barunya, Angelo Scribano, menggantikan sang ayah, Claudio Scribano.

3 dari 3 halaman

Tampil di Qatar

Lorenzo 100% yakin akan peluangnya tampil pada tes kedua di Qatar. Ini dikarenakan progres pemulihan yang berjalan lebih baik dari perkiraan.Meski mengklaim dirinya bukan unggulan musim 2019, X-Fuera bertekad mempersembahkan kemenangan pertama bersama HRC secepat mungkin.

“Tak ada yang mustahil, mungkin akan terjadi pada (balapan pertama di) Qatar, sekalipun itu akan sulit,” tandasnya.

Pro Kontra Duit APBD DKI Dikucurkan Lewat Ormas

Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berencana mengucurkan APBD untuk dikelola mandiri oleh organisasi kemasyarakatan (ormas). Rencana Anies itu menuai pro-kontra.

Awalnya, Anies menjelaskan ada empat tipe pengelolaan dalam APBD. Dalam tipe ketiga dan keempat, dana bisa langsung diberikan kepada masyarakat.

“Jadi swakelola, tipe 3 dan 4, terutama tipe 4 bisa diberikan kepada masyarakat. Masyarakat yang laksanakan, pelaporan pun profesional. Jadi bukan badan usaha. Jadi itu alhamdulillah PP (peraturan pemerintah)-nya keluar. Ketika kita susun di DKI ini, bahwa ke depannya kolaborasi pakai istilah kita masyarakat sebagai co-creator,” ucap Anies kepada wartawan di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (1/2).


Menurut Anies, masyarakat memiliki kemampuan menata kampung. Pemberian dana langsung dilakukan agar masyarakat merasa memiliki kampungnya, mengawasi dan merawat hasil gotong royongnya. Namun, Anies menegaskan pemerintah tetap mengawasi penggunaan dana itu.

Kebijakan swakelola dana APBD tersebut, menurut Anies, diberikan kepada organisasi kemasyarakatan (ormas) seperti PKK, Karang Taruna, dan lembaga musyawarah kelurahan (LMK). Anies menampik dananya akan diberikan ke ormas-ormas yang namanya muncul dalam pembicaraan di media sosial, seperti Front Pembela Islam (FPI) atau FBR (Forum Betawi Rempug).

“Itu kan organisasi massa (yang jadi polemik). Kalau ini organisasi kemasyarakatan. Kemasyarakatan tuh apa? RT, RW, ada ketentuannya. Jadi LMK, Karang Taruna, PKK. Itu organisasi kemasyarakatan,” papar Anies di Matraman, Jakarta Timur, Jumat (15/2).

Dia menyatakan dasar hukum kebijakannya adalah Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 16 Tahun 2018 Tentang Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah. Dalam Perpres Nomer 16 Tahun 2018 yang menjadi pegangan Anies, ormas memang dinyatakan sebagai salah satu pihak yang bisa menjadi pelaksana swakelola dari pengadaan barang dan jasa pemerintah swakelola tipe III.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Taufan Bakri menyebut teknis pelaksanaan pengucuran dana tersebut bakal diatur lewat pergub. Pergub akan mengatur cara pengajuan dana swakelola tipe ketiga dan keempat. Pihak Pemprov DKI akan menganalisis proposal yang diajukan.

Pemprov, kata Taufan, akan memberi pendampingan administrasi mengenai pengajuan dana swakelola ormas. Dana swakelola yang diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 16 Tahun 2018, menurut Taufan, tak harus berbentuk fisik.

Kebijakan ini menimbulkan pro-kontra. Misalnya, Fraksi Gerindra DPRD DKI yang mendukung penuh rencana Anies tersebut. Gerindra menilai Anies mewujudkan Perpres 16/2018.

“Saya mendukung penuh. Yang dimaksud itu bukan ormas organisasi masyarakat, tetapi organisasi kemasyarakatan. Di Permendagri (Peraturan Menteri Dalam Negeri) disebut itu ada RT, RW, LMK,” jelas anggota Fraksi Gerindra DKI, Syarif, kepada detikcom, Sabtu (16/2).

Namun, Syarif meminta Pemprov DKI mendesain sistem pengawasan dana tersebut. Menurut dia, penggunaan dana harus dikawal dari mulai tahap lelang hingga pembayaran.

Dukungan juga datang dari F-Golkar DPRD DKI. Kebijakan itu dinilai bisa melibatkan masyarakat dalam pembangunan DKI Jakarta.

“Saya pikir, ini merupakan kebijakan dari pemerintah pusat diterjemahkan oleh Pak Anies, juga di dalam partisipasi masyarakat untuk ikut bisa membangun Jakarta,” kata Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta Judistira Hermawan, saat dihubungi, Jumat (15/2) malam.

Ada pula pihak yang kontra terhadap rencana Anies tersebut. Misalnya, F-Nasdem DPRD DKI yang menyebut rencana Anies itu prematur.

“Prematur lah saya kira lah. Masyarakat kan bukan pengguna anggaran dan saya kira apa yang dilakukan Bina Marga sampai hari ini sudah cukup baik,” kata Ketua Fraksi NasDem DPRD DKI Jakarta Bestari Barus, saat dihubungi, Kamis (14/2).

Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi yang berasal dari PDIP juga mempertanyakan rencana Anies itu. “Ormas, PKK dilibatkan sebatas mana?” tanya Prasetio di DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Jumat (15/2).

Sementara itu, Fraksi PKB DPRD DKI meminta rencan Anies tersebut dikaji ulang. PKB menyebut perangkat ormas di DKI belum siap.

“Misalnya, perlu mesti pengkajian yang matang, infrastruktur yang rapi dulu, jangan tiba-tiba gubernur mengajukan ini tapi perangkatnya belum siap,” kata Ketua Fraksi PKB DRPD DKI Hasbiallah Ilyas saat dihubungi, Jumat (15/2).

Selain itu, F-PKS DPRD DKI mengaku belum bia berkomentar atas rencana Anies. PKS akan bertemu dengan Anies untuk meminta klarifikasi mengenai rencana tersebut.

“Jadi saya harus mendengarkan lebih dahulu penjelasannya dari pak Gubernur kaya apa. Pengen mendengar dulu, apa sih yang dimaksudkan, kalau dari orang lain itu kan tafsirnya bisa macem-macem,” kata Ketua Fraksi PKS, Abdurrahman Suhaimi.
(haf/fdn)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Hujan Guyur Jakarta Sabtu Malam, 4 Kecamatan Banjir

Liputan6.com, Jakarta Hujan yang mengguyur Jakarta selama beberapa jam pada Sabtu malam, mengakibatkan beberapa titik ibu koba banjir. Dari catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI, Minggu pagi (17/2/2019) banjir terjadi di empat kecamatan di wilayah Jakarta Selatan.

Seperti dilansir dari Antara, hujan lokal menyebabkan 44 RT di delapan RW di enam kelurahan di empat kecamatan di Jakarta Selatan terdampak banjir.

Di Kecamatan Kebayoran Baru, banjir terjadi di RW 03 dan RW 02 di Kelurahan Petogogan dengan tinggi air maksimal 50 centimeter terjadi pada pukul 02.00 WIB.

Di Kecamatan Kebayoran Lama, banjir terjadi di RW 08 dan RW 10 di Kelurahan Cipulir dengan tinggi air maksimal 40 centimeter pada pukul 02.00 WIB.

Di Kecamatan Mampang, banjir di RW 03 Kelurahan Kuningan Barat dengan tinggi air maksimal 40 sentimeter pada pukul 02.00 WIB.

Banjir juga terjadi di Kecamatan Pancoran, yaitu RW 04 Kelurahan Rawajati dan RW 05 Kelurahan Duren Tiga dengan ketinggian maksimal air 70 centimeter, dan RW 09 Kelurahan Kalibata dengan ketinggian air maksumal 40 centimeter.

2 dari 2 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Gim Ini Bantu Ole Gunnar Solskjaer Bersinar di MU

Liputan6.com, Manchester – Football Manager ternyata menjadi salah satu alasan di balik kesuksesan Ole Gunnar Solskjaer sebagai manajer interim Manchester United (MU).

Ditunjuk sebagai manajer interim menggantikan Jose Mourinho pada pertengahan Desember lalu, Solskjaer membawa MU meraih 10 kemenangan dan tidak terkalahkan pada 11 pertandingan.

Meski baru saja dikalahkan Paris-Saint Germain di Liga Champions, polesannya mengembalikan kinerja MU tetap dihargai. Pasalnya, sosok asal Norwegia ini berhasil memaksimalkan potensi skuat.

Solskjaer pun menyatakan Football Manager sudah membantunya ketika beralih profesi. “Permainan fantastis. Saya banyak belajar tentang sepak bola dari sana, terutama bakat muda,” kata Solskjaer, dilansir Manchester Evening News.

“Football Manajer sangat mirip dunia nyata. Sebab, banyak talenta yang tumbuh menjadi pemain bagus. Pengembang permainan itu sudah melakukan penelitian luar biasa,” lanjutnya.

2 dari 3 halaman

Sudah Bermain Lama

Solskjaer mengaku sudah bermain Football Manajer sejak masih memperkuat MU. “Saya bermain untuk bersantai,” katanya.

“Saya menerapkannya seperti ketika bermain dulu. Sebagai manajer, saya memberi pemain muda kesempatan dan menyaksikan mereka berkembang,” sambung sosok berusia 45 tahun tersebut.

3 dari 3 halaman

Bina Talenta Muda

Dengan pendekatan tersebut, Solskjaer mengaku enggan membeli pemain. Dia membuktikannya ketika tidak beraktivitas pada bursa transfer Januari 2019.

Mantan manajer Cardiff City itu mengoptimalkan lulusan akademi MU seperti Marcus Rashford, Jesse Lingard, dan Paul Pogba.

Fadli Zon Minta Maaf ke Mbah Moen karena Dampak Puisi ‘Doa yang Ditukar’

Jakarta – Wakil Ketua DPR sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon kembali menegaskan dirinya tidak menyasar KH Maimun Zubair (Mbah Moen) dengan puisi ‘Doa yang Ditukar’. Fadli meminta maaf kepada Mbah Moen karena puisinya menurutnya telah disalahartikan dan menimbulkan ketidaknyamanan.

“Puisi saya, ‘Doa yang Ditukar’, hingga hari ini terus digoreng oleh pihak-pihak tak bertanggung jawab untuk menyebarkan fitnah dan memanipulasi informasi. Saya difitnah sebagai telah menyerang KH Maimoen Zubair melalui puisi tersebut. Tuduhan tersebut sangat tidak masuk akal, mengingat saya sangat menghormati KH Maimoen Zubair dan keluarganya,” kata Fadli Zon kepada wartawan, Minggu (17/2/2019).

Fadli tak ingin timbul fitnah akibat berlarut-larutnya polemik puisi ‘Doa yang Ditukar‘ yang terus dipermasalahkan sejumlah pihak. Intinya, Fadli meminta maaf kepada Mbah Moen dan dia menegaskan puisi itu bukan ditujukan kepada sang ulama kharismatik itu.

“Dalam waktu dekat Insyaallah saya mungkin akan bersilaturahim ke KH Maimoen Zubair. Meskipun puisi saya-sekali lagi-tidak pernah ditujukan untuk beliau, sebagai salah satu aktor politik saya ingin meminta maaf karena kontestasi politik yang terjadi saat ini mungkin telah membuat beliau dan keluarga menjadi tidak nyaman akibat gorengan orang-orang yang tak bertanggung jawab,” kata Fadli dalam salah satu poin klarifikasinya.

Berikut klarifikasi lengkap Fadli Zon soal puisi ‘Doa yang Ditukar’:

Puisi saya, “Doa yang Ditukar”, hingga hari ini terus digoreng oleh pihak-pihak tak bertanggung jawab untuk menyebarkan fitnah dan memanipulasi informasi. Saya difitnah sebagai telah menyerang K.H. Maimoen Zubair melalui puisi tersebut. Tuduhan tersebut sangat tidak masuk akal, mengingat saya sangat menghormati K.H. Maimoen Zubair dan keluarganya.

Untuk menghindari agar fitnah tersebut tak dianggap sebagai kenyataan, saya merasa perlu untuk menyampaikan klarifikasi tertulis sebagai berikut:

1. Saya sangat menghormati KH Maimoen Zubair, baik sebagai ulama, maupun sebagai pribadi yang santun dan ramah. Beberapa kali saya bertemu dengan beliau. Beberapa di antaranya kebetulan bahkan bertemu di tanah suci Mekah, di pesantren Syekh Ahmad bin Muhammad Alawy Al Maliki, di Rusaifah.

2. Di tengah pembelahan dikotomis akibat situasi perpolitikan di Tanah Air, saya selalu berpandangan agar penilaian kita terhadap para ulama sebaiknya tidak dipengaruhi oleh penilaian atas preferensi politik mereka. Hormati para ulama sama seperti halnya kita menghormati para guru atau orang tua kita.

3. Justru karena saya sangat menghormati KH Maimoen Zubair, saya tidak rela melihat beliau diperlakukan tidak pantas hanya demi memuluskan ambisi politik seseorang ataupun sejumlah orang. Inilah yang telah mendorong saya menulis puisi tersebut. Saya tidak rela ada ulama kita dibegal dan dipermalukan semacam itu.

4. Secara bahasa, puisi yang saya tulis tidaklah rumit. Bahasanya sengaja dibuat sederhana agar dipahami luas. Hanya ada tiga kata ganti dalam puisi tersebut, yaitu ‘kau’, ‘kami’ dan ‘-Mu’. Tak perlu punya keterampilan bahasa yang tinggi untuk mengetahui siapa ‘kau’, ‘kami’ dan ‘-Mu’ di situ. Apalagi, dalam bait ketiga, saya memberikan atribut yang jelas mengenai siapa ‘kau’ yang dimaksud oleh puisi tersebut.

5. Pemelintiran seolah kata ganti ‘kau’ dalam puisi tersebut ditujukan kepada KH Maimoen Zubair jelas mengada-ada dan merupakan bentuk fitnah. Tuduhan tersebut bukan hanya telah membuat saya tidak nyaman, tapi juga mungkin telah membuat tidak nyaman keluarga KH Maimoen Zubair. Kami dipaksa seolah saling berhadapan, padahal di antara kami tidak ada masalah dan ganjalan apa-apa.

6. Keluarga KH Maimoen Zubair, melalui puteranya, KH Muhammad Najih Maimoen, telah memberikan penjelasan bahwa beliau menerima klarifikasi saya bahwa kata ganti ‘kau’ memang tidak ditujukan kepada KH Maimoen Zubair. Tanpa klarifikasi dari sayapun, beliau sendiri berpandangan jika kata ganti ‘kau’ memang ditujukan kepada orang lain, bukan Mbah Moen. Beliau juga menjelaskan jika aksi massa yang telah menggoreng isu ini bukan berasal dari kalangan santrinya, melainkan digoreng oleh pihak luar.

7. Sekali lagi saya sampaikan bahwa puisi itu sama sekali tidak pernah ditujukan kepada KH Maimoen Zubair. Penjelasan ini sejak dini juga telah saya sampaikan kepada Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin saat ia tabayun melalui akun media sosialnya. Sudah saya jawab dengan tegas dalam tabayun bahwa kata ganti ‘kau’ pada puisi itu adalah ‘penguasa’, bukan KH Maimoen Zubair.

8. Guru-guru saya banyak berasal dari ulama dan kiai NU, termasuk almarhum KH Yusuf Hasyim, putra Hadratussyekh KH Hasyim Asy’ari. Saya juga bersahabat karib dengan KH Irfan Yusuf dan keluarganya, yang merupakan cucu Hadratus Syekh KH Hasyim Asy’ari. Begitu juga halnya dengan putera pendiri NU yang lain. KH Hasib Wahab Abdullah, yang merupakan putera KH Wahab Hasbullah, adalah sahabat saya sejak puluhan tahun silam. Saya bahkan pernah jadi Dewan Penasihat Pencak Silat NU Pagar Nusa. Itu sebabnya saya juga sangat menghormati NU.

9. Itu sebabnya saya tidak pernah mendudukkan para ulama dan kiai berdasarkan preferensi politiknya. Politik mudah sekali berubah, sementara penghormatan kita kepada orang-orang alim seharusnya selalu ajeg.

10. Dalam waktu dekat Insyaallah saya mungkin akan bersilaturahim ke KH Maimoen Zubair. Meskipun puisi saya-sekali lagi-tidak pernah ditujukan untuk beliau, sebagai salah satu aktor politik saya ingin meminta maaf karena kontestasi politik yang terjadi saat ini mungkin telah membuat beliau dan keluarga menjadi tidak nyaman akibat gorengan orang-orang yang tak bertanggung jawab.


(gbr/tor) <!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Pintu Air Karet dan Manggarai Siaga 3 Minggu Dini Hari

Liputan6.com, Jakarta – Hujan yang mengguyur Jakarta dan sekitarnya Sabtu malam 16 Februari selama beberapa jam membuat ketinggian muka air di Pintu Air Karet dan Manggarai naik sehingga statusnya menjadi Siaga 3.

Seperti dilansir Antara dari akun  Twitter Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, pada pukul 00.00 WIB Minggu dini hari ketinggian muka air di Pintu Air Karet 400 centimeter (Siaga 4) dengan cuaca gerimis.

Pada pukul 01.00 WIB, ketinggian muka air meningkat menjadi 480 centimeter (Siaga 3) dengan kondisi cuaca hujan

Sedangkan di Pintu Air Manggarai, pukul 00.00 WIB ketinggian muka air 750 centimeter (Siaga 4) dengan cuaca gerimis dan pada pukul 01.00 WIB meningkat menjadi 800 sentimeter (Siaga 3) dengan kondisi cuaca mendung.

Sedangkan wilayah yang diperkirakan terdampak peningkatan tinggi muka air di Pintu Air Karet dan Manggarai antara lain Gondangdia, Grogol, Jati Pulo, Kalianyar, Karet Tengsin, Kota Bambu Selatan, Kota Bambu Utara, Menteng, Petamburan dan Tomang.

BPBD DKI Jakarta telah melakukan upaya penyebaran informasi kepada camat dan lurah beserta warga yang tinggal di bantaran kali melalui media sosial, seperti Twitter, Facebook, Blackberry Messenger, WhatsApp dan situs web. 

2 dari 2 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Debat Capres Kedua, TKN Pamer Capaian 4 Tahun Pemerintahan Jokowi

Jakarta – Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin optimistis capres mereka unggul di debat Pilpres 2019 kedua. Mereka memamerkan capaian kerja pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla selama 4 tahun terakhir.

“Kinerja pemerintahan Jokowi-JK 4 tahun terakhir ini patut diacungkan jempol, berbagai capaian dirasakan langsung oleh masyarakat mulai dari pencapaian di bidang energi listrik misalnya, sudah mencapai 97,13% dan diharapkan mencapai 100% di pemerintahan saat ini,” ujar Wakil Direktur Kampanye TKN, Daniel Johan kepada wartawan, Minggu (17/2/2019).

Daniel mengatakan pemerintah juga telah mengambil alih sumber-sumber minyak sehingga pengelolaannya dilakukan sendiri oleh BUMN Pertamina seperti Blok Mahakam. Dia melanjutkan, divestasi Freeport hingga 51% tidak pernah terjadi sebelumnya.

Di bidang infrastruktur, lanjut Daniel, kinerja para menteri Jokowi siang malam terus dilakukan demi masyarakat. Dia berbicara data-data pembangunan jalan.

“Pembangunan jalan sepanjang 3.432 kilometer, jalan tol sepanjang 947 kilometer, jembatan sepanjang 39,8 kilometer, pembangunan jalan jalur kereta api di Jawa dan luar Jawa, LRT dan MRT sebagai bagian untuk peningkatan mutu pelayanan transportasi masyarakat agar mobilitas semakin mudah,” tutur Daniel.

Selain itu, Daniel membanggakan pembangunan infrastruktur pertanian di era Jokowi. Dia membeberkan produksi-produksi sejumlah komoditi.

“Begitu pula dengan infrastruktur pertanian mulai dari pembangunan sarana dan prasarana untuk meningkatkan produksi, baik padi, jagung, kedelai dan komoditi lainnya salah satunya adalah pemerintah melalui 3 kementerian telah membangun 5.121 embung. Pemerintah juga membangun 860.015 hektare jaringan irigasi, dan jutaan ha irigasi lama yang telah direhabilitasi,” tutur Wasekjen PKB itu.

Wakil Ketua Komisi IV DPR itu juga memerinci pembangunan sejumlah bandara di era Jokowi. Menurutnya, Jokowi menciptakan kemudahan dan memperkuat konektivitas antarwilayah dengan pembangunan sejumlah bandara baru.

“Pembangunan bandara baru hingga 2018 sudah 10 bandara baru, hal ini untuk memperkuat konektivitas antar-wilayah (negara kepulauan). Sudah 19 pelabuhan yang dibangun, hasilnya terjadi peningkatan kapasitas pengangkutan barang dari sebelumnya (2014) hanya 16,7 juta TEUs/th pada tahun 2017 19,7 juta TEUs/th,” ucap Daniel Johan.

Daniel Johan lantas menyoroti sektor pangan. Pemerintah, katanya, telah bekerja keras dalam menekan inflasi di bidang pangan yang mana contohnya ialah harga-harga yang terjangkau terutama saat hari raya. Meski demikian, Daniel menyebut pemerintah masih punya target-target selanjutnya untuk dicapai.

“Target berikutnya yang penting adalah dilakukannya pembangunan infrastruktur jalan di desa-desa basis produksi dan peningkatan pendapatan petani melalui hilirisasi, penguatan SDM dan teknologi dalam pengelolaan sumber daya alam oleh kekuatan industri dalam negeri, termasuk sawit sebagai kekuatan energi masa kini dan masa depan bagi Indonesia dan dunia di mana Indonesia adalah kekuatan nomor 1 dunia,” ucap dia.

“Kita juga harus meningkatkan daya saing produk dalam negeri sehingga bernilai tinggi, ekspor produk yang dihasilkan bukan bahan baku namun barang jadi atau paling tidak barang setengah jadi,” katanya.


(gbr/ibh) <!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Sandiaga Harap Tak Ada Singkatan Istilah di Debat Capres Kedua

Liputan6.com, Jakarta Cawapres Sandiaga Uno Ingin tidak ada penggunaan singkatan yang awam dikenal publik saat debat capres kedua, Minggu malam nanti. Dia ingin perdebatan gagasan dan pesan kedua capres bisa dipahami masyarakat.

“Singkatan itu timbul di 2014 dan di waktu 2017 (debat pilgub) juga. Saya sampaikan bahwa singkatan singkatan tersebut nanti diklarifikasi saja, jangan kita tanyakan sebagai bentuk hafalan,” kata Sandiaga, Jakarta, Sabtu 16 Februari 2019 malam.

“Karena kita inginnya bahwa singkatan singkatan tersebut juga dimengerti oleh masyarakat, karena mayoritas masyarakat Indonesia gak mengerti singkatan-singkatan itu,” sambungnya.

Sandi menyatakan, Prabowo akan menyampaikan gagasannya secara gamblang tanpa singkatan yang awam didengar publik. Dalam debat Prabowo akan fokus pada gagasan ekonomi yang berkaitan dengan tema debat.

“Jadi ini bukan mengenai hafal hafalan tapi lebih bagaimana gagasan besar Pak Prabowo yang berbeda dengan Jokowi berkaitan dengan pembangunan infrastruktur, bagaimana membangun swasembada pangan energi, lapangan kerja, harga bahan pokok terjangkau,” tuturnya.

Dia menambahkan, Prabowo akan rileks. Sebelum debat, Mantan Danjen Kopassus itu akan menggelar simulasi debat di kediamannya, Kertanegara bersama tim Badan Pemenangan Nasional. Dalam simulasi, Sandi akan berperan sebagai Jokowi.

“Kemarin kalau kita lagi simulasi dia banyak ketawa-ketawa, terus saya bilang bapak udah ngerti semuanya. Saya hanya ingin menambahkan data data terakhir dan tentunya saya berperan sebagai Pak Jokowi begitu yang memberikan pertanyaan kepada beliau dan nampaknya beliau siap,” paparnya.

“Besok simulasi terakhir di Kertanegara, kita Insyaallah sudah siap dan lancar,” pungkas Sandiaga.

2 dari 2 halaman

Kasus TPID

Pada debat Pilpres 2014 silam, capres Jokowi melontarkan pertanyaan kepada rivalnya Prabowo Subianto soal peranan TPID. Prabowo yang bukan berlatar birokrat lantas kelabakan. 

“Singkatan TPID itu apa?” tanya Prabowo. “TPID adalah Tim Pemantauan dan Pengendalian Inflasi Daerah,” jelas Jokowi. 

Mendapat penjelasan seperti itu, Prabowo jujur mengakui tidak menguasai banyak singkatan ekonomi. Sejurus kemudian, dia merespon bahwa fungsi TPID harus dijalankan oleh kepala daerah. “Manajemennya kepala daerah masing-masing,” katanya.


Saksikan video pilihan di bawah ini:

Jokowi vs Prabowo, Siapa yang Lebih Kuasai Materi di Debat Capres Kedua?

Liputan6.com, Jakarta – Debat kandidat Calon Presiden (Capres) akan kembali digelar pada Minggu 17 Februari 2019. Dalam debat kedua tersebut akan mengangkat tema Energi, Pangan, Sumber Daya Alam (SDA), Lingkungan Hidup dan Infrastruktur.

Lantas kandidat mana yang akan lebih menguasai materi dalam debat ke-2 ini?

Wakil Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Widjaja Kamdani menyatakan dalam debat ke-2 ini, Capres nomor urut 01 yaitu Joko Widodo (Jokowi) diperkirakan akan lebih unggul. Pasalnya, telah memiliki pengalaman dan telah menjalankan program-program di kelima sektor yang akan diperdebatkan. Terlebih lagi terkait dengan infrastruktur.

“Kalau Pak Jokowi karena petahana dan sudah ada track record lebih mudah diketahui,” ujar dia saat berbincang dengan Liputan6.com di Jakarta, seperti ditulis Minggu (17/2/2019).

Sementara untuk Capres nomor urut 02, Prabowo Subianto, dinilai masih minim akan pengalaman dalam mengurusi masalah, energi, pangan, SDA, lingkungan hidup dan infrastruktur.

“Tapi kalau Pak Prabowo kan belum ada track record di pemerintahan jadi agak sulit bisa di tebak,” kata dia.

Selain itu, lanjut Shinta, pengalaman Prabowo di dunia militer dan sebagai pengusaha juga dinilai tidak terkait dengan kelima sektor tersebut. namun demikian, para pengusaha tetap menunggu program apa yang akan ditawarkan oleh kedua kandidat ini.

“Kalau beliau (Prabowo) pengalamannya militer dan sebagai pengusaha tidak bisa dijadikan indikasi kemampuan dalam topik-topik tersebut,” tandas dia.

2 dari 3 halaman

2.000 Personel Gabungan TNI-Polri Siap Amankan Debat Pilpres Kedua

Sebelumnya, Sebanyak 2.000 personel akan diterjunkan dalam pengamanan debat capres di Hotel Sultan, Jakarta Selatan, 17 Februari 2019 mendatang. Dalam debat ini, capres Jokowi dan Prabowo akan beradu gagasan tentang tema Energi, pangan, infrastruktur, sumber daya alam, dan lingkungan hidup.



“Untuk pengamanan debat capres putaran 2 yang ada di Hotel Sultan dari kepolisian menyiapkan 2.000 personel gabungan Polri TNI,” kata Argo di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, pada Kamis 14 Februari 2019.

Ia pun menjelaskan, nantinya para personel keamanan akan disebar ke beberapa titik yang dianggap rawan. Terlebih, pada titik atau jalur yang dilalui peserta debat.

“Jadi pengamanan yang difokuskan di ring satu dari debat itu sendiri. Nanti ada paspampres di ring 1, ring 2 nanti TNI-Polri, dan ring 3 ada Polri yang untuk mengatur jalannya keluar masuk kendaraan menuju Hotel Sultan,” jelasnya.

Lalu, terkait apakah akan adanya pengalihan arus jalan saat debat capres tersebut, Ia tak menjelaskan secara rinci. Namun dia menyebut pengalihan arus lalu lintas akan dilakukan tergantung situasinya nanti.

“Apakah nanti ada pengalihan arus atau buka tutup atau nanti melewati busway itu nanti diskresi yang dilakukan Dirlantas Polda Metro. Jadi Masalah rekayasa lalin kita tunggu hari H nya,” sambungnya.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: