Ribut Saat Ulang Tahun NU di Tebing Tinggi, 11 Orang Ditetapkan Jadi Tersangka

Liputan6.com, Medan – Keributan terjadi saat berlangsungnya Tablig Akbar dalam rangka Ulang Tahun ke-93 Nahdatul Ulama (NU) di Lapangan Sri Mersing, Kota Tebing Tinggi, Sumatera Utara, Rabu, 27 Februari 2019. Terkait keributan ini, pihak Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) mengamankan 11 orang.

Informasi diperoleh Liputan6.com, keributan tersebut belakangan diketahui dilakukan oleh salah satu organisasi masyarakat (ormas). Acara tersebut dihadiri oleh Kapolda Sumut, Irjen Pol Agus Andrianto, Wali Kota Tebing Tinggi, Umar Zunaidi Hasibuan, tokoh masyarakat, serta pemuka agama.

“Sebanyak 11 orang yang diamankan berinisial MHB, S alias G, FS, AS, AR, SS, OQ, MA, AD, E alias I, dan RP. Saat ini mereka sudah ditetapkan sebagai tersangka,” kata Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja, Kamis (28/2/2019).

Tatan menjelaskan, saat keributan itu terjadi, di Lapangan Sri Mersing sedang berlangsung‎ Tablig Akbar dan Tausiah Kebangsaan serta Pelantikan IPNU dan IPPNU Kota Tebing Tinggi dalam rangka hari lahir ke-93 Nahdlatul Ulama. Keributan terjadi saat acara akan berakhir.

“Jadi, Ustaz Guz Muwafiq sudah mengucapkan terima kasih. Lalu masuk mereka, berteriak-teriak untuk membubarkan acara. Petugas menghalau mereka, namun mereka tetap memaksa dan semakin berteriak-teriak. Bahkan mereka mengajak ibu-ibu yang sedang mengikuti pengajian untuk unjuk rasa,” jelas Tatan.

Petugas yang melihat aksi mereka semakin tidak kondusif, dengan sigap menghalau. Sempat terjadi kegaduhan dan aksi dorong-dorongan, sehingga petugas melakukan tindakan untuk mengamankan anggota ormas yang membuat keributan tersebut di acara Nahdlatul Ulama itu.

Terkait tindakan yang dilakukan para anggota ormas itu, mereka akan dijerat dengan Pasal 160 Subsider Pasal 175 jo Pasal 55,56 KUHP. Pasal mengenai penghasutan dan atau melakukan perbuatan merintangi pertemuan keagamaan yang bersifat umum dan diizinkan. “Kasus ini juga ditangani Polres Tebing Tinggi. Sedangkan Polda Sumut Hanya mem-back up,” ujarnya.


Simak video pilihan berikut ini:

Pasangan yang Sering Gunakan 1 Kata Ini Terbukti Lebih Bahagia

Liputan6.com, Jakarta Perlu banyak usaha untuk mewujudkan hubungan cinta yang langgeng. Salah satunya melalui cara komunikasi pasangan.

Kata-kata memiliki dampak besar bagi hubungan. Pilihan kata yang tepat akan mampu membuat sebuah hubungan bertahan lama.

Sains membuktikan, pemilihan kata yang digunakan seseorang mencerminkan proses berpikir serta bagaimana dia memperlakukan pasangannya. Kata-kata juga bisa jadi ukuran seberapa puas seseorang dengan hubungan yang dimiliki.

Melansir laman Times of India, Kamis (28/2/2019) pasangan yang menggunakan kata ganti “kita” akan lebih bahagia dengan hubungan mereka dibandingkan pasangan yang lebih sering menggunakan kata ganti orang tunggal yakni “aku” atau “saya”. Temuan tersebut berdasarkan riset yang dilakukan oleh University of California.

Para peneliti di University of California, Amerika Serikat, melakukan meta-analisis terhadap 30 studi dengan topik tersebut serta melibatkan lebih dari 5.000 partisipan. Para penulis studi secara cermat mempelajari kebiasaan, tingkat kebahagiaan para pasangan dalam hubungan, serta kesehatan fisik dan mental mereka. 



Saksikan juga video berikut ini: 

2 dari 2 halaman

Hubungan yang lebih erat

Hasil studi menunjukkan, individu yang mendengar pasangannya menggunakan kata ganti “kita” dikaitkan dengan perasaan bahagia serta hubungan yang fungsional.

Ini karena kata “kita” menunjukkan suatu keterikatan dalam hubungan serta tanda pasangan saling mendukung satu sama lain. Kata “kita” juga merupakan bukti bisu bahwa pasangan selalu mengingat Anda ketika berbicara tentang hubungan serta benar-benar berbagi hidup dengan Anda.

PSSI Revisi Keputusan Komdis di 2018

Liputan6.com, Jakarta Komite Eksekutif (Exco) PSSI merevisi sejumlah keputusan Komisi Disiplin (Komdis) yang diputuskan pada 2018 lalu. Langkah ini dilakukan sesuai dengan amanah kongres PSSI 20Januri 2019 di Bali yang lalu, tentang kewenangan yang diberikan kepada Exco untuk melalakukan review  terhadap keputusan Badan Yudisial itu.

Ada tiga buah keputusan Komdis yang direvisi dan sudah diputuskan lewat Surat Keputusan (SK).Satu SK fokus terhadap pelanggaran disiplin yang ditimbulkan oleh perilaku suporter yang mengakibatkan klub dijatuhi denda.

PSSI memutuskan untuk mengembalikan sebagian nilai denda kepada klub sebagai dukungan finansial dalam program edukasi suporter yang harus dilakukan di klub. Keputusan sekaligus program ini akan melibatkan semua klub peserta Kompetisi Liga-1 2018.

Selain itu Exco PSSI juga merevisi keputusan Komdis yang menjatuhkan sanksi kepada dua orang suporter Arema, Yully Sumpil dan Fanny. Kedua Aremania itu sebelumnya dilarang memasuki stadion.

Langkah yang sama juga dilakukan terhadap suporter Persib Bandung yang dilarang ke stadion menggunakan atribut. Menurut Exco PSSI, kedua hukuman ini tidak bisa terlaksana mengingat implentasi keputusan komdis, yang tidak dapat dijalankan karena kondisi terkini infrastruktur kompetisi.


2 dari 3 halaman

Alasan PSSI

Jenis keputusan komdis yang dinilai tidak bisa dijalankan adalah, larangan kepada (individu) untuk memasuki stadion dan larangan bagi penonton masuk/menonton pertandingan di dalam stadion tanpa menggunakan atribut, termasuk nyanyian, koreo dan semua hal yang terafiliasi dengan klub.

Dua hal ini, PSSI menilai, dalam implementasiya tidak hanya mengalami kendala tetapi justru berpotensi menimbulkan masalah baru, pelanggaran disiplin.

“Keputusan ini, diambil setelah dilakukan telaah panjang dan hati hati. Dengan tujuan yang terukur, yaitu perbaikan kualitas penyelenggaraan pertandingan, dibarengi upaya edukasi supporter oleh Klub,” ujar Sekjen PSSI, Ratu Tisha seperti keterangan resmi yang diterima media.

PSSI akan terus melanjutkan kajian, evalusi terhadap semua keputusan komdis lainnya. Termasuk yang berhubungan dengan Kompetisi Liga-2.

3 dari 3 halaman

Video

Kampanye Door to Door Bawa Senjata, Kubu Siapa?

Bireuen – Empat orang pria di Kabupaten Bireun, Aceh, diamankan polisi lantaran diduga melakukan intimidasi kepada sejumlah tim sukses partai politik agar tak mengampanyekan calon yang diusung partainya. Intimidasi dilakukan dengan senjata tajam. Dari kubu mana empat orang ini?

Adalah E alias Koboy (56), HB (45), AZ (27), warga Kecamatan Peusangan, Bireun, dan ZE (44) warga Kecamatan Gandapura, Bireun yang diamankan polisi lantaran aksi intimidasinya. Polisi menangkap 4 pria ini karena mendapat laporan dari masyarakat.

“Kita melakukan penangkapan terhadap 4 pria tersebut setelah adanya laporan dari masyarakat bahwa ada beberapa orang yang melakukan intimidasi,” kata Kapolres Bireun AKBP Gugun Hardi Gunawan kepada detikcom, Kamis (28/2/2019).


Intimidasi dilakukan Koboy Cs dengan mendatangi rumah-rumah tim sukses parpol di Bireun. Mereka memaksa agar sejumlah tim sukses tersebut tak mengkampanyekan pasangan calon jagoannya.

Para tim sukses tersebut ketakutan karena kelompok pria ini datang ke rumahnya malam hari secara beramai-ramai dengan tujuan untuk mengintimidasinya. Mereka akhirnya ditangkap pada Rabu (27/2) lalu di Kawasan Desa Bale Setuy, Peusangan.

Menurut Kasat Reskrim Polres Bireun, Iptu Eko Rendi Oktama, petugas menemukan barang bukti sebilah parang yang diduga digunakan untuk mengintimidasi warga selama ini. Barang bukti tersebut ada di sebuah mobil yang digeledah polisi.

“Kelompok ini kita duga merupakan tim sukses dari salah satu partai yang ada di kontestasi pemilu legislatif dan presiden 2019. Mereka datang ke rumah-rumah tim sukses partai lainnya dan mengintimidasi mereka agar tidak lagi mengampanyekan dan menyukseskan calon yang diusung oleh partainya,” sebut Eko Rendi, terpisah.

Belum diketahui dari kelompok pasangan calon mana empat orang pria yang melakukan intimidasi ini. Polisi juga belum mengungkap asal parpol empat pria tersebut.

Seperti diketahui, pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin diusung oleh 7 partai peserta pemilu lama– PDIP, Golkar, PKB, PPP Hanura, NasDem, PKPI– dan 2 partai baru yakni Perindo dan PSI. Partai Bulan Bintang pun belakangan menyatakan dukungannya untuk pasangan nomor urut 01 itu.

Sementara itu pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno didukung oleh 4 partai lama: Gerindra, PAN, Demokrat dan PKS, serta satu partai baru yakni Berkarya.

Aceh sendiri merupakan wilayah yang memiliki kekhususan di Pemilu. Di Aceh terdapat 4 partai lokal yaitu Partai Aceh, Partai Sira, Partai Daerah Aceh, dan Partai Nangroe Aceh. Tiga partai selain Partai Nangroe Aceh belum memberikan kepastian dukungan di Pilpres.

Ketum Partai Nangroe Aceh yang juga Gubernur nonaktif Aceh, Irwandi Yusuf menyatakan partainya mendukung Jokowi-Ma’ruf. “Kami sudah buat pengumuman bahwa PNA mendukung Jokowi-Ma’ruf,” kata Irwandi di Pengadilan Tipikor, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Senin (28/1).

Menilik ke belakang, Prabowo diketahui memenangkan Pilpres 2014 di Serambi Mekkah. Prabowo yang kala itu berpasangan dengan Hatta Rajasa berhasil mendulang suara 54 persen di Aceh mengalahkan Jokowi-Jusuf Kalla yang memperoleh 46 persen suara.

Lantas dari kubu mana 4 orang pria yang diduga melakukan intimidasi ini?

Ikuti perkembangan Pemilu 2019 hanya di sini.
(elz/tor)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Ini Bentuk Pelecehan Marko Simic pada Penerbangan ke Sydney

Jakarta – Striker Persija Jakarta Marko Simic terjerat masalah hukum setelah diduga melakukan pelecehan pada penerbangan dari Denpasar menuju Sydney, Australia, 10 Februari lalu. Gusti Randa, kuasa hukum yang ditunjuk Persija untuk menangani kasus itu, membeberkan tindakan pelecehan yang dilakukan penyerang asal Kroasia tersebut. 

Gusti Randa menyebut Simic mengawalinya dengan memegang tangan korban dan berlanjut dengan memegang paha.

Dari temuan yang ditelusuri Gusti Randa lewat Garuda Indonesia, maskapai penerbangan yang digunakan Persija saat terbang ke Sydney, diketahui pramugara penerbangan mendapatkan pengaduan dari korban perempuan berinisial RW, terkait pelecehan yang dilakukan yang diduga dilakukan Marko Simic.

“Simic dan perempuan ini sudah saling mengenal, artinya sudah kenalan di atas pesawat, jadi bukannya tidak kenal ketika itu terjadi. Ada sedikit pegangan tangan, Simic memegang tangan perempuan itu yang kemudian merasa tidak suka dengan hal tersebut. Kemudian dipegang lagi pahanya, perempuan itu tidak suka dan melaporkannya kepada pramugara,” ungkap Gusti Randa yang ditemui di Hotel Sultan, Jakarta, Kamis (28/2/2019).

“Akhirnya perempuan itu dipindahkan ke kursi di baris ke-21. Selesai masalahnya, tapi perempuan itu merasa tidak aman karena ada rasa takut digoda lagi. Kemudian dia mengadukan kepada pramugara. Dalam penerbangan sebenarnya ada beberapa tahapan sebuah peringatan kepada penumpang, mulai peringatan pertama, peringatan kedua, dan peringatan terakhir, dan untuk Simic hanya ada peringatan pertama,” lanjut anggota Exco PSSI itu.

Menurut Gusti Randa, Simic sudah langsung meminta maaf di atas pesawat dan langsung kembali ke kursinya setelah manajer Persija, Ardhi Tjahjoko, dipanggil untuk memberi nasihat. Permintaan maaf dilakukan setelah ada komunikasi antara Simic, pramugara, dan korban.

Gusti Randa kini sedang mencari informasi lanjutan mengenai penahanan terhadap Simic yang tidak boleh meninggalkan Australia. Menurutnya, Simic tiba-tiba dibacakan peringatan terakhir oleh pramugara sebelum mendarat.

Selain itu, Gusti Randa menyebut Garuda Indonesia akan memberikan kronologis tersebut untuk dijadikan bukti persidangan kedua Marko Simic pada 9 April 2019.


Sumber: Bola.com

OMD Dinobatkan Sebagai Global Media Agency of The Year

Liputan6.com, Singapura – OMD Worldwide, yang merupakan bagian dari Omnicom Media Group Agency, dinobatkan sebagai Global Media Agency of the Year oleh Adweek, publikasi perdagangan iklan mingguan asal Amerika.

Dalam memilih OMD, Adweek menilai dari segi kinerja perusahaan yang mengesankan setelah tahun 2017. Adweek menganggap bahwa OMD mampu mempertahankan lebih dari US$ 2,6 miliar bisnisnya selama 2018.

“Merupakan sebuah kehormatan besar karena telah dinobatkan sebagai Global Media Agency of the Year oleh Adweek. Kami tidak hanya memenangkan lebih dari 300 titinada di semua geografi pada tahun lalu, tetapi pada saat yang sama, kami juga menggandakan tingkat retensi kami dan meningkatkan peringkat klien kami empat kali berturut-turut sepanjang 2018,” kata Florian Adamski, CEO Global OMD melalui pernyataan tertulisnya yang Liputan6.com terima Kamis (28/2/2019).

“Kami juga konsisten untuk tetap menjadi agensi paling bergengsi di Cannes Lions Festival of Creativity. Ketika Anda melihat semua ini, hasilnya sangat mencengangkan. Namun semua ini tidak akan mungkin terjadi tanpa kerja keras, kemauan, dan kemampuan beradaptasi dari orang-orang kami, atau kepercayaan yang diberikan kepada kami oleh klien dan mitra kami. Saya sangat bangga dengan apa yang telah kami capai dan berharap untuk membangun fondasi ini lebih kuat pada tahun 2019 dan seterusnya,” lanjutnya.

Menurut Adweek, turnaround (proses penyelesaian atau waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan tugas) dimulai dari adanya perubahan kepemimpinan, dengan penunjukan Florian Adamski menjadi Global CEO pada akhir 2017 dan secara lateral, ketika dia membangun tim eksekutif dan regionalnya, dengan perpaduan bakat yang dimilikinya ketika memimpin Omnicom dan karyawan dari industri yang lebih luas.

Keputusan yang lebih baik menggabungkan brand promise dan posisi kompetitif. Untuk memastikan hal itu tak hanya sekadar slogan, banyak inisiatif dilakukan untuk menginformasikan setiap aspek bisnis dan memberdayakan kemampuan OMD.

Selain itu, peran dari platform teknologi baru (Omni) dan proses perencanaan media (OMD Design) berpengaruh dalam turnaround. Omni adalah platform pemasaran presisi yang dibuat oleh Omnicom. Kemudian, secara paralel, OMD menata kembali proses perencanaan mereka melalui OMD Design.

Kemitraan teknologi terbaik di kelasnya, yang dipandu oleh proses unik, bertujuan memberdayakan OMD untuk menciptakan pengalaman yang lebih bernilai dan berharga, agar memberikan hasil bisnis yang lebih baik.

Adweek menyimpulkan bahwa, setelah bertahun-tahun mendominasi pasar global, meskipun tahun 2017 adalah tahun tersulit, OMD –yang kliennya mencakup McDonald’s, PepsiCo, Apple dan Renault Nissan Alliance– kini kembali berada di puncak permainannya.

Di Asia Pasifik, kembalinya peran OMD antara lain penunjukan yang sukses dari bisnis-bisnis terkenal seperti Suncorp dan Belong di Australia; The Warehouse Group di Selandia Baru; Singtel di Singapura; Wipro dan Levi’s di India; serta WH Group, Papadai, Toutiao dan Amway di Tiongkok.

Hal ini juga dibuktikan dengan perluasan hubungan jaringan dengan Beiersdorf di seluruh Asia Tenggara dan keberhasilan retensi bisnis McDonald di China dan Taiwan pada tahun 2018.

Stephen Li, CEO OMD APAC, menambahkan, “Kami sangat senang bisa kembali menduduki puncak setelah melalui tahun yang luar biasa –dan penting– bagi jaringan kami. Sepanjang tahun 2018, kami telah mengambil langkah besar untuk memastikan bahwa kami terus memberikan proposisi nilai kami untuk menjadi mitra bisnis sejati bagi klien kami, mendorong kinerja bisnis nyata bagi perusahaan mereka.”

“Penghargaan terbaru ini adalah validasi dari semua upaya dan perkembangan kami. Kami menantikan untuk melanjutkan momentum kemenangan luar biasa ini dengan klien kami hingga 2019 dan seterusnya,” pungkasnya.


Saksikan video pilihan berikut ini:

Romelu Lukaku Siap Bermain di Posisi Apa Pun demi MU

Liputan6.com, Manchester – Romelo Lukaku makin cinta kepada Manchester United (MU) . Penyerang asal Belgia itu bahkan mengaku siap dimainkan di posisi manapun yang dibutuhkan Setan Merah.

Dalam dua bulan terakhir, Lukaku memang jarang dimainkan sebagai penyerang tengah oleh manajer Ole Gunnar Solskjaer. Ia kalah bersaing dengan sosok Marcus Rashford, sehingga ia kebanyakan bermain di sisi kanan serangan MU dalam satu bulan terakhir.

Dini hari tadi, Solskjaer memasang Lukaku sebagai penyerang tengah sebagai pengganti Rashford yang mengalami cedera. Sang striker menuntaskan tugasnya dengan baik, di mana ia membuat dua gol ke gawang tuan rumah sehingga MU menang dengan skor 3-1 di Selhurst Park.

Lukaku juga menyebut bahwa ia senang akhirnya kembali dipercaya tampil sebagai ujung tombak MU. “Saya hanya berharap saya bisa mendapatkan kesempatan untuk bermain sebagai penyerang tengah,” buka Lukaku kepada MUTV.

2 dari 3 halaman

Siap Berikan Segalanya 

Meski lebih senang bermain sebagai penyerang tengah, Lukaku menegaskan bahwa dirinya selalu siap untuk bermain di posisi manapun yang diinginkan sang pelatih.

“Hari ini pelatih memberikan saya kesempatan untuk bermain sebagai penyerang tengah dan saya senang bisa membantu tim ini memenangkan pertandingan.”

“Saya tidak terlalu mempedulikan saya bermain di sisi kiri, kanan atau di tengah. Saya selalu memberikan yang terbaik untuk tim ini. Selama tim ini menang dan saya bisa memberikan kontribusi atas kemenangan ini, maka saya akan bahagia.”

3 dari 3 halaman

Rekor Apik 

Kemenangan di Selhurst Park tadi menjadi milestone baru bagi MU. Pasalnya ini pertama kalinya Setan Merah meraih delapan kemenangan tandang beruntun sejak tim ini didirikan lebih dari satu abad yang lalu.

Lukaku sendiri merasa senang timnya bisa mencatatkan rekor yang sangat baik itu kali ini.

“Itu [delapan kali menang tandang beruntun] merupakan sebuah pencapaian yang sangat bagus terlebih jika anda melihat tim mana yang harus kami hadapi. Semua orang terus meragukan kami namun kami merespon keraguan itu dengan cara Manchester United, yaitu menang dan mendominasi pertandingan.” tandasnya.

Sumber: Bola.net

Saksikan video pilihan di bawah ini

Gempa M 5,1 Guncang Tuapejat Sumatera Barat

Jakarta – Gempa bermagnitudo 5,1 mengguncang Tuapejat, Sumatera Barat. Gempa tidak berpotensi tsunami.

Informasi gempa Tuapejat, Sumatera Barat, disampaikan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Kamis (28/2/2019). Gempa dilaporkan terjadi pukul 21.18 WIB.

Pusat gempa berada di 23 km tenggara Tuapejat, Sumbar. Gempa berkedalaman 44 km.

“Tidak berpotensi tsunami,” tulis BMKG.

Belum ada laporan lebih lanjut mengenai dampak dari gempa ini.
(gbr/jbr)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Cerita Pilu Ayahanda Gantikan Wisuda Mendiang Putrinya

Jakarta – Cerita pilu seorang ayah yang menggantikan mendiang putrinya untuk menghadiri wisuda jadi viral dan membuat banyak orang terharu. Begini cerita lengkapnya.

Ayah itu bernama Bukhari (59). Pada 5 Februari 2019 lalu, Bukhari kehilangan putri sulungnya, Rina Muharrammi yang meninggal karena sakit tifus stadium akhir hingga berujung pada saraf. Sebelumnya, Rina sakit beberapa hari menjelang sidang. Sempat dibawa ke RS, mahasiswa Program Studi Kimia Fakultas Tarbiyah UIN Ar-Raniry 3 kali gagal sidang karena sakit.

Hingga akhirnya, Rina sidang skripsi pada 24 Januari 2019. Dua hari setelahnya, Rina kembali sakit hingga akhirnya dirawat di Rumah Sakit Meuraxa, Banda Aceh. Rina koma selama tiga hari sampai akhirnya menghembuskan nafas terakhir 13 hari setelah menjalani sidang.

Cerita Pilu Ayahanda Gantikan Wisuda Mendiang PutrinyaFoto: Almarhumah Rina yang digantikan ayah saat wisuda (Dok. Keluarga)

Pada Rabu (27/2) pagi-pagi, Bukhari menerima telepon dari salah satu dosen UIN Ar-Raniry. Dia diminta datang ke kampus lebih cepat karena tidak ada undangan layaknya orang tua lain. Bukhari diminta untuk ikut mengambil ijazah mendiang Rina.

Saat mahasiswa Program Studi Kimia Fakultas Tarbiyah dipanggil, Bukhari ikut maju. Pria berusia 59 tahun itu ikut berbaris bersama wisudawan lainnya untuk naik ke panggung. Saat wisudawan lainnya bertoga, Bukhari memakai kemeja lengan panjang dan peci. Dia lalu menerima ijazah Rina lalu bersalaman dengan rektor dan dekan di atas panggung.

Cerita Pilu Ayahanda Gantikan Wisuda Mendiang PutrinyaFoto: Ayah gantikan almarhumah anak saat wisuda (Dok. UIN Ar-Raniry)

Air mata Bukhari menetes saat dipeluk oleh rektor dan diminta untuk sabar. Usai menerima ijazah, Bukhari makin tak bisa membendung tangisnya terlebih kala melihat semua orang menangis.

Ketika wisuda selesai, suasana haru kembali terjadi. Bukhari yang datang ke UIN bersama adik Rina ingin mengabadikan momen wisuda dengan kamera. Biasanya orang tua berfoto dengan anak-anaknya. Pada akhirnya, Bukhari mengajak wisudawan lain yang merupakan teman Rina untuk berfoto sambil membawa ijazah mendiang anaknya.

Seketika, sang juru foto mengabadikan momen. Setelah itu, Bukhari pulang ke rumah dengan mata sembab.

Di mata Bukhary, Rina adalah sosok yang tidak pernah membebani orang tua. Bahkan, dia menerima berapa saja uang jajan yang diberikan. Semasa hidupnya, Rina adalah anak yang cerdas dan selalu juara kelas.

Cerita Pilu Ayahanda Gantikan Wisuda Mendiang PutrinyaFoto: Ayah yang gantikan almarhumah putrinya saat wisuda (Agus Setyadi/detikcom)

Kisah Bukhari dan almarhumah Rina jadi viral setelah videonya diunggah oleh akun media sosial UIN Ar-Raniry. Netizen terharu lalu memberi pujian serta mendoakan almarhumah Rina.

Alfatihah untuk Rina….
(imk/gbr)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Pemain Diistirahatkan, TC Timnas Indonesia U-22 Mundur Sehari

Jakarta – Timnas Indonesia U-22 memiliki agenda padat usai memenangkan Piala AFF 2019. Agar pemain istirahat, PSSI memutuskan menunda pemusatan latihan (TC) timnas menjadi Senin (4/3/2019).

Awalnya Indra Sjafri akan langsung menggelar pemusatan latihan Timnas Indonesia U-22 pada Sabtu (2/3/2019), atau hanya empat hari setelah menjuarai Piala AFF U-22 2019.

Namun, Timnas Indonesia U-22 menjalani aktivitas padat setelah pulang dari Kamboja, termasuk pawai juara pada Kamis (28/2/2019) pagi dan kemudian diterima Presiden Joko Widodo di Istana. 

“TC Timnas Indonesia U-22 mulai 4 Maret. Kami liburkan dulu para pemain sampai 3 Maret. Pada 4 Maret sudah berkumpul lagi untuk memulai pemusatan latihan,” ujar Sekjen PSSI, Ratu Tisha Destria, di Hotel Sultan Jakarta, Kamis (28/2/2019) sore.

Recovery memang dibutuhkan oleh para pemain Timnas Indonesia U-22 setelah menjalani Piala AFF U-22 2019. Bermain lima kali dengan hanya mendapatkan istirahat satu hari setiap jeda pertandingan membuat para pemain tak terhindarkan dari kelelahan.

Timnas Indonesia U-22 akan tampil di kualifikasi Piala AFC U-23 2020 pada 22 hingga 26 Maret 2019. Tim Garuda Muda tergabung di Grup K yang digelar di Hanoi, Vietnam, dengan menghadapi tim tuan rumah Vietnam, Thailand, dan Brunei Darussalam.


Sumber: Bola.com