Cak Imin: KIta Ngajukan 20 Menteri, Terserah Pak Jokowi

Jakarta

Ketum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (Cak Imin) menyebut partainya bakal mengajukan 20 nama sebagai calon menteri bila Jokowi-Ma’ruf Amin memenangkan Pilpres 2019. Tapi keputusan penentuan jatah menteri diserahkan ke Jokowi.

“Ya kita ngajukan 20 menteri, berapa yang diterima ya terserah Pak Jokowi,” ujar Cak Imin tersenyum kepada wartawan di Gedung A.W. Center, Jl Raya Serpong, Tangerang Selatan, Kamis (31/1/2019).

Cak Imin optimistis paslon nomor urut 01, Jokowi-Amin bisa memenangkan Pilpres 2019. Namun Cak Imin menyebut, selain mengupayakan pemenangan Pilpres, PKB fokus mengejar target di Pemilu 2019.

“Ya pemilu ini bareng antara Pileg dengan Pilpres, pemilu paling menyulitkan, saya kecewa dengan MK yang memutuskan pemilu serentak ini, pemilu serentak ini betul-betul menguras energi. Sehingga tidak jelas mana Pileg mana Pilpres. 5 tahun yang akan datang harus diubah, tidak serentak lagi,” tuturnya

“Optimis, Insyaallah PKB minimal juara 3,” ujarnya.

Sebelumnya cawapres Ma’ruf Amin dalam program Mata Najwa di Trans7, menegaskan belum ada pembicaraan soal pembagian jatah kursi menteri. Saat ditanya soal pernyataan Cak Imin soal keinginan mendapat 10 menteri, Ma’ruf Amin menjawab pendek.

“Itu urusannya Cak Imin,” ujar Ma’ruf.

Sedangkan Cak Imin yang ikut dalam dialog menyebut pernyataan 10 menteri merupakan harapan.

“Itu doa. Ada Muslimat (NU) datang ke saya, terus mereka tanya perkembangan PKB hari ini, kita doakan kalau hari ini 4, mudah-mudahan ke depan 10,” kata Cak Imin.


(fdn/fdn) <!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Hoax PSI Dukung LGBT Berujung ke Bawaslu

Jakarta – Spanduk bertuliskan ‘Hargai Hak-hak LGBT’ yang terpasang di jembatan penyeberangan orang (JPO) di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, membuat ‘gerah’ PSI. Sebab, dispanduk spanduk tersebut ada logo bahkan petinggi PSI.

PSI melaporkan spanduk tersebut ke Bawaslu DKI. PSI menduga spanduk tersebut dipasang dan dicetak oleh lawan politiknya.

“Jadi kami dari pengurus wilayah PSI DKI Jakarta hari ini datang ke Bawaslu DKI Jakarta untuk melaporkan spanduk abal-abal yang mengatasnamakan PSI. Jadi kami dari PSI baik di level DPP maupun DPW itu tidak pernah mencetak, apalagi memasang, spanduk yang dituduhkan kepada kami,” kata Wakil Ketua DPW PSI Rian Ernest di Bawaslu DKI Jakarta, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (31/1/2019).

Spanduk bertuliskan ‘Hargai Hak-hak LGBT’ berlogo PSI itu terpasang di JPO depan SMP 115 Tebet. Spanduk tersebut terpasang berjejer bersama spanduk lainnya.

Spanduk itu ramai dibahas pada Rabu (30/1) pagi. Namun, spanduk itu sudah dicopot pada siang hari. Sisanya, hanya ada spanduk caleg DPRD DKI dari NasDem Nova Harivan Paloh, caleg PAN Eggi Sudjana, dan caleg Golkar Puput Novel.

Rian menegaskan partainya tidak pernah mencetak ataupun memasang spanduk yang mengesankan PSI sebagai partai yang pro-LGBT. Dia berharap permasalahan ini dapat diusut tuntas.

“Jadi karena ini tindakan dari oknum tidak bertanggung jawab dan ini memang ada pidananya, yang diatur di UU Pemilu kita berharap kita bisa teruskan laporan ini ke Bawaslu dan nanti Tim Gakkumdu semoga bisa merapatkan ini. Itu aja sih,” katanya.

“Jadi ini tahun politik, kami menduga ada kekuatan-kekuatan lama yang pro-korupsi dan pro-intoleransi yang tidak suka dengan kami dan ingin sesegera mungkin memenggal kami di tahun politik. Jadi ini adalah operasi yang menurut kami cukup terstruktur,” imbuh Rian.

Spanduk bertuliskan 'Hargai Hak-hak LGBT' berlogo PSI di JPO depan SMP 155 Tebet, Jakarta Selatan.Spanduk bertuliskan ‘Hargai Hak-hak LGBT’ berlogo PSI di JPO depan SMP 155 Tebet, Jakarta Selatan. Foto: Rengga Sancaya

PSI menilai pemasangan spanduk itu sebagai perbuatan yang terkoordinasi. Sebab, spanduk-spanduk itu dipasang pada waktu bersamaan di beberapa tempat.

“Dan kami lihat dari WhatsApp Group yang kami temui itu cukup terstruktur segera langsung diviralkan. Ini operasi dari lawan politik yang pro-korupsi dan pro-intoleransi. Jadi berseberangan dengan perjuangan PSI hari ini,” ujarnya.

Selain melapor ke Bawaslu, PSI juga membuat laporan ke Bareskrim Polri. PSI melaporkan akun Twitter yang diduga menyebarkan berita terkait pemasangan spanduk tersebut.

“Jadi ada dua laporan. Yang pertama, spanduk abal-abal yang mengatasnamakan PSI. Dan yang kedua, bagaimana spanduk itu disebarkan melalui media elektronik, dalam hal ini melalui Twitter,” kata Ketua DPP PSI Sumardy di Bareskrim, gedung Mina Bahari Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jl Medan Merdeka Timur, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (31/1).
(zak/jbr)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Prabowo Terserang Flu, Kunjungan ke Daerah Batal

Liputan6.com, Jakarta – Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani membenarkan, Ketua Umumnya sekaligus capres nomor urut 02 Prabowo Subianto tengah sakit. Prabowo terserang flu sehingga tidak bisa menghadiri beberapa acara termasuk konsolidasi Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) pada Rabu 30 Januari. 

“Flu. Saya ke sana tapi Pak Prabowo di sana karena kondisinya flu dan pilek sehingga beliau menghindari berusaha tidak ketemu banyak orang karena flu dan pilek itu bisa (menular),” kata Muzani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (31/1/2019). 

Karena sakitnya itu, lanjut Muzani, Prabowo terpaksa membatalkan beberapa jadwal kegiatannya. Di antaranya kegiatan kunjungan ke daerah. 

“Jadi karena itu beliau terus terang beberapa acaranya ter-cancel salah satunya itu ke daerah,” ungkapnya. 

2 dari 3 halaman

Pemulihan

Sebelumnya, Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad Prabowo di terserang flu sehingga perlu istirahat untuk pemulihan kesehatan. Dia mengatakan, sakit flu yang menyerang Prabowo memang agak berat sehingga harus istirahat dari aktivitasnya.

“Saya bertemu beliau pada Senin (28/1) masih terkena flu,” kata Dasco saat dihubungi Antara di Jakarta, Kamis (31/1).

Menurut dia, Prabowo kalau terkena flu agak lama untuk pemulihannya. Dasco juga membantah adanya spekulasi yang berkembang di masyarakat.

“Beliau kalau terkena flu biasanya agak berat. Jadi bukan sakit apa-apa, hanya flu saja,” ujarnya.

Namun Dasco menegaskan sakit yang diderita Prabowo tidak mengganggu aktivitas politik Ketua Umum DPP Partai Gerindra tersebut karena diyakini akan segera sembuh.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Pengprov PBSI Sumut Desak Musprovlub Ulang

Liputan6.com, Jakarta Kisruh di kepengurusan Pengprov Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Sumatera Utara belum juga berakhir. Ini karena masih terjadinya dualisme kepengurusan di Pengprov PBSI Sumut.

Ketua Umum Pengprov PBSI periode 2018-2022, Datuk Selamat Ferry pun mendesak agar Pengurus Pusat PBSI menggelar Musyawarah Provinsi Luar Biasa (Musprovlub) ulang sesuai AD/ART yang berlaku. Ini demi mengakhiri dualisme dan kisruh yang terjadi.

Seperti diketahui, dualisme di Pengprov PBSI Sumut sudah terjadi sejak digelarnya Musprovlub di Medan pada 2-3 Februari 2018 lalu. Datuk Selamat Ferry yang terpilih menjadi Ketua Umum Pengprov PBSI Sumut.

Dia mengalahkan pesaingnya, Suripno Ngadimin yang memutuskan walk out saat itu bersama sejumlah pendukungnya.

“Namun tidak lama setelah pembukaan Musprovlub, KONI Sumut mengumpulkan peserta musyawarah karena ada titipan dari Wakil Gubernur Sumut, Nuthajizah Marpaung agar Suripno Ngadimin menjadi Ketua Umum PBSI Sumut,” kata Ferry seperti keterangan tertulis yang diterima Liputan6.com

Sebelumnya, PP PBSI telah memberhentikan Ir. Johannes IW selaku Ketua Umum PBSI Sumut beserta jajarannya dengan dalih sewenang-wenang dan arogansi kepemimpinan.

“Tetapi malah sebaliknya kami melihat yang sebenarnya sewenang-wenang dan arogansi kepemimpinan adalah PP PBSI yang menetapkan Suripno Ngadimin selaku Ketua Umum PBSI Sumatera Utara dengan SK Nomor: SKEP/047l4.2.2N/2018 Tentang Pengukuhan Pengurus Provinsi PBSI Sumut Masa Bakti 2018-2022, tanpa melalui musyawarah yang sesuai dengan AD/ART PBSI,” katanya, menambahkan.

2 dari 2 halaman

Gugat ke BAORI

Ferry mengaku sudah melakukan gugatan kepada PP PBSI lewat Badan Arbitrase Olahraga Republik Indonesia (BAORI). Dia berharap semua pihak menghormati hukum yang berlaku berupa AD/ART PBSI.

“Kami sudah mendaftarkan gugatan kepada BAORI dengan uang Rp50 juta. Namun setelah BAORI dibekukan, KONI Pusat merespon dengan mengatakan bahwa setiap keputusan semasa kepemimpinan Sudirman, akan kembali dievaluasi. Sehingga kami berharap agar PP PBSI Pusat segera menggelar Musprovlub untuk mengakhiri kisruh yang terjadi,” ujarnya.

Jawab Tantangan Menpar, Banyuwangi Festival Siapkan 30 Atraksi Wisata untuk Milenial

Liputan6.com, Banyuwangi – Atraksi wisata Banyuwangi Festival yang rutin digelar sejak 2012 kembali diluncurkan untuk 2019. Sebanyak 99 atraksi bakal digelar sepanjang tahun ini. Dari 99 atraksi itu, 30 atraksi didedikasikan untuk para milenial.

“Karena milenial ini mendominasi pasar pariwisata, jadi memang ada atraksi atau agenda wisata yang di-setting khusus untuk segmen milenial,” ujar Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas dalam keterangan tertulis kepada Liputan6.com, Kamis (31/1/2019).

Pemilihan beragam atraksi wisata bagi para milenial tersebut dilakukan berdasar hasil survei terhadap perilaku dan hobi yang banyak disukai oleh para generasi milenial yang juga sering disebut sebagai Generasi Y.

“Pilihannya jatuh ke event musik, sport, teknologi, seni budaya, dan religi,” ujar Anas.

Atas dasar riset tersebut, lanjut Anas, Banyuwangi merancang event-event yang menjadi kegemaran generasi millennial. Di antaranya adalah E-Sport Competition (18-19 September 2019) yang membidik atlet dan komunitas pencinta e-sport.

“Kita sedang rumuskan, nanti kompetisinya apa saja. Bisa Mobile Legends, Player Unknown’s Battelgrounds (PUBG), atau LoL. Atau semuanya kita kompetisikan,” ujarnya.

Untuk ajang musik, Banyuwangi Festival menyajikan beragam pilihan, yaitu Jazz Pantai Banyuwangi (9-10 Agustus), Jazz Gunung Ijen (21 September), Festival Band Pelajar dan Remaja Se-Jawa dan Bali (26-27 Februari dan 18-19 Oktober), dan Student Jazz Festival (24 September).

“Semua musisi yang hadir juga berdasarkan aspirasi milenial,” kata Anas.


2 dari 2 halaman

Olahraga dan Film

Sementara, milenial penggemar olahraga terutama sepeda dan lari, ada 14 event sport tourism yang treknya melintasi destinasi-destinasi wisata di Banyuwangi. Di antaranya, Banyuwangi Ijen Green Run (21 Juli), Tour de Banyuwangi Ijen (23-26 September), Alas Purwo Geopark Run (17 November), dan Chocolate Glenmore Run (16 Februari).

“Pasti asyik berolahraga sambil menikmati kesejukan Banyuwangi yang telah ditetapkan sebagai kawasan geopark nasional,” kata Anas.

Tak hanya itu, Banyuwangi juga menggelar Festival Film Pendek (9 Juli) dan Festival Juragan Pintar (30 Maret). “Juga ada beragam festival lainnya untuk milenial,” ujarnya.

Anas menambahkan, Banyuwangi juga sudah menyiapkan video iklan khusus untuk segmen milenial yang tidak hanya menjual keindahan alam. “Tapi kita bikin narasinya yg sesuai kehidupan milenial yang dikemas dalam cerita yang fun dan lucu,” tutur Anas.

Menteri Pariwisata Arief Yahya sebelumnya mengatakan 50 persen target wisatawan di Indonesia adalah kalangan milenial. Karena itu, program wisata yang dirancang pemangku kepentingan haruslah mengakomodasi kepentingan milenial.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Saat Ahok Berburu Kamera Baru untuk Ngevlog

Jakarta – Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok kini tengah sibuk dengan aktivitas barunya sebagai vlogger. Ahok pun tampak berburu kamera untuk kegiatannya sebagai vlogger.

Aktivitas Ahok berburu kamera ini terlihat salah satunya dari akun Instagram miliknya @basukibtp. Dilihat detikcom, Kamis (31/1/2019), Ahok mengunggah foto dirinya sedang mengecek kamera di toko kamera.

“Ternyata membuat vlog itu sulit, ya. Pagi ini saya diajari oleh @goenrock tipe vlog yang cocok untuk saya, dan alat-alat apa saja yang harus dibeli. Terima kasih atas ilmunya, semoga bisa saya aplikasikan segera. Selengkapnya akan muncul di vlogbtp,” tulis akun @basukibtp di foto yang diunggah.

Pemilik akun @goenrock itu merupakan seorang videografer bernama asli Anggun Adi. Dia aktif membuat konten video yang juga diunggah di situs pribadinya.

Suasana Ahok mencari kamera di toko kamera pun terlihat di Instagram Stories akun @goenrock. Dalam video yang ditampilkan akun @goenrock, tampak Ahok, yang berkemeja motif kotak-kotak, tengah berbincang dengan pemilik toko.

“Yang penting bisa sesimpel mungkin operasinya, kadang-kadang saya bingung malah,” ujar Ahok di video tersebut.

Sesekali Ahok dijelaskan terkait fitur-fitur kamera yang cocok buat Ahok.

Movie buat rekam, foto buat foto. Tinggal pencet setengah,” ujar seseorang kepada Ahok di video tersebut.

Ahok pun dengan saksama menyaksikan penjelasan yang diberikan. “Oh dia pakai timer ya?” timpal Ahok.

Ahok pun sempat menjajal kamera yang hendak dibelinya untuk ngevlog.

“Kita banyak belajar yang aneh-aneh kita, makanya ini alasan kenapa kita mau bikin tayang. Kalau kita pengalaman 2 tahun, karena kadang-kadang lupa (sudah) pernah kita alamin sesuatu kan jadi ingat, ‘Oh iya ya, dulu kita pernah gini‘,” imbuh Ahok di tengah aktivitasnya membeli kamera.

Ahok pun tampak membeli kamera jenis Sony RX100 V buat ngevlog.
(nvl/bag)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Pembangunan MRT Fase II di Kawasan Ring 1, Anies Pastikan Keamanan Terjamin

Liputan6.com, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku masih menunggu surat balasan dari Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) terkait pembangunan Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta fase II. Surat yang diajukan Anies tersebut mengenai pembangunan stasiun dan gardu listrik di kawasan Ring 1, Jalan Medan Merdeka, Jakarta Pusat.

“Akhirnya kita kirim surat saja kepada Mensesneg (Pratikno) bahwa kita memberikan, MRT memastikan ada jaminan soal keamanan di situ,” kata Anies di Balaikota, Jakarta Pusat, Kamis (31/1/2019).

Dia menjelaskan terkait keamanan kawasan Istana Kepresidenan Jakarta tersebut, pihak MRT Jakarta telah berkoordinasi dengan TNI dan Polri. Anies juga menyebut pembangunan di kawasan Monas sudah berdasarkan kajian-kajian.

“Jadi bukan suatu yang luar biasa dan dalam asesmen kami di sisi barat Monas itu masih dalam jarak perimeter yang cukup,” ungkapnya.

2 dari 3 halaman

Ground Breaking

Direktur PT MRT Jakarta William Sabandar menyebut untuk proyek Fase II MRT rute Bundaran HI-Jakarta Kota, akan segera mulai menggelar proses peletakan batu pertama (ground breaking) pada akhir Januari 2019.

“Akhir bulan ini. Tapi tanggal belum tahu, lagi dibicarakan. Semua sudah siap, kontrak pengerjaan juga sudah,” ucap William.

Sementara itu, PT MRT Jakarta menargetkan, harga tiket moda transportasi publik dalam bentuk Masa Rapid Transit atau MRT bisa diumumkan sebelum angkutan resmi beroperasi pada Maret 2019 mendatang, yakin Februari 2019.

“Sebelum operasi, Februari paling lambat sudah diumumkan harga tiketnya,” kata Direktur PT MRT Jakarta William Sabandar di Aula Ahmad Yani Makodam Jaya, Jakarta, Selasa 22 Januari.

Terkait usulan harga, ia melanjutkan, itu masih menggunakan patokan awal, yakni pada rentang Rp 8.500 per 10 km. Dia pun berharap, MRT nantinya bisa mengangkut hingga sekitar 130 ribu penumpang tiap bulannya.

“Kita target ada 65 ribu penumpang ketika baru mulai beroperasi. Over the time jadi sampai 130 ribu penumpang,” ungkap dia.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Rambut Kemaluan juga Bisa Berkutu

Liputan6.com, Jakarta Kita tentu sering mendengar kutu di rambut kepala. Tapi, tahukah Anda bahwa rambut kemaluan (pubic hair) juga bisa berkutu. 

Kutu di rambut kemaluan berbeda dengan yang di rambut kepala. Kutu rambut kemaluan dikenal dengan sebutan kepiting, yakni serangga kecil yang bentuknya mirip seperti kepiting versi kecil. Menurut MayoClinic, ukurannya sekitar 1,6 milimeter.

Kaki tengah dan belakangnya sangat kokoh dan memiliki cakar yang sangat kuat dan membesar untuk mencengkeram batang rambut.

Nimfa dan kutu dewasa mengisap darah inang, yang meninggalkan tanda kebiruan pada kulit. Gerak kutu rambut kemaluan ini sangat lambat, seringkali nyaris tidak bergerak sama sekali.

Kutu kemaluan betina bisa menghasilkan 30 telur di dalam hidupnya. Dan menggunakan semacam lem waterproof yang membuat mereka menempel di rambut kemaluan. Telur-telur ini membutuhkan waktu 4 minggu hingga tumbuh menjadi kutu dewasa.

Terkena kutu kemaluan bukan berarti Anda jorok karena ini tak ada hubungannya dengan kebersihan. Lantas siapa saja korbannya? Siapa pun bisa mendapat kutu kemaluan jika kontak dengan seseorang yang memilikinya. Jutaan orang terinfeksi kutu kemaluan setiap tahunnya.

Kutu kemaluan ini hidup di kulit dan rambut kasar yang ada di sekitar alat kelamin, dan mereka memakan darah Anda. Kutu kemaluan menyebar sangat mudah selama kontak seksual.

Kutu kemaluan ini juga bisa menghinggapi anak-anak, namun biasanya kutu kemaluan itu ditemukan di alis atau bulu mata mereka dan dapat menjadi tanda pelecehan seksual. 


Saksikan juga video berikut ini:

2 dari 2 halaman

Hindari berbagi pakaian, seprai, atau handuk

Situs Plannedparenthoos menuliskan bahwa Anda bisa mendapat kutu kemaluan setelah berbagi pakaian, seprai, atau handuk dengan orang yang terinfeksi. Kutu kemaluan bergerak dengan mudah dari rambut satu orang ke rambut orang lain ketika alat kelamin bersentuhan atau sangat dekat satu sama lain.

Kutu kemaluan bisa berpindah dari rambut kasar lainnya seperti bulu mata, alis, rambut dada, ketiak, jenggot, dan kumis

Biasanya, gejala adanya kutu kemaluan mulai sekitar 5 hari setelah Anda mendapatkannya. Beberapa orang tidak pernah memiliki gejala, atau mereka berpikir gejalanya disebabkan oleh sesuatu yang lain (seperti ruam).

Gejala kutu kemaluan yang paling umum adalah rasa gatal yang cukup intens di kemaluan Anda. Gatal dan iritasi disebabkan oleh reaksi tubuh Anda terhadap gigitan kepiting.

Memang, kehadiran kutu kemaluan membuat tidak nyaman, tapi mereka tak menyebabkan masalah kesehatan yang serius. Biasanya mudah untuk menyingkirkan mereka dengan obat-obatan yang dijual bebas.

Kutu kemaluan ini tidak menyebar dengan sentuhan cepat seperti jabat tangan atau pelukan. Dan sangat, sangat jarang menemukan kutu kemaluan dari kursi toilet. Kutu kemaluan ini tak bisa hidup lama jika mereka jauh dari tubuh manusia, dan mereka tidak bisa bertahan di permukaan yang halus.

Untuk mencegah tertular kutu kemaluan, hindari kontak seksual atau berbagi tempat tidur atau pakaian dengan siapa pun yang memiliki infestasi. Jika Anda dirawat karena kutu kemaluan, semua pasangan seksual juga harus dirawat.

13 Klub Akan Bersaing di Superliga Badminton 2019

Liputan6.com, Jakarta – Kejuaraan beregu Djarum Superliga Badminton bakal kembali digelar tahun ini. Sasana Budaya Ganesha (Sabuga), Bandung, akan menjadi tuan rumah selama sepekan, tepatnya dari 18 hingga 24 Februari 2019.

Sejumlah pebulu tangkis top Indonesia akan bersaing di Superliga Badminton. Mereka di antaranya Kevin Sanjaya Sukamuljo, Marcus Fernaldi Gideon, Anthony Sinisuka Ginting, Jonatan Christie, Greysia Polii, Hendra Setiawan, dan Mohammad Ahsan.

Tak hanya dari Indonesia, para pebulu tangkis dari berbagai negara dengan kultur bulu tangkis yang sedang berkembang juga ambil bagian di turnamen ini. Mereka di antaranya Sai Praneeth (India), Vladimir Ivanov (Rusia), Lee Yong Dae (Korea Selatan), Brice Leverdez (Perancis), Zhang Beiwen (Amerika Serikat), dan Michele Li (Kanada).

Tahun ini, total hadiah Superliga Badminton sebesar US$ 300 ribu atau senilai Rp 4,25 miliar. Jumlah itu meningkat dari dua tahun sebelumnya. Saat itu, total hadiah sebesar US$ 250 ribu atau sekitar Rp 3,5 miliar.

2 dari 3 halaman

Animo Masyarakat

Ketua Panitia Penyelenggara Djarum Superliga Badminton 2019 Achmad Budiharto mengatakan Kota Bandung dipilih sebagai tuan rumah lantaran animo masyarakatnya yang sangat tinggi terhadap bulu tangkis. Selain itu, faktor sarana. Sabuga dinilai sangat memadai dengan kapasitas yang mampu mencapai 1.400 penonton.

“Melalui Djarum Superliga Badminton 2019, kami berharap bisa kembali memuaskan hasrat para penggemar bulu tangkis di Jawa Barat, khususnya Kota Bandung dan sekitarnya,” kata Budiharto kepada media di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta Pusat, Kamis (31/1/2019).

Tahun ini, sebanyak 13 klub bakal bersaing di Djarum Superliga Badminton 2019. Mereka adalah Djarum Kudus, Jaya Raya Jakarta, Berkat Abadi, Musica, Sports Affairs, Hitachi, Daihatsu Astec, Mutiara Cardinal, Jatim United, Tiket.com Champion Klaten, Samurai Reptiles, Granular, dan Saishunkan – Unisys.

Banyaknya jumlah peserta disambut baik Ketua Umum PP PBSI Wiranto. “Kami menyambut baik kembali bergulirnya Djarum Superliga Badminton yang pada 2019 atlet-atlet mancanegara turut berpatisipasi,” ucapnya.

“Tentu ini akan menambah kualitas turnamen yang diharapkan memberikan pengalaman berharga untuk pebulu tangkis kita dalam mengasah kemampuannya,” tambahnya.

3 dari 3 halaman

Pemain Asing

Djarum Superliga Badminton 2019 merupakan kejuaraan beregu putra-putri yang mengadopsi format Piala Thomas dan Uber. Setiap pertandingan akan memainkan tiga partai tunggal dan dua partai ganda.

Setiap klub diperbolehkan memakai pemain asing dengan regulasi pemain asing tersebut hanya boleh mengikuti maksimal 3 (tiga) partai dalam setiap pertandingan. Dengan mekanisme satu pemain asing untuk partai tunggal.

Sementara di sektor ganda, klub memiliki dua pilihan dalam melibatkan pemain asing. Pilihan pertama yakni dua pemain asing bermain dalam satu partai atau pilihan kedua yaitu satu pemain asing berpasangan dengan pemain Indonesia pada dua partai ganda.

Dengan begitu, selain mendapat pengalaman bertanding melawan atlet mancanegara, para pebulu tangkis Indonesia juga punya kesempatan bekerjasama dengan atlet-atlet dari luar negeri untuk menambah wawasan dan skill di atas lapangan.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Kursi Roda untuk Angela Bocah Penderita Hidrosefalus di NTT

Liputan6.com, Kupang – Mimpi Angela Tekla Skolastika Mene (8), bocah penderita hidrosefalus untuk memiliki kursi roda akhirnya terwujud. Bocah lugu itu tersenyum saat menerima kado dari Gubernur NTT, Viktor Laiskodat. Sebuah kursi roda yang selama ini diimpikannya.

Bantuan dari Laiskodat itu diterima langsung ibu kandung Angela, Eryana Abuk Bere di kediaman mereka di RT 15 RW 04 Kelurahan Tuak Daun Merah Kecamatab Oebobo Kota Kupang, (Senin, 28/1/2019). Penyerahan kursi roda itu diwakili Kepala Dinas Sosial NTT, Willem Foni.

“Ini merupakan bantuan kemanusiaan dan kepedulian bapak Gubernur atas penyakit yang diderita oleh Angela,” ujar Willem.

Eryana, Ibu kandung Angela mengaku bahagia mendapat bantuan dari gubernur. “Terima kasih bapak gubernur,” ujarnya.

2 dari 3 halaman

Derita Angela

Perempuan cilik usia 8 tahun itu duduk pada sebuah kursi plastik berwarna hijau, bersandar dialasi sebuah bantal di belakangnya. Diapit ibu dan beberapa keluarga lainnya, dia sesekali tertawa dan mengulum jemarinya.

Dialah Angela Tekla Skolastika Mene (8) warga RT 15 RW 04, Kelurahan Tuak Daun Merah (TDM), Kecamatan Oebobo, Kota Kupang, NTT. Ia menderita Hidrosefalus sejak usia setahun lebih. Berbeda dengan bocah seusianya, Angela hanya bisa mendekam saja dalam rumahnya.

Angela berusaha duduk dengan posisi normal. Namun apa daya, harapan dan usaha itu tak jua berhasil. Derita Hidrosefalus membuat ukuran kepalanya membesar dan susah bergerak, bahkan hanya untuk makan pun dia masih disuapi.

Kini, posisi duduknya seperti setengah berbaring dengan sebuah bantal di belakangnya, sementara tatapannya pun tak bisa tenang, dan terlihat kosong.

Mengenakan baju ‘You Can See’ berwarna biru pudar dipadu celana pendek berwarna putih yang juga pudar, Angela hanya bisa sesekali tertawa dan menirukan ucapan dari orang-orang sekelilingnya.

Penyakit yang diderita hampir tujuh tahun itu membuatnya tak bisa berjalan, tak sanggup menyuapi dirinya sendiri, dan tak mampu berbicara lancar layaknya anak-anak seusianya.

Kondisi Angela ini tidak bisa dibilang baik-baik saja. Karena penyakit ini, maka niatnya untuk bersembahyang di gereja pun tak bisa terwujudkan.

“Kami berharap Bapak Gubernur bisa bantu Angela. Bisa belikan kursi roda untuknya. Supaya bisa ke gereja,” kata ibunya, Eriyana Abuk Bere (31) kepada Liputan6.com, Senin (21/1/2019).

Sebagaimana terlihat, cara duduk Angela yang tidak sempurna itu lantaran kaki dan tangannya yang kurus dan kaku.

Jika anak-anak seusianya dengan luwes menggerakkan tangannya tanpa ada hambatan berarti, maka hal itu tidak berlaku untuk Angela. Tangannya sedikit bengkok, begitupun kakinya, dan dia tidak bisa melipat persendiannya dengan luwes.

Untuk keseluruhan penampilannya, dari kaki, tangan, dada, hingga kepalanya, ada satu ciri yang mencolok yakni kepalanya tumbuh dan berkembang hingga terlihat lebih besar dari kepala anak-anak seusianya.

Dengan tatapan kosong, ibunya, Eriyana, mengisahkan awal mula anaknya terkena penyakit Hidrosefalus. Ia menuturkan pernah terjadi benturan keras pada kepala anaknya itu. Dari caranya berbicara, juga tatapannya, seolah ada kejadian yang membuatnya sedih dan merasa bersalah.

“Awalnya terjadi benturan agak keras di kepalanya. Habis itu dia kejang-kejang. Dan mulai sakit pelan-pelan,” ujar Eriyana sambil menangis.

3 dari 3 halaman

Benturan Keras

Perempuan usia 31 tahun itu mengaku, penyakit anaknya itu tidak dibawa sejak lahir. Angela masih tumbuh normal selama setahun lebih, sampai terjadi musibah yang menyedihkan itu.

“Setelah itu, dia mulai panas tinggi. Dan cairan pada kepalanya mulai banyak,” tuturnya.

Mengenai cairan pada kepala Angela, Eriyana mengatakan pada awalnya memang terasa lembek jika disentuh. Cairan itu membuat kepalanya terlihat membesar, menenggelamkan bola mata Angela sehingga terlihat mencekung. Dengan bertambahnya usia, cairan pada kepalanya mulai berkurang, namun kini malah mengeras.

Sambil memijit-mijit kepala anaknya, Eriyana mengatakan kondisi ini membuat mereka bimbang jika harus melakukan operasi. “Kalau dulu, karena cairan masih banyak, agak lembek kalau kita sentuh. Sekarang cairan sudah berkurang. Dan mengeras. Karena itu kami masih bimbang ketika ada orang datang dan tawarkan operasi,” ungkapnya.

Sebagai seorang ibu, sebagaimana pula orangtua-orangtua lainnya, Eriyana dan keluarga lainnya tak tinggal diam melihat kondisi Angela.

“Kami kontrol ke rumah sakit. Rawat jalan, kalau rawat inap tidak. Tapi katanya harus rujuk ke rumah sakit di Jakarta,” terangnya.

Usulan rujukan ini membuat Eriyana patah semangat. Ditambah lagi informasi simpang-siur yang mereka dapat dari orang-orang sekeliling.

“Kalau dulu sudah mau operasi. Tapi katanya tiap tahun harus ganti selang. Itu yang jadi kendala. Tiap tahun kita ganti selang uang dari mana? Kalau pakai selang, katanya lebih sengsara,” kata Eriyana.

Kini mereka pasrah mengharapkan mujizat dari Tuhan. Seiring waktu, simpati dan kunjungan dari pihak-pihak lain pun mulai berdatangan.

“Kami dapat kunjungan dari Dinas Sosial dan suster-suster. Baru-baru ini ada kunjungan juga dari JPKP NTT,” katanya.

Kunjungan bakti kasih ini merupakan sebuah aksi sosial yang dilaksanakan oleh jaringan untuk memberi dan membangun empati serta rasa solidaritas dalam mendukung upaya penyembuhan bocah penderita Hidrosefalus ini.

“Mereka datang, tanya mau operasi atau tidak. Tapi masih konsultasi, karena kami harus siapakan Kartu Keluarga dan kartu BPJS. Kalau mau operasi katanya di RS Siloam. Tapi mereka juga masih tanya dokter,” ujarnya.

Sampai saat ini, mereka masih mengharapkan dukungan dari orang-orang, supaya Angela bisa terbebas dari penyakit ini.