Polisi Tembakkan Gas Air Mata, Massa di Jalan Wahid Hasyim Kocar-kacir

Jakarta – Polisi kembali memukul mundur dengan menembakkan gas air mata ke arah massa di Jalan Wahid Hasyim. Massa pun kocar-kacir.

Pantauan detikcom, gas air mata ditembakkan polisi pukul 01.32 WIB, Rabu (22/5/2019). Massa pun berlarian mundur di Jalan Wahid Hasyim arah Sabang.

Massa lari kocar-kacir hingga memasuki area gedung-gedung yang ada di lokasi. Namun sekitar 10 menit kemudian, massa kembali maju lagi.
Massa kembali berkumpul tidak jauh dari Restoran Abuba Steak. tak jauh dari situ, ada juga bangunan yang terbakar yang masih menyala,
Sekitar pukul 02.00 WIB, massa membuat bakaran di tengah jalan. Api tampak berkobar.

Sementara, polisi terlihat masih siaga dengan tameng.
(idh/fdn)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Final Liga Champions: Liverpool Tetap Boyong Pemain Cedera

Jakarta – Liverpool melakukan pemusatan latihan di Marbella, Spanyol sebagai persiapan menghadapi final Liga Champions. Tim asuhan Jurgen Klopp ini tiba di Spanyol pada Senin sore (20/5/2019) dengan membawa 26 pemain, termasuk pemain yang sedang cedera, Naby Keita.

Naby Keita mengalami cedera pangkal paha setelah mendapat tekel dari Ivan Rakitic saat melawan Barcelona pada leg pertama semifinal Liga Champions di Camp Nou (2/5/2019).

Meski cedera, Jurgen Klopp tetap membawa Keita ke Spanyol untuk melanjutkan program rehabilitasinya selama satu minggu ini.

Namun, Naby Keita dipastikan tak akan tampil di laga final Liga Champions. Ia harus menepi selama dua bulan karena tendon atau urat yang menghubungkan otot betis ke tumitnya, robek.

Selain tak bisa memperkuat the Reds, peluangnya tampil di Piala Afrika bersama Timnas Guinea ikut terancam.

Hanya, berbeda dengan penjelasan dari kubu Liverpool perihal cedera sang pemain, pelatih Timnas Guinea, Paul Put, mengatakan Naby Keita akan kembali fit dalam dua minggu ke depan, sehingga bisa bermain pada laga final Liga Champions dan Piala Afrika yang ia inginkan.

Ustaz Arifin Ilham Sempat Salat dan Siapkan Kafan Sebelum Meninggal Dunia

Liputan6.com, Jakarta Kabar duka datang menyelimuti keluarga ustaz Arifin Ilham. Ya, ustaz kondang itu dikabarkan telah meninggal dunia pada Rabu (22/05/2019). Seperti yang diketahui jika ustaz Arifin Ilham mengalami sakit kanker sampai dirinya dirawat di Penang, Malaysia.

Kondisinya pun naik turun hingga mendapat perawatan intensif. Kabar terakhir sebelum meninggal dunia, sang ustaz sempat alami kritis. Semua pun berduka dengan kepergiannya.

Namun ternyata, sebelum ustaz Arifin Ilham meninggal, dirinya telah membuat sebuah surat wasiat. Ya, sebuah wasiat yang berkaitan dengan ketika dirinya meninggal. Seperti inilah wasiat yang disampaikan oleh sang ustaz.

Wasiat tersebut seperti video yang diunggah langsung oleh ustaz Arifin Ilham ke dalam akun sosial medianya. Saat itu, dirinya baru saja menjalani kemoterapi. Yang mana kondisinya masih lemas dan butuh istirahat.

Ia mengungkap maaf karena belum bisa berkegiatan seperti biasa. “Dokter pun sampai berkali kali melarang semua kegiatan apalagi untuk datang zikir jamaah padahal CINTA SAYANG ARIFIN LUAR BIASA PADA SEMUA JAMAAAH FILLAH,” tulisnya dalam caption.

ALLAHU AKBAR kali ini Arifin dengar nasehat dokter untuk rehat total dilarang bersuara dan tidak boleh banyak bercampur dan juga salaman. SubhanAllah inilah rahmat karunia ujian ampunan dosa untuk Arifin,” lanjutnya.

Tak sampai di situ, ia pun telah berikan wasiat jika dirinya meninggal. Yakni, ingin disalatkan dan dimakamkan di mana. Bahkan sang ustaz juga telah menyiapkan kain kafannya sendiri.

InsyaAllah kalau lebih dahulu MENGHADAP Allah, pertama salat di Masjid Az Zikra Sentul dan kemudian salat kedua di Masjid Gunung Sindur. Kuburan di samping Masjid Gunung Sindur yang telah Arifin siapkan dengan kain kafannya. SubhanAllah maafkan Arifin, dunia ini sebentar semua kita menuju ‘liqoouhu’ perjumpaan dengan-NYA. Demi Allah di hati ini yang ada hanya Allah, Rasulullah dan umat Rasullah. SubhanAllah Arifin sayang antum semua karena Allah. Muhammad Arifin Ilham,” ungkapnya.

Kini sang ustaz pun telah tiada. Banyak duka dan kesedihan mengiringi kepergiannya. Meski begitu, semoga sang ustaz tenang di sana dan keluarga mendapat ketabahan. (Galuh Esti Nugraini/Kapanlagi.com)

Sempat mendirikan salat

KH Abah Roadl Bahar Bakry, Dewan Penasehat dan Dewan Syariah Majelis Az Zikra memberikan ucapan bela sungkawa untuk Ustaz Arifin Ilham dan keluarganya.

Dalam edaran yang diterima awak media, salah satu tokoh agama ini menyatakan bahwa Ustaz Arifin telah berpulang pada Rabu (22/5/2019) sekitar pukul 23.40 waktu setempat.

“Mohon Do’a dari jamaah semuanya. Semoga Almarhum ditempatkan di tempat yang Mulia di sisi Allah Subhanahu Wa Ta’ala,” ujar Abah Raodl.

Dalam edaran tersebut, Abah Raodl juga mendoakan keluarga Ustaz Arifin. Ia berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta kesabaran.

“Dan keluarga yang ditinggalkan semoga diberikan kekuatan dan kesabaran. Aamiin Yaa Rabbal ‘Alamiin,” imbuhnya.

Dihubungi secara terpisah, adik keempat Ustaz Arifin, Kokom menyatakan sebelum meninggal, sang kakak sempat tersadar dan menjalankan salat.

“Ustaz meninggal pada 23.40 waktu Penang. Tadi sempat sadarkan diri dan salat juga,” ujar Kokom, saat dihubungi Kapanlagi.com, pada Kamis (23/5/2019).

Jenazah ustaz Arifin Ilham rencananya akan dipulangkan ke Indonesia pada siang nanti menggunakan pesawat pribadi dan mendarat di Bandara Halim Perdana Kusuma. Pemakaman akan dilakukan di pesantren Az Zikra, Bogor. (Kistin Septiyani/Kapanlagi.com)

Kondisi Bawaslu MH Thamrin Dini Hari: Polisi Amankan Perusuh

Jakarta – Polisi mengamankan sejumlah orang diduga perusuh di dekat kantor Bawaslu, Jl MH Thamrin. Orang yang diamankan dikumpulkan persis di depan Bawaslu.

Pantauan di lokasi pukul 01.45 WIB, Kamis (23/5/2019), polisi membawa orang diduga pembuat kericuhan dari arah Jl Sabang belakang gedung Sarinah. Tapi massa hingga dini hari masih juga berkumpul di Jl Wahid Hasyim dekat Metro Tanah Abang.

Hingga dini hari, polisi juga masih bersiaga di depan kantor Bawaslu. Mereka menggunakan tameng.

Sebelumnya massa menyerang polisi dengan melempar batu dan petasan. Polisi kemudian melepaskan tembakan gas air mata. Water cannon juga dikerahkan polisi menghalau kebrutalan massa.

(fdn/fdn)
<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Resep Praktis Sup Asparagus Seafood, Ringan Mengenyangkan

1. Minyak satu sendok makan dipanaskan, bumbu ditumis hingga halus sampai harum, kemudian masukkan kaldu seafood, tunggu hingga mendidih.

2. Campur dengan teri wortel dan tahu, fillet ikan, kerang, bakso udang dan cumi dimasukkan semua, didihkan selama dua menit, campur dengan asparagus.

3. Api matikan kemudian masukkan tomat hijau.

4. Siap untuk disajikan.

Disisir Marinir, Massa di Slipi Bubar

Jakarta – Massa sempat rusuh di kawasan Slipi Jakarta Barat. Personel Marinir TNI AL yang turun menyisir lokasi menyuruh massa untuk pulang, dan massa langsung menuruti apa kata Marinir.

Di Jalan Kemanggisan Raya, sekitar 1,5 km dari Jalan Layang (Flyover) Slipi, Jakarta Barat, Kamis (23/5/2019) pukul 01.00 WIB, puluhan orang berkumpul dekat SPBU Pertamina.

Personel Marinir berseragam loreng dan berbaret ungu menyambangi mereka. “Pulang ya. Hati-hati,” kata salah satu personel Marinir kepada massa.
“Ya, Pak. Terima kasih, Pak,” jawab salah satu orang dari massa yang bergerombol di lokasi.
Tak ada perdebatan. Malahan, massa sempat berfoto bersama dengan personel Marinir. Sebelum massa pergi, mereka bersalaman dengan para serdadu itu.

Disisir Marinir, Massa di Slipi BubarFoto: Personel Marinir TNI AL menyuruh massa bubar dari Slipi Jakarta Barat. (Ibnu Haryanto/detikcom)

Sebagian dari massa mengenakan baju koko, peci, sebagian mengenakan kaus tak seragam. Sebagian membawa Bendera Merah Putih. Massa membubarkan diri dari lokasi menuju arah Slipi, ada yang mengendarai sepeda motor, ada pula yang berjalan kaki.

(dnu/fdn)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Baznas Targetkan Himpun Zakat Rp 3,5 Triliun di Ramadan

Liputan6.com, Jakarta Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menargetkan mampu menghimpun zakat umat sekitar Rp 3,5 triliun pada Ramadhan 2019.

“Kalau Ramadan tahun lalu sekitar Rp 2,5 triliun, dan selama tahun berjalan di 2019 kami rencanakan sekitar Rp 10 triliun. Pada 2018 terhimpun Rp 8,1 triliun,” kata Direktur Utama Baznas M Arifin Purwakananta di Jakarta, Minggu 19 Mei 2019.

Untuk merealisasikan target tersebut, Baznas terus berinovasi memberikan kemudahan layanan kepada masyarakat wajib berzakat.

“Kini lebih mudah, tidak harus mengantarkan uang tunai ke kantor Baznas, cukup transfer lewat rekening saja,” kata dia.

Atau juga bisa menggunakan layanan perusahaan finansial teknologi (fintech) dalam menyalurkan zakat. Cara ini tentunya menurut Arifin, lebih mudah lagi dibandingkan dengan metode penyerahan zakat secara tunai atau transfer lewat bank.

“Kita bekerja sama dengan toko online sepeti Shopee, Tokopedia, dan Bukalapak, juga penyedia layanan uang elektronik seperti Gopay dan Ovo, jadi bisa pilih yang mana suka,” kata dia seperti dikutip Antara.

Bahkan pengumpulan zakat lewat layanan toko online ini diperkirakan akan tumbuh signifikan pada 2020, dengan angka sekitar 20-30 persen dari total yang dihimpun oleh Baznas.

“Proyeksinya karena masyarakat semakin mudah menyalurkan, sehingga kesadaran berzakat semakin baik dan yang kedua yakni pertumbuhan muzaki baru dari kalangan milenial, karena mereka yang akrab dengan fintech,” ujarnya.

Selamat Jalan Arifin Ilham Sang Ahli Zikir

Kamis 23 Mei 2019, 01:16 WIB

Infografis

Tim Infografis – detikNews

Selamat Jalan Arifin Ilham Sang Ahli Zikir

(dnu/fdn)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com

RS Pelni Masih Rawat Korban Kerusuhan 22 Mei 2019

Liputan6.com, Jakarta – Direktur Rumah Sakit Pelni Jakarta dr Dewi Fankhuningdyah mengatakan, pihaknya masih merawat korban kerusuhan 22 Mei 2019. Data ini merupakan jumlah korban hingga pukul 20.45 WIB.

“Dari 82 korban masuk, dua orang dinyatakan meninggal dunia,” katanya seperti dilansir Antara, Rabu 22 Mei 2019 malam.

Dia menjelaskan, umumnya korban yang datang dengan luka-luka, baik luka tembak maupun luka akibat benturan.

“Untuk para korban, umumnya dengan diagnosis akibat benturan dan terkena peluru,” ujar Dewi.

Sesuai dengan prosedur rumah sakit, lanjut dia, penanganan korban disesuaikan dengan kebutuhan pasien. Dewi mencontohkan korban luka tembak, jika dibutuhkan untuk kebutuhan operasi maka tindakan itu dilakukan. Termasuk korban kerusuhan 22 Mei 2019 ini.

“Untuk pembiayaan bagi korban sudah selesai karena semuanya ditanggung dinas kesehatan,” jelas Dewi.

Demi John Wick 3, Keanu Reeves Menerapkan Pola Makan Sehat

Tak hanya latihan fisik, aktor berusia 54 tahun itu juga menerapkan pola makan sehat. Hal ini tak jadi masalah bagi Keanu karena selama ini ia sudah melakukannya sejak lama, dilansir dari Cheat Sheet, 17 Mei 2019,

Reeves tidak punya pantangan khusus demi sehat dan mempertahankan wajahnya yang awet muda dan badannya yang tetap langsing dan fit. Ia hanya menjalankan pola hidup sederhana yang kadang diselingi minuman beralkohol pada agenda tertentu.

Menu yang sering disantapnya antara lain, ayam, nasi, pasta, dan sayuran. Ia memilih makan dalam porsi kecil untuk menghindari kelebihan konsumsi.

Makan dalam porsi kecil membantu dirinya meredakan rasa lapar, serta menghindari keinginan makan sesuatu berlebihan (craving). Selain menjaga pola makan, Reeves berusaha selalu aktif setiap hari. Dia adalah penggemar olahraga hoki, basket, dan angkat beban.