Debat Kedua Capres, TKN Siapkan 2 Tim Terbaik untuk Jokowi

Liputan6.com, Jakarta – Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Maruf Amin, Hasto Kristoyanto berbicara soal finalisasi persiapan debat calon presiden jilid kedua. Dia mengungkapkan, akan ada dua tim yang bekerja marathon.

Tim pertama mengurus bagian konten dan kedua soal kordinasi partai koalisi serta relawan.

“Pertama aspek konten dan seluruh strategi debat ini langsung dipimpin oleh Bapak Erick Thohir bersama Arief Budimanta. Kemudian saya akan memimpin, berkoordinasi dengan seluruh parpol dan relawan. Intinya kami akan menunjukkan kepemimpinan Pak Jokowi yang merangkul,” kata Hasto di Posko Cemara, Jakarta Pusat, Sabtu (16/2/2019).

Hasto menyatakan pemaparan petahana dalam debat besok akan terus menunjukkan capaian yang positif. Juga hal yang membangun berdasarkan aspirasi rakyat.

“Jadi sinergitas antara pusat dan daerah akan ditampilkan,” tambah Hasto.

Selain di panggung debat, TKN juga bersiap menampilkan hal menarik, seperti menghadirkan podium rakyat. Harapannya, debat akan betul-betul menghibur dan membawa kebahagian sekaligus membangun pendidikan politik bagi rakyat.

Hasto menambahkan TKN mengungkap akan bekerja secara total untuk menampilkan yang terbaik dalam mendukung kelancaran debat Joko Widodo. TKN percaya, petahana merupakan sosok yang sudah teruji dalam model debat serupa, sejak 2014.

“Apa pun Pak Jokowi sudah melakukan, debat 2014 memberikan keunggulan, apalagi beliau telah melakukan hal-hal yang positif bagi bangsa dan negara. Sehingga kami akan mendorong seluruh hal positif terkait dengan Pak Jokowi,” Hasto menandasi.

2 dari 2 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Inas: Indomatrik Digunakan untuk Dongkrak Opini Elektabilitas Prabowo

Jakarta – Anggota Penugasan Khusus Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin, Inas Nasrullah Zubir, menduga Indomatrik digunakan untuk kepentingan mendongkrak opini survei Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Indomatrik sebelumnya merilis hasil survei yang menunjukkan selisih elektabilitas Jokowi-Ma’ruf Amin dan Prabowo-Sandiaga sebesar 3,93%.

“Jika orang yang sama, yaitu Husin Yazid memegang posisi penting di dua lembaga survei yang berbeda, tentunya dia dapat memainkan kartu yang sama juga. Artinya bahwa pada saat Pilpres 2014, Husin Yazid bermain kartu remi untuk kepentingan Prabowo, maka tidak salah juga jika kita duga bahwa dia akan bermain mati-matian untuk Prabowo di pilpres 2019,” ujar Inas kepada wartawan, Sabtu (16/2/2019).

Direktur Riset Indomatrik, Husin Yazid,sebelumnya mengatakan Indomatrik dan Puskaptis ialah dua lembaga survei yang berbeda. Namun Husin Yazid pernah menjabat Direktur Eksekutif Puskaptis.

“Jadi, jika pada tahun 2014 yang lalu, Puskaptis ditengarai digunakan oleh Prabowo Subianto untuk membangun opini agar survei Prabowo menjadi di atas Jokowi, maka tidak salah juga kalau kita duga bahwa Indomatrik digunakan oleh Prabowo-Sandi untuk mendongkrak opini survei Prabowo-Sandi yang memang stagnan dan mentok disekitaran 30-an persen saja,” sambungnya.

Inas, yang juga politikus Hanura mengutip keterangan anggota Dewan Etik Perhimpunan Survei Opini Publik Indonesia (Persepi), Hamdi Muluk, yang menyatakan lembaga survei Indomatrik tak berada di bawah naungannya.

“Maka berarti bahwa Indomatrik bukanlah lembaga survei yang kapabel dan bisa dipercaya, sehingga kesimpulan bahwa Indomatrik adalah alat Prabowo Subianto untuk mendongkrak opini elektabilitasnya, bukanlah isapan jempol belaka,” kata Inas.

(elz/fdn)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Inspirator Pelestarian Lingkungan, Pemkot Bitung Resmikan Monumen Alfred Russel Wallace   

Liputan6.com, Jakarta Pemerintah Kota Bitung beserta segenap elemen masyarakat pencinta lingkungan, menyelenggarakan kegiatan perayaan 100th Natuurmonument Goenoeng Tangkoko Batoeangoes pada tanggal 20 – 21 Februari 2019, bertempat di lapangan Singkanaung – Kampung wisata Batuputih. Kegiatan perayaan dikemas dalam berbagai kegiatan tontonan yang penuh tuntunan yang terdiri dari Workshop masyarakat & Komunitas, Talkshow, Pameran dan Konser Musik Alam.

Kegiatan talkshow akan menampilkan narasumber ahli diantaranya : Harry Hisler – UK; Dou Van Hoang – Vietnam ; Khouni Lomban Rawung dan Rahmi Handayani yang akan mengupas terkait pendekatan kampanye dan pelestarian lingkungan hidup melalui berbagai perspektif yang berbeda.

Kegiatan pameran akan melibatkan 24 komunitas lingkungan dan pariwisata yang bersama sama akan melandasi pengembangan kampung wisata Batuputih sebagai kampung wisata berbasis konservasi. Musisi Nugie dan Tanita bersama The early bird, lamp of bottle, jarank pulang dan 4play akan menyajikan konser alam yang mengajak seluruh pengunjung menghargai dan merawat alam melalui alunan musik.

Sebagai puncak kegiatan, akan diresmikan monumen Alfred Russel Wallace sebagai sosok inspirator dalam gerakan pemuliaan lingkungan bertempat di dalam Taman Wisata Alam Batuputih dan Batuangus. Monumen ini juga sekaligus menjadi simbol keunikan satwa endemik di Sulawesi serta menjadi peringatan bahwa mengkonsumsi satwa liar asli secara berlebihan bisa berujung pada kepunahan. Pada acara ini akan dihadir bapak Paul Smith OBE, Country Director British Councill Indonesia sebagai perwakilan negara sahabat.

Kota Bitung merasa bangga karena sejak kunjungan Wallace hingga hari ini, Batuputih mampu menarik para ilmuwan dan pelajar dari seluruh belahan dunia untukmempelajari keunikan dan kekayaan serta keanekaragaman hayati Sulawesi Utara di Tangkoko. Kehadiran monumen ini diharapkan dapat melindungi dan menghormati warisan alam kita sampai ke generasi yang akan datang.

Walikota Bitung, Max Lomban menyatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk melanjutkan keteladanan para pendahulu dalam menjaga dan melestarikan lingkungan, namun juga turut mendorong percepatan pembangunan pariwisata di kawasan Batuputih. Akan turut diluncurkan paket wisata “Jelajah Tangkoko” sebagai paket unggulan bagi para wisatawan untuk dapat menjelajahi keunikan alam dan budaya di kawasan Tangkoko.

Hutan Tangkoko-Batuangus

Hutan Tangkoko-Batuangus, merupakan salah satu hutan konservasi tertua di Indonesia yang ditetapkan melalui surat keputusan Gubernur Jendral Hindia Belanda pada tahun 21 Februari 1919. Pada tanggal 24 Desember 1981, kementrian pertanian Republik Indonesia merubah status Cagar Alam Gunung Tangkoko Batuangus seluas 1.250 Ha menjadi Taman Wisata Alam Batuputih (615 Ha) dan TWA Batuangus (635 Ha).

Sesuai dengan penetapan awalnya, tujuan pengelolaan kawasan ini adalah untuk perlindungan dan pelestarian satwa endemik, dan kegiatan wisata. Dalam perkembangannya, cagar alam Gunung Tangkoko-Batuangus mengalami perubahan berdasarkan SK Mentri Kehutanan RI No SK/1826/Menhut-VIII/KUH/2014 tentang penetapan kawasan hutan pada kelompok hutan Dua saudara seluas 8.5045.07 Ha. Kawasan ini terdiri dari Cagar Alam Dua Saudara (7.247,46 Ha) TWA Batu putih (649 ha), TWA Batuangus ( 648.57 Ha)

Terlepas dari penamaan yang berganti, dunia tetap mengenal kawasan TANGKOKO sebagai salah satu laboratorium hidup dengan tempat keragaman ekologi yang menawan. Adalah Alfred Russel Wallace, seorang naturalis berkebangsaan Inggris yang memulai perjalanan dan pengamatannya dengan meneliti fauna di kepulauan Indonesia bagian timur. Hasil pengamatannya dituliskan dalam sebuah buku bertajuk “THE MALAY ARCHIPILAGO”. Sebuah buku yang menginspirasi jutaan generasi setelahnya tentang kekayaan biogeografi untuk sekelompok pulau yang dipisahkan oleh selat yang dalam yang memisahkan lempeng ASIA dan AUSTRALIA”.

Sepak Terjang Alfred Russel Wallace

Alfred Russel Wallace dikenal sebagai penemu teori evolusi melalui seleksi alam dan membuat tulisan bersama Charles Darwin yang membahas subjek tersebut. Beliau dianggap sebagai “Bapak dari Biogeografi”- sebuah studi mengenai distribusi secara geografi dari flora dan fauna.

Alfred Russel Wallace yang lahir pada 8 Januari 1823 dan meninggal pada 7 November 1913) adalah seorang naturalis, ahli biologi, penjelajah, geografer dan antropolog dari Britania Raya. Ia paling dikenal akan pemahamannya tentang teori evolusi melalui seleksi alam. Tulisannya yang membahas tentang subjek tersebut diterbitkan bersamaan dengan beberapa tulisan Charles Darwin pada tahun 1858. Hal ini mendorong Darwin untuk mempublikasikan gagasannya sendiri dalam bukunya yang berjudul “Origin of Species”(Asal Usul Spesies).

Wallace banyak melakukan penelitian lapangan, pertama-tama di lembah Sungai Amazon dan kemudian di Kepulauan Melayu (Nusantara),termasuk Celebes (Sulawesi). Observasinya yang tajam menyoroti keunikan dari biogeografi Sulawesi.

Di Indonesia, Wallace mengidentifikasi pembagian flora dan fauna yang sekarang dikenal dengan istilah Garis Wallace. Garis tak kasat mata ini melintang melewati di antara Bali dan Lombok ke arah utara di antara Borneo dan Sulawesi. Garis Wallace membagi kepulauan Indonesia menjadi dua bagian flora dan fauna yang berbeda, bagian barat terdiri dari fauna yang berasal dari Asia (primata, macan, harimau, gajah, badak, dsb) dan bagian timur terdiri dari fauna asal Australia (kakaktua, perkici, cendrawasih, marsupial, dsb).

Garis Wallace dan batasan biogeografi antara Papua dan Maluku kini didefinisikan sebagai area ekologis yang dikenal sebagai Wallacea. Wallacea dideskripsikan sebagai zona dengan persilangan flora dan fauna yang unik antara Asia dan Australia. Zona ini terdiri dari Sulawesi dan Kepulauan Maluku bagian utara, dan Kepulauan Nusa Tenggara bagian selatan.

Sekarang ini, zona tersebut dianggap sebagai salah satu dari titik dengan keanekaragaman hayati yang terkaya di dunia, dimana spesies baru yang bahkan belum pernah ditemukan oleh peneliti sebelumnya masih bermunculan sampai hari ini. Dalam sejarah taksonomi, penamaan spesies hewan berdasarkan nama Wallace jumlahnya lebih banyak jika dibandingkan dengan nama-nama yang lain.

Wallace melakukan perjalanan ke wilayah Minahasa dari bulan Juni sampai September 1859. Ia mengunjungi Batu putih selama seminggu pada pertengahan September tahun 1859 untuk mencari spesimen Maleo – burung endemik Sulawesi – sebagai bahan koleksi di museum sejarah alam di Inggris. Populasi Maleo di Batuputih sekarang sudah punah karena telur-telur mereka diambil oleh masyarakat untuk dikonsumsisecara berlebihan. Namun sampai saat ini sebagian masyarakat masih mengingat tempat bersarang Maleo yang terletak di sepanjang garis pantai ini di masa lampau.

Wallace mencatat bahwa masyarakat setempat biasanya berjalan sejauh 50 km untuk mengumpulkan telur Maleo di Batuputih, sebuah desa nelayan yang didirikan oleh warga keturunan Kepulauan Sangihe-Talaud. Burung Maleo, termasuk sarang dan telur mereka, kini sudah dilindungi hukum Republik Indonesia.

35 tahun setelah kunjungan Wallace, seorang Belanda ahli botani Dr. Sijfert Koorders melakukan survei di hutan Minahasa secara ekstensif pada tahun 1894-1895,tetapi ia sendiri tidak sempat mejelajahi Tangoko. Beliau sudah mempelajari publikasi dari Wallace dan mereka berdua surat-menyurat menggenai beberapa hal. Koorders juga sempat memberi nama sekelompok pohon di Sulawesi Wallaceodendron, sebagai tanda untuk menghormati Wallace. Dr. Koorders menjabat sebaga iketua Perkumpulan Perlindungan Alam Hindia Belanda (Nederlandsch-Indische Vereeniging tot Natuurbescherming), yang mengusulkan beberapa kawasan konservasidi Jawa, Sumatera, Sulawesi, Maluku dan Papua. Meskipun Koorders tidak pernah survei hutannya sendiri, “Goenung Tongkoko-Batoeangoes” di resmikan oleh pemerintah Hindia Belanda sebagai cagar alam pada 1919 karena memiliki “nilai ilmiah” berdasarkan flora dan fauna (Anoa, Babirusa dan Maleo).

Wallace sangat terpukau dengan Sulawesi karena keunikan formasi geologinya yang terbagi atas dua kawasan ekologi. Berdasarkan penelitiannya terhadap burung, serangga, mamalia, tumbuhan dan biota lainnya, ia bisa menjelaskan secara detail mengenai apa yang disebutnya sebagai “anomali dan eksentriknya sejarah alam di Sulawesi” Kata beliau, Sulawesi merupakan “..pulau yang kaya akan makhluk yang khas, banyak keistimewaan dan keindahan… sejumlah fauna disini begitu luar biasa dan tidak ada duanya di belahan dunia yang lain”

Sulawesi adalah satu-satunya wilayah di Asia yang mempunyai baik primata (seperti ragam spesies tarsius dan macaca) dan marsupial (seperti ragam spesies kuse kerdil dan kuskus beruang). Kita bisa melihat apa yang menjadi inspirasi di balik konsep biogeografi Wallace dan evolusi dari seleksi alam: “Maka dari itu, Sulawesi menunjukkan kepada kita bukti nyata mengenai pentingnya kita mempelajari distribusi geografis fauna.”


(*)

Optimis Menang, Ma’ruf Amin Targetkan 70 Persen Suara di Jawa Barat

Jakarta – Barisan Nusantara (Barnus) melantik pengurusnya untuk menggerakkan pemenangan calon presiden-calon wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin di Jawa Barat. Mendapat dukungan Barnus, Ma’ruf optimistis bisa meraup suara 70 persen di Jawa Barat.

“Saya ingin sampaikan terima kasih karena Barnus Jabar dengan seluruh pengurus DPC Jawa Barat telah menyatakan dukungannya kepada paslon nomor 01. Karena itu saya yakin dengan dukungan Barnus, calon capres no 01 akan memenangkan pilpres di Jawa Barat,” ujar Ma’ruf dalam sambutannya di gedung Cimahi Convention Hall, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (16/2/2019).

“Karena itu minimal menangnya di Jawa Barat harus 70 persen. Sanggup atau tidak? Yakin atau tidak? Pasti atau tidak? Ini harus dipegang, minimal 70 persen,” sambungnya.


Ma’ruf yakin Barnus dapat menaikkan elektabilitasnya lantaran gerakan itu sudah didukung oleh 11 komunitas di Jawa Barat. Sehingga, lanjutnya, dapat menaikkan suara Jokowi yang diketahui kalah pada tahun 2014.

“Tahun 2014 Jokowi kalah di Jawa Barat, betul? Apa tahun 2019 mau kalah lagi? Mau kalah apa tidak? Pasti menang, karena itu 2019 harus menang. Dengan Barnus yang terkonsolidasi di Jabar dan didukung oleh 11 komunitas, maka elektabilitas 01 akan naik lagi. Sekarang sudah di 53 persen, kita harapkan akan naik terus, kalau bisa sampai 70 persen,” ucapnya.

Terlebih lagi jelas Ma’ruf, pihaknya didukung oleh 10 partai besar, lalu ia juga menyinggung seluruh capaian pada pemerintahan Jokowi. Ia pun menegaskan agar seluruh relawan dapat memanfaatkan potensi itu untuk menarik suara.

“Pak Jokowi bukan hanya janji tapi sudah bukti nyata, makanya pantas menang. Nah ini saya bilang banyak hal ya, tapi semua itu kalau kita tidak mampu mengonversi potensi yang kita miliki tidak ada artinya kalau kita tidak bisa konversi jadi elektabilitas,” tuturnya.
(eva/gbr)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Timses: Jokowi Andalkan Jatim untuk Menang di Pilpres 2019

Jember – Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jatim Irjen Pol (Purn) Mahfud Arifin menargetkan kemenangan Paslon Jokowi-Ma’ruf Amin 70 persen di Jember. Target tersebut sama dengan target kemenangan Jawa Timur.

Dengan prosentase kemenangan tersebut, Mahfud berharap para tim kampanye di daerah untuk proaktif. Dan khusus Jember, dapat meraih kemenangan yang sama seperti Pilpres tahun 2014.

Pernyataan tersebut disampaikan Mahfud saat menghadiri Deklarasi dan Raker Barisan Relawan Penggerak Desa (BRIGADE) 01 di Gedung Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Jalan Nusa Indah, Kecamatan Patrang, Sabtu (16/2/2019).

“Saat saya menemui Presiden beberapa waktu lalu, beliau berpesan agar Jawa Timur harus dipertebal. Karena kekuatan itu ada di Jatim,” ujar Mahfud saat dikonfirmasi wartawan usai deklarasi.

Segala titik kelemahan segera diisi oleh para relawan. Dari kampung ke kampung, desa ke desa. Sampai level paling bawah untuk terus diberi pemahaman.

“Karena untuk target sendiri, apalagi dari Jember ini cukup kuat, untuk mendukung Jember. Tinggal mempertebal (perolehan suara) apalagi dulu pada tahun 2014 (Pilpres), kita menang. Aura kemenangan terasa kuat kok,” ujar Mantan Kapolda Jatim ini.

Apalagi didukung partai, bupati dan pimpinan DPRD, lanjutnya, yang semuanya koalisi untuk memenangkan Jokowi-Amin.

“Pak Jokowi Jelas hasilnya, didukung partai yang jelas, tinggal perkuat lah. Untuk kampanye pun, boleh kok tiap Sabtu dan Minggu, bupati dan pimpinan DPRDnya,” tandasnya.

Lebih jauh terkait upaya untuk mempertebal target perolehan suara di wilayah Jawa Timur. “Yakni wilayah Mataraman, Jember beberapa titik, Bondowoso, dan Madura juga sudah,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua BRIGADE 01 Jember Ayub Junaidi menyampaikan, pihaknya sudah komitmen dan siap untuk mendukung Jokowi-Amin menang dalam Pilpres 17 April mendatang.

“Upaya kami, di tiap TPS ada relawan. Totalnya ada 7.666 orang dan siap untuk kemenangan Jokowi,” tandasnya.

Machfud meminta doa dan dukungan agar Jember dan Indonesia semakin maju ke depan di bawah kepemimpinan Jokowi-Maruf. Hal itu dilakukan aat bertemu dengan para ulama di Ponpes Raudlatul Ulum.

“Pilpres ini bukan cuma soal Pak Jokowi, bukan soal Kiai Maruf. Tapi upaya kita menghadang kelompok tertentu yang sedang membajak demokrasi untuk mengingkari NKRI dan Pancasila. Kita harus lawan. Caranya bagaimana? Coblos Jokowi,” ujarnya.
(fat/fat)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Caleg Viral Mirip Artis Korea, Ini Potret Davin Kirana Putra Bos Lion Air

Liputan6.com, Jakarta Saat ini, di sepanjang jalan banyak ditemukan spanduk dan baliho caleg (calon anggota legislatif) yang terpampang sebagai media kampanye. Namun, ada salah satu baliho caleg yang rupanya menarik perhatian netizen.

Di beberapa titik di Jakarta, terdapat baliho berukuran besar menampilkan seorang caleg dari Partai Nasdem bernama Davin Kirana. Yang menarik dari baliho ini, sosok caleg yang dikampanyekan memiliki wajah oriental bak artis Korea.

Hal ini mengundang banyak perhatian netizen khususnya para pecinta Korea. Sebenarnya siapa sosok caleg yang disebut mirip artis Korea ini?

2 dari 8 halaman

Sosok Davin Kirana Caleg Partai Nasdem

Dikutip dari laman KPU, Davin Kirana terdaftar sebagai Calon Legislatif DPR RI Dapil DKI Jakarta II Partai Nasdem. Diketahui Davin Kirana saat ini masih berusia 22 tahun.

Davin Kirana juga merupakan anak dari Rusdi Kirana, pendiri maskapai penerbangan Lion Air. Rusdi Kirana sendiri juga sudah lama terjun ke dunia politik.

Pada 12 Januari 2014, ia menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Rusdi Kirana juga pernah dipilih oleh Presiden Joko Widodo untuk menjadi anggota Dewan Pertimbangan Presiden.

Pencalonan David Kirana dinilai mengejutkan karena David Kirana memilih Partai Nasdem sebagai tunggangannya dalam berpolitik.

Davin Kirana sendiri terbilang aktif di media sosial Instagram dengan akun @davinkirana. Davin aktif mengunggah kegiatan dan konten-konten kampanye pencalonan dirinya.

Dalam kampanyenya, Davin Kirana menyatakan akan fokus pada kepedulian terhadap para TKI di luar negeri. Beberapa kali Davin Kirana terlihat mengunggah kebersamaanya bersama para WNI yang berada di Malaysia.

Berikut potret Davin Kirana yang dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber, Sabtu (16/2/2019).

3 dari 8 halaman

Davin Kirana Bersama Ketum Partai Nasdem Surya Paloh

4 dari 8 halaman

Davin Kirana Merupakan Putra Rusdi Kirana, Bos Lion Air

5 dari 8 halaman

Davin Kirana Bertemu dengan TKI di Malaysia

6 dari 8 halaman

Davin Kirana Disebut Mirip dengan Artis Korea

7 dari 8 halaman

Gaya Santai Davin Kirana, Mirip Artis Korea kan?

8 dari 8 halaman

Davin Kirana Hadir di Acara Komunitas Guru

Diam-Diam, Kawasaki Menyiapkan Motor Listrik

Liputan6.com, Jakarta – Kendaraan listrik, khususnya motor listrik bukanlah hal yang baru di Indonesia. Sebut saja Honda yang meluncurkan PCX Listrik dan juga E-Vino telah diperkenalkan oleh Yamaha.


Seakan-akan tak mau kalah dengan kedua rivalnya, Kawasaki belum lama ini mematenkan desain yang diduga adalah motor listrik terbarunya.

Berdasarkan desainnya dalam Visordown.com, motor listrik Kawasaki ini tampak matang dan siap diproduksi. Diprediksi, kendaraan ramah lingkungan ini akan terlahir sebagai naked-bike.

Sayangnya, belum ada informasi lebih detail terkait motor listrik baru Kawasaki tersebut. Yang jelas, mematenkan desain masih jauh dari tahap akhirnya, yaitu produksi.

Namun, ada kemungkinan bahwa motor listrik Kawasaki ini akan melakoni debutnya pada tahun ini atau selambat-lambatnya 2020 mendatang.

2 dari 3 halaman

Selanjutnya

Sekadar informasi, Kawasaki sebenarnya sudah tak asing lagi dengan motor listrik. Pada 2014 lalu, mereka menghadirkan Kawasaki J-Concept dengan desain yang radikal dan futuristik.

Sumber: Otosia.com

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Jelang Debat Soal Pangan: Prabowo ‘Gerakan Emas’, Jokowi ‘Manusia Unggul’

Jakarta – Salah satu tema yang akan diangkat di Debat Capres kedua Pilpres 2019 adalah soal pangan. Lantas seperti apa program andalan yang dimiliki kedua capres ini?

Sejak Pilpres 2014 lalu, Prabowo Subianto memiliki program pemberian susu kepada anak-anak yang diberi nama ‘Revolusi Putih’. Di Pilpres 2019 ini, program tersebut berganti nama menjadi ‘Generasi Emas’ yang fokusnya melebar tidak hanya pemberian susu kepada anak.

“Gerakan Emas itu gerakan emak-emak dan anak minum susu. Jadi orientasinya pada penyediaan protein buat anak dan ibu miskin ya, karena ada tantangan serius buat masa depan Indonesia yaitu stunting growth itu,” ungkap Koordinator Juru Bicara Prabowo-Sandiaga Uno, Dahnil Anzhar Simanjuntak, (17/10/2018).

Orientasi dari Gerakan Emas bukan hanya sekedar meminum susu, tapi kecukupan protein bagi anak. Program ini nantinya akan melibatkan masyarakat sehingga menjadi gerakan bersama. Gerakan Emas juga ditujukan terhadap sang ibu dan adanya keterlibatan masyarakat dalam penyediaan protein tersebut.
“Beliau ingin menjadi gerakan baik pada saat beliau menjadi presiden atau sebelum beliau menjadi presiden, beliau ingin dorong semua komponen masyarakat, untuk terlibat dalam menyiapkan kecukupan protein bagi keluarga-keluarga yang tidak,” tutur Dahnil.

Dari program ini, diharapkan muncul hubungan keluarga angkat. Bagi mereka yang mampu, akan bisa membantu masyarakat dari kalangan yang kesulitan. Gerakan Emas juga akan diperluas menjadi sebuah kebijakan utama dalam pemerintahan Prabowo-Sandi jika terpilih pada Pilpres 2019 mendatang.

“Kalau dulu koperasi itu ada bapak angkat, nah sekarang bahkan nanti ada keluarga, relawan-relawan yang berasal dari orang-orang mampu, mampu secara intelektual, mampu secara keuangan itu juga bisa menjadi saudara yang memberikan edukasi. Jadi basis kita gerakan ini kan sudah dimulai oleh Pak Prabowo melalui partainya tapi akan diperluas menjadi suatu gerakan yang melibatkan seluruh komponen masyarakat,” kata Dahnil.

“Menjadi salah satu kebijakan utama untuk mengatasi stunting growth, dan masalah sosial yang lainnya. Jadi tahapannya gitu. Awalnya revolusi putih berhenti pada susu, kemudian menjadi gerakan gotong royong, saling bersaudara, kemudian ketika Pak Prabowo jadi presiden akan jadi kebijakan,” sambung Ketum PP Pemuda Muhammadiyah itu.

Program Prabowo-Sandiaga ini mendapat kritik dari kubu Joko Widodo-Ma’ruf Amin. Alasannya, penyediaan susu memerlukan impor dan belum tentu cocok bagi semua orang mengingat demografi warga Indonesia yang cukup beragam.

Terkait isu stunting, Jokowi disebut lebih mengutamakan local wisdom. Tak hanya susu, masyarakat akan diajak untuk mengkonsumsi makanan penuh protein yang sesuai dengan masing-masing daerah.

“Kalau kita mengedepankan local wisdom. Mereka yang tinggalnya dekat laut kita dorong untuk makan ikan, ada yang mungkin kacang-kacangan, potensi alam kita begitu besar. Kalau susu, selain mahal belum tentu cocok bagi semua orang,” kata Wakil Ketua TKN Jokowi-Ma’ruf Amin.

Jokowi-Ma’ruf menyorongkan program ‘Manusia Indonesia Unggul’. Dalam proses pembentukan generasi emas nanti, TKN Jokowi-Ma’ruf Amin menilai tidak cukup hanya sekedar fokus pada asupan.

“Di tim Jokowi-Ma’ruf ini bahwa gerakan membangun manusia Indonesia yang unggul, unggul itu harus komprehensif. Tidak boleh hanya satu bagian saja mulai dari kita harus memperhatikan dan fokus bagaimana mengurangi stunting, gagal tumbuh, ini salah satu yang kita lakukan,” sebut Karding.

“Penting untuk mempercepat memberikan jaminan gizi sejak dalam kandungan. Pola asuh keluarga harus kita perbaiki, memperbaiki fasilitas air bersih, sanitasi, dan lingkungan yang mendukung tumbuh-kembang anak. Di samping itu, reformasi kesehatan kita perlu diperbaiki,” sambung politikus PKB itu.

Program Manusia Unggul ini tak hanya berfokus pada masalah asupan semata. Jokowi-Ma’ruf juga mementingkan program promotif dan preventif agar masyarakat di Indonesia mau hidup dalam lingkungan yang sehat. Fasilitas yang memadai dinilai menjadi salah satu unsur untuk membentuk manusia unggul.

“Percepatan pemerataan infrastruktur dasar, apa sanitasi, kemudian rumah tangga yang sehat, memiliki jamban, warga miskin juga harus dijamin. Aksesnya ke seluruh pelosok urusan kesehatan, seperti KIS. Pemerataan fasilitas dan pemerataan pelayanan kesehatan baik di daerah tertinggal terdepan, dan terluar. Kalau kita kasih makan, asupan saja, tapi sistem kesehatan nggak dipikirkan, ya nggak bisa,” tutur Karding.

Debat Pilpres 2019 kedua akan diselenggarakan pada hari Minggu, 17 Februari 2019. Debat ini mengusung tema lingkungan hidup, infrastruktur, energi, pangan, dan sumber daya alam. Hanya capres yang akan mengikuti debat kedua tersebut.

Ikuti perkembangan Pemilu 2019 hanya di sini.
(elz/fdn)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Ma’ruf Amin Minta Santri Tidak Golput dan Ikuti Arahan Kiai di Pilpres 2019

Liputan6.com, Purwakarta – Calon wakil presiden nomor urut 01, Ma’ruf Amin meminta para santri untuk menggunakan hak pilihnya di Pilpres 2019. Dia juga meminta para santri mengikuti arahan kiai untuk menetukan pilihan di pesta demokrasi tersebut.

“Supaya belajar sungguh-sungguh, yang sudah punya hak pilih supaya jangan tidak milih, dan pilihlah yang sesuai dengan arahan kiainya,” kata Ma’ruf di Pondok Pesantren Al Muhajirin, Purwakarta, Jawa Barat, Sabtu (16/2/2019). 

Selain itu, Ma’ruf pun meyakini bisa memenangkan Pilpres 2019. Terutama di kawasan Purwakarta, Jawa Barat.

Dia mengakui Jawa Barat adalah medan pertempuran pilpres yang paling keras. Sebab pada Pilpres 2014, capres petahana Joko Widodo atau Jokowi kalah telak dari lawannya yakni Prabowo-Hatta.

“Akhir-akhir ini memang yang harus kita konsolidasi, Jawa barat, Jakarta dan Banten. Tiga daerah ini memang daerah yang istilah pertempurannya lumayan,” ungkap Ma’ruf.

“Saya kira besar Purwakarta itu, Alhamdulillah, ada Muhajirin,” tambah dia.

2 dari 3 halaman

NU Tidak Pernah Minta Jatah

Dalam sambutannya di Ponpes Al Muhajirin, Purwakarta, cawapres Jokowi ini juga menegaskan bahwa Nahdlatul Ulama (NU) tidak pernah meminta jatah cawapres di Pilpres 2019.

“NU tuh enggak pernah meminta jatah, NU ngancem untuk dapat wakil presiden, enggak ada tuh,” kata Ma’ruf.

Dia mengakui bahwa NU hanya menawarkan kadernya sebagai cawapres. Tawaran itu, kata Ma’ruf, diberikan pada capres petahana Presiden Joko Widodo atau Jokowi. 

“Memang NU menawarkan, nah loh Bapak Jokowi mau mengambil NU sebagai calon wakil presiden, NU akan berjuang habis habisan untuk memenangkan Pak Jokowi dengan calon wakil presiden dari NU,” ungkapnya.

“Silakan pilih, ada Ketua Umum PPP, ada NU yang profesional ada juga Kiai Ma’ruf Amin, saya yang dipilih oleh Pak Jokowi,” sambungnya.



Reporter: Sania Mashabi

Sumber:Merdeka.com

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Quick Count Pilpres 2014 Diungkit, Husin Yazid Serang Balik Hamdi Muluk

Jakarta – Anggota Dewan Etik Perhimpunan Survei Opini Publik Indonesia (Persepi) Hamdi Muluk menyebut Indomatrik cuma ganti nama dari Puskaptis. Direktur Riset Indomatrik, Husin Yazid, menyerang balik Hamdi.

Yazid menyebut Hamdi tidak independen dan melibatkan lembaga survei yang ada di bawah naungan Persepi untuk mendukung Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok di Pilgub DKI 2017. Ini lantaran Hamdi mengungkit soal Puskaptis yang dikeluarkan dari Persepi karena dituding manipulatif karena quick count di Pilpres 2017 berbeda dari lembaga survei lainnya dengan memenangkan Prabowo-Hatta Rajasa.

“Justru Pak Hamdi Muluk yang ganti nama dari ketua jadi anggota. Karena sebagai ketua dewan etik dia tidak independen. Keberpihakan kepada calon-calon. Dan bahkan disinyalir menyuruh beberapa anggotanya di Persepi untuk mendukung calon tertentu. Contoh di Pilgub DKI 2017, di Ahoker,” tutur Yazid saat dihubungi, Sabtu (16/2/2019).


Dia mengatakan hanya berasumsi. Setelah mendukung Ahok di Pilgub DKI 2017, Yazid menduga Hamdi bersama beberapa lembaga survei di bawah Persepi kini mendukung capres petahana Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin.

“Saya berasumsi. Dulu dia Ahoker benar. Sekarang dia disinyalir. Karena dia membawahi beberapa lembaga survei yang dulu ke Ahok ini. Sekarang kan ke Jokowi, 01,” ucap Yazid.

Dia juga menyebut Hamdi tak punya pengalaman. Alasan-alasan ini pula yang disebut Yazid Puskaptis tak bersedia untuk diaudit pada 2014 lalu.

“Kedua, Saya pertanyakan integritas, kredibilitas, plus kompetensi dari Prof Hamdi Muluk karena dia belum punya pengalaman dalam survei bupati, wali kota, dan gubernur.Sementara saya, dari 2014 sudah lakukan 350-an untuk bupati-wali kota. Plus 34 provinsi. Dan presiden 2004-2009. Artinya dia tak punya kompetensi. Untuk apa saya diperiksa orang tak berpengalaman,” kata Yazid.

Sebelumnya diberitakan, Indomatrik mengeluarkan survei terkait Pilpres 2019. Hasilnya, elektabilitas Prabowo-Sandiaga semakin mendekati Jokowi-Ma’ruf Amin.

Anggota Dewan Etik Persepi, Hamdi Muluk, mengatakan Indomatrik tidak terdaftar di Persepi. Hamdi kemudian mengungkit soal hasil quick count Pilpres 2014 dari Puskaptis yang berbeda dengan perhitungan real count KPU.

Quick count Puskaptis, menyatakan elektabilitas Prabowo-Hatta Radjasa unggul dari Jokowi-Jusuf Kalla. Padahal kebanyakan lembaga survei mengumumkan kemenangan Jokowi-JK.

Hamdi kemudian mengungkit Puskaptis yang tak mau diaudit terkait quick count tersebut. Hamdi kemudian meminta masyarakat skeptis dengan melihat rekam jejak penyelenggara riset.

“Publik harusnya tidak melupakan rekam jejak Yazid dalam kasus kesalahan quick count di 2014. (Indomatrik) itu ganti nama saja (dari Puskaptis),” tandas Hamdi ketika dikonfirmasi detikcom, Sabtu (16/2/2019).

Puskaptis merupakan satu dari 4 lembaga survei yang dipermasalahkan saat Pilpres 2014 karena diduga memanipulasi hasil quick count. Pukaptis dan tiga lembaga riset lainnya, yakni Lembaga Survei Nasional (LSN), Indonesia Research Center (IRC), dan Jaringan Suara Indonesia (JSI), memenangkan pasangan Prabowo-Hatta Rajasa. Padahal lembaga survei lainnya merilis hasil Jokowi-Jusuf Kalla yang menang, dengan selisih angka tidak jauh dari real count KPU.

Hasil prediksi 4 lembaga itu sangat melenceng jauh dari real count KPU di mana pasangan Jokowi-JK mendapat perolehan 53,15% sementara Prabowo-Hatta 46,65%. Dari 4 lembaga survei yang diduga melakukan manipulatif, Puskaptis dan IRC yang prediksinya paling melenceng.

Puskaptis memiliki perbedaan angka sebesar 5,20%, sementara IRC selisihnya 4,26%. Padahal mereka sama-sama mematok margin error +-1%. Artinya, dalam prediksi mereka, kemungkinan perbedaan data dengan real count tidak akan lebih dari 1 persen. Namun kenyataannya sangat jauh.
(jbr/elz)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>