Barcelona Bangkit untuk Kalahkan Sevilla Berkat Hattrick Messi

Jakarta Barcelona meraih kemenangan 4-2 atas Sevilla pada laga La Liga di Stadion Ramon Sanchez Pizjuan, Sevilla, Sabtu (23/2/2019). Lionel Messi tampil sebagai bintang dengan mencetak tiga gol.

Pada laga tersebut, Barcelona sebenarnya sempat dua kali dalam posisi tertinggal. Jesus Navas membuka keunggulan tuan rumah melalui golnya pada menit ke-22.

Tidak lama berselang, Messi menyamakan skor pada menit ke-26. Gol penyeimbang ini terbilang indah karena dicetak dengan teknik tendangan voli.

Akan tetapi, Sevilla kembali unggul saat tiga menit sebelum babak pertama berakhir. Sepakan keras Gabriel Mercado gagal diamankan kiper Barcelona, Marc-Andre ter Stegen.

Tertinggal 1-2 membuat Barcelona lebih gencar melakukan serangan pada babak kedua. Hasilnya baru diperoleh pada menit ke-67, saat tembakan kaki kanan Messi mengoyak jala Sevilla.

Messi akhirnya melengkapi hattrick pada menit ke-85. Barcelona pun berbalik unggul atas Sevilla untuk kali pertama pada laga tersebut.

Jelang laga berakhir, Barcelona menambah pundi-pundi gol. Kali ini, Luis Suarez mencatatkan nama di papan skor setelah memaksimalkan umpan Messi. Laga berakhir 4-2 untuk kemenangan Barcelona.

Susunan pemain

Sevilla: 1-Tomas Vaclik; 25-Gabriel Mercado (22-Franco Vazquez 51), 4-Simon Kjaer, 3-Sergi Gomez, 14-Maximilian Wober (5-Ibrahim Amadou 58); 16-Jesus Navas, 10-Ever Banega, 20-Marko Rog (7-Roque Mesa 62), 21-Quincy Promes; 17-Pablo Sarabia; 9-Wissam Ben Yedder

Pelatih: Pablo Machin

Barcelona: 1-Marc-Andre ter Stegen; 2-Nelson Semedo (20-Serg Roberto 46), 3-Gerard Pique, 23-Samuel Umtiti, 18-Jordi Alba; 22-Arturo Vidal (11-Ousmane Dembele 46), 5-Sergio Busquets, 4-Ivan Rakitic; 10-Lionel Messi, 9-Luis Suarez, 7-Philippe Coutinho (21-Carles Alena 79)

Pelatih: Ernesto Valverde

Wasit: Antonio Mateu

Saksikan siaran langsung pertandingan-pertandingan Premier League, La Liga, Ligue 1, dan Liga Europa di sini:

5 Cerita Kirana Larasati yang Pakai Topi Unicorn

JakartaKirana Larasati mengunggah foto di Instagram-nya sedang memakai topi unicorn. Ada beberapa cerita tentang Kirana. Apa saja?

Kirana lahir di Jakarta, pada 29 Agustus 1987. Dia merupakan aktris Indonesia.

Berikut cerita Kirana Larasati.

1. Bintang Sinetron

Keterlibatan Kirana dalam dunia sinetron berawal dari ketidaksengajaan saat memenangkan acara untuk promosi film Eiffel I’m in Love yang diselenggarakan sebuah stasiun radio. Hadiahnya adalah makan malam bersama Samuel Rizal dan Shandy Aulia.

Kemudian Kirana ditawari untuk mengikuti casting sebuah sinetron oleh Dewi Yulia Razif, casting director PT Soraya Intercine Film. Setelah casting itu, karier Kirana makin bersinar.

Sinetron yang melambungkan nama Kirana adalah Azizah yang ditayangkan stasiun televisi swasta pada tahun 2007. Sinetron lain yang pernah dibintanginya antara lain Aku Bukan Untukmu, Benci Bilang Cinta, Kakak Iparku 17 Tahun, Pasangan Heboh, Habibi dan Habibah.

2. Pemain Film

Selain sinetron, Kirana juga bermain film. Beberapa film yang dibintanginya antara lain D’Girlz Begins (2006), Claudia/Jasmine, Gotcha, dan Perempuan Punya Cerita (2008).

3. Kehidupan pribadi

Kirana Larasati menikah dengan Tama Gandjar pada 9 Mei 2015. Dari pernikahan itu keduanya dikaruniai seorang anak bernama Kyo Karura Gantama.

Namun pernikahan itu kandas dan Kirana serta Tama resmi bercerai pada 13 Juli 2017. Hak asuh anak jatuh ke tangan Kirana.

4. Caleg PDIP

Kirana saat ini terdaftar sebagai caleg PDIP. Dia caleg dari Dapil Jabar I (Kota Bandung dan Kota Cimahi).

5. Unggah Foto Pakai Topi Unicorn

Terbaru, Kirana Larasati mengunggah fotonya saat memakai topi unicorn. Istilah unicorn mencuat setelah Debat Capres Putaran Kedua pada Minggu (17/2/2019). Pada Debat itu, Capres nomor 1, Joko Widodo bertanya kepada Capres nomor 2 Prabowo Subianto soal kebijakan untuk pengembangan unicorn Indonesia. Nah di Instagram-nya Kirana memakai topi Unicorn sambil duduk di sebuah kursi. Dia mendapat 7.446 like untuk postingannya itu. Namun kolom komentarnya ditutup.
(nwy/ken)

Photo Gallery

1 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14

Oppo Pamer Teknologi Zoom 10x, Apa Kehebatannya?

Barcelona – Tidak hanya membeberkan kesiapannya dalam menyongsong era 5G, Oppo turut memamerkan kehebatan teknologi 10x Lossless Zoom.

Product Manager Oppo Chuck Wang menjelaskan pihaknya membesut struktur tiga kamera belakang untuk mengatasi tantangan beragam jarak fokus dan zoom. Struktur ini terdiri dari kamera utama yang berukuran 48 MP.

Kamera kedua menggunakan lensa dengan ulta-wide-angle 120 derajat. Lalu kamera ketiga yang memakai lensa telephoto yang bertanggung jawab atas beragam jarak fokus.

“Panjang fokus lensa telephoto sepuluh kali dari lensa ultra wide angle, Dari 160 mm ke 160mm,” ungkap Wang.

Kendalanya ponsel saat ini harus tampil ramping dan bagian belakang flat. Tapi Oppo punya cara agar tetap ponselnya bisa men-zoom 10 kali tapi membuat modul kamera dengan ketebalan 15 mm saja. Modul periscope menjadi kuncinya.

Oppo Pamer Teknologi Zoom 10x, Apa Hebatnya?Foto: Anggoro Suryo Jati/detikINET

“Kami menempatkan struktur kamera dalam layout horizontal. Lalu kami gunakan kaca prisma dalam sistem lensa sehingga secara signifikan mengurangi ketebalan lensa,” jelas Wang.

“Bayangkan modul kamera hanya punya ketebalan 6,76mm, mengurangi 55% ketebalan. Nyaris sama tebalnya dengan lensa yang dipiliki R17 Pro,” imbuhnya.

Tapi tidak hanya itu rahasianya. Oppo turut menempatkan dua motor auto fokus pada kamera utama dan wide-angle-lens pada modul yang sama. Hal ini mengurangi 13% ruang sehingga pihaknya dapat menempatkan sensor besar pada lensa telephoto agar kualitas gambar lebih tajam dan realistis.

Oppo Pamer Teknologi Zoom 10x, Apa Hebatnya?Foto: Anggoro Suryo Jati/detikINET

Agar tidak blur ketika melakukan zoom, Oppo menempatkan Optical Image Stabilization pada kamera utama dan telephoto.

“Ketika kita menggunakan 10x Lossless Zoom, presisi stabilisasinya mencapai 0,001445 derajat. Ini 73% peningkatan dari teknologi Oppo 5X Lossless Zoom,” terang Wang.

Kabar baiknya, pengguna tidak harus menunggu lama untuk mencicipi inovasi Oppo ini. Vendor asal China itu telah memastikan akan memproduksi massal.

“Teknologi ini akan hadir di ponsel baru kami yang akan dirilis di kuartal kedua tahun ini. Sehingga pengguna dapat satu langkah lebih depat ke setiap momen hebat dalam hidupnya,” pungkas Wang.

Oppo Pamer Teknologi Zoom 10x, Apa Hebatnya?Foto: Anggoro Suryo Jati/detikINET

(afr/afr)

Penjelasan Lengkap ITDC soal Biaya Bangun Sirkuit MotoGP Mandalika

Jakarta – PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), BUMN pengembang dan pengelola kawasan pariwisata the Mandalika, Lombok NTB, menegaskan pembangunan sirkuit Mandalika bukan dibangun dengan biaya Rp 3,6 triliun.

Penegasan ini disampaikan untuk meluruskan sejumlah pemberitaan yang mengaitkan antara pembangunan sirkuit Mandalika dengan biaya Rp 3,6 triliun, Yang disebut dengan sirkuit Mandalika sebenarnya adalah sirkuit jalan raya atau street circuit yang dibangun sebagai bagian dari distrik sports & entertainment di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata the Mandalika.

Direktur Utama ITDC Abdulbar M. Mansoer menjelaskan, pembangunan street circuit Mandalika merupakan bagian tidak terpisahkan dari pembangunan distrik Sports & Entertainment seluas 131 ha di zona tengah the Mandalika. “Selain street circuit sepanjang 4,32 km yang didisain mengelilingi distrik, juga akan dibangun 10 hotel dengan kapasitas sekitar 2500-an kamar/room keys, COEX (Convention – Exhibition) Building, Rumah Sakit dan Water Park berstandar internasional,” ujar Abdulbar dalam keterangan tertulis, Sabtu (23/2/2019).

Investor untuk pembangunan distrik ini adalah Vinci Construction Grands Projets (VCGP), anak usaha Vinci, sebuah perusahaan berskala global asal Prancis yang bergerak di bidang desain, pembiayaan, pembangunan dan operasional proyek-proyek infrastruktur dan fasilitas besar di seluruh dunia.

Penandatanganan master LUDA antara ITDC dengan VCGP untuk pembangunan distrik Sports & Entertainment telah dilakukan pada 8 Agustus 2018, yang akan membawa nilai investasi sebesar US$ 1 Miliar selama 15 tahun.

Pembangunan street circuit di distrik ini akan menjadi prioritas bagi ITDC dengan akan diselenggarakannya kejuaraan MotoGP dan World Superbike di the Mandalika pada 2021.

“Dalam pembangunan street circuit ini, kami sebagai pengembang kawasan akan membangun infrastruktur jalan atau badan jalannya, sedangkan fasilitas jalan sebagai street circuit akan dilanjutkan oleh Vinci,” terang Abdulbar.

ITDC mencanangkan pembangunan badan jalan di distrik ini dimulai pada Oktober 2019 yang diharapkan selesai pada Triwulan II 2020, kemudian Vinci akan melanjutkan penyelesaian street circuit, sehingga bisa digunakan pada 2021.

Terkait biaya Rp 3,6 Triliun yang disebut-sebut, Abdulbar M. Mansoer menegaskan angka tersebut merupakan biaya pembangunan infrastruktur pariwisata di KEK The Mandalika yang difasilitasi oleh Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) sebesar US$ 248,4 juta (setara Rp 3,6 T) melalui program Mandalika Urban & Tourism Infrastructure Project (MUTIP).

MUTIP akan mencakup pembangunan infrastruktur dan fasilitas dasar di dalam kawasan the Mandalika, seperti pembangunan jalan dalam kawasan, penyediaan air bersih, sanitasi dan drainase, pengolahan air limbah dan limbah padat, distribusi listrik dan juga fasilitas pengelolaan risiko bencana, berbagai fasilitas publik dan ruang publik terbuka.

“Jadi pembangunan street circuit Mandalika bukan dibangun dengan biaya Rp 3,6 Triliun,” tegas Abdulbar M. Mansoer. (hns/rvk)

Aprilia Manganang Tak Sangka Rebut MVP Proliga 2019

Liputan6.com, Yogyakarta – Pemain putri Jakarta PGN Popsivo Polwan Aprilia Manganang terpilih sebagai pemain terbaik (MVP) Proliga 2019. April diganjar penghargaan individual bergengsi tersebut usai membawa timnnya menjadi juara kompetisi bola kasta tertinggi di Indonesia itu.

Ini adalah kali ketiga April memenangkan MVP Proliga. Sebelumnya, pevoli kelahiran Tahuna, Sulawesi Utara, 27 April 1992 itu pernah meraihnya pada Proliga 2016 dan 2016.

April mengaku tak menyangka bakal meraih MVP. Dia justru menjagokan rekan setimnya, Amalia Fajrina, untuk memenangkan penghargaan tersebut.

Bahkan, dia mengajak bertaruh Bogi Triyadi dari Liputan6.com yang menyebutnya akan memenangkan penghargaan MVP. “Ayo taruhan siapa yang menang? Menurutku Amalia,” kata April sambil menjabat tangan Bogi tanpa menyebut taruhannya.

Namun setelah namanya disebut sebagai pemenang MVP Proliga, April pun tersenyum lepas dan senang.

2 dari 3 halaman

Untuk Popsivo

April mengatakan suksesnya meraih penghargaan MVP tidak lepas dari bantuan rekan-rekannya di Popsivo Polwan. Apalagi, ini pertama kalinya ia membela tim tersebut.

“Ini untuk Popsivo. Ini kali pertama aku membela Popsivo dan aku meraih MVP serta juara Proliga,” ucap April yang menerima hadiah uang tunai sebesar Rp 10 juta sebagai MVP Proliga 2019.

3 dari 3 halaman

Peraih Penghargaan

Best Server – Bethania De La Cruz (Jakarta Pertamina Energi)

Best Setter – Tri Retno Mutiara (Jakarta BNI 46)

Best Spiker – Wilda Siti Nurfadillah (Jakarta PGN Popsivo Polwan)

Best Blocker – Agustin Wulandari (Jakarta Pertamina Energi)

Best Libero – Yulis Indahyani (Jakarta Pertamina Energi)

Best Scorer – Kokram Pimpichaya (Bandung Bank BJB Pakuan)

Best Player – Aprilia S Manganang (Jakarta PGN Popsivo Polwan)

Best Coach – Chamman Dokmal


Ket: masing-masing pemenang meraih hadiah uang Rp 5 juta, kecuali best player yang mendapat Rp 10 juta.

Upi Avianto Siapkan Petualangan Beda di ‘My Stupid Boss 2’

Jakarta – ‘My Stupid Boss’ berhasil menarik 3 juta penonton di tahun 2016. Kesuksesan itu pun membawa kembalinya Reza Rahadian dan Bunga Citra Lestari.

Hari ini, Falcon Pictures merilis trailer perdana ‘My Stupid Boss 2’. Dari sana sudah terlihat sebuah kisah yang berbeda disiapkan.

“Pengen banget tahu reaksi orang setelah melihat trailernya. Karena My Stupid Boss 2 ini kita kasih petualangan yang berbeda,” kata sutradara Upi Avianto.

Menurutnya, bakal ada kejutan lain juga yang sudah dipersiapkan. Terlebih film kedua ini juga punya kisah yang benar-benar baru.

“Ada kejutan dan petualangan berbeda, lebih chaotic,” tukasnya.
Reza Rahadian dan Bunga Citra Lestari kembali duet dalam film ‘My Stupid Boss 2’. Falcon Pictures kini merilis poster dan trailer resmi film yang diangkat dari novel karya chaos@work.

‘My Stupid Boss 2’ kembali menceritakan kisah konyol tentang sosok Bossman (Reza Rahadian), Kerani (Bunga Citra Lestari), dan kehidupan karyawan di kantor tersebut. Dalam trailer berdurasi 2 menit 19 detik, menampilkan karyawan di pabrik Bossman yang mengundurkan diri.
(nu2/tia)

Photo Gallery

1 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12

Pertamina Tambah Dua Titik BBM Satu Harga di Maluku dan Papua

Liputan6.com, Jakarta – PT Pertamina (Persero), Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (Kementerian KESDM) kembali meresmikan lembaga penyalur BBM Satu Harga di dua lokasi berbeda yakni masing-masing di Maluku dan Papua, pada Jumat 22 Februari 2019.

Adapun yang titik yang diresmikan adalah SPBU Kompak 86.975.26 Air Buaya, Kabupaten Buru dan SPBU Kompak 86.995.18 Bolakme, Kabupaten Jayawijaya. Kedua titik ini merupakan titik BBM Satu Harga yang telah uji operasi pada 2018.

“Dengan beroperasinya SPBU BBM 1 Harga di Kecamatan Air Buaya – Kab.Buru dan Bolakme – Kab. Jayawijaya maka Pertamina MOR VIII sudah merealisasikan 39 titik lokasi dan direncanakan 12 titik lokasi akan beroperasi di tahun 2019,” kata General Manager Pertamina MOR VIII, Iin Febrian, Sabtu (23/2/2019).

Ia pun menambahkan, Pertamina terus menjaga komitmen untuk melayani masyarakat dan mendukung program Pemerintah mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. “Ini adalah wujud upaya Pertamina untuk merajut nusantara,” tambah Iin.

Sementara itu, Sekjen Kementerian ESDM, Ego Syahrial, menyatakan, BBM Satu Harga adalah wujud kepedulian dari Pemerintah melalui BUMN untuk merealisasikan keadilan sosial dan mewujudkan konsep membangun Indonesia dari pinggiran.

Oleh karena itu, Pemerintah mengapresiasi kepada Pertamina atas upaya penyediaan energi hingga ke wilayah pelosok secara merata dengan harga terjangkau.

“Upaya pemerataan energi melalui BBM Satu Harga merupakan usaha yang luar biasa Pemerintah dan PT Pertamina (Persero) serta badan usaha pendamping agar mampu menggerakkan sektor-sektor ekonomi, termasuk di Buru yang masuk wilayah 3T,” papar Ego

SPBU 86.975.26 Kecamatan Air Buaya, Kab. Buru yang diresmikan hari ini memasok BBM jenis Premium, Solar, dan Pertalite dengan masing-masing berkapasitas 5KL.

Titik suplai berasal dari TBBM Namlea yang berjarak sekitar 100 km dan ditempuh dengan perjalanan darat menggunakan mobil tangki selama tiga jam. Adapun kuota per bulan untuk Premium sebesar 60 KL dan Solar 20 KL.

2 dari 2 halaman

Sebelum Ada Titik BBM Satu Harga

Sebelum ada titik BBM Satu Harga ini, masyarakat memperoleh BBM untuk transportasi dan kebutuhan nelayan dari lembaga penyalur terdekat yakni sejauh kurang lebih 60 KM ke APMS Lala.

Kemudian kurang lebih 88 KM ke SPBU Namlea sehingga membuat harga Premium menjadi Rp 9.000 per liter dan Solar 10.000 per Liter di wilayah ini.

Dengan ada SPBU ini, masyarakat Kecamatan Air Buaya kini bisa mendapatkan BBM dengan harga yang sama dengan wilayah lainnya yakni Premium Rp 6.450 per liter dan Solar Rp 5.150 per liter.

Sementara itu, BBM di distrik Bolakme dikirim dari supply point Terminal BBM Jayapura yang diangkut menggunakan mobil tangki kemudian dilanjutkan menggunakan pesawat terbang dan mobil truk.

Jarak yang ditempuh yakni sejauh 145 km dengan waktu tempuh normal hingga 3 jam. Adapun setiap dua kali dalam sebulan akan dipasok masing-masing sebanyak 50 KL Bio Solar dan 150 KL Premium.

Pertamina berharap agar kehadiran titik BBM Satu Harga ini memberi dampak positif di bidang ekonomi dan sosial bagi masyarakat di wilayah masing-masing. 

Selain itu, Pertamina juga mengharapkan agar seluruh pihak khususnya kepada pemerintah daerah, Kepolisian, dan para stakeholders agar dapat mendukung dan mengawasi pelaksanaan program BBM Satu Harga di wilayah Air Buaya dan juga Bolakme sehingga proses distribusi BBM dapat berjalan dengan lancar dan seluruh masyarakat dapat merasakan manfaatnya. (Yas)


Saksikan video pilihan di bawah ini:

Pesta Gol ke Gawang Persidago, Persebaya Tembus 8 Besar Piala Indonesia

Liputan6.com, Surabaya – Persebaya Surabaya membekuk Persidago Gorontalo 7-0 pada leg kedua babak 16 besar Piala Indonesia di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Sabtu (23/2/2019). Hasil ini membawa mereka ke perempat final.

Amildo Balde jadi bintang Persebaya dengan membuat empat gol (27, 30, 56, 87). Sedangkan gol lainnya disumbang Otavio Dutra (34), Hansamu Yama (37), dan Damian Lizio (45+1).

Pada 25 menit babak pertama berjalan, tuan rumah sempat kesulitan menembus pertahanan Persidago yang tampil ngotot dan memberikan perlawanan maksimal. Baru pada menit ke-27, top skorer Persebaya sementara di Piala Indonesia, Amildo Balde mencetak gol melalui tendangan keras kaki kanannya dari dalam kotak penalti memaksimalkan umpan terobosan Manuchehr Jalilov.

Tiga menit berselang, lagi-lagi kombinasi kerja sama Jalilov dan Balde membuat kiper Persidago Mario Fabiyo Londok memungut bola dari gawangnya setelah Balde mencetak gol keduanya. Gol ketiga Persebaya dicetak bek asing yang tidak lama lagi berstatus Warga Negara Indonesia (WNI), Otavio Dutra, menit ke-34 memanfaatkan bola muntah sundulan Balde yang terbentur tiang gawang.

Gol berikutnya Persebaya kembali dicetak pemain belakang, yang kali ini melalui Hansamu Yama lewat sundulan kepala memanfaatkan umpan terukur tendangan bebas Damian Lizio menit ke-37.

Pada injury time babak pertama, giliran striker baru asal Bolivia, Damian Lizio, yang membuktikan kualitasnya usai lolos jebakan offside untuk menaklukkan kiper Persidago.

Skor 5-0 bertahan hingga wasit Fariq Hitaba asal Yogyakarta membunyikan peluit tanda berakhirnya 45 menit babak pertama.

2 dari 3 halaman

Babak Kedua

Babak kedua berjalan 11 menit, kembali Amildo Balde menunjukkan kelasnya sekaligus membuktikan pantas menggantikan peran David Da Silva yang musim lalu menjadi predator di Persebaya.

Gol tercipta memanfaatkan kesalahan bek Persidago yang gagal mengontrol bola silang kiriman Ruben Sanadi sehingga bola terlepas dan dicocor keras oleh Balde dari dalam kotak penalti.

Persidago bukannya tanpa serangan, berkali-kali striker bernomor punggung 14, Ismail Adam memaksa kiper Persebaya Abdul Rohim bekerja ekstra keras menghalau sejumlah peluang.

Menit ke-87, lagi-lagi Amildo Balde mengoyak jala Persidago yang kali ini melalui sundulan kepalanya usai menerima umpan silang matang Alwi Slamat. Gol keempat pemain yang pernah merumput di Celtic FC itu menjadi gol penutup laga, sekaligus menegaskan gol agregat menjadi 11-1 (leg pertama 4-1 untuk Persebaya).

3 dari 3 halaman

Satu Tempat Tersisa

Sementara itu, dari delapan tim yang akan berlaga di perempat final, sudah ada tujuh tim yang sudah memastikan lolos, yakni Persib, Madura United, Persija Jakarta, Borneo FC, PSM Makassar, Bali United dan Persebaya.

Satu tiket lagi masih diperebutkan antara PSIS Semarang dan Bhayangkara FC yang akan bermain pada Minggu (24/2/2019).

Ini Poin Pidato Politik Jokowi di Konvensi Rakyat Besok

Liputan6.com, Jakarta Calon presiden petahana Joko Widodo (Jokowi) akan menyampaikan pidato politik di ‘Konvensi Rakyat Optimis Indonesia Maju’ di Sentul International Convention Center, Bogor, Jawa Barat pada Minggu 24 Februari 2019.

Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Erick Thohir mengungkapkan poin-poin yang akan disampaikan Jokowi pada acara tersebut. Hal itu disampaikan Erick usai menjadi pembicara di acara seminar bertajuk ‘Mengapa Harus Memilih’ yang diselenggatakan Alumni Theresia Bersatu di Pecenongan, Jakarta Pusat, Sabtu (23/2/2019).

“Pasti kan apa yang selama ini dipertanyakan, rencana ke depan Pak Jokowi mau apa, akan dijawab,” ujar Erick.

Dia memastikan, pemaparan pada pidato politik nanti berbeda dengan visi misi yang disampaikan saat debat capres. Dia juga tak menampik Jokowi akan menyampaikan program baru untuk pemerintahan periode berikutnya.

“Pasti akan menekankan mengenai data-data yang saya presentasikan tadi, mengenai SDM di mana kita lihat pertumbuhan kita bagus, hasilnya bagus, tapi masih ada kebutuhan yang penting untuk pembangunan SDM ke depan,” tutur Erick.

Dia juga mengklaim bahwa pemerintahan Jokowi saat ini telah berhasil menciptakan 10,4 juta lapangan pekerjaan di Indonesia. Jokowi, kata dia, berkomitmen untuk terus meningkatkan jumlah lapangan kerja di Indonesia untuk memperbaiki ekonomi rakyat.

“Yang menarik itu akan terus ditingkatkan, dipersiapkan. Jangan sampai nanti kita ribut-ribut 2019, tapi 2024 ke atas kita tidak siap atas perubahan yang terjadi di dunia,” ucap Erick.

2 dari 2 halaman

Bukan Tiru Prabowo

Erick menampik tudingan pidato politik Jokowi itu meniru capres nomor urut 2, Prabowo Subianto. Apa yang dilakukan Jokowi besok, berbeda dengan kubu penantang di Pilpres 2019.

“Enggak. Yang suka meniru bukan kita kok. Saya rasa ini, konvensi rakyat optimis Indonesia maju, saya rasa beda. Jadi ini buat rakyat semuanya. Dan program pemerintah jelas semua menuju ke rakyat, mulai KIS, KIP, dana desa, dan lain-lain,” katanya.


Saksikan video pilihan di bawah ini:

Kisah Anak Difabel yang Diam-diam Punya Kehidupan Online Menakjubkan

Oslo

Robert dan Trude meratapi kehidupan sepi dan terkungkung yang mereka pikir dijalani Mats, anak mereka yang difabel. Namun ketika Mats wafat, pasangan itu baru sadar bahwa banyak orang di Eropa menyalakan lilin tanda berkabung untuk putra mereka.

Artikel ini pertama kali terbit di situs radio Norwegia, NRK.

“Pola pikir kami sangat tradisional. Kami tak ingin dia mengubah atau mengacaukan ritme kesehariannya.”

Duduk di sebuah kafe dekat kantornya di alun-alun kota Oslo, Norwegia, Robert Steen (56) memaparkan betapa ia kerap khawatir jika anaknya tak kunjung terlelap hingga tengah malam.

“Jika melihat ke belakang, saya rasa kami seharusnya lebih tertarik pada gim, dunia di mana putra kami menghabiskan hampir seluruh waktunya,” kata Robert.

“Karena kami tak punya ketertarikan itu, kami kehilangan kesempatan untuk mengetahui yang tidak kami pahami,” tuturnya.

Robert menyampaikan kata-kata terakhir tentang Mats akhir tahun 2014 di sebuah kapel di satu pemakaman di ibu kota Norwegia.

Di antara mereka yang duduk mendengarkan pidato itu, termasuk sanak famili dan sejumlah tenaga medis yang mengenal dekat Mats, ada sekelompok orang asing.

Hanya Robert yang pernah bertemu mereka. Itu pun baru sekali: malam sebelum pemakaman.

Beberapa tahun di akhir hidupnya, Mats hampir tidak pernah meninggalkan ruang bawah tanah di flat milik keluarganya.

Jadi cukup aneh bahwa ada orang-orang tak dikenal datang ke pemakamannya. Mats sendiri bahkan tidak pernah berjumpa dengan mereka.

Sebelum kematiannya, tamu-tamu yang berduka itu tidak mengenal Mats sebagai Mats, tapi Ibelin, seorang keturunan ningrat, perayu ulung, dan detektif.

Beberapa orang asing yang menghadiri pemakaman itu tinggal di dekat rumah Mats, tapi sebagian lainnya datang dari jauh. Kedatangan mereka dilandasi satu tujuan: meratapi kawan baik.

Di upacara pemakaman, salah satu dari orang asing itu tampil ke depan dan memberi sepatah kata. Ia berkata bahwa banyak orang di Eropa berkumpul dan menyalakan lilin untuk Mats.

Nasib telah tersurat di bintang-bintang, dan kenyataan tercantum dalam DNA-nya.

Mats, yang berlarian keliiling rumah sambil mengenakan mahkota saat ulang tahun keempat pada Juli 1993, akan menghadapi kenyataan bahwa ia bakal segera lumpuh.

Robert dan Trude mendengar vonis medis itu pada Mei 1993 di Rumah Sakit Ulleval.

Mereka belakangan paham mengapa putra mereka selalu jatuh dari ayunan dan menyakiti diri sendiri.

Sama halnya dengan kenapa Mats tidak memanjat tangga papan luncur di taman anak-anak, meski ia gemar merosot.

Juga penyebab Mats kerap menekuk lutut seperti orang tua saat beranjak dari posisi duduk dan alasannya tak berusaha berlomba dengan anak-anak seusianya.

Tim dokter berkata kepada Robert dan Trude bahwa Mats mengidap duchenne muscular dystrophy (DMD), sebuah gangguan yang menyebabkan pengenduran otot dan kerap menyerang anak laki-laki.

Gen dalam tubuh Mats mengandung kekeliruan yang mencegah ototnya berkembang secara normal. Itu pula yang akhirnya menghancurkan otot-ototnya.

“Setelah kami menidurkan Mats, malam itu kami memanggil dokter. Kami mendapat hak istimewa itu. Kami dapat menelepon dokter kapan pun kami membutuhkan informasi,” kata Robert.

Bersama Trude, Robert berbicara kepada dokter via telepon selama lebih dari setengah jam. “Setidaknya (penyakit) ini tidak akan membunuh anak saya!” kata Robert.

“Dokter terdiam beberapa saat, lalu berkata, ‘Tidak, tapi pengalaman kami menunjukkan, pasien kami yang menderita penyakit ini tidak akan bertahan lebih dari umur 20 tahun,'” tuturnya.

Robert terdiam. “Mats mampu mencapai 25 tahun.”

Di kediaman keluarga di Ostensjo, sebelah tenggara Oslo, Robert dan Trude mengupayakan segala cara untuk putra mereka.

Mats diyakini tidak akan menjalani kehidupan normal seperti yang ada dalam bayangan orang tuanya. Dia akan mati muda dan dipisahkan dari mereka tanpa memberi arti apapun kepada dunia.

Namun seluruh anggapan itu keliru.

Jika DNA telah merancang kehidupan kita sebelum kita dilahirkan, mampukah kita memilih masa depan kita sendiri?

Faktanya, Mats menemukan jalan keluar dan menciptakan sosok baru atas dirinya sendiri.

Di awal dekade 2000-an, Robert dan keluarganya pindah ke sebuah rumah di Langhus, sebelah selatan Oslo. Rumah itu dirancang agar ramah kursi roda.

Walaupun Mats diizinkan bermain konsol permainan grafis Game Boy selama libur sekolah, sosok Mario Bros tetap tak dapat memahami rasanya menjadi sosok yang berbeda.

Mats terus duduk di kursi roda bersama asisten yang mendampinginya ke mana pun.

Robert dan Trude terus memikirkan aktivitas yang mungkin disenangi Mats pada waktu senggang, terutama ketika kawan-kawan sekelasnya bermain sepakbola atau berlarian di luar ruangan.

Barangkali gim online? Robert memberi Mats kata sandi komputer keluarga. Dan sejak saat itu, sebuah dunia yang baru terbuka bagi anak berusia 11 tahun tersebut.

“Selama 10 tahun terakhir hidupnya, Mats bermain antara 15 ribu hingga 20 ribu jam. Itu setara dengan bekerja penuh waktu selama 10 tahun,” kata Robert.

Namun gim itu ternyata menimbulkan percekcokan dalam keluarga.

“Ketika perawat datang pukul 10 malam, Mats sudah tidur. Pekerjaan mereka mengawasi Mats di tempat tidur, bukan memaksanya untuk tidur.”

“Mats protes, ogah-ogahan mengikuti perintah itu,” ujar Robert.

Mats ternyata telah berevolusi menjadi pemain gim. Dan pemain gim tidak tidur sebelum larut.

Lantas siapakah Mats selama jam permainan itu? Dia menjadi Lord Ibelin Redmoore dan kadang-kadang Jerome Walker.

“Ibelin dan Jerome adalah perpanjangan diri saya. Mereka mewakili sisi lain kepribadian saya,” tulis Mats.

Mats membenamkan diri ke planet Azeroth dalam gim populer World of Warcraft.

Azeroth adalah dunia fantasi yang mistis. Terdapat sejumlah benua, lautan, hutan, tebing dan tanah datar, perkampungan serta kota.

Mats menghabiskan hampir seluruh waktunya di sebuah wilayah yang bernama Eastern Kingdoms.

Sebagai pemain gim online, Anda akan memahami dunia itu satu per satu, seperti halnya Anda mengenal dunia nyata secara fisik.

Di dunia khayalan itu terdapat tempat untuk berwisata, wilayah dan kota yang akan Anda kuasaisebagian lebih baik dibandingkan lainnya.

Di area tertentu, Anda wajib berhati-hati, sementara di wilayah lainnya Anda akan dengan senang hati menjelajah. Anda akan menemukan penginapan di suatu kawasan, lalu bertemu orang-orang baru yang menarik.

Begitulah semestinya dunia berjalan. Dan seperti itu pula Azeroth bergulir.

Mats menempuh perjalanan hidupnya di sana dan menemukan lingkaran pertemanan dengan orang-orang menyenangkan.

“Saat saya melewati ruang bawah tanah Mats pada siang hari, gordennya tertutup. Itu adalah kepedihan yang saya ingat betul,” ucap Robert yang bekerja di bagian keuangan kantor wakil wali kota Oslo.

“Oh tidak, saya pikir dia belum memulai harinya. Saya sedih karena dunianya sangat terbatas.”

Tapi mereka yang tak bermain gim tidak dapat melihat gambaran utuhnya. Mereka tidak tahu bahwa gim lebih dari sekadar menembak dan mendapatkan poin.

“Kami pikir ini semua hanyalah permainan. Kami kira itu sebuah kompetisi yang seharusnya dimenangkan,” kata Robert.

Lalu muncul pula persoalan ritme sirkadian di tubuh Mats, di setiap waktu selama 24 jam kesehariannya.

“Kami tidak mengerti mengapa sangat penting bagi Mats untuk terus online saat petang dan malam.”

“Tentu saja orang tidak bermain pagi atau siang hari karena itu adalah waktu di mana mereka berada di sekolah atau tengah bekerja.”

“Kami awalnya memahami semua ini setelah ia wafat. Di akhir hayatnya, kami masih berkeras ia harus tidur jam 11 malam, seperti orang-orang normal lainnya,” ujar Robert.

Lisette Roovers adalah salah satu kawan Mats di dunia gim online yang berasal dari Breda, Belanda. Ia hadir dalam pemakaman Mats tahun 2014.

Lisette juga datang ke Norwegia untuk mengunjungi temannya, Kai Simon Fredriksen, yang juga bermain gim online bersama Mats.

“Saya mengenal Mats bertahun-tahun. Sangat mengejutkan mendengar kabar ia meninggal dan itu berdampak pada saya,” kata Lisette.

Lisette kini berusia 28 tahun. Ia berumur 15 tahun ketika bertemu Mats yang kala itu berusia 16 tahun. Atau tepatnya, ketika karakter gim Lisette, Rumour, bertemu Ibelin.

“Kami bertemu di Goldshire,” kata Lisette.

“Itu bukan tempat yang nyaman lagi, tapi saat itu Goldshire adalah kampung kecil yang menyenangkan, di mana Anda bisa bertemu karakter baru yang menarik.”

“Saya mencari seseorang untuk bermain. Di antara mereka yang di duduk di api unggun adalah sosok yang belakangan saya kenal sebagai Ibelin,” kata Lisette.

“Sayaatau Rumourbertingkah laku impulsif. Saya keluar dari semak-semak dan merebut topi Ibelin. Kami berdiri dan saling menatap beberapa saat, lalu saya kabur membawa lari topinya.”

Lisette tersenyum kecil.

Mats juga menulis perjumpaan pertamanya dengan Lisette di sebuah unggahan blog berjudul Love.

“Di dunia yang lain ini, seorang anak perempuan tidak akan melihat kursi roda atau hal-hal lain sebagai pembeda. Mereka akan menemukan jiwa, hati, dan pikiran saya yang hidup dalam tubuh yang kuat dan cakap,” tutur Mats.

“Untungnya, hampir sebagian besar karakter di dunia virtual ini terlihat menawan,” tambahnya.

Di sisi lain, Lisette berkata, “Mats adalah kawan baik, kadang-kadang ia teman yang sangat dekat.”

“Kami saling bertukar pesan tentang apapun, tapi dia tidak menceritakan kondisinya. Saya kira kehidupannya sama sepertinya saya, contohnya kami sama-sama membenci sekolah.”

Tapi ada hal-hal yang sempat tidak mereka sepakati.

“Dia menulis bahwa ia membenci salju, sedangkan saya menyukainya. Saya tidak mengerti bahwa ketidaksukaannya itu berkaitan dengan kursi roda. Saya tidak tahu sama sekali,” kata Lisette.

Kecintaan Lisette pada gim membuat orang tuanya khawatir. Mereka takut studinya terganggu dan Lisette tak akan memiliki kehidupan sosial.

Keputusan yang diambil orang tuanya adalah memutus akses Lisette kepada gim online. “Dijauhkan dari kawan-kawan di permainan itu sangat berat bagi saya,” tuturnya.

Namun Mats bersiasat untuk melanggengkan perkawanan itu. Meski ia tak menemukan Lisette di gim itu, Mats berkomunikasi dengannya melalui saluran lain.

“Dia menulis surat yang sangat serius untuk orang tua saya dan mendorong mereka memahami betapa penting gim itu bagi saya. Saya menyimpan surat itu,” kata Lisette.

Robert dan Trude tahu putra mereka saling berbalas pesan dengan seseorang bernama Lisette.

“Mats sempat berbicara tentang karakter gim itu sejumlah avatartapi kami tidak memperhatikan secara khusus. Dia cerita pada kami tentang Rumour, dan tentang hal-hal lainnya,” kata Robert.

“Dia atau Lisette mengirimnya kado, termasuk pada hari ulang tahunnya. Itu sangat menyentuh dan kami menggodanya. Dia tersipu dan sangat malu.”

“Kami pikir Lisette adalah teman baik karena hadiah-hadiah itu. Anda bisa menyebut kado itu sebagai bukti nyata pertemanan.”

“Kami tidak menyebut orang-orang yang bersentuhan dengannya sebagai kawan. Kami menyebut mereka avatar. Persepsi kami tentang pertemanan sangatlah tradisional,” ujar Robert.

Dalam gim World of Warcraft, Anda dapat bermain sendiri atau bergabung dengan orang lain dan membentuk kelompok atau serikat.

Mats adalah bagian dari kelompok seperti itu yang bernama Starlight. Kawanan itu berisi 30 anggota.

“Tidak ada yang hanya sekadar menjadi anggota Starlight,” kata Robert yang kini memahami gim itu.

“Untuk menjadi anggota, Anda harus direkomendasikan seseorang yang telah lebih dulu masuk. Anda harus lulus masa percobaan selama satu hingga dua bulan,” ujarnya.

Starlight bertahan selama lebih dari 12 tahun dan kelompok ini masih aktif hingga kini.

“Starlight adalah grup yang spesial karena terus bersama dalam waktu yang sangat panjang. Itu barangkali didasarkan pada pertemanan yang sangat mendalam,” kata Robert.

Kai Simondikenal sebagai Nomine dalam permainan ituberusia 40 tahun. Ia adalah pemimpin Starlight.

Setiap tahun sejak Mats meninggal tahun 2014, Starlight menggelar peringatan khusus untuk mengenang kawan mereka itu.

Tahun 2018, saat tengah mengenang Lord Ibelin Redmoore, Kai Simon berkata kepada rekan-rekannya agar lebih fokus berlari dan berenang.

“Ibelin adalah seorang pelari,” kata Kai. “Sangat penting baginya untuk berlari dan berbagi pengalaman berlari itu dengan orang lain.”

Apakah Kai tengah berbicara tentang Mats atau karakter yang dimainkan Mats? Mungkin itu tidak penting. Barangkali memang seperti itu jika seseorang telah menyatu dengan karakter permainan.

Pada musim panas tahun 2013, Mats berusia 24 tahun. Keluarganya berlibur di Mallorca, Spanyol, sementara ia tak bisa ikut plesir dan tinggal di ruang bawah tanah bersama pendampingnya.

Mats sama sekali tidak boleh sendirian. Selama bertahun-tahun ia memiliki pendamping yang berbeda-beda, termasuk pamannya.

Mats beruntung, beberapa pendampingnya juga punya kesenangan yang sama terhadap gim online.

Ketika orang tuanya berada di Spanyol, Mats memulai blognya yang berjudul Musings of Life (Renungan Hidup). Dalam unggahan berjudul My Escape (Pelarian Saya), dia menulis tentang kehidupan di Azeroth.

“Keterbatasan saya tidak dipersoalkan, belenggu saya hancur dan saya bisa menjadi siapapun yang saya inginkan. Di sana saya merasa normal,” tulisnya.

Mats membagikan tulisannya itu kepada para anggota Starlight. Satu per satu. Itulah proses bagimana mereka akhirnya mengetahui kondisi yang dihadapi Mats dalam dunia offline.

Lisette mengingat kembali saat-saat ia membaca blog milik Mats pertama kali.

“Saya tumbang. Hati nurani saya terluka karena saya beberapa kali menggodanya di permainan gim dan tak pernah betul-betul sengaja melakukannya.”

“Lalu saya berpikir, ‘Apakah saya harus mengubah perilaku terhadapnya?’ Namun saya memutuskan tetap bersikap seperti biasanya. Dia juga menuliskan itu sebagai keinginannya.”

Tanggal 18 November 2014, Mats meninggal.

Dalam kondisi kritis, Mats dilarikan ke rumah sakit. Dokter sempat berhasil membuat kondisinya stabil dan mempertimbangkan untuk memulangkannya.

Namun belakangan seluruh keluarga Mats diminta segera datang ke rumah sakit.

“Dia berada di lantai empat, di ruangan di ujung koridor. Setiap detik sangat berharga. Koridor itu sangat panjang,” kata Robert.

Robert dan istrinya, Trude, datang terlambat.

Foto yang diabadikan Robert memperlihatkan seorang anak muda yang pucat dengan rambut berombak. Foto itu menggambarkan mata, hidung mancung dan mulut yang selama ini selalu ditutup masker pernafasan.

Mats terlihat seperti tengah tertidur pulas.

Beberapa tahun sebelum itu, Lisette membuatkan Mats sebuah gambar. Ibelin menopang Rumour. Syal menutup hidung dan mulut Ibelin.

“Mats menerima gambar itu melalui email,” kata Robert. “Sekarang gambar itu tergantung di tembok rumah kami.”

Sehari setelah Mats wafat, seluruh keluarganya berada di rumah. “Bel terus berbunyi, karangan bunga dan tetangga berdatangan. Kami menangis,” kata Robert.

Robert memikirkan orang yang harus ia beri kabar tentang kematian Mats. Dia mengingat para pemain gim dan mencari cara berkomunikasi dengan mereka secara langsung.

“Sebelum Mats meninggal, saya tidak pernah berpikir dapat memiliki kata sandinya.” Tapi kini Robert sangat membutuhkannya.

“Ketika itu, pikiran saya lalu tertuju pada blognya.”

Faktanya, Mats pernah memberi ayahnya kata sandi untuk masuk ke blognya. Saat itu, tujuannya agar Robert dapat terus-menerus memeriksa seberapa sering unggahan Mats dibaca publik.

“Anda tidak tahu siapa yang berperan dalam kehidupan anak Anda jika Anda tak mengenal dunia digital mereka,” kata Anne Hamill alias Chit, pakar psikologi berusia 65 tahun asal Inggris, yang juga berstatus anggota Starlight.

“Buat kesepakatan dengan anak Anda tentang bagaimana berkomunikasi dengan kawan-kawan dunia digital mereka, kalau-kalau sesuatu terjadi.”

“Kalau tidak, mereka memiliki sekelompok teman yang akan terus bertanya-tanya tentang apa yang terjadi,” kata Anne.

Di akhir unggahan blog tentang kematian Mats, Robert menuliskan alamat email bagi siapapun yang ingin berkomunikasi dengannya.

“Saya menulis itu lalu menangis. Saya mengetuk tanda ‘terbitkan’. Saya tidak tahu apakah akan ada balasan yang masuk sampai email pertama datang, sebuah pesan belasungkawa dari salah satu anggota Starlight.”

“Saya membaca email itu keras-keras, ‘Sangat pedih menulis pesan untuk seseorang yang tidak pernah saya temui, tapi sangat saya kenal.’ Pesan itu menghadirkan kesan mendalam,” ujar Robert.

Setelah itu datang lebih banyak pesan berisi ucapan duka cita dan tentu kehidupan Mats dalam permainan online itu.

“Mats melampaui batasan fisik dan memperkaya banyak orang di dunia,” begitu salah satu pesan itu.

“Kepergian Mats sangat memukul saya. Saya tak dapat menuliskan kata-kata betapa rindunya saya pada dia.”

“Saya tak percaya satupun orang di Starlight. Tapi jika saya harus memilih, saya hanya akan mempercayainya,” demikian pesan lain untuk Mats.

Ketika Starlight mengetahui kematian Mats, mereka mengumpulkan uang sehingga mereka yang berkantong tipis berkesempatan pergi ke Norwegia untuk menghadiri pemakaman.

Robert berkata, keluarganya sangat tersentuh.

“Kami mengangis dan terus menangsis akibat kebahagiaan emosional yang datang dari kenyataan tentang kehidupan Mats.”

“Dengan kawan-kawan yang nyata, orang-orang baik yang sangat peduli dan bersedia datang dari negara lain untuk melihat pemakaman orang yang tidak pernah mereka temui. Ikatan itu sangat kuat,” kata Robert.

Lisette datang dari Belanda. Begitu pula Anne yang terbang dari Inggris, Janina dari Finlandia, dan Rikke dari Denmark.

Atas nama anggota Starlight, Kai yang asli Oslo juga menggelar kebaktian.

“Saat kita berkumpul di sini, sebuah lilin dinyalakan bagi Mats di Belanda. Lilin lain dihidupkan di pusat Irlandia, dan di sebuah perpustakaan di Swedia.”

“Peringatan terhadapnya dilakukan di salon kecantikan di Finlandia, kantor pemerintahan di Denmark, dan banyak tempat di Inggris.”

“Di seluruh Eropa, Mats diingat oleh lebih banyak orang dibandingkan mereka yang punya kesempatan datang ke pemakaman ini.”

“Saya bertemu Mats di dunia di mana tidak ada persoalan tentang siapa dirimu, tubuh seperti apa yang kamu miliki atau bagaimana kamu terlihat di dunia nyata, di balik papan tuts,” ujar Kai.

“Di dunia itu, yang terpenting adalah sosok apa yang kamu pilih dan bagaimana kamu bersikap terhadap orang lain.”

“Yang menentukan siapa dirimu, adalah apa yang ada di sini (Kai meletakkan tangannya ke tempat peribadatannya) dan di sini (Kai menyentuh hatinya).”

Dalam blog miliknya, Mats menulis tentang monitor komputer yang ditatapnya hampir seumur hidupnya, “Ini bukan monitor, ini adalah gerbang ke manapun hatimu berkehendak.”

Vicky Schaubert bekerja untuk stasiun radio publik milik pemerintah Norwegia, Norsk rikskringkasting (NRK) di Oslo. Anda dapat membaca karyanya melalui tautan ini.

Kredit foto paling atas: Blizzard Entertainment/Patrick da Silva Saether/NRK


(ita/ita)
<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>