Bikin Gol Spektakuler ke Gawang Barcelona, Striker Bilbao Girang Bukan Kepalang

Liputan6.com, Bilbao – Aritz Aduriz mengaku sangat gembira bisa membantu Athletic Bilbao mengalahkan Barcelona. Penyerang berusia 38 tahun itu bahagia karena gol yang diciptakan menumbangkan sang juara bertahan.

Sabtu (17/8/2019) dini hari WIB, Bilbao mendapatkan tugas berat. Mereka harus menjamu Barcelona pada pekan pertama Liga Spanyol.

Pada laga itu, terutama di babak kedua, Los Leones dibuat keteteran dengan serangan bertubi-tubi Barcelona. Tetapi di menit ke-89, Aduriz menjadi pahlwan Bilbao setelah gol saltonya menembus gawang Marc Andre Ter-Stegen.

Aduriz mengaku sangat bahagia bisa mencetak gol ke gawang Barcelona. “Tim ini sudah bermain dengan luar biasa,” kata Aduriz kepada Goal International.

2 dari 3 halaman

Start Sempurna

Aduriz percaya bahwa tidak ada cara yang lebih baik untuk mengawali perjalanan mereka di La Liga selain mengalahkan sang juara bertahan di San Mames.

“Saya rasa tidak ada start yang lebih baik ketimbang mendapatkan tiga poin saat menghadapi Barca.”

“Saya sudah mengatakan bahwa saya akan membantu Athletic hingga hari terakhir saya dan saya sudah membuktikan bahwa saya bisa melakukannya.”

3 dari 3 halaman

Bakal Berkembang

Aduriz juga percaya bahwa kemenangan ini adalah awal dari perjalanan timnya, di mana ia yakin Los Leones akan menjadi tim yang lebih hebat di masa depan.

“Atmosfer di San Mames hari ini benar-benar luar biasa dan saya rasa para pendukung kami benar-benar antusias untuk menonton pertandingan ini.”

“Athletic adalah tim yang menaruh dasar tim ini kepada pemain muda. Kami memberikan mereka kepercayaan diri kepada mereka, dan para pemain muda ini akan banyak membantu kami sepanjang tahun ini.” tandasnya.

Berkat kemenangan ini Athletic Bilbao bertengger di peringkat pertama klasemen Liga Spanyol.

Sumber: Bola.net

Saksikan video pilihan berikut ini:

Berkat Paskibraka Pembawa Baki Aisyah Rahmawati, Bengkulu Masih Juara Bertahan di Tingkat Nasional

Liputan6.com, Jakarta – Sang pembawa baki pada upacara penurunan bendera HUT ke-74 RI, Aisyah Rahmawati, merupakan anggota Paskibraka Nasional 2019 dari Bengkulu.

Dengan terpilihnya Aisyah sebagai pembawa baki di Istana Merdeka, Jakarta, itu berarti status ‘juara bertahan’ patut diberikan kepada provinsi Bengkulu.

Sebab, empat tahun berturut-turut, wakil dari Bengkulu mampu menorehkan prestasi gemilang di Diklat Paskibraka Nasional.

Melihat ke belakang, kira-kira empat tahun terakhir, selalu ada sosok Paskibraka Nasional dari Bengkulu yang berada di posisi penting Kelompok 8.

Tahun 2016, Paskibraka bernama Ilham Massaid diberi tanggung jawab Komandan Kelompok (Danpok) 8 upacara penurunan bendera. Tahun berikutnya, giliran Rianto Fajriansyah yang menjadi Pembentang pada upacara di pagi hari.

Dan di tahun 2018, Paskibraka Babogi Ikalawang terpilih sebagai Pengibar Sang Saka Merah Putih pada upacara HUT ke-73 Republik Indonesia.

Baca juga: Paskibraka Babogi Cetak Sejarah Baru Bagi Bengkulu

Uniknya, Ilham, Rianto, dan Babogi berasal dari satu sekolah yang sama, SMA Negeri 2 Kota Bengkulu.

2 dari 4 halaman

Semua Posisi Penting Direbut Paskibraka dari Bengkulu

Semua posisi penting pada prosesi upacara pengibaran dan penurunan bendera di Istana Merdeka berhasil direbut Paskibraka dari Bengkulu.

Termasuk Aisyah Rahmawati yang menambah daftar panjang anggota Paskibraka tingkat nasional dari Bengkulu yang ditempatkan di kelompok inti.

Baca juga: Cara Paskibraka Nasional 2019 dari Bengkulu Membalas Sakit Hati Orangtuanya

Pada sebuah kesempatan, Aisyah Rahmawati bercerita mengenai pola latihan yang dia terima di provinsi.

Aisyah tidak memungkiri bahwa pelatih di provinsinya mengharapkan dia untuk menjadi seorang pembawa baki. Namun, para pelatihnya juga mengingatkan, seorang Paskibraka siap ditempatkan di mana saja, dengan tetap berusaha memberikan yang terbaik.

“Aisyah pengin jadi pembawa baki. Tapi kalau tidak terpilih, tidak apa-apa. Karena kami semua sama,” kata Sang Pembawa Baki cantik ini.

3 dari 4 halaman

Profil Pembawa Baki Paskibraka Nasional 2019 Aisyah Rahmawati

Pembawa Baki upacara penurunan bendera ini tercatat sebagai siswi SMA Negeri 3 Seluma. Motivasi dia mengikuti seleksi Paskibraka Nasional 2019 agar cita-citanya menjadi Polisi Wanita (Polwan) bisa tercapai.

Meski dia menyadari bahwa status Paskibraka Nasional 2019 tidak lantas membuatnya mudah begitu saja masuk Akademi Kepolisian (Akpol).

“Ini menjadi target Aisyah berikutnya,” kata dia.

4 dari 4 halaman

Simak Video Menarik Terkait Paskibraka Nasional

Pelatih Jerman Optimistis Sane Bisa Main di Piala Eropa 2020

Liputan6.com, Manchester – Pelatih tim nasional Jerman, Joachim Low, mengaku kecewa dengan cederanya Leroy Sane. Namun, ia yakin winger Manchester City akan siap membela Tim Panser di Piala Eropa 2020.

Sane akan melewatkan sebagian besar musim ini setelah mengalami cedera pada bagian ligamen anteriornya saat melawan Liverpool di ajang Community Shield.

Sang pemain tengah menjalani operasi lutut di Austria pekan ini. Ada kemungkinan cedera panjangnya dapat mempengaruhi posisi di timnas Jerman Piala Eropa 2020.

Meskipun menyatakan kekecewaannya terkait cedera Sane, Low percaya bintang muda itu akan siap ketika kompetisi Piala Eropa berlangsung Juni mendatang.

Low berharap, Sane bisa kembali sesegera mungkin karena kualitas permainannya sangat dibutuhkan Jerman di Piala Eropa.

2 dari 3 halaman

Komentar Low

(AFP/Robert Michael)

“Kami sangat sedih ketika mendengar cedera Sane. Saya melakukan komunikasi dengan Sane. Bagi dia dan situasinya, tentu saja, itu adalah momen yang paling buruk,” kata Low di Soccerway.

“Kami berharap dia akan kembali sesegera mungkin. Dia adalah pemain dengan kualitas luar biasa dan kami mendoakan yang terbaik untuknya. Dia akan tampil di Piala Eropa,” Low menambahkan.

3 dari 3 halaman

Statistik Sane

Sane sendiri sudah mengoleksi 21 caps bersama timnas Jerman. Pemain 23 tahun itu juga menyumbangkan lima gol.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Aksi Heroik Paskibraka di Kalbar, Panjat Tiang Bendera Sambung Tali yang Putus

Liputan6.com, Kalbar – Aksi heroik dilakukan oleh salah satu anggota pasukan pengibar Bendera Merah Putih (Paskibraka) di daerah kepulauan terpencil di Kabupaten Kayong Utara, Kalbar, Sabtu (17/8/2019).

Joni Iskandar nekad memanjat tiang dan menyambung tali pengait bendera yang putus akibat angin yang bertiup kencang.

Kejadian tersebut terjadi usai upacara selesai yang dilaksanakan di Desa Dusun Besar Kecamatan Kepulauan Karimata Kabupaten Kayong Utara.

“Kebetulan angin waktu itu bertiup kencang saat itu, kami sempat khawatir, berencana untuk mengambil alat pemanjat untuk membetulkannya, namun berkat anak kita Joni ia dengan sigap memanjat dan berhasil menyambungkan tali yang sempat putus,” kata Pj. Kepala Desa Dusun Besar Jeni Maya Setiawan seperti dikutip dari Antara.

Aksi heroik itu pun diabadikan melalui video singkat yang berdurasi 24 detik tersebar di jejaring sosial dan mendapat pujian warganet yang melihatnya.

“Sudah beberapa orang yang coba untuk memanjat namun tidak berhasil karena angin cukup kencang menerpa tiang bendera itu. Namun tidak bisa, hanya dia itulah Joni yang bisa menyambung tali itu, Alhamdulillah ia berhasil memperbaikinya,” kata dia.

2 dari 2 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Etnis Tionghoa Medan Sebarkan Virus Cinta di Momen Hari Kemerdekaan

Liputan6.com, Medan – Etnis Tionghoa di Kota Medan yang tergabung dalam Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Sumatera Utara (Sumut) menularkan virus cinta Tanah Air terhadap generasi muda di momentum Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-47.

Menggelar upacara bendera di pelataran Yayasan Sad Putra Persada, Jalan Pancur Batu, Kota Medan. PSMTI Sumut ingin menunjukan etnis Tionghoa tetap memiliki jiwa nasionalisme dalam berkontribusi untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Kita ingin menularkan virus cinta tanah air kepada generasi muda di Hari Kemrdekaan ini,” kata Tongariodjo Angkasa Ginting, Sabtu (17/8/2019).

Dalam upacara bendera, Tongariodjo Angkasa Ginting bertindak sebagai Pembina Upacara, Pemimpin Upacara, Jhony Wang, Pembacaan Teks Proklamasi, Johan Tjongiran. Kemudian Penanggung Jawab, Hendrik, Koordinator, Romy, Protokol, Sukiran, dan Pembaca Doa, Rudy Hardjon.

Tongariodjo mengungkapkan, bagi PSMTI perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia merupakan bagian yang sangat penting. Diungkapkannya, cinta NKRI jangan hanya ‘lipstik’ atau sekadar diucapkan di mulut saja.

“Mari sebarkan virus cinta NKRI kepada generasi penerus bangsa,” ungkapnya.

Disebutkan Tongariodjo, dalam upacara ini peserta upacara yang sebagian besar generasi muda mengenakan pakaian adat tradisional ataupun pakaian nasional. Hal ini salah satu cara untuk tetap mencintai budaya Indonesia dalam mengisi kemerdekaan.

Tidak hanya menanamkan rasa cinta tanah air, upacara Hari Kemerdekaan ini juga untuk mengenang dan menghormati jasa para pahlawan yang berjuang dalam memperebutkan kemerdekaan.

“Tidak bisa dipungkiri, tanpa pahlawan masyarakat tidak bisa menikmati kemerdekaan hingga saat ini,” sebutnya.

Ditegaskan Tongariodjo, dalam merebut kemerdekaan Republik Indonesia banyak suku yang berjuang, salah satunya etnis Tionghoa. Ini terbukti di Taman Makam Pahlawan Bukit Barisan Medan ada kuburan pahlawan etnis Tionghoa.

“Tugas penting generasi muda memajukan Indonesia. Jangan kalah dengan negara tetangga. Indonesia bisa jadi Singa Asia. Jika bersatu, itu bisa tercapai,” tegasnya.

PSMTI Sumut melibatkan pelajar dari SMA Wiyata Dharma Medan yang bertugas sebagai Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) dan paduan suara, serta SMA Dr Wahidin Sudirohusodo sebagai Marching Band dalam upacara.

Ketua Panitia Acara, Husin menambahkan, peringatan Hari Kemerdekaan juga dimeriahkan dengan pawai keliling. Rute pawai sekitar RSU Pirngadi Medan dan kembali ke gedung YSPP. Pawai diikuti seluruh peserta upacara.

“Pawai ini bertujuan untuk memperlihatkan persatuan dan kesatuan di tengah masyarakat Kota Medan. Ini kali pertama PSMTI melakukan pawai keliling,” sebut Husin.

Upacara dihadiri anggota DPRD Medan, Wong Chun Sen, pengurus PSMTI Sumut, Joko Dharmanadi, Ketua PSMTI Medan, Johan Tjongiran, Sekretaris, Samudra Ngatimin, serta seluruh pengurus PSMTI Kabupaten se-Kota Medan, Kecamatan, dan Kelurahan, serta Kabupaten Langkat.

Upacara juga dihadiri organisasi Tionghoa lainnya, Ikatan Pemuda Tionghoa Indonesia (IPTI) Sumut, Senam Peremajaan Diri Indonesia (Haqi), Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI), Umat Buddha Nusantara (UBN), Perkumpulan Marga Lie Sumut, dan Lovely Family Charity Group.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Coutinho Ingin Tinggalkan Barcelona Sejak Mei

Liputan6.com, Barcelona – Pelatih Barcelona, Ernesto Valverde, angkat bicara soal rencana kepindahan Philippe Coutinho ke Bayern Munchen. Menurut dia, pemain asal Brasil itu memang ingin pindah sejak bulan Mei.

Barcelona sebelumnya telah menyepakati transfer Coutinho ke Munchen. Ia akan dipinjamkan ke Allianz Arena selama setahun dengan opsi pembelian di akhir musim.

Coutinho sudah tak memiliki tempat di skuat Barcelona. Pada musim panas ini, Barcelona sempat menawarkan pemain 27 tahun itu kepada sejumlah klub.

Setelah gagal pindah ke Liga Inggris, PSG dan Munchen muncul menjadi favorit untuk mendapatkan tanda tangan mantan pemain Liverpool tersebut. Pada akhirnya, Der Bavarians yang memenangi persaingan.

Menurut Valverde, Coutinho memang sudah lama mempertimbangkan opsi untuk meninggalkan Barcelona.

2 dari 3 halaman

Komentar Valverde

(AFP/Ander Gillenea)

“Ini adalah situasi yang sama musim lalu ketika liga berakhir. Coutinho memiliki gagasan ini di kepalanya,” kata Valverde di Soccerway.

“Ini telah muncul lagi, dia telah menerima tawarannya dan semoga dia beruntung,” Valverde menambahkan.

3 dari 3 halaman

Tak Penuhi Harapan

Countinho sendiri bergabung dengan Barcelona dari Liverpool pada Januari 2018 dengan harga 120 juta euro atau setara dengan Rp 1,8 triliun.

Bersama klub Catalan itu, ia mencatatkan 76 penampilan dan mencetak 21 gol. Statistik ini tak sesuai dengan harapan publik Camp Nou kepadanya.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Resep Orak-arik Telur Sosis yang Super Praktis

Liputan6.com, Jakarta – Bosan dengan olahan telur yang itu-itu saja? Ingin membuat menu lain tetapi yang praktis? Jangan khawatir, Anda dapat mencoba orak-arik telur sosis yang mudah dibuat dan siap memanjakan lidah.

Sajian orak-arik telur sosis bisa juga menjadi referensi untuk bekal ketika beraktivitas di luar rumah. Santapan ini juga dapat jadi pilihan mudah saat Anda berakhir pekan.

Lalu, apa saja bahan-bahan dan langkah pembuatan orak-arik telur sosis? Yuk, simak selengkapnya seperti dirangkum Fimela.com di bawah ini.

Bahan-bahan:

2 butir telur, kocok lepas

2 buah sosis, ayam atau sapi iris tipis

2 sdm margarin

1 batang daun bawang, cincang halus

1 siung bawang putih, cincang halus

Penyedap masakan, jika suka secukupnya

Lada bubuk, secukupnya

2 dari 3 halaman

Langkah-langkah Pembuatan:

1. Panaskan margarin hingga leleh, tumis sosis dengan margarin yang leleh. Sisihkan di tepi wajan.

2. Masukkan bawang putih ke wajan, tumis hingga harum.

3. Masukkan telur ke dalam wajan, masak orak-arik hingga matang.

4. Aduk telur dengan sosis, tambahkan lada bubuk dan penyedap masakan sesuai selera.

5. Masukkan daun bawang ke dalam orak-arik telur sosis, aduk rata.

6. Koreksi rasa, tambahkan garam jika masakan ini dirasa kurang asin atau gurih.

7. Angkat orak-arik telur sosis yang telah matang, sajikan selagi masih hangat. (Mimi Rohmitriasih/Fimela.com)

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Saat Lagu Indonesia Raya Berkumandang di Bandara King Abdulaziz

Liputan6.com, Jeddah – Banyak cara dilakukan untuk merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) Indonesia meski di negeri orang. Seperti yang dilakukan jemaah haji Indonesia di Arab Saudi.

Lagu Indonesia Raya terdengar berkumandang di Bandara King Abdulaziz Jeddah, Arab Saudi pada Sabtu (17/8/2019) sore waktu Arab Saudi (WAS). Lambaian bendera merah putih turut melengkapi langkah jemaah haji.

Mereka adalah jemaah haji Kelompok Terbang (Kloter) 3 Embarkasi Surabaya (SUB) yang ikut merayakan HUT Kemerdekaan Indonesia ke-74. Meski sederhana tapi tidak mengurangi kekhidmatan peringatan HUT Kemerdekaan Indonesia.

Wihdariyatun, salah satu haji mengatakan, ini merupakan momentum yang cukup mengharukan baginya. Bisa pulang dari Tanah Suci bertepatan dengan Hari Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus.

Bahkan, dia tak menyangka akan ada peringatan kecil HUT Indonesia yang melibatkan kloternya. “Jauh dari Tanah Air masih dengar lagi Indonesia Raya, rasanya gimana gitu,” katanya.

Dia pun mengenang bila masih di Tanah Air. “Biasanya saya ikut upacara di sekolah. Ini adalah tahun terakhir, karena tahun besok saya sudah pensiun,” kata guru SD di Kabupaten Ponorogo ini.

Kumandang merdu jamaah haji Indonesia juga menarik perhatian orang yang berada di Bandara King Abdul Aziz Jeddah. Beberapa di antaranya menanyakan tentang apa yang terjadi. Setelah dijelaslan bahwa hari ini adalah HUT Kemerdekaan Indonesia, mereka memberikan selamat.

Bendera merah putih kecil yang dipegang jemaah merupakan hasil karya Petugas Daerah Kerja (Daker) Bandara Jeddah-Madinah Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 2019. 

Kepala Seksi (Kasie) Media Center Haji (MCH) Daker Bandara Jeddah-Madinah PPIH Arab Saudi, Husni Anggoro mengatakan, bendera yang dibuat akan diberikan kepada jamaah haji yang pulang ke Indonesia hari ini.

“Ini adalah bagian dari cara sederhana memperingati Hari Kemerdekaan ke-74 RI pada 17 Agustus yang kebetulan berbarengan dengan pemulangan perdana jamaah haji ke Tanah Air,” katanya.

Anggoro berharap bendera kecil Merah Putih itu dapat mengingatkan kepada kita semua yang sedang berada jauh dari Tanah Air, jasa-jasa para pahlawan dalam berjuang meraih kemerdekaan Indonesia. Serta mendoakan Indonesia menjadi baldatun toyyibatun warobbul ghofur.

Libur HUT ke-17 RI, Pengunjung Ragunan Sepi

Liputan6.com, Jakarta – Sebanyak 24.151 orang mengunjungi Taman Margasatwa Ragunan (TMR) di kawasan Jakarta Selatan sepanjang HUT ke-74 RI, Sabtu (17/8/2019).

Pengunjung datang dengan beragam moda transportasi. Tercatat ada 2.952 motor, 1.883 mobil, 66 bus dan 79 sepeda yang masuk ke kawasan kebun binatang di bawah pengelolaan Dinas Kehutanan DKI Jakarta tersebut.

Jumlah pengunjung tersebut, menurut Kepala Satuan Pelaksana Promosi dan Pengembangan Masyarakat TMR, Ketut Widarsana, termasuk kurang mengingat hari ini merupakan tanggal merah sekaligus akhir pekan.

“Hari ini meskipun tanggal merah, tetapi jumlah kunjungannya tidak terlalu banyak,” kata Ketut seperti dikutip dari Antara, Sabtu (17/8/2019). .

Dia menambahkan bahwa pada hari biasa, Selasa hingga Jumat, jumlah pengunjung di bawah lima ribu orang. Pada Sabtu dalam kisaran 15 ribu orang, sementara Minggu naik mencapai 40 sampai 50 ribu orang.

Ketut berasumsi, jumlah pengunjung yang tidak terlalu signifikan itu disebabkan kegiatan peringatan kemerdekaan masyarakat yang dilakukan di lingkungan rumah.

“Mungkin orang-orang merayakan kemerdekaan di kampung-kampungnya untuk mengikuti lomba 17an sehingga mempengaruhi tingkat kunjungan ke TMR,” ujar Ketut.

2 dari 3 halaman

Lomba Tujuhbelasan

Berdasarkan pantauan Antara, ada juga beberapa rombongan masyarakat yang melakukan kegiatan lomba 17an di area piknik TMR.

Pada hari peringatan HUT ke-74 RI ini, jam operasional Kebun Binatang Ragunan sama seperti biasa, mulai pukul 07.30 hingga 16.00 WIB.

Harga tiket masuk juga tetap sama, yaitu sebesar Rp 4.000 untuk dewasa dan Rp 3.000 untuk anak-anak.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Pakai Nomor 9, Martial Siap Jadi Mesin Gol MU

Liputan6.com, Manchester – Striker Manchester United (MU), Anthony Martial, mengaku siap membuktikan kualitasnya sebagai pemain nomor punggung 9 dan menjadi mesin gol Setan Merah.

Saat gabung dari AS Monaco pada 2015, Martial memang langsung mengenakan nomor punggung tersebut di MU. Tapi, nomor itu cuma bertahan semusim karena diberikan kepada Zlatan Ibrahimovic setahun setelahnya.

Bahkan ketika Ibrahimovic cabut pada Maret 2018, Martial lagi-lagi harus mengalah karena Romelu Lukaku mengenakannya sepanjang musim lalu.

Nomor 9 yang digunakan Martial bisa jadi ada hubungannya dengan perubahan posisi si pemain. Jika Martial biasanya bermain dari sisi sayap, mulai musim ini, tampaknya akan banyak berposisi penyerang tengah diapit Marcus Rashford di kiri dan Jesse Lingard di kanan.

Kini, nomor keramat MU tersebut kembali ke tangan Martial dan ia pun siap menjawab tantangan di lapangan.

2 dari 3 halaman

Komentar Martial

(AP Photo/Jon Super)

“Sejak kecil, saya selalu bermain sebagai striker, tetapi sekali lagi, saya baik-baik saja dengan bermain melebar karena itu adalah posisi yang saya sukai,” kata Martial di Soccerway.

“Tetapi sungguh menyenangkan menemukan diri saya kembali dalam peran yang lebih sentral, sehingga saya berharap saya dapat benar-benar membantu tim dari sana dan terus mencetak banyak gol.”

“Sekarang saya telah mengambil jersey nomor 9 kembali. Yang Manajer Ole Gunnar Solskjaer katakan kepada saya adalah bahwa saya memiliki tanggung jawab dan saya harus mencetak gol, jadi itulah yang coba saya lakukan. Kami banyak berlatih dalam hal itu dan saya pikir itu terus meningkat setiap saat,” Martial menambahkan.

3 dari 3 halaman

Buktikan Kualitas

Martial sudah membuktikan kualitasnya sebagai nmor 9 di pekan perdana saat menghadapi Chelsea. Ia berhasil menyumbangkan satu gol dalam kemenangan 4-0 Setan Merah.

Saksikan video pilihan di bawah ini: