Komika Ge Pamungkas Ikut Antre Tukar Poin di CIMB Niaga Xtra Xpo

Liputan6.com, Jakarta – Komika G Pamungkas dengan sang istri, Anastasia Herzigova, terlihat antri di konter iBox milik Apple dalam gelaran CIMB Niaga Xtra Xpo di ICE BSD, Kabupaten Tangerang, Sabtu (16/2/2019).

Dia mengaku ingin menukar poin yang dimiliki dengan iPhone. “Awalnya tahu dari teman ada event begini, trus dipikir poin yang saya punya belum pernah ditukarkan sama sekali, ya sudah saya pikir menarik, sekalian saja ke sini,” ujarnya.

Dia mengaku punya sekitar 78 ribu poin atau setara dengan Rp 35 juta lebih, yang bisa ditukarkan. Kebetulan, selama ini dia lama menggunakan android dan ingin beralih memakai iPhone.

“Saya ngincar iPhone, mungkin sekalian untuk istri juga. Atau nanti kalau ada yang lebih menarik lain, kita cari tahu lagi,” ujar pasangan yang menikah tahun lalu itu.

Ge pun ikut mengantri demi mendapatkan iPhone di konter yang disediakan. Bahkan sembari ngantri pasangan baru tersebut terlihat mesra saling menyuapi makanan, dan sesekali menerima permintaan untuk swafoto dengan pengunjung lain.

Seperti diketahui, CIMB Niaga Xtra Xpo tersebut berlangsung hingga besok, Minggu (17/2/2019). Nasabah dengan memiliki poin 20 ribu hingga 70 ribu berkesempatan menukarkannya dengan DP rumah atau mobil, serta bisa membeli berbagai produk gadget dan paket liburan.

Bila nasabah lain dengan kepemilikan sedikit poin, bisa melakukan transaksi pembelian produk tersebut dengan potongan harga sampai 50 persen dari harga normal.

2 dari 3 halaman

CIMB Niaga Targetkan Transaksi KPR Capai Rp 700 Miliar di Gelaran Xtra Xpo

Di tahun ketiga digelar, CIMB Niaga Xtra Xpo masih tetap diserbu para nasabah. Bahkan, Direktur Utama PT Bank CIMB Niaga Tbk Tigor M. Siahaan mengklaim pada gelaran tahun ini para nasabah lebih antusias dalam menukarkan poin ekstra.

“Ini tahun ketiga, dan benar antusiasnya lebih membludak, ramai, bahkan sampai ada yang datang dari kemarin atau subuh tadi,” ujar Tigor, Sabtu (16/2/2019).

Bukan tanpa alasan, Tigor memprediksi nasabah lebih membanjiri pameran kali ini lantaran banyaknya program penukaran poin ektra dengan berbagai program yang lebih mahal. Seperti menukar poin dengan uang muka pembelian rumah, secara KPR.

“Ada juga pembelian mobil, gadget dan juga tiket perjalanan liburan ke luar negeri,” kata Tigor. 


Ternyata, CIMB Niagamelipat gandakan nilai poin selama acara berlangsung. Biasanya Rp 10 per poin selama akhir pekan ini naik menjadi 50 kali lipat atau Rp 500 per poin.

Sehingga, bila nasabah bank memiliki poin senilai 70.000 atau senilai Rp 35 juta, sudah bisa membayar uang muka rumah dengan pembayaran kedepannya secara KPR. Atau dengan poin 50.000 atau setara Rp 25 juta, untuk pembayaran uang muka mobil.

Sisanya, poin senilai 24.000 atau Rp 12 juta, untuk membeli gadget baru.

“Jadi penawaran kita disesuaikan dengan perolehan poin yang dimiliki, termasuk penukaran poin untuk ongkos perjalanan liburan ke luar negeri,” kata Tigor.

Namun, untuk transaksi code QR saja yang bisa melayani semua transaksi di pameran atau diluar penukaran poin, Tigor memprediksi pencapaian di angka Rp 50 miliar.

Sementara, menurut Budiman Tanjung selaku Head of Reatail Product CIMB Niaga, pihaknya menyediakan sekitar 1.700 gelang perhari untuk menukar poin tersebut. Dari ribuan ketersediaan gelang perharinya, peminat tiket perjalanan liburan yang paling banyak diminati.

“Dari 1.700 itu sekitar 3/4 nya didominasi oleh travel, itu tahun kemarin. Prediksi yang sama kami perkirakan di tahun ini,” katanya.

Dengan target pendapatan sekitar Rp 50 miliar, lalu disusul pengajuan KPR. Bila tahun lalu senilai Rp 500 miliar, tahun ini diprediksi naik sekitar 30 sampai 40 persen atau mencapai Rp 700 miliar.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

FOTO: Pesan Jokowi Usai Bertemu Bos Bukalapak

1/6

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan keterangan seusai bertemu CEO Bukalapak Achmad Zaky di Istana Merdeka, Sabtu (16/2). Dihadapan awak media, Jokowi menegaskan mendukung penuh anak-anak muda seperti Zaky untuk berinovasi. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Jokowi Siap Paparkan Capaian Infrastruktur hingga Energi di Debat Kedua

JakartaCapres petahana Joko Widodo (Jokowi) mengaku siap membeberkan capaian pemerintah di bidang infrastruktur hingga energi pada debat capres kedua.

“Itu kan, menurut saya besok infrastruktur, kita sampaikan apa yang sudah dikerjakan juga masalah energi akan saya sampaikan yang kita lakukan,” ujar Jokowi di Istana Merdeka, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Sabtu (16/2/2019).

Debat capres kedua mengangkat isu energi, pangan, sumber daya alam, lingkungan hidup dan kehutanan, serta infrastruktur. Debat kedua akan diikuti capres Jokowi dan capres Prabowo Subianto.

“Pangan, data-data yang kita punyai akan disampaikan,” jelas Jokowi.

Sementara itu, Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin optimistis sang capres mampu tampil maksimal di debat kedua Pilpres 2019. Menurut TKN, tema debat kedua yang di antaranya meliputi isu energi dan infrastruktur sangat dikuasai Jokowi.

“Boleh dikatakan tema debat II ini Jokowi banget, terutama tentang infrastruktur,” kata juru bicara TKN Jokowi-Ma’ruf, Ace Hasan Syadzily kepada wartawan, Kamis (14/2).
(dkp/fdn)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Charlie Puth dan Charlotte Lawrence Pacaran?

Liputan6.com, Los Angeles – Selama ini, tak terdengar kabar Charlie Puth memiliki seorang kekasih. Namun, di hari Valentine pelantun “One Call Away” ini memberikan kejutan.

Melalui akun Instagram, Kamis (14/2/2019), Charlie Puth memperlihatkan dirinya bersama seorang model asal Amerika, Charlotte Lawrence. 

Dalam foto bertema monokrom itu, keduanya tampak berpose mesra di depan sebuah cermin besar dengan posisi tangan Charlie Puth yang memeluk Charlotte Lawrence dari belakang.

Selamat Hari valentine,” tulis pria berusia 27 tahun tersebut sebagai keterangan foto.

2 dari 3 halaman

Dekat

Sebenarnya kabar kedekatan kedua bintang Hollywood ini telah santer terdengar sejak awal bulan. Saat itu Charlie Puth dan Charlotte Lawrence secara bersamaan menghadiri New York Fashion Week.

Bahkan, Charlie Puth dan Charlotte Lawrence terlihat duduk di barisan paling depan, tepatnya di bagian Runway Show 2019 Men’s and Women Fall.

3 dari 3 halaman

Beda Usia

Ternyata Charlie Puth dan Charlotte Lawrence memiliki perbedaan usia yang cukup jauh. Diketahu saat ini pelantun “Attention” berusia 27 tahun, sementara sang kekasih berusia 18 tahun.

Mengetahui hal tersebut, para warganet pun turut memberikan tanggapan yang beragam tentang perbedaan usia antara Charlie Puth dan Charlote Lawrence.

Senang untukmu Char!!. Selamat hari valentine (orang yang mengeluh tentang perbedaan usia harus tutup mulut cinta adalah cinta),” kata @xan_vvx.

Saya tidak suka Charlotte Laurence dengan Charlie Puth, dia (Charlotte Laurence) berusia 18 dan dia (Charlie Puth) berusia 27,” ungkap @ifra_sadiya.

Hanya ada perbedaan sekitar 10 tahun, itu lucu karena begitu banyak selebritis yang lebih tua berkencan dengan pria yang benar-benar muda,” @rodainartz menambahkan.

(Siti Fuadah/Mgg)

Jubir Gedung Putih Ditanyai Soal Dugaan Intervensi Rusia dalam Pilpres AS

Washington DC – Sekretaris Pers yang juga juru bicara Gedung Putih, Sarah Sanders, mengakui dirinya telah ditanyai oleh penyidik pada kantor Penasihat Khusus Robert Mueller. Hal itu menjadi bagian dari penyelidikan dugaan keterkaitan antara tim kampanye Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Rusia.

Diketahui bahwa Mueller hingga kini masih terus menyelidiki dugaan intervensi Rusia dalam pilpres AS tahun 2016 yang dimenangkan oleh Trump.

Seperti dilansir AFP dan Reuters, Sabtu (16/2/2019), pengakuan Sanders soal ditanya penyidik kantor Mueller itu pertama kali dilaporkan oleh CNN pada Jumat (15/2) waktu setempat.

“Presiden mendorong saya, sama seperti yang dia lakukan terhadap semua orang dalam pemerintahan, untuk bekerja sama secara penuh dengan Penasihat Khusus. Saya senang untuk secara sukarela duduk bersama mereka (penyidik-red),” ucap Sanders kepada CNN.
Tidak disebut lebih lanjut oleh Sanders soal kapan dia ditanyai penyidik kantor Mueller. Namun laporan menyebut wanita berusia 36 tahun itu ditanyai pada waktu bersamaan saat penyidik kantor Mueller menanyai John Kelly, yang menjabat Kepala Staf Gedung Putih sebelum mundur pada Desember 2018.

Diketahui bahwa Sanders mulai menjabat sebagai Sekretaris Pers Gedung Putih sejak Juli 2017. Sebelumnya dia bergabung tim kampanye Trump dalam pilpres 2016 sebagai salah satu penasihat.

Badan-badan intelijen AS menyatakan Rusia mencampuri pilpres tahun 2016 dalam upaya menguntungkan Trump dan merugikan rivalnya, Hillary Clinton, capres dari Partai Demokrat.

Mueller sebagai Penasihat Khusus menghabiskan waktu 20 bulan terakhir untuk menyelidiki dugaan intervensi Rusia dalam pilpres 2016 dan dugaan kolusi antara tim kampanye Trump dengan Rusia. Semakin lama penyelidikan Mueller itu semakin memfokuskan pada Trump dan orang-orang dekatnya.

Terlebih diketahui bahwa Mueller juga menyelidiki dugaan yang menyebut Trump berupaya menghalang-halangi penyelidikan kasus ini.

Otoritas Rusia sendiri telah berulang kali menyangkal melakukan intervensi dalam pilpres AS. Sedangkan Trump yang kerap menyebut penyelidikan kantor Mueller sebagai ‘witch hunt‘, telah membantah semua tuduhan.

(nvc/fdn)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Gempa Magnitudo 5,4 Guncang Jayapura Papua

Liputan6.com, Jakarta – Gempa dengan kekuatan magnitudo 5,4 mengguncang Kabupaten Jayapura, Papua, Sabtu (16/2/2019), pukul 13.39 WIB.

Berdasarkan laporan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), titik koordinat gempa berada di 2,34 Lintang Selatan (LS), 140, 32 Bujur Timur (BT).

Sementara, lokasi gempa berada di 94 km barat laut Kabupaten Jayapura dengan kedalaman 10 meter. Gempa tidak berpotensi tsunami.

Hingga kini belum ada informasi dari BMKG terkait kerusakan infrastruktur yang ditimbulkan.

2 dari 2 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Pihak OSO Yakin Polisi Segera Tuntaskan Laporan Terhadap KPU

Jakarta – Pengacara Ketum Hanura Oesman Sapta Odang (OSO) Dodi Abdul Kadir meyakini Polda Metro Jaya segera menuntaskan laporan pihaknya terhadap pihak KPU. Menurutnya, ada kewajiban penyidik menyelesaikan suatu kasus dengan segera.

“Kalau dari pihak kami, kami yakin Polda akan lakukan sesuai ketentuan prinsip hukum bahwa pelaksanaan hukum harus cepat, sederhana dan segera. Nggak mungkin suatu persoalan diulur-ulur, kami yakin itu, karena ada kewajiban bagi penyidik untuk menyelesaikan proses hukum sesegera mungkin,” kata Dodi saat dihubungi, Sabtu (16/2/2019).

Hal tersebut disampaikan Dodi saat ditanya tentang kelanjutan pemeriksaan terhadap pihak KPU yang disebut Polisi bakal diagendakan seusai Pilpres 2019. Dia mengaku yakin polisi bakal bersikap adil dengan memperhatikan seluruh kepentingan.
“Saya yakin Polda Metro Jaya tentunya akan melakukan proses hukum yang berkeadilan. Tentunya dalam berkeadilan ini memperhatikan juga seluruh kepentingan, baik kepentingan KPU maupun juga kepentingan pelaksanaan Pemilu 2019. Karena pelaksanaan Pemilu 2019 ini memerlukan suatu kepastian hukum, agar hasilnya benar-benar bisa menjamin adanya pemerintahan yang sah ke depan yang tidak ada potensi untuk dipermasalahkan,” tuturnya.

Sebelumnya, pihak OSO melaporkan pihak KPU ke Polda Metro Jaya pada Rabu (16/1) dengan tanda bukti lapor bernomor TBL/334/1/2019/PMJ/Dit.Reskrimum. Pihak terlapor ialah Ketua KPU Arief Budiman beserta komisioner lainnya, yakni Hasyim Asy’ari, Ilham Saputra, dan Pramono Ubaid.

OSO melaporkan KPU dengan tuduhan tidak melaksanakan perintah UU/putusan PTUN dan Bawaslu dengan Pasal 421 KUHP juncto Pasal 216 ayat (1). Polisi pun telah memeriksa Arief Budiman dan Pramono Ubaid Thantowi pada 29 Januari 2019, namun belum ada kelanjutan pemeriksaan saksi lagi setelah itu.

Polisi kemudian menyatakan pemeriksaan pihak KPU diagendakan usai Pilpres 2019. “Setelah Pilpres selesai,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (15/2).
(haf/fdn)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Selain Joko Driyono, 2 Ketua Umum PSSI Ini Sempat Bermasalah dengan Hukum

Jakarta Sejak mendeklarasikan diri sebagai organisasi sepak bola tertinggi Tanah Air pada 19 April 1930, tercatat 17 figur bercokol sebagai Ketua Umum PSSI. Mulai dari Soeratin Sosrosoegondo hingga yang terkini Joko Driyono yang berstatus caretaker menggantikan Edy Rahmayadi yang mengundurkan diri pada saat kongres tahunan awal 2019 ini.

Sejak pertama kali berdiri PSSI sering mencuatkan banyak kontroversial. Mulai dari keberanian PSSI melakukan perlawanan ke penjajah Belanda dan Jepang, kasus-kasus yang melibatkan Timnas di pentas internasional, hingga kisruh internal organisasi yang tak berkesudahan sejak 2011 silam.

Sebagai organisasi yang memayungi sepak bola, olahraga paling populer di Indonesia, merupakan sesuatu hal yang wajar jika PSSI seringkali mendapat sorotan dari banyak pihak. Di sepanjang sejarahnya mencuat sejumlah figur kontroversial yang duduk di singgasana kepemimpinan PSSI.

Joko Driyono yang saat ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pengaturan skor oleh Satgas Antimafia Bola bentukan Mabes Polri bukan orang pertama yang tersandung kasus hukum.

Sebelumnya ada dua orang lainnya Ketua Umum PSSI yang juga harus berurusan dengan pihak berwajib. Mereka bahkan sempat merasakan derita ada di balik jeruji besi.

2 dari 3 halaman

La Nyalla Mattalitti

Selama lima tahun terakhir, nama La Nyalla Mahmud Mattalitti begitu nyaring terdengar di telinga pecinta sepak bola Indonesia. Ia jadi figur sentral kasus dualisme federasi serta kompetisi dan kini pembekuan PSSI. Daftar sikap kontroversialnya banyak semenjak aktif sebagai pengurus teras di PSSI pada tahun 2011 silam.

Figur pria asal Makassar ini sebetulnya bukan orang baru di dunia sepak bola. Tercatat, ia adalah salah satu pendiri Yayasan Suporter Surabaya (YSS) yang saat ini lebih dikenal dengan Bonek YSS. Bersama enam tokoh suporter lainnya, La Nyalla membidani lahirnya kelompok suporter militan asal Surabaya ini pada 3 November 1994 lalu.

Setelah kelahiran YSS, nama La Nyalla seperti hilang ditelan bumi. Ini tak lepas dari kesibukannya mengurusi bisnis kontraktor yang ia geluti. Karena itu, ia memilih berada di belakang layar dan mempercayakan jalannya yayasan ke mendiang Wastomi Suheri.

Setelah tujuh tahun sejak berdirinya YSS, pada 2011 La Nyalla justru muncul lagi di dunia olahraga sebagai wakil ketua KONI Jatim era kepemimpinan Saifullah Yusuf. Dari sinilah cikal bakal La Nyalla menggeluti organisasi sepak bola.

Ada pun konflik Persebaya dengan PSSI era Nurdin Halid yang membuat La Nyalla terpanggil. Ia bersama pelaku sepak bola di Jawa Timur serta mayoritas klub di provinsi paling timur pulau Jawa itulah yang mendorong La Nyalla melakukan perlawanan terhadap PSSI kala itu. Ia mendirikan PSSI tandingan dengan basis di Surabaya.

Tampaknya, perlawanan yang dilakukan La Nyalla ini mengundang simpati klub-klub di Jawa Timur. Tak heran, di awal 2011 La Nyalla didorong maju dalam pencalonan Ketua Pengurus Provinsi (sekarang Asosiasi Provinsi) PSSI Jatim. Ia pun terpilih sebagai Ketua Pengprov PSSI Jatim.


Ketua Umum PSSI 2011-2015, Djohar Arifin Husin (kiri) berbincang dengan La Nyalla Mattalitti saat Kongres Luar Biasa PSSI 2015 di Surabaya, (18/4/2015). Kongres menetapkan La Nyalla sebagai Ketua Umum PSSI 2015-2019. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)


Perlawanan yang ia lakukan semakin getol. Bersama mayoritas voters, La Nyalla pun terus berupaya melengserkan kepengurusan PSSI era Nurdin Halid. Arus besar yang menghendaki pergantian Ketua Umum PSSI inilah yang kemudian membuat FIFA turun tangan dan membentuk Komite Normalisasi yang bertugas menggelar Kongres PSSI.

Melalui Kongres PSSI pada 9 Juli 2011 La Nyalla terpilih sebagai anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI. Namun, tak lama setelah ia menjabat sebagai anggota Exco PSSI bidang hukum, La Nyalla bersama ketiga anggota Exco lainnya, Toni Aprilani, Roberto Rouw, dan Erwin Budiawan didepak oleh Komite Etik PSSI karena dianggap melanggar kode etik.

La Nyalla pun melawan, ia bersama Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI) menggelar KLB di Hotel Mercure Ancol pada 18 Maret 2012. Di forum itu, La Nyalla terpilih sebagai ketua KPSI-PSSI untuk menandingi PSSI pimpinan Djohar Arifin Husin.

Pada 2013, melalui perjanjian antara KPSI dan PSSI yang dimediasi oleh AFC, pria yang menjabat sebagai ketua ormas Pemuda Pancasila Jatim kembali masuk ke PSSI. Melalui Kongres Luar Biasa PSSI pada 17 Maret 2013, La Nyalla pun terpilih sebagai Wakil Ketua Umum PSSI.

Setelah masa kepengurusan Djohar selesai, La Nyalla maju sebagai calon Ketua Umum PSSI. Ia pun terpilih sebagai ketua umum PSSI lewat Kongres PSSI pada 17 Maret 2015 di Hotel JW Marriot, Surabaya.

Namun, hanya saat setelah ia terpilih, Menpora Imam Nahrawi menjatuhkan sanksi administratif terhadap kepengurusan PSSI pimpinan La Nyalla. Kegaduhan pun terjadi, roda organisasi yang ia pimpin lumpuh akibat hukuman tersebut.

Selain oleh Kemenpora, status PSSI juga dibekukan sejak bulan Mei 2015 oleh FIFA. Otoritas tertinggi sepak bola dunia tersebut menjatuhkan sanksi ke PSSI karena intervensi pemerintah (Kemenpora). Hal yang dinilai tabu oleh FIFA.

Selama setahun ia terpilih sebagai nakhoda PSSI, kepemimpinan La Nyalla tak berhenti digoyang prahara. Ditekan Kemenpora ia sama sekali tak takut. Hingga saat ini klub-klub anggota belum ada yang berani menggoyang kepengurusannya. 

Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim menetapkannya sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dana hibah Kaamar Dagang dan Industri (Kadin) Jatim. Suara-suara yang menginginkan digelarnya Kongres Luar Biasa PSSI untuk mencari pemimpin baru mulai bermunculan.

Gara-gara huru hara antara pemerintah dengan La Nyalla, FIFA sempat menjatuhkan vonis pembekuan keanggotaan selama setahun lebih. Otoritas tertinggi sepak bola dunia menilai pemerintah Indonesia terlalu ikut campur dalam urusan sepak bola.

La Nyalla Mattalitti, tetap keras hati menolak mundur sekalipun jadi tersangka.  Ia minta publik menghormati proses pengadilan hingga memiliki kekuatan hukum tetap. Ia secara kontroversial menuding Menpora, Imam Nahrawi, menjadi dalang penetapan status tersangka di kasus uang hibah Kadin Jatim.

La Nyalla akhirnya terpingirkan dari PSSI karena terkena penahanan oleh kepolisian. PSSI kemudian menggelar Kongres Luar Biasa dengan memunculkan Edy Rahmayadi sebagai nahkhoda baru.

Dalam persidangan pada 17 Desember 2016, La Nyalla diputus bebas. Walau divonis tak bersalah, kursi kekuasaannya di PSSI hilang.

3 dari 3 halaman

Nurdin Halid

Menggantikan Agum Gumelar, Nurdin Halid terpilih sebagai Ketua Umum PSSI pada Rapat Anggota PSSI di Hotel Indonesia tahun 2003. Ia dikenal sebagai sosok kontroversial karena beberapa kali memimpin organisasi dari balik terali besi penjara.

Pada 16 Juli 2004, pria asal Makassar tersebut ditahan sebagai tersangka dalam kasus penyelundupan gula impor ilegal. Ia kemudian juga ditahan atas dugaan korupsi dalam  distribusi minyak goreng.

Pada tanggal 16 Juni 2005, dia dinyatakan tidak bersalah atas tuduhan tersebut oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dan dibebaskan. Hanya saja putusan itu kemudian dibatalkan Mahkamah Agung pada 13 September 2007. MA memvonis Nurdin dua tahun penjara.

Selanjutnya ia kemudian dituntut dalam kasus yang gula impor pada September 2005, namun dakwaan terhadapnya ditolak majelis hakim pada 15 Desember 2005 karena berita acara pemeriksaan (BAP) perkaranya cacat hukum.

Selain kasus ini, ia juga terlibat kasus pelanggaran kepabeanan impor beras dari Vietnam dan divonis penjara dua tahun 6 bulan oleh Pengadilan Negeri Jakarta Utara pada 9 Agustus 2005. Tanggal 17 Agustus 2006 ia dibebaskan setelah mendapatkan remisi dari pemerintah bertepatan dengan HUT Kemerdekaan Indonesia.

Pada 13 Agustus 2007, Nurdin Halid kembali divonis dua tahun penjara akibat tindak pidana korupsi dalam pengadaan minyak goreng. Berdasarkan standar statuta FIFA, seorang pelaku kriminal tidak boleh menjabat sebagai ketua umum sebuah asosiasi sepak bola nasional.

Nurdin Halid (Liputan6.com/Johan Tallo)

Karena alasan tersebut, Nurdin didesak untuk mundur dari berbagai pihak. Jusuf Kalla (Wakil Presiden RI), Agum Gumelar (Ketua KONI), dan juga FIFA bersuara kritis ke NH.

FIFA bahkan mengancam untuk menjatuhkan sanksi kepada PSSI jika tidak diselenggarakan pemilihan ulang ketua umum. Namun, Nurdin tetap bersikeras untuk tidak mundur dari jabatannya sebagai Ketua Umum PSSI. Kekuasaannya tidak goyah sekalipun ia mengendalikan organisasi dari penjara.

Kontroversi muncul saat ia merubah statuta PSSI, berkaitan dengan status ketua umum. Statuta yang sebelum berbunyi “harus tidak pernah terlibat dalam kasus kriminal” (They…, must not have been previously found guilty of a criminal offense) diubah dengan menghapuskan kata “pernah” (have been previously).

 Arti harafiah dari pasal tersebut menjadi “harus tidak sedang dinyatakan bersalah atas suatu tindakan kriminal” (must not found guilty of a criminal offense). Para anggota PSSI menyetujui perubahan tersebut. Posisi Nurdin aman sebagai Ketua Umum PSSI.

Sepanjang masa kepemimpinanya sejumlah kasus mencuat. Mulai dari penghilangan status degradasi kompetisi kasta tertinggi, pelanggaran disiplin di pentas kompetisi, hingga kasus-kasus dugaan pengaturan skor.

Nurdin jadi public enemy pencinta sepak bola Indonesia, karena di saat bersamaan prestasi Timnas Indonesia di berbagai event internasional terpuruk. 

Desakan meminta Nurdin lengser dari PSSI seusai Piala AFF 2010. Pengusaha minyak, Arifin Panigoro, terlibat aktif menggoyang kepengurusan PSSI. Ia menggelontorkan dana besar untuk membiayai pelaksanaan kompetisi tandingan, Liga Primer Indonesia.

Walau begitu pria kelahiran 17 November 1958 tetap percaya diri memimpin PSSI. Ia pun bersama Nirwan Dermawan Bakrie kembali mencalonkan diri dalam bursa pemilihan Ketua Umum PSSI pada 2011. Ia menjegal duet George Toisutta-Arifin Panigoro untuk ikut bersaing. Suporter dari berbagai penjuru Tanah Air turun ke jalan mendemo PSSI.

Untuk mengamankan jabatannya ia menggelar kongres di Kepulauan Riau. Sayangnya kongres berakhir ricuh. FIFA kemudian mengambil keputusan tegas melarang Nurdin Halid, Nirwan Dermawan Bakrie, George Toisutta, Arifin Panigoro, ikut serta dalam pemilihan pemimpin di PSSI. Di sisi lain Menpora, Andi Mallarangeng, juga membekukan status kepengurusan PSSI.

Nurdin secara menyakitkan lengser dari PSSI digantikan oleh Djohar Arifin. Sang mantan manajer klub PSM Makassar dan Pelita Jaya tersebut mengaku trauma. Ia kini memilih tak mau lagi jadi pengurus bola untuk kemudian fokus di Partai Golkar.

Jokowi Tegaskan Tak Tersinggung Cuitan ‘Presiden Baru’ CEO Bukalapak

Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan tidak tersinggung atas cuitan CEO Bukalapak Achmad Zaky yang menyebut ‘Presiden baru’. Dia menyatakan tak marah ke Zaky.

“Tadi sudah bertemu dan saya tidak ada perasaan apa-apa terhadap Mas Zaky. Sudah tiap hari ketemu,” ujar Jokowi di Istana Merdeka, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Sabtu (16/2/2019).

Hal ini disampaikan Jokowi setelah bertemu Zaky pada pagi ini. Jokowi menegaskan, mendukung penuh kreativitas anak muda Indonesia, termasuk Zaky. Apalagi, Bukalapak menjadi salah satu Unicorn di Indonesia.
“Kita ini, kita semuanya ini harus mendorong anak-anak muda yang memiliki inovasi, yang memiliki kreativitas. Kita juga ingin mendorong UMKM kita dari offline supaya masuk ke marketplace, online system,” kata Jokowi.

“Sehingga lagi kita harus juga mendorong unicorn-unicorn Indonesia agar juga memiliki ruang untuk berkompetisi dengan negara-negara lain,” imbuhnya.

Inti cuitan Zaky mengenai ‘Presiden baru’ karena ia menyinggung bujet riset dan pengembangan (R&D) Indonesia. Zaky menyebut omong kosong industri 4.0 jika bujet R&D Indonesia masih USD 2 miliar yang dinilainya rendah dibanding negara lain.

Cuitan Zaky itu sebenarnya sudah dihapus. Namun karena sudah terlanjur viral, muncul pula gerakan tagar uninstallbukalapak di lini masa Twitter.

Jokowi pun enggan cuitan Zaky tersebut jadi polemik. “Tadi kan sudah saya sampaikan. Kita harus bersikap bijak dan matang dalam bertindak,” kata Jokowi.
(dkp/haf)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Soal Cuitan di Media Sosial, CEO Bukalapak Mengaku Dapat Data dari Wikipedia

Liputan6.com, Jakarta – CEO Bukalapak Achmad Zaky meminta maaf kepada Presiden Joko Widodo atau Jokowi terkait cuitannya yang ramai diperbincangkan.

Zaky mengakui bahwa data yang digunakannya terkait anggaran pengembangan dan riset di Indonesia serta perbandingannya dengan negara lain diambil dari Wikipedia.

“Datanya kan Wikipedia. Saya belum dapat data update terbaru. Tapi saya pikir semangatnya. Tolong teman wartawan diambil semangatnya,” ujar Zaky di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Sabtu (16/2/2019).

Zaky mengatakan bahwa pemerintah dan pelaku industri harus berkerja sama membangun riset. Terpenting, menurut dia, cuitannya itu ingin mendorong pembangunan SDM di Indonesia.

“Saya anak muda pelaku industri fokus ke SDM yang berkualitas dengan riset dan teknologi. Karena perang ke depan bukan dengan manusia. Tapi pinter-pinteran. Kalau enggak fokus di riset kita akan perang harga,” jelas dia.

Zaky mengaku telah meminta maaf kepada Presiden Jokowi serta melurusakan maksud dari cuitannya. Menurut dia, Jokowi menyampaikan agar masyarakat tak meng-uninstall aplikasi Bukalapak.com.

“Pak Presiden sampaikan bahwa nanti akan disampaikan jangan unsintall (aplikasi) Bukalapak karena karya Indonesia harus didukung,” kata dia.

2 dari 2 halaman

Minta Maaf

Sebelumnya, CEO Bukalapak Achmad Zaky menemui Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Sabtu (16/2/2019). Zaky mengaku, secara pribadi meminta maaf kepada Jokowi serta meluruskan cuitannya tentang ‘Presiden Baru’ dalam pertemuan itu.

“Tadi saya mengucapkan terima kasih kepada bapak presiden yang sudah meluangkan waktunya untuk bertemu dengan saya mengundang saya. Secara pribadi, saya tadi mengucapkan minta maaf kepada bapak dan meluruskan juga yang kemarin,” kata Zaky usai bertemu Jokowi di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Sabtu (16/2/3019).

Pertemuan antara CEO Bukalapak itu dan Jokowi berlangsung terutup dari awak media. Jokowi turut didampingi oleh Sekretaris Kabinet Pramono Anung dan Koordinator Staf Khusus Kepresidenan Teten Masduki.

Menurut Zaky, dalam pertemuan itu, dirinya bersama Jokowi juga membahas tentang rancangan pemerintah membuat Indonesia maju. Menurut dia, pemerintah telah memiliki rencana untuk membuat Indonesia maju dengan berbasis inovasi.

“Kita akan support juga dan komitmen juga dari sisi bukalapak. Poinnya adalah bagaimana membuat Indonesia maju,” ucap CEO Bukalapak Achmad Zaky.


Saksikan video pilihan berikut ini: